Sunday, January 31, 2010

[daarut-tauhiid] OOT: Mohon bantuan penyebaran informasi Orang hilang di Ciamis dan sekitarnya

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamu'alaikum Wr. Wb,

Mohon bantuan Ikhwan dan Ukhti semua.
Sudah hampir seminggu ini saya kehilangan saudara kandung yang pergi dari tempat pengobatan di KH. Abdullah Mubarok, Banjarsari, Ciamis, Jawa Barat. Informasi selengkapnya dapat dilihat di alamat:

http://arifs.staff.ugm.ac.id/data/HILANG.pdf

Apabila ada ikhwan dan ukhti sekalian yang melihat orang dengan ciri seperti dalam alamat tersebut mohon dapat diberitahukan kepada saya (arif - 08122702615 atau e-mail: arifsan[at]gmail.com).

Terima kasih atas bantuan Saudaraku sekalian, semoga Alloh SWT memudahkan segala urusan hamba-Nya, amien.

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Arif Surachman

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] “Sudah 13 tahun Aku Seperti Bayi”

Link ke posting ini
Reaksi: 
Kabar terkini Agus Purwanto:

 

"Sudah 13 tahun Aku Seperti Bayi"

 

Hari Rabu, 6 Januari 2010 sepulang dari survey pemberdayaan kambing di
Pulung, Ponorogo, tim LMI Madiun didampingi ustadz Syamsudin meluncur menjenguk
Agus. Kabar bahwa Agus di rawat di rumah sakit Darmayu Ponorogo Kami baru
mendapatkan saat kami bertemu di rumah Ustadz Syamsudin.

Sebagaimana diketahui, Agus adalah penderita
pengapuran tulang dan sendi. 13 tahun pemuda pintar ini hanya bisa tergolek di
tempat tidur. Tulang-tulangnya yang sejak lama sakit menjadi tampak semakin
kecil. Seluruh sendi tulangnya mengapur, mengeras dan tak dapat digerakkan lagi. Agus terbaring total sejak tahun
1996. Karena keterbatasan dana,
upaya penyembuhan di awal sakitnya, tidak bisa di lanjutkan lagi.

Semua aktivitas dilakukan di atas tempat tidur
termasuk buang air besar dan buang air di atas tempat tidur. Agus yang sempat
mengenyam bangku kuliah sampai semeter 7 di Universitas Sebelas Marat (UNS) dan
termasuk mahasiswa berprestasi sampai saat ini hanya bisa terbaring di atas
tempat tidur. Selama ini sang ibu yang
merawat Agus karena tidak ada lagi keluarga yang lain.

Dari informasi yang kami dapatkan pada saat kami
hendak menyerahkan bantuan, Agus dirawat di rumah sakit setelah dikunjungi
salah satu teman akrabnya. Sang teman saat itu mengajak
seorang dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan Agus. Dan akhirnya atas saran
dokter tersebut Agus harus dirawat di rumah sakit.

Yang pasti Agus mulai dirawat di rumah sakit sejak hari Sabtu (2 Januari
2010). Dengan ditemani sang ibu yang setia dan sabar merawatnya, Agus menempati
kamar kelas 3 yang dihuni 8 pasien.

Saat kami datang, sang ibu yang setia menemaninya
tidak ada. Setelah kami tanyakan di mana ibu, baru terjawab bahwa ibundanya
juga tergolek lemah di tempat tidur sebelahnya, ternyata penyakit diabetes
bundanya kambuh. Berat beban yang harus dijalani ibunya membuat kondisinya
drop. Kondisi fisik Agus pun saat ini kelihatan semakin kurus, selang infus
berada di sampingnya untuk tambahan nutrisi bagi tubuhnya, sampai saat ini
kondisi kesehatannya masih seperti dulu, segala aktivitasnya hanya bisa
dilakukan di atas tempat tidur.

Ketika bundanya terbangun dari tidur, kami sempat
berbincang-bincang sebentar dengan beliau. Ada satu pertanyaan yang ada di
pikiran kami, siapa yang merawat Agus di rumah sakit ini, sementara sang ibu
juga sakit. Pertanyaan tersebut terjawab setelah beliau cerita berkat kebaikan
teman-teman Agus semasa di Ponorogo keperluan Agus selama di rumah sakit
diusahakan mereka, termasuk orang yang menggantikan fungsi ibunya di saat
bundanya sakit.

Sejak lama ibunda Agus mengidap diabetes, namun
karena biaya tak ada maka tak usaha pengobatan diabetesnya. Untuk kebutuhan
makan dan obatnya Agus mengandalkan dari sisa pensiun saat ini yang hanya Rp. 83.000
per bulan. Tentu saja jumlah ini tidak cukup memenuhi kebutuhannya bersama sang
ibu.

Gelisah dan galau terpancar di wajah sang ibu kala
LMI berbincang-bincang dengan ibunda Agus. Beliau sampai berbaring di atas
tempat tidur menyampaikan uneg-unegnya pada kami masalah biaya perawatan Agus,
sampai sang ibu tidak mau diobati pihak rumah sakit karena khawatir masalah
biaya.

"Untuk Agus saja saya nggak tahu uang dari mana
untuk membayar biaya rumah sakit, apalagi kalau saya juga harus di rawat"
begitulah keluh kesah ibunda Agus pada LMI. Saat itu juga LMI Madiun
menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar 4 juta dari teman-teman Alumni
UNS.

Berita terakhir yang diterima LMI dari rekan-rekan
Agus di Ponorogo, hari Jum'at (8 Januari 2010) Agus sudah diijinkan pulang, ada
satu pesan yang disampaikan mereka pada LMI yaitu keinginan mereka agar LMI
Madiun tetap melakukan penggalangan dana untuk membantu kebutuhan pengobatan
Agus (obat-obat dan alat medis).

 

Foto-foto agus di rumah sakit silakan klik :

http://www.facebook.com/photos.php?id=1258006875#/album.php?aid=2030727&id=1258006875

___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] “Sudah 13 tahun Aku Seperti Bayi”

Link ke posting ini
Reaksi: 
Kabar terkini Agus Purwanto:

 

"Sudah 13 tahun Aku Seperti Bayi"

 

Hari Rabu, 6 Januari 2010 sepulang dari survey pemberdayaan kambing di
Pulung, Ponorogo, tim LMI Madiun didampingi ustadz Syamsudin meluncur menjenguk
Agus. Kabar bahwa Agus di rawat di rumah sakit Darmayu Ponorogo Kami baru
mendapatkan saat kami bertemu di rumah Ustadz Syamsudin.

Sebagaimana diketahui, Agus adalah penderita
pengapuran tulang dan sendi. 13 tahun pemuda pintar ini hanya bisa tergolek di
tempat tidur. Tulang-tulangnya yang sejak lama sakit menjadi tampak semakin
kecil. Seluruh sendi tulangnya mengapur, mengeras dan tak dapat digerakkan lagi. Agus terbaring total sejak tahun
1996. Karena keterbatasan dana,
upaya penyembuhan di awal sakitnya, tidak bisa di lanjutkan lagi.

Semua aktivitas dilakukan di atas tempat tidur
termasuk buang air besar dan buang air di atas tempat tidur. Agus yang sempat
mengenyam bangku kuliah sampai semeter 7 di Universitas Sebelas Marat (UNS) dan
termasuk mahasiswa berprestasi sampai saat ini hanya bisa terbaring di atas
tempat tidur. Selama ini sang ibu yang
merawat Agus karena tidak ada lagi keluarga yang lain.

Dari informasi yang kami dapatkan pada saat kami
hendak menyerahkan bantuan, Agus dirawat di rumah sakit setelah dikunjungi
salah satu teman akrabnya. Sang teman saat itu mengajak
seorang dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan Agus. Dan akhirnya atas saran
dokter tersebut Agus harus dirawat di rumah sakit.

Yang pasti Agus mulai dirawat di rumah sakit sejak hari Sabtu (2 Januari
2010). Dengan ditemani sang ibu yang setia dan sabar merawatnya, Agus menempati
kamar kelas 3 yang dihuni 8 pasien.

Saat kami datang, sang ibu yang setia menemaninya
tidak ada. Setelah kami tanyakan di mana ibu, baru terjawab bahwa ibundanya
juga tergolek lemah di tempat tidur sebelahnya, ternyata penyakit diabetes
bundanya kambuh. Berat beban yang harus dijalani ibunya membuat kondisinya
drop. Kondisi fisik Agus pun saat ini kelihatan semakin kurus, selang infus
berada di sampingnya untuk tambahan nutrisi bagi tubuhnya, sampai saat ini
kondisi kesehatannya masih seperti dulu, segala aktivitasnya hanya bisa
dilakukan di atas tempat tidur.

Ketika bundanya terbangun dari tidur, kami sempat
berbincang-bincang sebentar dengan beliau. Ada satu pertanyaan yang ada di
pikiran kami, siapa yang merawat Agus di rumah sakit ini, sementara sang ibu
juga sakit. Pertanyaan tersebut terjawab setelah beliau cerita berkat kebaikan
teman-teman Agus semasa di Ponorogo keperluan Agus selama di rumah sakit
diusahakan mereka, termasuk orang yang menggantikan fungsi ibunya di saat
bundanya sakit.

Sejak lama ibunda Agus mengidap diabetes, namun
karena biaya tak ada maka tak usaha pengobatan diabetesnya. Untuk kebutuhan
makan dan obatnya Agus mengandalkan dari sisa pensiun saat ini yang hanya Rp. 83.000
per bulan. Tentu saja jumlah ini tidak cukup memenuhi kebutuhannya bersama sang
ibu.

Gelisah dan galau terpancar di wajah sang ibu kala
LMI berbincang-bincang dengan ibunda Agus. Beliau sampai berbaring di atas
tempat tidur menyampaikan uneg-unegnya pada kami masalah biaya perawatan Agus,
sampai sang ibu tidak mau diobati pihak rumah sakit karena khawatir masalah
biaya.

"Untuk Agus saja saya nggak tahu uang dari mana
untuk membayar biaya rumah sakit, apalagi kalau saya juga harus di rawat"
begitulah keluh kesah ibunda Agus pada LMI. Saat itu juga LMI Madiun
menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar 4 juta dari teman-teman Alumni
UNS.

Berita terakhir yang diterima LMI dari rekan-rekan
Agus di Ponorogo, hari Jum'at (8 Januari 2010) Agus sudah diijinkan pulang, ada
satu pesan yang disampaikan mereka pada LMI yaitu keinginan mereka agar LMI
Madiun tetap melakukan penggalangan dana untuk membantu kebutuhan pengobatan
Agus (obat-obat dan alat medis).

 

Foto-foto agus di rumah sakit silakan klik :

http://www.facebook.com/photos.php?id=1258006875#/album.php?aid=2030727&id=1258006875

&quot;Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!
http://id.mail.yahoo.com&quot;

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Saturday, January 30, 2010

[daarut-tauhiid] Re: bolehkah mencuci daging?

Link ke posting ini
Reaksi: 
wa'alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

sepertinya tidak ada dalil yang melarang untuk mencuci daging mentah.

adapun tentang darah yg menempel di daging mentah adalah halal.
sebagaimana dijelaskan dalam al-Quran, bahwa darah yg haram adalah darah yg mengalir

"...atau darah yang mengalir" [Al-An'Am : 145]

Diceritakan bahwa orang-orang jahiliyyah dahulu apabila seorang diantara mereka merasa lapar, maka dia mengambil sebilah alat tajam yang terbuat dari tulang atau sejenisnya, lalu digunakan untuk memotong unta atau hewan yang kemudian darah yang keluar dikumpulkan dan dibuat makanan/minuman. Oleh karena itulah, Allah mengharamkan darah pada umat ini. [Lihat Tafsir Ibnu Katsir 3/23-24]

asy-Syaikh al-Qardhawy dalam kitab Halal-Haramn-nya juga menegaskan hal ini, bahwa yang diharamkan Allah adalah yg mengalir. al-Qardhawy mengutip riwayat dari Ibnu Abbas bahwa Ibnu Abbas pernah ditanya tentang limpa (thihal), maka jawab beliau: Makanlah! Orang-orang kemudian berkata: Itu kan darah. Maka jawab Ibnu Abbas: Darah yang diharamkan atas kamu hanyalah darah yang mengalir.

Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan: " Pendapat yang benar, bahwa darah yang diharamkan oleh Allah adalah darah yang mengalir. Adapun sisa darah yang menempel pada daging, maka tidak ada satupun dari kalangan ulama' yang mengharamkannya". [Dikutip oleh asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan dlm kitabnya Al-Mulakhas Al-Fiqhi]

Wallahu a'lam

syaikhul muqorrobin@KL
http://muqorrobin.multiply.com

--- In daarut-tauhiid@yahoogroups.com, dewi roeshani <justgreen_viwi@...> wrote:
>
> asalamualaikum, wr,wb
>
> mohon maaf sebelumnya, apakah ada yang tau mengenai hadist atau apapun yang menyebutkan bahwa mencuci daging mentah itu tidak boleh
> karena saya diajarkan oleh ibu saya untuk tidak mencuci daging yang mentah, melainkan langsung memasukan daging tsb kedalam air mendidih, karena katanya kalo ada sedikit saja darah dari daging yang tersisa saat dicuci maka daging tersebut menjadi haram hukumnya.
>
> apakah ada yang bisa membantu saya karena terus terang masalah ini amat sangat mengganggu saya.
> terimakasih sebelumnya
>  Dewi
>
>
> Get your new Email address!
> Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Friday, January 29, 2010

[daarut-tauhiid] bolehkah mencuci daging?

Link ke posting ini
Reaksi: 
asalamualaikum, wr,wb

mohon maaf sebelumnya, apakah ada yang tau mengenai hadist atau apapun yang menyebutkan bahwa mencuci daging mentah itu tidak boleh
karena saya diajarkan oleh ibu saya untuk tidak mencuci daging yang mentah, melainkan langsung memasukan daging tsb kedalam air mendidih, karena katanya kalo ada sedikit saja darah dari daging yang tersisa saat dicuci maka daging tersebut menjadi haram hukumnya.

apakah ada yang bisa membantu saya karena terus terang masalah ini amat sangat mengganggu saya.
terimakasih sebelumnya
 Dewi


Get your new Email address!
Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Dekat tapi tak terlihat

Link ke posting ini
Reaksi: 
Dekat Tapi Tak Terlihat


oleh Nurudin

====


Sore
kemarin aku terpaksa pulang terlambat sampai hampir setengah jam,
karena helm yang biasa kuletakkan di stang motor tak lagi berada
ditempatnya. Sependapat dengan satpam, akupun tidak berpikiran bahwa
helm bututku itu dicuri orang. Paling-paling ada yang sedang
meminjamnya namun tak memberitahu satpam atau si peminjam lupa
mengembalikan pada tempatnya semula. Atas saran satpam, akhirnya aku
mengelilingi area parkir yang cukup luas itu untuk mencari helmku yang
barangkali benar telah berpindah tempat.

Hampir lima belas menit aku mencari, namun tak kutemukan helm yang
kuanggap itu adalah helmku. Tak kurang dari sepuluh helm yang serupa
dengan helmku, dan aku sama sekali tidak bisa memastikan yang mana
helmku. Aku hanya tahu helm ku berwarna hitam, namun aku tak tahu ciri
khusus helm yang setiap hari kupakai untuk berangkat kerja bahkan
kemanapun aku pergi karena helm itu adalah satu-satunya yang kumiliki.
Dan sore itu terpaksa aku pulang melalui jalan alternatif yang arahnya
memutar sehingga
membutuhkan waktu lebih lama untuk menghindari polisi.

Sebenarnya bisa saja aku pulang melalui jalur yang biasa kulewati,
toh tak jauh dari tempatku bekerja ada beberapa penjual helm pinggir
jalan. Aku bisa berhenti sebentar dan membeli helm di sana. Namun itu
menjadi tidak mungkin karena aku tahu persis jumlah uang dalam dompetku
tidak cukup untuk membeli sebuah helm meski untuk harga yang paling
murah sekalipun. Ah, tiba-tiba helm menjadi begitu penting dan sangat
mahal bagiku.
***

Seringkali, kita memandang remeh terhadap sesuatu yang sebenarnya
sangat kita perlukan hanya karena sebuah kebiasaan ataupun rutinitas.
Kehilangan helm yang kualami adalah contoh nyatanya. Aku tak mengenali
dengan baik sesuatu yang telah memberikan manfaat besar kepadaku.
Setiap hari, kemanapun aku pergi, dia selalu memberiku rasa aman dan
nyaman. Namun kenyataannya, aku tak tahu lebih banyak tentang helmku.

Hal lain yang juga sering terjadi adalah, kita kerap memandang
sebelah mata pada orang-orang yang sebenarnya memberikan peran penting
dalam keseharian kerja. Pembantu rumah tangga, office boy adalah mereka
yang acapkali tak terlihat jasa besarnya dalam menyelesaikan berbagai
macam tugas rumah dan kantor kita. Saat pembantu sedang sakit atau
pulang kampung, kita baru sadar bahwa tak mungkin kita melakukan semua
pekerjaan rumah sendiri dengan hasil dan waktu yang sama jika
dikerjakan oleh pembantu kita. Begitupun saat office boy tidak masuk
kerja, seakan semua pekerjaan menjadi tertunda karena kita harus
mengerjakan semuanya sendiri, termasuk fotocopy dan mendistribusikan
laporan ke departemen lain. Kita baru merasa sangat membutuhkan mereka
pada saat mereka tak ada.

Tak hanya benda atau orang, kita juga sering tak bisa 'melihat'
sesuatu yang sangat dekat dengan kita. Kesehatan misalnya. Dengan
nikmat sehat, segala aktifitas pekerjaan bisa kita lakukan dengan
lancar. Namun sayangnya kita terkadang baru menyadari dan mensyukuri
betapa besarnya nikmat sehat itu manakala kita tak bisa melakukan
berbagai aktifitas harian kita karena sakit.

Dekat tapi tak terlihat. Itulah yang sering terjadi pada diri kita.
Kita menganggap sesuatu, seseorang atau sebuah nikmat menjadi kecil,
biasa, tidak bernilai hanya karena sesuatu, seseorang ataupun nikmat
itu setiap hari, setiap saat ada di sekitar kita, bersama-sama kita.
Bahkan terkadang kita merasa bahwa keberadaan mereka itu bukan sebuah
anugerah melainkan sesuatu yang memang semestinya ada. Kebiasaan kita
menganggap kecil dan biasa terhadap mereka, paling parah adalah
akhirnya membuat kita lupa bersyukur kepada yang telah menganugerahkan
mereka kepada kita, yaitu Allah SWT.

Kita lupa bersyukur kepada Allah bahwa dengan adanya suatu barang
atau fasilitas, kehidupan kita menjadi lebih aman dan nyaman. Kita lupa
bersyukur kepada Allah bahwa dengan kehadiran orang lain, pekerjaan dan
urusan kita menjadi lancar dan ringan dikerjakan. Kita lupa bersyukur
kepada Allah bahwa dengan nikmat sehat, hidup kita menjadi bergairah.
Kita terkadang lupa bersyukur kepada Allah dengan segala nikmatNya yang
tak terhitung, hanya karena nikmat itu selalu ada, dekat dengan kita.

Jangan biarkan rasa penyesalan datang. Mari kita syukuri segala
nikmat yang telah Allah anugerahkan kepada kita, salah satunya dengan
memberikan perhatian yang berbeda dari biasanya ( peduli ) terhadap
apapun di sekililing kita. Karena dengan peduli terhadap mereka, maka
rasa syukur akan muncul. Betapa besar nikmat yang Allah berikan, tak
ada satupun yang kebetulan ataupun sia-sia.

http://abisabila.blogspot.com
abisabila@ymail.com
----------sumber :eramuslim.com
Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Jangan Takut Menikah

Link ke posting ini
Reaksi: 
informasi Kegiatan
Muslimah Center Pesantren Daarut Tauhiid Bandung

BIMBINGAN JELANG NIKAH [ANGKATAN KE -7

Pelaksanaan : Ahad, 14 Februari 2010 pk. 08.00 -17.00

Tempat : Aula Daarul Hajj, Pesantren DT Bandung,
Jl. Gegerkalong
Girang No. 38 Bandung
Materi: 

 Jangan Takut Menikah

 Nikah Membawa Berkah

 Membangun Komitmen dalam Rumah Tangga

 Kiat Membahagiakan Pasangan [Tinjauan Seksiologi]Pemateri:

 dr. Hany Rono Sp.Og.

 Tim Assatidz Daarut TauhiidInvestasi Kegiatan:

 Rp. 90.000,- [Pelajar, Mahasiswa, dan Santri].

 Rp. 100.000,- [Umum].Teknis Pendaftaran:

 Transfer investasi kegiatan ke rekening BNI Cab UPI Bandung No:
0123429145, a.n. Yayasan DT QQ Muslimah Center

 Faks bukti transfer dan biodata peserta ke 022-2003238 atau
022-2018613, atau 

 Datang langsung ke Kantor Muslimah Center DT pada setiap hari
kerja [pk. 08.00 - 15.00 WIB].Info Lebih Lanjut:

 Kantor Muslimah Center DT, Jl. Gegerkalong Girang No. 32C Bandung, Telp: 022-2021902, atau

 
Hub:   Lela di  0813-2001-6870

Irma di  0813-2008-4085

 Email: muslimahcenter@yahoo.co.id

  muslimahcenterdtbdg@gmail.com

 muslimahcenterdtbdg.blogspot.com


 


Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Kuliah Informal Ekonomi Islam Online -FORMMIT dan ISEFID

Link ke posting ini
Reaksi: 
Bismillahirrahmanirrahim

Berbagai krisis ekonomi yang pernah mengguncang dunia, ditengarahi sebagai salah satu salah satu kelemahan sistem ekonomi yang berlaku saat ini yang cenderung bersifat kapitalistik. Hal ini memunculkan wacana perlunya sistem ekonomi alternatif. Salah satunya adalah sistem ekonomi islam yang dari waktu ke waktu semakin diperhatikan, diperhitungkan dan diyakini mampu menghadirkan tatanan perekonomian yang lebih baik.

Dalam rangka lebih mengenalkan ekonomi islam ini, Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT) bekerjasama dengan Islamic Economic Forum for Indonesia Development (ISEFID) -International Islamic University Malaysia, menyelenggarakan acara "Kuliah Informal Ekonomi Islam Online".

Kegiatan ini berupa penyampaian materi melalui Radio online dan juga diskusi.


Materi :

1. Pemikiran Ekonomi Islam, oleh : Irfan Syauqi Beik (kandidat Doktor, IIUM)

2. Dasar-Dasar Fiqih Muamalah, oleh : Muhammad Arief Budiman (kandidat Doktor,
IIUM)

3. Praktik Perbankan dan Keuangan Syariah, oleh : Muhammad Abduh (Direktur Utama
ISEFID 2007-2009; kandidat Doktor, IIUM)

4. Pasar Modal Syariah, oleh : Rahmat Heru (Direktur Utama ISEFID 2009-2011)

Jadwal:

Pertemuan 1 : Sabtu, 30 Januari 2010

Pertemuan 2 : Sabtu, 27 Februari 2010

Pertemuan 3 : Sabtu, 27 Maret 2010

Pertemuan 4 : Sabtu, 24 April 2010

Tiap pertemuan dijadwalkan pukul 20.00 - 22.00 WIB ( 21.00 - 23.00 Waktu
Taiwan)

Pastikan Anda tidak melewatkan acara ini. silakan bergabung melalui :

Yahoo Messanger : dj_formmit@yahoo.com

Radio FORMMIT : http://140.118.205.10:8000/listen.pls


--------------------------------------------------
Syaikhul_Muqorrobin@KL
Dept. Research and Development ISEFID

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Memang Seperti Itulah Dakwah...

Link ke posting ini
Reaksi: 
..............

Syaikhul_Muqorrobin@KL
http://muqorrobin.multiply.com


-------------------------------------------------------------------------------------------------

(alm. Ust Rahmat Abdullah)

Memang seperti itulah dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan
meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu.
Berjalan, duduk, dan tidurmu..

Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang
umat yg kau cintai..

Lagi-lagi memang seperti itu. Dakwah. Menyedot saripati energimu.
Sampai tulang belulangmu. Sampai daging terakhir yg menempel di
tubuh rentamu. Tubuh yg luluh lantak diseret-seret.. Tubuh yang
hancur lebur dipaksa berlari..

Seperti itu pula kejadiannya pada rambut Rasulullah. Beliau memang
akan tua juga. Tapi kepalanya beruban karena beban berat dari ayat
yg diturunkan Allah.

Sebagaimana tubuh mulia Umar bin Abdul Aziz. Dia memimpin hanya
sebentar. Tapi kaum muslimin sudah dibuat bingung. Tidak ada lagi
orang miskin yg bisa diberi sedekah. Tubuh mulia itu terkoyak-koyak.
Sulit membayangkan sekeras apa sang Khalifah bekerja. Tubuh yang
segar bugar itu sampai rontok. Hanya dalam 2 tahun ia sakit parah
kemudian meninggal. Toh memang itu yang diharapkannya; mati sebagai
jiwa yang tenang.

Dan di etalase akhirat kelak, mungkin tubuh Umar bin Khathab juga
terlihat tercabik-cabik. Kepalanya sampai botak. Umar yang perkasa
pun akhirnya membawa tongkat ke mana-mana. Kurang heroik? Akhirnya
diperjelas dengan salah satu luka paling legendaris sepanjang
sejarah; luka ditikamnya seorang Khalifah yang sholih, yang sedang
bermesra-mesraan dengan Tuhannya saat sholat.

Dakwah bukannya tidak melelahkan. Bukannya tidak membosankan. Dakwah
bukannya tidak menyakitkan. Bahkan juga para pejuang risalah
bukannya sepi dari godaan kefuturan.

Tidak... Justru kelelahan. Justru rasa sakit itu selalu bersama
mereka sepanjang hidupnya. Setiap hari. Satu kisah heroik, akan
segera mereka sambung lagi dengan amalan yang jauh lebih "tragis".

Justru karena rasa sakit itu selalu mereka rasakan, selalu
menemani... justru karena rasa sakit itu selalu mengintai ke mana
pun mereka pergi... akhirnya menjadi adaptasi. Kalau iman dan godaan
rasa lelah selalu bertempur, pada akhirnya salah satunya harus
mengalah. Dan rasa lelah itu sendiri yang akhirnya lelah untuk
mencekik iman. Lalu terus berkobar dalam dada.

Begitu pula rasa sakit. Hingga luka tak kau rasa lagi sebagai luka.
Hingga "hasrat untuk mengeluh" tidak lagi terlalu menggoda
dibandingkan jihad yang begitu cantik.

Begitupun Umar. Saat Rasulullah wafat, ia histeris. Saat Abu Bakar
wafat, ia tidak lagi mengamuk. Bukannya tidak cinta pada abu Bakar.
Tapi saking seringnya "ditinggalkan" , hal itu sudah menjadi
kewajaran. Dan menjadi semacam tonik bagi iman..

Karena itu kamu tahu. Pejuang yg heboh ria memamer-mamerkan amalnya
adalah anak kemarin sore. Yg takjub pada rasa sakit dan
pengorbanannya juga begitu. Karena mereka jarang disakiti di jalan
Allah. Karena tidak setiap saat mereka memproduksi karya-karya
besar. Maka sekalinya hal itu mereka kerjakan, sekalinya hal itu
mereka rasakan, mereka merasa menjadi orang besar. Dan mereka justru
jadi lelucon dan target doa para mujahid sejati, "ya Allah, berilah
dia petunjuk... sungguh Engkau Maha Pengasih lagi maha Penyayang... "

Maka satu lagi seorang pejuang tubuhnya luluh lantak. Jasadnya
dikoyak beban dakwah. Tapi iman di hatinya memancarkan cinta...
Mengajak kita untuk terus berlari...

"Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu."


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Hukum Wakaf Dengan Uang Tunai

Link ke posting ini
Reaksi: 
http://www.dakwatuna.com

Hukum Wakaf Dengan Uang Tunai

Ekonomi Syari'ah

Oleh: Tim dakwatuna.com


Uang Tunaidakwatuna.com – Wacana pemberdayaan ekonomi umat melalui
sertifikasi wakaf dengan uang tunai yang lazim dikenal Sertifikat
Wakaf Tunai (Cash Waqf Certificate) tidak terlepas dari pendekatan
konseptual, sistematika dan metodologinya. Prof. Volker Nienhaus,
peneliti senior non muslim dan ahli ekonomi Islam dari Universitas
Bochum Jerman dalam artikelnya berjudul Islamic Economics: Policy
between Pragmatism and Utopia (1982) mengungkapkan empat formula
pendekatan kajian ekonomi Islam: pragmatis, resitatif, utopian, dan
adaptif.

Menurutnya, dari keempat pendekatan itu, yang paling banyak dipakai
adalah pendekatan resitatif. Berasal dari kata kerja recitation
(pembacaan, imlak, hafalan dan pengajian), adalah pendekatan mengacu
pada teks ajaran Islam Secara khusus, pendekatan ini di antaranya
mengacu pada hukum Fiqih Mu'amalah kalangan fuqaha yang disebutnya the
orthodox jurist. Termasuk kategori pendekatan ini, kajian yang
berorientasi teologis dan analisis moral yang pada perkembangan
selanjutnya melahirkan formula etika ekonomi seperti yang ditulis oleh
Dr. Yusuf Al-Qardhawi dalam Daurul Qiyam wal Akhlaq fi al-Iqtishad
al-Islami (1995). Dalam litaratur klasik pendekatan teologi akhlak
tersebut dikenal dengan Adab Al-Kasb wal Ma'asy seperti dikenalkan
Imam Al-Ghozali (w.505H) dalam Ihya' Ulumuddinnya.

Wakaf memasuki wilayah sistem ekonomi dapat dipahami bila disertai
kajian kritis mengenai paradigma ekonomi yang kesejatiannya membawa
kepada kemaslahatan (kesejahteraan sosial). Paradigma ekonomi yang
berlaku selama dua abad, bukan saja menunjukkan kerapuhan dasar
teoritisnya itu sendiri, bahkan asumsi-asumsi yang mendasarinya dan
kemampuannya untuk memprediksi perilaku di masa datang. Itulah yang
diungkap Dr. Khurshid Ahmad ketika memberi pengantar buku terbaru
Chapra The Future of Economics; An Islamic Perspective (2000). Diskusi
tidak lagi terbatas pada perubahan-perubahan di dalam paradigma;
perdebatan mengarah kepada kebutuhan akan adanya perubahan paradigma
itu sendiri. Tantangan ini, tulis Amitai Etzioni dalam The Moral
Dimension; Towards a New Economics (1988) adalah paradigma
utilitarian, rasionalistik, individualistik, neo-klasik yang
diterapkan bukan saja pada perekonomian, bahkan meningkat pada
berbagai aturan hubungan sosial.

Senada dengan pandangan itu, Critovan Buarque, ekonom dari Universitas
Brasil dalam bukunya The End of Economics: Ethics and the Disorder of
Progress (1993), melontarkan sebuah gugatan terhadap paradigma ekonomi
modern yang mengabaikan nilai-nilai sosial dan etika. Hal tersebut
menimbulkan efek negatif dalam bentuk yang disebut Fukuyama "kekacauan
dahsyat" dalam bukunya yang paling anyar, The End of Order (1997)
berkaitan dengan runtuhnya solidaritas keluarga dan sosial. Oleh
karena itu, wakaf menjadi jawaban tepat atas kekisruhan paradigma
ekonomi tersebut. Karena, wakaf membuktikan fenomena semangat
solidaritas sosial.

Wakaf tidak akan valid sebagai amal jariyah kecuali setelah
benar-benar pemiliknya menyatakan aset yang diwakafkannya menjadi aset
publik dan ia bekukan haknya untuk kemaslahatan umat. Dan wakaf tidak
akan bernilai amal jariyah (amal yang senantiasa mengalir pahala dan
manfaatnya) sampai benar-benar didayagunakan secara produktif sehingga
berkembang atau bermanfaat tanpa menggerus habis aset pokok wakaf.

Menurut A.Mannan (1998), unsur esensial wakaf berupa keputusan
penahanan diri dari menggunakan asset miliknya yang telah diwakafkan
(refraining) yang disertai penyerahannya kepada kemasalahaatan publik
menyiratkan tujuan pemanfaatannya secara optimal untuk kesejahteraan
masyarakat luas secara permanen dan kontinyu sebagaimana doktrin amal
jariah. Oleh karena itu, sangat relevan, terlepas dari perdebatan
fiqih, bolehnya wakaf dengan dana tunai (cash) dan bukan harta tetap.
Bahwa, gagasan sertifikat wakaf tunai dengan pola sertifikasi sebagai
bukti 'share holder' proyek wakaf guna pengawasan dan wasiat
pemanfaatan dari hasil (return) investasi dan pengelolaannya secara
produktif.

Substansi wacana wakaf tunai sebenarnya telah lama muncul. Bahkan,
dalam kajian fiqih klasik sekalipun seiring dengan munculnya ide
revitalisasi fiqih mu'amalah dalam perspektif maqashid syariah
(filosofi dan tujuan syariah) yang dalam pandangan Umar Chapra (1992)
bermuara pada Al-Mashalih Al-Mursalah (kemashlahatan universal)
termasuk upaya mewujudkan kesejahteraan sosial melalui keadilan
distribusi pendapatan dan kekayaan.

Dalam konteks ini, melalui pembahasan awal di Dewan Syariah Nasional
(DSN)-MUI yang ditindaklanjuti oleh keputusan rapat Komisi Fatwa – MUI
dalam mengakomodir kemaslahatan sejalan dengan maqashid asy-syari'ah
yang terdapat pada konsep wakaf tunai berdasarkan pendapat Az-Zuhri,
ulama madzhab Hanafi, Maliki dan Hanbali seperti Ibnu Taimiyah dan
Ibnu Qudamah, para ulama Indonesia telah memutuskan untuk membolehkan
wakaf tunai.

Isu kesejahteraan sosial dan ekonomi kerakyatan ternyata secara
empiris telah gagal dimanivestasikan sistem Sosialis maupun Kapitalis.
Bahkan, Keynes (1930) dengan menyerabot secara sepotong gagasan Ibnu
Khaldun berusaha mengusung slogan dan wacana kesejahteraan sekalipun
melalui gagasan model Negara Sejahtera (Welfare State) di Inggris dan
modifikasinya model New Deal yang dikembangkan oleh Franklin Delano
Rosevelt mengalami kemandulan. Pasalnya, format eksperimental tersebut
tidak menyentuh inti persoalan yang sesungguhnya. Yaitu, keadilan
ekonomi yang universal.

Sungguhpun dalam kajian utopian dunia Barat berusaha mengkongkretkan
cita-cita keadilan sosial, tapi tetap saja terjadi kerancuan dalam
pelaksanaannya. Kemandulan yang dihasilkan elaborasi teori dan praktek
yang dilakukan Filsuf sosial Amerika, John Rawls, dalam bukunya The
Theory of Justice (1971) yang ditanggapi oleh Robert Nozik dalam
bukunya Anarchy, State and Utopia (1974) telah menjadi contoh yang
merepresentasikan kegagalan teori keadilan perspektif Barat dalam
tataran impelentasi historis.

Sayyid Quthb (1964) pemikir Islam dari Mesir dengan gaya pendekatan
komprehensif dalam bukunya Al-'Adalah Al-Ijtima'iyah fil Islam
berhasil memformulasikan teori keadilan sosial dalam Islam dan
instrumen pendukungnya termasuk wakaf yang bukan sebatas teori utopis
belaka melainkan kajiannya berangkat dari fakta sejarah peradaban
Islam. Setelah mengupas pandangan Islam mengenai kasih sayang,
kebajikan, keadilan dan jaminan sosial yang menyeluruh antara orang
yang mampu dan yang tidak, antara kelompok yang kaya dan yang miskin,
antara individu dan masyarakat, antara pemerintah dan rakyat, bahkan
antara segenap umat manusia, Quthb selalu membeberkan fakta historis
bagaimana konsep tersebut membumi dalam perjalanan kesejarahan
generasi terbaik Islam.

Sebagai contoh, Quthb mengisahkan sepenggal fragmen sejarah
solidaritas kalangan sahabat; Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali. Di
antara impelementasi keadilan sosial melalui prakarsa wakaf dalam
pengalaman kesejarahan awal Islam telah dibuktikan Umar bin Khathab
sebagai warga sederhana bersedia secara ikhlas atas petunjuk Nabi saw.
untuk mewakafkan satu-satunya aset berharga yang dimilikinya berupa
sebidang tanah di Khaibar untuk kemaslahatan umat. Dengan menukil
pandangan Gibb untuk mendukung kritik sosialnya, Quthb menawarkan
sebuah tantangan bagi umat Islam untuk mengulang pengalaman sejarah
dalam mewujudkan kembali cita-cita keadilan sosial dengan modal
populasi umat yang begitu besar di wilayah Afrika, Pakistan dan
Indonesia. Menurutnya, hal itu sangat potensial memberi kontribusi
bagi kesejahteraan sosial secara luas.

Gagasan Wakaf Tunai yang dipopulerkan oleh M.A. Mannan melalui
pembentukan Social Investment Bank Limited (SIBL) di Banglades yang
dikemas dalam mekanisme instrumen Cash Waqf Certificate juga telah
memberikan kombinasi alternatif solusi mengatasi krisis kesejahteraan
yang ditawarkan Chapra. Model Wakaf Tunai adalah sangat tepat
memberikan jawaban yang menjanjikan dalam mewujudkan kesejahteraan
sosial. Ia juga mampu mengatasi krisis ekonomi Indonesia kontemporer
di tengah kegalauan pemberian insentif Tax Holiday untuk merangsang
masuknya modal asing. Model wakaf tunai juga bisa mengalahkan
kontroversi seputar policy pemerintah pada UKM yang belum mengena
sasaran dan menyentuh inti permasalahan. Wakaf Tunai sangat potensial
untuk menjadi sumber pendanaan abadi guna melepaskan bangsa dari jerat
hutang dan ketergantungan luar negeri sebagaimana disoroti ekonomi UI,
Mustafa E. Nasution (2001) dan menjadi keprihatinan kalangan pengamat
semisal Dr. Tulus Tambunan dalam Krisis Ekonomi dan Masa Depan
Reformasi (1998).

Wakaf Tunai sekaligus sebagai tantangan untuk mengubah pola dan
preferensi konsumsi umat dengan filter moral kesadaran akan
solidaritas sosial. Sehingga, tidak berlaku lagi konsep pareto optimum
yang tidak mengakui adanya solusi yang membutuhkan pengorbanan dari
pihak minoritas (kaya) guna meningkatkan kesejahteraan pihak yang
mayoritas (kaum miskin). Sebagaimana, gugatan Chapra dalam berbagai
tulisannya.

Berdasarkan laporan yang ditulis Maurice Allais peraih Nobel tahun
1988 dalam bidang ekonomi, dari sebanyak US$ 420 M uang yang beredar
di dunia per hari, hanya sebesar US$ 12,4 M (2,95%) saja yang
digunakan untuk keperluan transaksi. Sisanya, untuk keperluan
spekulasi dan judi. Sedangkan situasi yang diharapkan adalah bila
terjadi keseimbangan antara sektor moneter dan sektor riil. Sektor
moneter semestinya tidak berjalan sendiri meninggalkan sektor riil.

Oleh karena itu, sangat tepat bila penyaluran dana dalam bentuk
pembiayaan produktif ke sektor riil dimobilisir. Salah satunya, dengan
memberikan kredit mikro melalui mekanisme kontrak investasi kolektif
(KIK) semacam reksadana syariah yang dihimpun Sertifikat Wakaf Tunai
(SWT) kepada masyarakat menengah dan kecil agar memiliki peluang
usaha.

Pemberian skim kredit mikro ini cukup mendidik. Ibarat memberi kail,
bukan hanya ikan kepada rakyat. Hal itu diharapkan mampu menumbuhkan
kemandirian. Porsi bagi hasil untuk fund manager setelah dikurang
biaya oprasional dapat disalurkan untuk kebutuhan konsumtif dalam
menunjang kesejahteraan kaum fuqara melalui wasiat wakif ataupun tanpa
wasiatnya.

Dalam perkembangan kekinian di Indonesia, wacana wakaf tunai telah
muncul dan menjelma secara nyata dalam produk-produk funding lembaga
keuangan syariah dan Lembaga Amil zakat. Contohnya, Wakaf Tunai Dompet
Dhua'fa Republika, Wakaf Tunai PKPU dan Waqtumu (Waqaf Tunai Muamalat)
yang diluncurkan Baitul Muamalat – BMI.

Dalam sebuah konferensi yang dihadiri oleh para pemimpin negara
anggota PBB yang kategori termiskin dan maju di Brussel, Belgia pada
tanggal 14 Mei 2001, diangkatlah topik "Melebarnya Jurang antara Kaya
dan Miskin". Pada konferensi itu Presiden Perancis Jacques Chirac
menyatakan bahwa lebih separuh dari 630 juta penduduk di negara miskin
hidup dengan pendapatan kurang dari US$ 1 sehari. Meskipun terjadi
pertumbuhan global serta adanya bantuan pembangunan, namun jumlah
negara yang digolongkan PBB sebagai negara 'paling terbelakang' malah
meningkat dari 25 negara pada tahun 1971 menjadi 49 negara tahun 2001.
Yang dimaksud sebagai negara "paling terbelakang" adalah negara yang
angka pendapatan perkapitanya kurang dari US$ 900 per tahun.

Negara Indonesia saat ini hampir memenuhi semua ciri-ciri negara
miskin. Antara lain, pendapatan perkapita rendah, tingkat pertumbuhan
populasi tinggi, produktivitas rendah, pengangguran tinggi, penggunaan
sumber daya rendah, kelembagaan dan infrastruktur tidak memadai.
Karena itu, untuk mengurangi beban pemerintah dan rakyat, model Wakaf
Tunai sangat tepat untuk melancarkan ketersumbatan fungsi financial
intermediary. Sehingga, terjadi arus lancar penyaluran dana ke seluruh
anggota masyarakat. Sebagaimana, disebutkan Alquran terhadap pantangan
konsentrasi kekayaan (dulah bainal aghniya') pada segelintir anggota
masyarakat serta resistensi terhadap status idle (nganggur) bagi
segenap sumber daya dan asset yang bertentangan dengan kosep syukur.
(Lihat, QS.Al-Hasyr:7)

Dalam rangka mobilisasi dana masyarakat dan optimalisasi potensi
finansial umat untuk kemaslahatan perekonomian, gagasan Wakaf Tunai
akan dapat melengkapi UU No.17 tahun 2000 tentang perubahan ketiga
atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang pajak penghasilan. Di
mana, zakat dimasukkan sebagai faktor pengurang pajak. Di samping itu,
juga dapat mendukung lembaga-lembaga pengelola zakat dengan
diberlakukannya UU Pengelolaan Zakat Nomor 38 tahun 1999. Departemen
Agama sebagai otoritas keagamaan dan saat ini juga otoritas
administrasi wakaf secara proaktif telah memintakan fatwa kepada DSN
mengenai status hukum wakaf tunai guna penyempurnaan PP No. 28 Th 1977
agar lebih akomodatif dan ekstensif.

Selama ini sudah terdapat beberapa instrumen pendanaan seperti Zakat,
Infak dan Sedekah (ZIS). Masing-masing mempunyai kelebihan dan
kelemahan sendiri-sendiri. Selain instrumen yang telah ada tersebut,
tentunya sangat mendesak dan krusial dibutuhkan suatu pendekatan baru
dan inovatif sebagai pendamping mobilisasi dana umat lebih optimal.
Bukankah Nabi saw bersabda bahwa selain zakat ada kewajiban lain dalam
harta kita.

Dalam konteks ini, Indonesia saatnya belajar dari negara Bangladesh.
Melalui Social Investment Bank Limited (SIBL), Bangladesh menggalang
dana dari orang-orang kaya untuk dikelola dan disalurkan kepada rakyat
dalam bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, melalui
mekanisme produk funding baru yang berupa sertifikat wakaf tunai (Cash
Waqf Certificate) yang akan dimiliki oleh pemberi dana tersebut. Dalam
Instrumen keuangan baru ini, sertifikat wakaf tunai merupakan
alternatif pembiayaan yang bersifat sosial dan bisnis.

Penerapan instrumen sertifikat wakaf tunai ini mampu menjadi salah
satu alternatif sumber pendanaan sosial (M.A.Mannan, 1999). Efek
kemaslahatan SWT sudah mulai terasa di Bangladesh. Memang, negara ini
tergolong miskin. Tapi, fasilitas pendidikan dan kesehatannya jauh
lebih baik dari Indonesia.

Selama ini, sumber dana pengentasan kemiskinan bersumber antara lain dari :

1. Pemerintah pusat, yang disalurkan melalui departemen-departemen dan
pemerintah daerah (pemda) masing-masing.

2. Pihak luar negeri, yang disalurkan melalui pemerintah,
organisasi-organisasi kemasyarakatan, LSM dan ada yang disalurkan
secara langsung kepada pihak yang membutuhkan.

3. Perusahaan swasta, yang disalurkan melalui badan-badan amal,
yayasan-yayasan, dll.

4. Masyarakat, dikumpulkan melalui BAZIS (Badan Amal Zakat, Infak dan
Sedekah) berupa zakat, infak dan sedekah masyarakat. Selain itu, ada
dana yang disalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Masyarakat Islam juga mengkenal Wakaf, yaitu pemberian tanah atau
bangunan yang digunakan sepenuhnya untuk masyarakat sekitar
tanah/bangunan dimana wakaf tersebut berdiri. (Masyitha, 2001)

Dengan keterbatasan kemampuan pemerintah saat ini, timbul ide untuk
mencari alternatif sumber pendanaan yang lebih bersifat non formal.
Yaitu, dengan menggalang dana dari masyarakat Indonesia itu sendiri.
Partisipasi aktif segenap rakyat Indonesia yang mempunyai kelebihan
rezeki sangat diharapkan memperbaiki keadaan sekarang ini.

Berbagai pihak yang sangat peduli dengan situasi ini berusaha
menggalang dana dengan berbagai cara, seperti Dompet Dhuafa Republika,
Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU), Baitul Maal Muamalat, Dompet Sosial
Ummul Qura, Pundi Amal SCTV, RCTI Peduli, Dompet Amal Pikiran Rakyat,
dll.

Berdasarkan fenomena di atas, dapat dikatakan bahwa potensi dana
masyarakat sangat besar. Berbagai badan amal tersebut, selain
mempunyai kelebihan masing-masing, juga mempunyai banyak kelemahannya,
seperti;

1. Badan amal tersebut biasanya didirikan secara sporadis dan kurang
terkoordinasi meskipun sekarang sudah ada badan akreditasi nasional
untuk lembaga penghimpun dana sosial.

2. Kurang sistematis dan koordinasinya pendistribusian bantuan, antara
badan amal yang satu dengan yang lain. Sehingga menimbulkan
ketidakmerataan bantuan tersebut yang pada akhirnya dapat menimbulkan
ketidakadilan.

3. Bila berwakaf dalam bentuk properti, hanya masyarakat di sekitar
properti itu saja yang dapat menikmati dan kurang menyebar.

4. Perangkap kemiskinan di Indonesia ini hanya dapat diatasi dengan
meningkatkan pendapatan dan kemampuan masyarakat/sumber daya manusia.
Sehingga kalau hanya ikan yang diberikan bukan kail-nya, jangan harap
kemiskinan ini akan dapat dientaskan di bumi Indonesia.

5. Bantuan dari badan sosial di atas kebanyakan efektif untuk membantu
dalam jangka pendek saja, tetapi kurang terprogram untuk jangka
panjang (long term).

Dari berbagai paparan di atas, keberadaan model wakaf tunai dirasakan
perlu sebagai instrumen keuangan alternatif yang dapat mengisi
kekurangan-kekurangan badan sosial yang telah ada. Dalam ajaran Islam,
ada yang dikenal dengan Wakaf. Penyaluran Wakaf ini sudah berlangsung
sangat lama di Indonesia. Wakaf menurut PP no. 28 Th 1977 adalah
perbuatan hukum seseorang atau badan hukum yang memisahkan sebagian
dari harta kekayaannya yang berupa tanah milik dan melembagakannya
untuk selama-lamanya demi kepentingan peribadatan atau keperluan umum
lainnya sesuai dengan ajaran agama Islam.

Pemberi bantuan Wakaf yang disebut Wakif adalah orang atau orang-orang
atau badan hukum yang mewakafkan tanah miliknya. Biasanya wakaf ini
berupa properti seperti mesjid, tanah, bangunan sekolah, pondok
pesantren, dll. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat saat ini juga
berupa dana tunai untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Berdasarkan prinsip Wakaf tersebut, dibuatlah inovasi produk Wakaf
yaitu Wakaf Tunai. Yaitu, Wakaf tidak hanya berupa properti tapi
dengan dana (uang) secara tunai. Sebenarnya, ide dasar yang dirumuskan
oleh Prof. DR. M.A.Abdul Mannan dan telah diterapkan melalui Social
Investment Bank Limited (SIBL) di Bangladesh ini telah lama dilakukan
di Indonesia. Beberapa organisasi dan lembaga sosial keislaman sudah
menerapkannya dalam ukuran tradisional. Seperti, pembelian wakaf per
meter untuk pembebasan sebidang tanah guna pendirian maupun
pengembangan lembaga sosial maupun pendidikan dengan menerima bukti
(tanda) pembelian tertentu. Namun, wakaf yang ada lebih bersifat
konsumtif sosial (voluntary sector) dan belum berkembang menjadi
produktif komersial yang hasilnya untuk mustahiq.

Inti ajaran yang terkandung dalam amalan wakaf itu sendiri menghendaki
agar harta wakaf itu tidak boleh diam. Semakin banyak hasil harta
wakaf yang dapat dinikmati orang, semakin besar pula pahala yang akan
mengalir kepada pihak wakif. Dana yang dapat digalang melalui
Sertifikat Wakaf Tunai ini nantinya akan dikelola oleh suatu manajemen
investasi. Manajemen investasi dalam hal ini bertindak sebagai Nadzir
(pengelola dana wakaf) yang akan bertanggung jawab terhadap pengelola
harta wakaf.

Persoalannya sekarang, bagaimana model dan mekanisme penerapan
Sertifikat Wakaf Tunai ini dapat aplicable dan visible diterapkan di
Indonesia. Dengan menimbang dan mengakomodir keberatan kelompok
terhadap status hukum wakaf tunai seperti kalangan madzhab Syafi'i
yang mengkhawatirkan habisnya pokok wakaf, maka sangat mendesak untuk
dirumuskan dan diformulasikan model dan mekanisme semacam early
warning untuk mengontrol dan menghindari resiko pengurangan modal
wakaf dalam konteks risk management. Meskipun, dananya diputar dalam
investasi sektor riil, di samping alternatif menggunakan cara
konvensional asuransi dan penjaminan syariah.

Tergalinya potensi dana wakaf yang dahsyat sangat diharapkan melalui
impelemntasi Sertifikat Wakaf Tunai yang menyejahterakan masyarakat
secara terkoordinatif, sinergis, sitematis dan professional. Di
samping itu, tantangan integritas amanah dan kepercayaan (trust) bagi
pengelolaan dana sosial (volunteer) menjadi pemikiran bersama untuk
mewujudkan bentuk yang fit and proper bagi penerapan konsepnya.
Bukankah Allah selalu menjanjikan keberkahan dan kemaslahatan dalam
sistem sedekah pengganti sistem ribawi yang eksploitatif dan
memonopoli modal. Bukankah Allah juga menjanjikan keberkahan,
kemitraan, dan kebersamaan. Marilah kita gagas dan wujudkan bersama.

http://www.dakwatuna.com/2006/hukum-wakaf-dengan-uang-tunai/


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] CAHAYA LANGIT: MERASA DIRI PALING MERANA

Link ke posting ini
Reaksi: 
MERASA DIRI PALING MERANA
 
Saat itu saya tengah berada di kota Jeddah, Saudi Arabia. Terpapar dihadapan saya sebuah koran berbahasa Arab di lobby hotel. Tergerak saya melihat berita dan artikel yang tertulis di sana, hingga saya temukan sebuah tulisan yang amat bermanfaat ini.
Tersebutlah kisah nyata seorang kaya raya berkebangsaan Saudi bernama Ra'fat. Ia diwawancarai setelah ia berhasil sembuh dari penyakit liver akut yang ia idap. Pola hidup berlebihan dan mengkonsumsi makanan tak beraturan membuat Ra'fat mengalami penyakit di atas.
Ra'fat berobat untuk mencari kesembuhan. Banyak dokter dan rumah sakit ia kunjungi di Saudi Arabia sebagai ikhtiar. Namun meski sudah menyita banyak waktu, tenaga, pikiran dan biaya, sayangnya penyakit itu tidak kunjung sembuh juga. Ra'fat mulai mengeluh. Badannya bertambah kurus. Tak ubahnya seperti seorang pesakitan.
Demi mencari upaya sembuh, maka Ra'fat mengikuti saran dokter untuk berobat ke sebuah rumah sakit terkenal spesialis liver di Guangzhou, China. Ia berangkat ke sana ditemani oleh keluarga. Penyakit liver semakin bertambah parah. Maka saat Ra'fat diperiksa, dokter mengatakan bahwa harus diambil tindakan operasi segera. Ketika Ra'fat menanyakan berapa besar kemungkinan berhasilnya. Dokter menyatakan kemungkinannya adalah fifty-fifty.
"50% kalau operasi berhasil maka Anda akan sembuh, 50% bila tidak berhasil mungkin nyawa Anda adalah taruhannya!" jelas sang dokter.
Mendapati bahwa boleh jadi ia bakal mati, maka Ra'fat berkata, "Dokter, kalau operasi ini gagal dan saya bisa mati, maka izinkan saya untuk kembali ke negara saya untuk berpamitan dengan keluarga, sahabat, kerabat dan orang yang saya kenal. Saya khawatir bila mati menghadap Allah Swt namun saya masih punya banyak kesalahan terhadap orang yang saya kenal." Ra'fat berkata sedemikian sebab ia takut sekali atas dosa dan kesalahan yang ia perbuat.
Dengan enteng dokter membalas, "Terlalu riskan bagi saya untuk membiarkan Anda tidak segera mendapatkan penanganan. Penyakit liver ini sudah begitu akut. Saya tidak berani menjamin keselamatan diri Anda untuk kembali ke tanah air kecuali dalam 2 hari. Bila Anda lebih dari itu datang kembali ke sini, mungkin Anda akan mendapati dokter lain yang akan menangani operasi liver Anda."
Bagi Ra'fat 2 hari itu cukup berarti. Ia pun berjanji akan kembali dalam tempo itu. Serta-merta ia mencari pesawat jet yang bisa disewa dan ia pun pergi berangkat menuju tanah airnya.
Kesempatan itu betul-betul digunakan oleh Ra'fat untuk mendatangi semua orang yang pernah ia kenal. Satu per satu dari keluarga dan kerabat ia sambangi untuk meminta maaf dan berpamitan. Kepada mereka Ra'fat berkata, "Maafkan aku, Ra'fat yang kalian kenal ini sungguh banyak kesalahan dan dosa... Boleh jadi setelah dua hari dari sekarang saya sudah tidak lagi panjang umur..."
Itulah yang disampaikan Ra'fat kepada orang-orang. Dan setiap dari mereka menangis sedih atas kabar berita yang mereka dengar dari orang yang mereka cintai dan kagumi ini.
Ra'fat menyambangi satu per satu dari mereka. Meski dengan tubuh yang kurus tak berdaya, ia berniat mendatangi mereka untuk meminta doa dan berpamitan. Dan kondisi itu membuat Ra'fat menjadi sedih. Ia merasa menjadi manusia yang paling merana. Ia merasa tak berdaya dan tak berguna. Sering dalam kesedihannya ia membatin, "Ya Allah.... rupanya keluarga yang mencintai aku.... harta banyak yang aku miliki... perusahaan besar yang aku punya.... semuanya itu tidak ada yang mampu membantuku untuk kembali sembuh dari penyakit ini! Semuanya tak ada guna... semuanya sia-sia!"
Rasa emosi batin itu membuat tubuh Ra'fat bertambah lemah.  Ia hanya mampu perbanyak istighfar memohon ampunan Tuhannya. Memutar tasbih sambil berdzikir kini menjadi kegiatan utamanya. Ia masih merasa bahwa dirinya adalah manusia yang paling merana di dunia.
Hingga saat ia sedang berada di mobilnya. duduk di kursi belakang dengan tangan memutar tasbih seraya berdzikir. Hanya Ra'fat dan supirnya yang berada di mobil itu. Mereka melaju berkendara menuju sebuah rumah kerabat dengan tujuan berpamitan dan minta restu. Saat itulah menjadi moment spesial yang tak akan terlupakan untuk Ra'fat.
Beberapa ratus meter di depan, mata Ra'fat melihat ada seorang wanita berpakaian abaya (pakaian panjang wanita Arab yang serba berwarna hitam) tengah berdiri di depan sebuah toko daging. di sisi wanita tadi ada sebuah karung plastik putih yang biasa menjadi tempat limbah toko tersebut. Wanita tadi mengangkat dengan tangan kirinya sebilah tulang sapi dari karung. Sementara tangan kanannya mengumpil dan mencuil daging-daging sapi yang masih tersisa di pinggiran tulang.
Ra'fat memandang tajam ke arah wanita tersebut dengan pandangan seksama. Rasa ingin tahu membuncah di hati Ra'fat tentang apa yang sedang dilakukan wanita itu. Begitu mobilnya melintasi sang wanita, sekilas Ra'fat memperhatikan. Maka ia pun menepuk pundak sang sopir dan memintanya untuk menepi.
Saat mobil sudah berhenti, Ra'fat mengamati apa yang dilakukan oleh sang wanita. Entah apa yang membuat Ra'fat menjadi penasaran. Keingintahuannya membuncah. Ia turun dari mobil. lemah ia membuka pintu, dan ia berjalan tertatih-tatih menuju tempat wanita itu berada.
Dalam jarak beberapa hasta Ra'fat mengucapkan salam kepada wanita tersebut namun salamnya tiada terjawab. Ra'fat pun bertanya kepada wanita tersebut dengan suara lemah, "Ibu..., apa yang sedang kau lakukan?"
Rupanya wanita ini sudah terlalu sering diacuhkan orang, hingga ia pun tidak peduli lagi dengan manusia. Meski ada yang bertanya kepadanya, wanita tadi hanya menjawab tanpa menoleh sedikitpun ke arah si penanya. Sambil mengumpil daging wanita itu berkata, "Aku memuji Allah Swt yang telah menuntun langkahku ke tempat ini. Sudah berhari-hari aku dan 3 orang putriku tidak makan. Namun hari ini, Dia Swt membawaku ke tempat ini sehingga aku dapati daging limbah yang masih bertengger di sisi tulang sisa. Aku berencana akan membuat kejutan untuk ketiga putriku malam ini. Insya Allah, aku akan memasakkan sup daging yang lezat buat mereka...."
Subhanallah....! bergetar hebat relung batin Ra'fat saat mendengar penuturan kisah kemiskinan yang ada di hadapannya. Tidak pernah ia menyangka ada manusia yang melarat seperti ini. Maka serta-merta Ra'fat melangkah ke arah toko daging. Ia panggil salah seorang petugasnya. Lalu ia berkata kepada petugas toko, "Pak..., tolong siapkan untuk ibu itu dan keluarganya 1 kg daging dalam seminggu dan aku akan membayarnya selama setahun!"
Kalimat yang meluncur dari mulut Ra'fat membuat wanita tadi menghentikan kegiatannya. Seolah tak percaya, ia angkat wajah dan menoleh ke arah Ra'fat. Kini mata wanita itu menatap dalam mata Ra'fat seolah ia berterima kasih lewat sorot pandang.
Merasa malu ditatap seperti itu, Ra'fat menoleh ke arah petugas toko. Ia pun berkata, "Pak..., tolong jangan buat 1 kg dalam seminggu, aku rasa itu tidak cukup. Siapkan 2 kg dalam seminggu dan aku akan membayarnya untuk setahun penuh!" Serta-merta Ra'fat mengeluarkan beberapa lembar uang 500-an riyal Saudi lalu ia serahkan kepada petugas tadi.
Usai Ra'fat membayar dan hendak meninggalkan toko daging, maka terhentilah langkahnya saat ia menatap wanita tadi tengah menengadah ke langit sambil mengangkat kedua belah tangannya seraya berdoa dengan penuh kesungguhan:
"Allahumma ya Allah... berikanlah kepada tuan ini keberkahan rezeki. Limpahkan karunia-Mu yang banyak kepadanya. Jadikan ia manusia mulia di dunia dan akhirat. Beri ia kenikmatan seperti yang Engkau berikan kepada para hamba-Mu yang shalihin. Kabulkan setiap hajatnya dan berilah ia kesehatan lahir dan batin.....dst"
Panjang sekali doa yang dibaca oleh wanita tersebut. Kalimat-kalimat doa itu terjalin indah naik ke langit menuju Allah Swt. Bergetar arsy Allah Swt atas doa yang dibacakan sehingga getaran itu terasa di hati Ra'fat. Ia mulai merasakan ketentraman dan kehangatan. Kedamaian yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Hampir saja Ra'fat menitikkan air mata saat mendengar jalinan indah kalimat doa wanita tersebut. Andai saja ia tidak merasa malu, pastilah buliran air mata hangat sudah membasahi pipinya. Namun bagi Ra'fat pantang menangis..., apalagi dihadapan seorang wanita yang belum ia kenal.
Ra'fat lalu memutuskan untuk meninggalkan wanita tersebut. Ia berjalan tegap dan cepat menuju mobilnya. Dan ia belum juga merasakan keajaiban itu! Ya, keajaiban yang ditambah saat Ra'fat membuka dan menutup pintu mobil dengan gagah seperti manusia sehat sediakala!!!
Sungguh doa wanita itu memberi kedamaian pada hati Ra'fat. Sepanjang jalan di atas kendaraan Ra'fat terus tersenyum membayangkan doa yang dibacakan oleh sang wanita tadi. Perjalanan menuju rumah seorang kerabat itu menjadi indah.
Sesampainya di tujuan lalu Ra'fat mengutarakan maksudnya. Ia berpamitan dan meminta restu. Ia katakan boleh jadi ia tidak lagi berumur panjang sebab sakit liver akut yang diderita.
Anehnya saat mendengar berita itu dari Ra'fat, sang kerabat berkata, "Ra'fat..., janganlah engkau bergurau. Kamu terlihat begitu sehat. Wajahmu ceria. Sedikit pun tidak ada tanda-tanda bahwa engkau sedang sakit."
Awalnya Ra'fat menganggap bahwa kalimat yang diucapkan kerabat tadi hanya untuk menghibur dirinya yang sedang sedih. Namun setelah ia mendatangi saudara dan kerabat yang lain, anehnya semuanya berpendapat serupa.
Dua hari yang dimaksud pun tiba. Ia didampingi oleh istri dan beberapa anaknya kembali datang ke China. Hari yang dimaksud untuk menjalani operasi sudah disiapkan. Sebelum masuk ruang tindakan, beberapa pemeriksaan pun dilakukan. Setelah hasil pemeriksaan itu dipelajari maka ketua tim dokter pun bertanya keheranan kepada Ra'fat dan keluarga:
"Aneh....! dua hari yang lalu kami dapati liver tuan Ra'fat rusak parah dan harus dilakukan tindakan operasi. Tapi setelah kami teliti, mengapa liver ini menjadi sempurna lagi?!"
Kalimat dokter itu membuat Ra'fat dan keluarga menjadi bahagia. Berulangkali terdengar kalimat takbir dan tahmid di ruangan meluncur dari mulut mereka. Mereka memuji Allah Swt yang telah menyembuhkan Ra'fat dari penyakit dengan begitu cepat. Siapa yang percaya bahwa Allah yang memberi penyakit, maka ia pun akan yakin bahwa hanya Dia Swt yang mampu menyembuhkan. Jangan bersedih dan merasa hidup merana. Sadari bahwa dalam kegetiran ada hikmah bak mutiara!
Cahaya Langit,
Bobby Herwibowo
www.kaunee.com
0817200456  


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Tugas dan Tanggung jawab

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamualaikum

Sahabat Daarut Tauhid, Saya mau tanya tentang Detailnya Hak dan Tanggung jawab Suami / Istri.
Mohon Penjelasannya (dalil).
Terima kasih.
Wassalam

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Thursday, January 28, 2010

[daarut-tauhiid] Perencanaan Keuangan Perusahaan & Pembiayaan Bank Syariah

Link ke posting ini
Reaksi: 
By : Alihozi

Pada akhir tahun 2008 s/d masuk tahun 2009, seorang pengusaha rumah sakit Dr.Budi namanya (nama samaran red) , dipusingkan dengan cash flow perusahaannya yang mendadak berubah drastis dari yang direncanakan karena pos pengeluaran biaya bunga pinjaman ke salah satu bank konvensional tiba – tiba mengalami kenaikan cukup signifikan dari 11% pa menjadi 16%-18%pa karena pengaruh krisis global pada saat itu yang berimbas kepada kenaikan tingkat suku bunga pinjaman di tanah air.

Apa yang dialami oleh perusahaan Dr.Budi tsb juga dialami oleh perusahaan – perusahaan lain di Indonesia kecuali oleh perusahaan – perusahaan yang sudah melakukan pembiayaan dengan bank syariah sebelum terjadinya krisis global, karena perusahaan-perusahaan yang sudah melakukan pembiayaan dengan bank syariah akadnya adalah murabahah/mudharabah yang bebas dari fluktuasi suku bunga, yang mana bank syariah tidak boleh melakukan perubahan pricingnya yang tercantum pada saat akad walaupun fluktuasi tingkat suku bunga pasar sedang mengalami kenaikan yang tinggi.

Di negara kapitalis besar seperti AS , banyak Ekonom yang diperkerjakan untuk memprediksi suku bunga (kadang-kadang ada yang bergaji tinggi). Hal ini karena berbisnis perlu mengetahui tingkat suku bunga yang akan berpengaruh pada rencana pengeluaran di masa mendatang. Selain itu bank dan investor membutuhkan perkiraan suku bunga untuk memutuskan jenis asset yang dibeli dan melakukan investasi.

Menurut Prof. Frederic S.Mishkin dalam bukunya The Economics of Money, Banking and Financial Markets profesi memprediksi tingkat suku bunga merupakan bisnis yang membahayakan, karena ahli ekonom yang paling top sekalipun sering ramalannya terhadap tingkat suku bunga meleset.

Berdasarkan uraian di atas volatilitas tingkat suku bunga memang sangat tinggi dan sulit sekali diprediksi oleh para ahli ekonom yang paling top sekalipun, karena banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tingkat suku bunga tsb secara tiba – tiba., seperti kondisi ekonomi makro, dampak pendapatan dari peningkatan penawaran uang, dampak tingkat harga dari peningkatan penawaran uang , dan dampak dari perkiraan inflasi dan lain sebagainya.

Oleh karena itu alangkah bagusnya kalau perusahaan – perusahaan nasional yang menginginkan perencanaan pengeluaran keuangan perusahaannya menjadi lebih baik yang tidak terpengaruh oleh volatilitas tingkat suku bunga tsb untuk beralih melakukan pembiayaan dari system bank konvensional ke system bank syariah, dengan system bank syariah kemampuan perusahaan untuk membayar semua kewajibannya ke bank bisa lebih terukur sejak awal.

Salam

http://alihozi77.blogspot.com
Nb : Artikel ini ditulis untuk menjawab keraguan banyak kalangan yang masih meragukan konsep pembiayaan dg bank syariah lebih baik dari system bank konvensional dan bagi Anda yang ingin lebih mengetahui pembiayaan untuk perusahaan dengan system bank syariah bisa menghubungi alihozi hp:0813-882-364-05 atau email ali.hozi@yahoo.co.id
Update

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Jangan Takut Menikah...............

Link ke posting ini
Reaksi: 
informasi Kegiatan Muslimah Center Pesantren
Daarut Tauhiid Bandung

BIMBINGAN JELANG NIKAH [ANGKATAN KE -7

Pelaksanaan : Sabtu, 14 Februari 2010 pk. 08.00 -17.00

Tempat : Aula Daarul Hajj, Pesantren DT Bandung,

Jl. Gegerkalong Girang No. 38 Bandung

Materi: 

 Jangan Takut Menikah

 Nikah Membawa Berkah

 Membangun Komitmen dalam Rumah
Tangga

 Kiat Membahagiakan Pasangan
[Tinjauan Seksiologi]Pemateri:

 dr. Hany Rono Sp.Og.

 Tim Assatidz Daarut TauhiidInvestasi Kegiatan:

 Rp. 90.000,- [Pelajar, Mahasiswa,
dan Santri].

 Rp. 100.000,- [Umum].Teknis Pendaftaran:

 Transfer investasi kegiatan ke
rekening BNI Cab UPI Bandung No: 0123429145, a.n. Yayasan DT QQ Muslimah
Center

 Faks bukti transfer dan biodata
peserta ke 022-2003238 atau 022-2018613, atau 

 Datang langsung ke Kantor Muslimah
Center DT pada setiap hari kerja [pk. 08.00 - 15.00 WIB].

Info Lebih Lanjut:

 Kantor Muslimah Center DT, Jl. Gegerkalong
Girang No. 32C Bandung, Telp: 022-2021902, atau

 Hub: 
 Lela di  0813-2001-6870

Irma di  0813-2008-4085

 Email: muslimahcenter@yahoo.co.id

  muslimahcenterdtbdg@gmail.com

 muslimahcenterdtbdg.blogspot.com


Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Ada yang lebih penting dari Iman, apa itu?

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamualaikum Wr Wb?

Saudaraku, Iman itu ibarat uang. Tentu untuk membeli keperluan hidup, kita memerlukan uang dan mungkin uang itu penting. Tetapi ada yang lebih penting yaitu berusaha untuk mendapatkan uang, sebab tanpa usaha, kita tidak akan mendapatkan uang. Begitu pun perkara iman. Iman sangat kita butuhkan, iman menjadi modal awal diterimanya amal, tanpa iman sia-sialah amal. Tetapi ada yang lebih penting, yaitu mengusahakan iman. Usaha untuk mempertebal dan mempertahankan iman, itulah perkara yang sangat penting.

Untuk itu marilah kita memperbanyak usaha untuk mendatangkan dan mempertebal keimanan kita dengan memperbanyak dzikir kepada Alloh dan mengajak orang untuk beriman kepada Alloh.Semoga keimanan kita, bisa kita bawa sampai mati. Amien

Wassalamualaikum Wr Wb !

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Re: [daarut-tauhiid] Wakaf Uang

Link ke posting ini
Reaksi: 
Bukan ormas, Tapi BWI, Badan Wakaf Indonesia
http://bwi.or.id/

Lembaga wakaf lainnya ...
http://www.wakafcenter.com


2010/1/26 masrukin SE <masrukins@yahoo.com>

>
>
> Assalamualaikum wr. wb.
>
> Akhir-akhir ini sedang
> Trend mengenai Wakaf Uang. seperti yang saya baca juga di republika, bahwa
> Bapak SBY & ANI Yudoyono memberikan wakaf Uang kepada salah satu Ormas
> Islam di negeri ini.
>
> Yang ingin saya tanyakan
> dan mohon pencerahannya adalah bagaimana cara penggunaan dari Wakaf Uang
> tersebut, apakah sama dengan Infaq & Shodaqoh?
> Karena yang selama ini
> terjadi Wakaf biasanya dalam bentuk Tanah, Bangunan/Gedung, Asset tidak
> bergerak lainnya seperti Karpet, Overhead Projector, dll.
>
> Sebelumnya kami ucapkan
> Jazakumulloh khairan Katsiran Masrukin
>
>
>

--
salam,

Prasetyo Adhy Nugroho


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] FW: Tausyiah Habib Munzir Al Musawa 18 January 2010 "Akhir Wasiat Nabi Muhammad saw Kepada Umatnya"

Link ke posting ini
Reaksi: 
Ditulis Oleh: Munzir Almusawa


Friday, 22 January 2010


Akhir Wasiat Nabi Muhammad saw Kepada Umatnya
Senin, 18 Januari 2010

Úóäö ÇÈúäö ÚóÈøóÇÓò ÑóÖöíó Çááåõ ÚóäúåõãóÇ ÞóÇáó : ÕóÚöÏó ÇáäøóÈöíøõ Õóáøóì
Çááåõ Úóáóíúåö æóÓóáøóãó ÇóáúãöäúÈóÑó æóßóÇäó ÂÎöÑó ãóÌúáöÓò ÌóáóÓóåõ
ãõÊóÚóØøöÝðÇ ãöáúÍóÝóÉð Úóáóì ãóäúßöÈóíúåö ÞóÏú ÚóÕóÈó ÑóÃúÓóåõ ÈöÚöÕóÇÈóÉò
ÏóÓöãóÉò ÝóÍóãöÏó Çááåó æóÃóËúäóì Úóáóíúåö Ëõãøó ÞóÇáó : ÃóíøõåóÇ ÇáäøóÇÓõ
Åöáóíø ó¡ ÝóËóÇÈõæúÇ Åöáóíúåö Ëõãøó ÞÇóáó : ÃóãøóÇ ÈóÚúÏõ ÝóÅöäøó åóÐóÇ
ÇáúÍóíøó ãöäó ÇúáÃóäúÕóÇÑö íóÞöáøõæúäó æóíóßúËõÑõ ÇáäøóÇÓõ Ýóãóäú æóáöíó
ÔóíúÆðÇ ãöäú ÃõãøóÉò ãõÍóãøóÏò Õóáøóì Çááåõ Úóóáóíúåö æóÓóáøóãó ÝÇóÓúÊóØóÇÚó
Ãóäú íóÖõÑøó Ýöíúåö ÃóÍóÏðÇ Ãóæú íóäúÝóÚó Ýöíúåö ÃóÍóÏðÇ ÝóáúíóÞúÈóáú ãöäú
ãõÍúÓöäöåöãú æóíóÊóÌóÇæóÒú Úóäú ãõÓöíøöåöãú .

( ÕÍíÍ ÇáÈÎÇÑí )

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

ÍóãúÏðÇ áöÑóÈøò ÎóÕøóäóÇ ÈöãõÍóãøóÏò æóÃóäúÞóÐóäóÇ ãöäú ÙõáúãóÉö ÇúáÌóåúáö
æóÇáÏøóíóÇÌöÑö ÇáÍóãúÏõáöáøóåö ÇáøóÐöíú åóÏóÇäóÇ ÈöÚóÈúÏöåö ÇúáãõÎúÊóÇÑö
ãóäú ÏóÚóÇäóÇ Åöáóíúåö ÈöÇúáÅöÐúäö æóÞóÏú äóÇÏóÇäóÇ áóÈøóíúßó íóÇ ãóäú
ÏóáøóäóÇ æóÍóÏóÇäóÇ Õóáøóì Çááåõ æóÓóáøóãó æóÈóÇÑóßó Úóáóíúåö æóÚóáóì Âáöåö
æÇóáúÍóãúÏõáöáøåö ÇáøóÐöí ÌóãóÚóäóÇ Ýöí åóÐóÇ ÇáúãóÌãóÚö ÇúáßóÑöíúãö
æóÇúáÍóãúÏõáöáåö ÇáøóÐöíú ÌóãóÚóäóÇ Ýöíú åóÐöåö ÇáúÌóáúÓóÉö ÇúáÚóÙöíúãóÉö...


Limpahan puji ke hadirat Allah subhanahu wata'ala Yang selalu bersama kita ,
Yang telah berfirman :

æóåõæó ãóÚóßõãú Ãóíúäó ãóÇ ßõäúÊõãú æóÇááøóåõ ÈöãóÇ ÊóÚúãóáõæäó ÈóÕöíÑñ

( ÇáÍÏíÏ : 4 )

" Dan Dia ( Allah ) bersama kamu dimana pun kamu berada , dan Allah Maha
Melihat apa yang kamu kerjakan " ( QS. Al Hadid : 4 )

Ia selalu bersama kalian dimanapun kalian berada , menghibur mereka yang
ingin bertobat bahwa dia bersama Allah , memberi teguran kepada para pendosa
bahwa mereka dilihat Allah , memberi hiburan kelembutan dan kasih sayang
bagi yang beribadah bahwa ia bersama Allah , demikian jawaban Ilahi untuk
semua jenis sanubari dan pemikiran bahwa Allah bersama kalian dimanapun
kalian berada dan dalam keadaan apapun , baik dalam gelombang fikiran
kegelapan atau keluhuran , Ia dekat dengan kita , bisa menimpakan musibah
dan bisa menjauhkan musibah , bisa melimpahkan anugerah atau menyingkirkan
anugerah . Maka beruntunglah mereka yang meminta , yang selalu menjawab
seruan-Nya , yang selalu menjawab dengan Labbaikallahumma labbaik , ku
datang kepada-Mu wahai Rabbi.. menyambut kelembutan dan kasih sayang-Mu ,
yang dengan itu alam semesta menyambutnya sebagai hamba yang dimuliakan
Allah , jika dia telah dimuliakan Allah maka alam semesta dikenalkan untuk
mengenal namanya , demikian riwayat Shahih Al Bukhari bahwa Rasul
shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :

Åöäøó Çááøóåó ÅöÐóÇ ÃóÍóÈøó ÚóÈúÏðÇ ÏóÚóÇ ÌöÈúÑöíáó ÝóÞóÇáó Åöäøöí ÃõÍöÈøõ
ÝõáóÇäðÇ ÝóÃóÍöÈøóåõ ÝóíõÍöÈøõåõ ÌöÈúÑöíáõ Ëõãøó íõäóÇÏöí Ýöí ÇáÓøóãóÇÁö
ÝóíóÞõæáõ Åöäøó Çááøóåó íõÍöÈøõ ÝõáóÇäðÇ ÝóÃóÍöÈøõæåõ ÝóíõÍöÈøõåõ Ãóåúáõ
ÇáÓøóãóÇÁö Ëõãøó íõæÖóÚõ áóåõ ÇáúÞóÈõæáõ Ýöí ÇáúÃóÑúÖö .

( ÑæÇå ÇáÈÎÇÑí )

" Sesungguhnya Allah SWT jika mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil
malaikat Jibril dan berkata : " Wahai Jibril, aku mencintai orang ini maka
cintailah dia!" Maka Jibrilpun mencintainya, lalu Jibril mengumumkannya
kepada seluruh penduduk langit dan berkata: " Wahai penduduk langit,
sesungguhnya Allah mencintai orang ini, maka cintai pulalah dia oleh kalian
semua, maka seluruh penduduk langit pun mencintainya. Kemudian orang itu pun
dicintai oleh segenap makhluk Allah di muka bumi ini ." ( Shahih Al Bukhari)


Maka orang yang mau mencintai Allah dan menyayangi Allah berarti ia telah
dicintai Allah karena ia tidak bisa mencintai Allah kecuali ia telah
disetujui oleh Allah . Jika ia merindukan Allah berarti Allah juga telah
rindu kepadanya sebagaimana firman Allah dalam hadits qudsy :

ÅöÐóÇ ÊóÞóÑøóÈó Åöáóíøó ÔöÈúÑðÇ ÊóÞóÑøóÈúÊõ Åöáóíúåö ÐöÑóÇÚðÇ

" apa bila hamba-Ku mendekatkan dirinya satu jengkal kepada-Ku , niscaya Aku
mendekat kepadanya satu hasta "

Setiap kali kita rindu kepada Allah , maka Allah lebih rindu kepada kita .
Jika kita ingin dekat dengan Allah , maka Allah lebih ingin dekat dengan
kita , jika kita memohon pengampunan kepada Allah , belum selesai
kesungguhan permohonan kita untuk diampuni tapi Allah telah mengampuni kita
, demikian agungnya Sang Maha Pengampun Yang tidak membutuhkan panjangnya
lisan untuk menyampaikan ucapan , dengan sekejap Allah melihat getaran
jiwamu yang ingin kembali kepada-Nya yang ingin dekat kepada-Nya , maka
kejap itu telah merubah sedemikian banyak ketentuan burukmu di masa
mendatang .

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah
Ketentuan Allah itu lebih cepat dari kedipan mata , maka beribu juta
ketentuan berubah dalam kehidupan kita , betapa meruginya mereka yang terus
menuruti keinginannya untuk semakin jauh dari Allah , berapa ribu juta
kejadian buruk yang akan berubah mengarah kepadanya , dan berapa banyak
kejadian baik yang akan menjauh darinya karena ia menjauh dari Yang Maha
memiliki kebaikan , karena ia menjauh dari Yang Maha memiliki anugerah dan
ia mendekat kepada kemurkaan-Nya .

Hadirin hadirat , maka mendekatlah dan sampailah kepada pintu kelembutan ,
aku dan kalian di malam hari ini dihadirkan karena rindu dengan
kelembutan-Nya , kita telah diberi kesempatan hadir dan kita telah berada
dalam payung kelembutan-Nya , jangan lemparkan fikiran kita keluar dalam
kehinaan tetapkan di dalam payung cahaya kelembutan Ilahi , dan jangan
berhenti berdoa sebab mereka ahlul ma'rifah billah berdoa dan beristighfar
untuk setiap nafasnya yang tidak rindu kepada Allah . " Ya Allah ampuni
dosa-dosaku , ampuni nafas-nafasku yang tidak rindu kepada-Mu di masa lalu "
, demikian keadaan mereka . Dimana keadaanku dan keadaan kalian , di mana
shalatku dan shalat kalian ?! . Mereka ketika melakukan sujud maka
sanubarinya dipenuhi cahaya sujud , mereka ruku' jiwanya dipenuhi dengan
cahaya ruku' , mereka mengucapkan :

ÓóãöÚó Çááåõ áöãóäú ÍóãöÏóåõ

" Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya "

Lalu membaca doa setelah ruku' :

ÑóÈøóäóÇ æóáóßó ÇáúÍóãúÏõ ÍóãúÏðÇ ßóËöíúÑðÇ ØóíøöÈðÇ ãõÈóÇÑóßðÇ Ýöíúåö
ãöáúÁó ÇáÓøóãóÇæóÇÊö æóãöáúÁó ÇúáÃóÑúÖö æóãóÇ ÈóíúäóåõãóÇ æóãöáúÁó ãóÇ
ÔöÆúÊó ãöäú ÔóíúÁò ÈóÚúÏõ .

" Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, aku memuji-Mu dengan pujian yang
banyak , yang baik dan penuh dengan berkah , (Aku memuji-Mu dengan) pujian
sepenuh langit dan sepenuh bumi , sepenuh apa yang di antara keduanya ,
sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu "

Kita bisa bayangkan bagaimana balasan Allah terhadap ucapan itu , balasannya
sepuluh kali lebih besar dari ucapan itu hingga 700 kali lipat , salahkah
jika kita mengucapkannya satu atau dua detik dan mendalami maknanya ?! . Dan
didalam sujud kita mngucapkan :

ÓõÈúÍóÇäó ÑóÈøöíó ÇúáóÃÚúáóì æóÈöÍóãúÏöåö

" Maha Suci Tuhanku, Yang Maha Tinggi "

Betapa tingginya keagungan nama Allah Yang Maha Tinggi , Alam semesta
beserta isinya tidak menyamai keagungan nama Allah Yang Maha Tinggi , kita
mendapatkan pahalanya dan dikalikan 10 hingga dikalikan 700 , kalau shalat
berjama'ah maka dikalikan 27 , jika memakai siwak dikalikan 70 ,
MasyaAllah!!! Wahai Yang Maha Dermawan kedermawanan-Mu tidak tertahan ,
Wahai Yang Maha Baik kelembutan-Mu dan kebaikan-Mu terus berlimpah , namun
beri kami kesadaran betapa indahnya Engkau wahai Allah , jiwa ini sering
lupa dan terpejam dari hal-hal yang luhur .

Hadirin hadirat ynag dimuliakan Allah
Sampailah kita pada malam hari ini dalam tuntunan mulia sayyidina Muhammad
shallallahu 'alaihi wasallam , orang yang paling berlemah lembut diantara
semua makhluk Allah . Tidak ada satu makhluk pun yang lebih berkasih sayang
lebih dari sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam , sebagaiman
firman Allah :

æóÅöäøóßó áóÚóáóì ÎõáõÞò ÚóÙöíúãò

( ÇáÞáã : 4 )

" Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur " . ( QS.
Al Qalam : 4 )

Dan beliau itu adalah nabi yang rauuf ar raahim , dan tidak diberikan gelar
itu kepada makhluk lainnya kecuali nabi Muhammad shallallahu 'alaihi
wasallam . Diriwayatkan di dalam Shahih Al Bukhari bahwa pada kitab Taurat
dijelaskan tentang sifat-sifat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam :

áÇó íóÏúÝóÚõ ÈöÇáÓøóíøöÆóÉö ÇáÓøóíøöÆóÉõ æóáóßöäú íóÚúÝõæú æóíóÕúÝóÍõ

" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak membalas kejahatan dengan
kejahatan , tetapi memaafkan dan mengampuni " .

Ini salah satu ciri-ciri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam , dan
semoga ciri-ciri itu kita warisi pula . Ya Allah penuhi jiwa kami dengan
jiwa pemaaf , penuhi jiwa kami dengan jiwa yang selalu ingin mengampuni ,
yang dengan itu Kau penuhi hari-hari kami dengan cahaya pengampunan-Mu , Ya
Rabbi . Dan dijelaskan pula di dalam Taurat :

æóáóäú íóÞúÈöÖóåõ Çááåõ ÊóÚóÇáóì ÍóÊøóì íõÞöíúãó Èöåö ÇáúãöáøóÉõ ÇúáÚóæúÌóÇÁ
ÈöÃóäú íóÞõæúáõæúÇ áóÇ Åöáåó ÅöáøóÇ Çááå æóíóÝúÊóÍõ ÈöåóÇ ÃóÚúíõäðÇ ÚõãúíðÇ
æóÂÐóÇäðÇ ÕõãøóóÇ æóÞõáõæúÈðÇ ÛõáúÝðÇ .

" Allah tidak akan mewafatkannya sampai ditegakkan agama yang telah
diselewengkan sehingga mereka berkata " Laa ilaaha illallah " dan dengan itu
akan membuka mata yang buta , membuka telinga yang tuli dan membuka hati
yang gelap dan mati "

Demikian riwayat Shahih Al Bukhari bahwa di dalam Taurat dijelaskan tentang
sifat-sifat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam ; beliau tidak
membalas kejahatan dengan kejahatan , tetapi memaafkan dan mengampuni , dan
beliau tidak akan wafat sampai beliau menegakkan Aqidah yang telah
diselewengkan , sampai manusia mengenal kalimat " Laa ilaaha illallah " .
Dan tuntunan nabi Muhammad shallallahu 'alihi wasallam membuka mata yang
buta , membuka telinga yang tuli dan membuka hati yang gelap dan mati .
Hadirin hadirat , bukan berarti orang yang buta matanya akan bisa melihat
dengan tuntunan , tentunya bukan itu maksudnya . Yang dimaksud adalah ,
ketika seseorang telah sampai kepadanya tuntunan Sang Nabi maka ia akan
melihat hal-hal yang dimuliakan Allah , hal-hal yang dicintai oleh Allah
subhanahu wata'ala . Ketika ia melihat kenikmatan maka ia bersyukur , ketika
ia melihat musibah maka ia berdoa . Demikian indah penglihatannya , terbuka
penglihatannya kepada keluhuran sehingga sampailah ia kepada derajat ahlul
ihsan , yaitu :

Ãóäú ÊóÚúÈõÏó Çááåó ßóÃóäøóßó ÊóÑóÇåõ ÝóÅöäú áóãú Êóßõäú ÊóÑóÇåõ ÝóÅöäøóåõ
íóÑóÇßó

" Engkau beribadah kepada Alloh seakan-akan engkau melihat-Nya, jika engkau
tidak melihatnya, sesungguhnya Dia pasti melihatmu ."

Orang seperti ini yang dimaksudkan adalah orang yang buta menjadi melihat
bahwa alam semesta ini ada pemiliknya , barat dan timur ini ada pemiliknya ,
penglihatannya ada yang menciptanya hingga ia mengenal Allah , dan ia senang
mendengar hal-hal yang mulia . Berbeda di telinganya antara mendengar nama
Allah dengan mendengar nama makhluk . Ia asyik jika mendengar nama Allah ,
ia kurang senang mendengar nama selain Allah , jika senang mendengar nama
yang lain tapi jika mendengar nama Allah disebut maka bergetar hatinya
dengan khusyu'. Demikian keadaan telinga yang dibuka oleh tuntunan Nabi
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam . Mereka yang asyik mendengar gemuruh
nama Allah disebut , sungguh mereka itulah orang-orang yang diqiyaskan di
dalam Taurat dalam riwayat Shahih Al Bukhari , bahwa telinga yang tuli itu
terbuka hingga bisa membedakan antara nama Allah dengan nama makhluk ,
berbeda bagi mereka ketika nama Allah yang disebut .

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah
Diriwayatkan di dalam Shahih Al Bukhari bahwa Nabi Isa bin Maryam As ketika
ia melihat seorang pencuri kemudian ia berkata kepada pencuri itu : " Kau
telah mencuri " , dan pencuri itu berkata " tidak " , maka nabi Isa berkata
: " sungguh aku telah melihat dengan mataku sendiri bahwa kau telah mencuri
" , orang itu berkata : " Demi Allah , aku tidak mencuri " , kemudian nabi
Isa berkata : " shadaqallahu wa kazabat 'ainii / Allah Yang Maha benar dan
mataku yang dusta " . Tidak mau ia berbenturan dengan nama Allah , matanya
tidak mau diadu dengan nama Allah .

Oleh sebab itu dalam syariat harus dua orang saksi yang melihat tidak boleh
hanya satu orang saja . Dalam sebuah riwayat yang tsiqah di dalam Ma'jam Al
Kabir dan di dalam riwayat yang tsiqah lainnya , ketika Allah subhanahu
wata'ala memberikan ujian kepada nabi Khidhir dengan keagungan nama-Nya
hingga suatu saat datang seseorang kepadanya dan meminta shadaqah kepadanya
maka ia berkata : " Aku tidak memiliki apa-apa untuk dishadaqahkan " , maka
orang itu berkata : " As-aluka billah , aku meminta kepadamu dengan nama
Allah " , maka nabi Khidir berkata : " Jika kau telah menyebut nama Allah ,
aku tidak bisa mengatakan kata " Tidak " lagi , memang aku tidak memiliki
apa-apa maka juallah diriku sebagai budak , karena diriku tidak ada artinya
dibanding dengan nama Allah subhanahu wata'ala " . Maka orang itu berkata :
" kau sungguh-sungguh dengan ucapanmu ? " , maka nabi Khidir berkata : " iya
aku sungguh-sungguh , juallah diriku karena diriku tidak berarti apa-apa
dibanding dengan nama Allah dan kau meminta dengan nama Allah " , maka ia
pun membawa dan menjualnya sebagai budak , dan dibeli oleh seseorang
kemudian orang itu membawa budaknya yaitu nabi Khidir AS ke rumahnya .
Tetapi ia tidak diperintah oleh tuannya sampai beberapa hari , maka nabi
Khidir bertanya kepada orang yang membelinya : " wahai tuan , kau telah
membeliku dan aku telah menjadi budakmu tapi mengapa kau tidak memerintah
aku ? " , maka tuannya berkata : " Kau ini sepertinya orang yang sangat
berwibawa sehingga aku tidak berani memerintahmu , jangan-jangan kau ini
adalah raja karena kau begitu berwibawa bukan seperti budak " , maka nabi
Khidhir berkata : " perintahlah aku " , maka tuan itu berkata : " baiklah
kalau kau mau membantu aku, disana ada beberapa bongkahan batu seperti
gunung kalau bisa tolong pindahkan batu itu ke tempat lain semampumu saja ,
aku mau berangkat ke pasar sebentar" . Setelah tuannya pulang dari pasar ,
semua batu telah dipindahkan ke tempat yang diinginkan . Maka ia berkata : "
wahai budakku , kau ini siapa , pekerjaan ini meskipun dikerjakan oleh
sepuluh orang belum akan selesai dalam tiga hari , tapi kau mengerjakannya
sendiri " , maka nabi Khidir berkata : " Dengan izin Allah " . Maka tuannya
berkata : " Baiklah kalau begitu , aku dan keluargaku akan pergi ke luar
kota dan rumahku akan direnovasi , maka engkau bantulah semampumu , besok
aku pulang " . Setelah ia berangkat dan pulang keesokan harinya , ia
mendapati rumahnya telah rapi dan selesai direnovasi . Maka tuannya berkata
: " jika aku kumpulkan para kuli bangunan untuk merenovasinya maka tidak
akan selesai dalam puluhan hari , tapi kau selesaikan dalam satu malam " ,
maka nabi Khidir berkata : " dengan izin Allah " . Maka tuan itu berkata : "
sekarang jawab dengan jujur kau ini siapa ? " , nabi Khidir menjawab : " Aku
hamba Allah " , tuannya pun bertanya lagi dan nabi Khidir menjawab : " aku
ini tidak lebih dari hamba Allah " , maka sang tuan berkata lagi : " Aku
bertanya kepadamu demi keagungan nama Allah , siapa engkau ? " , maka ia
berkata : " Aku Khidir Nabiyyullah " , maka orang itu pun bersimpuh mencium
kaki dan lutut nabi Khidir seraya berkata : " wahai nabi Allah , limpahkan
bala' kepadaku , agar jangan sampai aku di azab Allah di akhirat karena aku
telah memperbudak seorang nabi " , maka nabi Khidir berkata : " Tidak ,
engkau tidak salah , kau tidak memperbudak seorang Nabi karena kau tidak tau
" , maka ia berkata : " Wahai nabi Allah apa yang engkau mau ? " , nabi
Khidir berkata : " Kalau engkau mau bebaskanlah aku agar aku bebas beribadah
" , maka tuan itupun berkata : " Kau telah aku bebaskan wahai Nabi Khidir "
. Maka nabi Khidir berkata : " Maha Suci Allah yang membuat aku terperbudak
karena nama-Nya dan terbebaskan karena nama-Nya . Demikian keadaan
orang-orang yang mengagungkan nama Allah subhanahu wata'ala .

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah
Sampailah kita pada ucapan sang Nabi tadi , hingga terbuka mata dari
kebutaannya , semua manusia yang tidak mengetahui iman dan kemuliaan Allah
maka ia tergolong orang buta di hari kiamat . Semua orang yang tidak
mendengar dan tidak bisa membedakan nama Allah dengan nama makhluk-Nya maka
ia adalah orang yang tuli di hari kiamat , jiwa yang tidak mengenal
keagungan nama Allah . Bagaimana dengan jiwaku dan jiwa kalian ? sinarilah
jiwa kami dengan cahaya-Mu wahai Rabby , jangan Engkau jadikan kami
berkumpul dengan kelompok orang-orang yang hatinya gelap , tapi jadikanlah
kami orang yang memiliki hati yang selalu bercahaya , Ya Rahman Ya Rahim .

Sampailah kita pada hadits agung sayyidina nabi Muhammad shallallahu 'alaihi
wasallam , inilah khutbah terakhir beliau sebelum wafat , majelis beliau
yang terakhir sebelum beliau wafat . Beliau keluar dalam keadaan demam berat
setelah beberapa hari tidak keluar , dan disebutkan dalam hadits yang kita
baca tadi bahwa kepalanya diikat dengan kain hingga menghitam karena
banyaknya obat dipakaikan di kain yang diikatkan di kepala beliau karena
sakit kepalanya yang dahsyat , dan beliau dalam hari-hari terakhir mencapai
sakaratul maut , beliau menutup dirinya dengan rida' ( sorban ) dengan
gemetar beliau naik ke atas mimbar dan berdiri seraya berkata : " Wahai
manusia kemarilah berkumpul kepadaku " , maka para sahabat berdesakan ke
hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan beliau berkata dalam
kalimat-kalimat yang menjadi khutbah terakhir sang nabi : " bahwa ketahuilah
akan datang waktunya nanti dimana Anshar akan semakin sedikit dan ummat akan
semakin banyak , maka siapa pun yang menjadi pemimpin dari ummat Muhammad ,
jika ia memiliki aib , atau kesalahan pada seseorang tapi memiliki kebaikan
pada orang lainnya , dalam riwayat lain ia memiliki kesalahan pada suatu
kelompok orang tapi memiliki kebaikan pada kelompok lainnya , maka maafkan
kesalahannya dan terima kebaikannya " , inilah akhir ucapan nabi Muhammad
shallallahu 'alaihi wasallam , dan beberapa hari kemudian beliau saw wafat .
Inilah akhir wasiat nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam kepada kita ,


Jadi jelaslah jika ada ummat nabi Muhammad yang memimpin kita baik dia RT ,
RW , Lurah , atau siapapun selama dia muslim ummat sayyidina Muhammad
shallallahu 'alaihi wasallam , maka Rasul telah berwasiat untuk menghormati
mereka karena mereka adalah ummat sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi
wasallam . Terimalah kebaikannya dan maafkanlah kesalahannya , kalau ada
yang salah tentu benahi dengan cara yang baik , inilah akhir wasiat
sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam disaat beliau dalam keadaan
gemetar mencapai akhir-akhir sakaratul maut . Dan dalam khutbah di dalam
riwayat lainnya Rasul shallallahu 'alaihi wasallam berkata :

ÓóÊóÑóæúäó ÈóÚúÏöíú ÃóËúÑóÉð ÝóÇÕúÈöÑõæúÇ ÍóÊøóì ÊóáúÞóæúäöíú Úóáóì
ÇáúÍóæúÖö

" Kalian akan berjumpa dengan hal yang tidak kalian sukai , maka bersabarlah
sampai kalian berjumpa denganku di telaga haudh "

Hadirin hadirat , inilah nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam idolaku
dan idola kalian .Ketika di akhir hidupnya demikian wasiat-wasiat beliau
yaitu agar tidak berpecah belah antara rakyat dengan pemimpinnya , tidak
saling hantam antara rakyat dengan pemimpinnya karena akan membuat orang
kafir tertawa melihat muslimin saling hantam satu sama lain . Tidak perlu
kita yang menghancurkan , tetapi merekalah yang akan hancur sendiri . Maka
tenanglah dan damailah , sejukkan hatimu dan jangan terjun kepada hal-hal
yang membawa kerusakan dan perpecahan muslimin .

Biarkan mereka yang bertanggungjawab melaksanakan tanggungjawabnya , yang
memiliki tugas menjalankan tugasnya . Dan tugas kita adalah menenangkan
bangsa demi menenangkan hati sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam
. Selama ummat Muhammad yang memimpin , maka kita maafkan kesalahannya dan
kita terima kebaikannya , bukan karena orang itu , tapi karena cinta kita
kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam .

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah
Ketika sayyidina Abu Bakr As Shiddiq Ra , orang yang sangat mencintai
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabat lainnya sangat
terkejut dengan wasiat nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam ini ,

Diantara bentuk cinta mereka adalah sayyidina Zaid bin Haritsah orang yang
sangat mencintai Rasul , dia tidak mau memilih yang lain kecuali Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam sebagai idolanya , tidak ada selain nabi
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam . Sayyidina Zaid bin Haritsah ikut
nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam .. Maka Zaid bin Haritsah
diberikan pilihan : " Wahai Zaid lalu engkau mau kemana , maka Zaid berkata
: " Ya Rasulullah aku tidak memilih orang selainmu , maka jangan kau suruh
aku untuk memilih orang selainmu wahai nabi , jangan sesekali kau meminta
aku untuk memilih orang lain selainmu !" .

Demikian indahnya sayyidina Zaid bin Haritsah RA , demikian indahnya cinta
mereka kepada sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam . Dimana
derajat mereka di hari kiamat kelak , beruntung orang yang jiwanya bersama
mereka . Semoga aku dan kalian kelak di hari kiamat berkumpul bersama mereka
, orang-orang yang tidak mau memilih yang lain untuk cintanya kepada makhluk
Allah lebih daripada nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam . Wahai
Allah jangan pilihkan bagi kami kekasih lebih dari sayyidina nabi Muhammad .
Kita memiliki banyak kekasih , ada ayah bunda , istri , suami , anak ,
kerabat , teman dan lainnya tetapi jangan satupun melebihi cinta kita kepada
nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam , idola kita tercinta .
Sejahat-jahat kami , seburuk-buruk kami , sebanyak-banyak dosa kami perbuat
tapi sungguh demi Allah idola kami tetap sayyidina Muhammad shallallahu
'alihi wasallam .

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah
Cintanya para sahabat kepada Rasul shallallahu 'alaihi wasallam mengalir
kepada Ahlu bait Rasul shallallahu 'alaihi wasallam , sehingga sayyidina Abu
Bakr As Shiddiq Ra berkata :

ÇõÑúÞõÈõæúÇ ãõÍóãøóÏðÇ Ýöíú Ãóåúáöåö

" Jagalah ( muliakanlah / peliharalah ) Muhammad mengenai ahlu baitnya "
(shahih Bukhari)

Demikian perintah Abu Bakr As Shiddiq , dan beliau berkata dalam riwayat
Shahih Al Bukhari : " Aku lebih suka menyambung silaturrahmi dengan ahlu
bait Rasulullah daripada dengan kerabatku sendiri " . Karena cintanya kepada
nabi Muhammad shallallahu 'alihi wasallam , cintanya mengalir pada ahlu bait
Rasul shallallahu 'alaihi wasallam , padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam telah memuliakan beliau dengan kemuliaan besar . Kita lihat
bagaimana Allah memuliakan para shiddiqin , diriwayatkan di dalam Shahih Al
Bukhari ketika Rasulullah berdiri di atas gunung Uhud dan gunung itu
berguncang , maka Rasul berkata :

ÇõËúÈõÊú ÃõÍõÏ ÝóÅöäøóãóÇ Úóáóíúßó äóÈöíøñ æóÕöÏøöíúÞñ æóÔóåöíúÏóÇäö

" Tenanglah wahai Uhud sesungguhnya di atasmu ada nabi , shiddiq , dan dua
orang syahid "

Mengapa Rasul tidak mengatakan " di atasmu ada Nabi dan ada Abu Bakr " ,
tetapi beliau mengatakan As Shiddiq dan dua orang yang akan mati syahid .
Hal ini menunjukkan bukan hanya Abu Bakr As Shiddiq Ra saja yang bisa
menenangkan goncangan gunung atau gempa bumi menjadi tenang . Rasul telah
memerintahkan kepada gunung untuk tenang ketika diinjak oleh nabi atau As
Shiddiq atau orang mati syahid , hal ini telah diperintah oleh Rasul
shallallahu 'alaihi wasallam . As Shiddiq bukan hanya sayyidina Abu Bakr As
Shiddiq Ra saja . As Shiddiq adalah orang yang bersungguh-sungguh ingin
dekat kepada Allah , para shalihin , para wali Allah , dan para Ulama' yang
shalih yang menjalankan sunnah sang Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ,
merekalah para shiddiqin .

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah
Gunung tidak pantas berguncang jika ada di atasnya orang yang As Shiddiq
atau dua orang yang mati syahid , demikian sabda nabi Muhammad shallallahu
'alaihi wasallam . Maka bala' dan musibah akan jauh dari keberadaan para
shalihin , shiddiqin dan para muqarrabin .

Inilah rahasia kemuliaan tuntunan sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi
wasallam , dan tentunya kita tidak lupa pada belahan jiwa sayyidina Muhammad
shallallahu 'alaihi wasallam , sayyidatuna Fathimah Az Zahra' . Dimana
saat-saat terakhir setelah Rasulullah berkhutbah dan masuk ke rumahnya lalu
memanggil sayyidah Fathimah Ra (Shahih Bukhari) seraya berkata : " Wahai
anakku Fathimah , aku mohon izin untuk wafat " maka menangislah sayyidatuna
Fathimah dan setalah itu dia tersenyum , maka sayyidatuna Aisyah yang
melihat dari kejauhan heran dan bertanya-tanya .

Setelah sayyidatuna Fathimah keluar maka sayyidah Aisyah bertanya : " Apa
yang telah dikatakan nabi sehingga kau menangis kemudian tersenyum ? " maka
sayyidah Fathimah berkata : " Aku tidak diizinkan bicara sampai nabi telah
wafat " . Maka setelah nabi wafat , Sayyidah Aisyah bertanya kepada sayyidah
Fathimah apa yang telah dikatakan Rasul ketika itu kepadamu wahai Fathimah ,
maka sayyidah Fathimah berkata : " Waktu itu Rasul meminta izin kepadaku
bahwa beliau akan wafat dan meninggalkanku , maka aku menangis , lalu Rasul
berkata : " kau adalah orang pertama yang akan menyusulku , wahai Fathimah
kau adalah pemimpin seluruh wanita di sorga " , maka sayyidatuna Fathimah
tersenyum . Sayyidatuna Fathimah menangis lalu tersenyum , bukan senyum
karena bahagia menjadi wanita yang paling mulia , tetapi karena menjadi
kebanggaan ayahnya . Ayahnya bangga sebab ia menjadi pemimpin wanita di
surga , maka gembira sayyidatuna Fathimah dan gembira karena akan cepat
menyusul ayahnya dan tidak akan lama berpisah , demikian sang ayah nabi
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang bersabda :

ÝÇóØöãóÉ ÈöÖúÚóÉñ ãöäøöíú Ýãóäú ÃóÛúÖóÈóåóÇ ÃóÛúÖóÈóäöíú

" Fathimah adalah belahan jiwaku , maka siapa yang membuatnya murka maka ia
telah membuat aku murka " (shahih Bukhari)

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah
Tentunya kita memahami satu riwayat tsiqah dalam Shahih Al Bukhari ketika
Rasul shallallahu 'alaihi wasallam bersujud di Ka'bah sebelum Fath Makkah ,
ketika itu para kuffar qurays menumpahkan kotoran onta di pundak beliau dan
ketika itu beliau tidak bergerak dari sujudnya , maka sayyidatuna Fathimah
keluar dari rumah ketika melihat ayahnya dilempari kotoran onta , kemudian
ia mendudukkan ayahnya dan membersihkan kotoran itu dari tubuh ayahnya
sambil menangis , maka berkatalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam :
" Ishbirii ya fathimah / sabarlah wahai fathimah " .

Kita melihat betapa lemahnya keadaan putri Rasulullah di saat itu yang
menangisi ayahnya , namun kelak di hari kiamat Rasul telah bersabda ketika
semua orang kebingungan dalam desakan mahsyar dan semua orang diperintahkan
untuk melintasi shirat ( jembatan ) , yang jembatan itu sangatlah kecil dan
berjatuhan orang-orang ke dalam neraka , kait-kait dari neraka langsung
mengambil para pendosa dan menjatuhkannya dari jembatan itu , disaat itu
diperintahkan untuk melintasi shirat maka semua orang mundur tidak berani
untuk melintasi shirat , maka disaat itu terdengar suara :

íÇó Ãóåúáó ÇáúÌóãúÚö äóßÓõæúÇ ÑõÄõæúÓóßõãú æóÛõÖøõæúÇ ÃóÈúÕóÇÑóßõãú ÍóÊøóì
ÊóãõÑøó ÝÇóØöãóÉõ ÈöäúÊõ ãõÍóãøóÏò Úóáóì ÇáÕøöÑóÇØö

" Wahai yang berkumpul di mahsyar tundukkan kepala kalian , dan tundukkan
pandangan kalian sampai Fathimah putri Muhammad melintas di shirat "

Semua orang menundukkan kepala sebagai penghormatan untuk melintasnya putri
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam , sayyidatuna Fathimah Az Zahra' Ra
. Demikian mulianya putri Rasul shallallahu 'alaihi wasallam walaupun di
dunia sepertinya tiada berdaya yang membersihkan kotoran onta sambil
menangis , dan di waktu yang lain dalam riwayat yang shahih bahwa Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam datang kepada salah satu penduduk Anshar karena
tiga hari tidak makan , maka ia makan sedikit dan beliau berkata : " tolong
bungkus untuk Fathimah , karena fathimah dua hari juga belum makan " .

Demikian keadaannya di dunia , tetapi di akhirah seluruh manusia mendengar
siapa Fathimah Az Zahra' , semua kepala tunduk menghormati sayyidatuna
Fathimah Az Zahra' RA . Semoga aku dan kalian bersama sayyidatuna Fathimah ,
bersama ayah sayyidah Fathimah, sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi
wasallam , Ya Rahman Ya Rahim .

Kita bermunajat kepada Allah subhanahu wata'ala semoga Allah muliakan
hari-hari kita dengan keluhuran , semoga Allah damaikan jiwa kita , damaikan
wilayah kita , damaikan bangsa kita , dan menjauhkan bencana dari kita Ya
Rahman Ya Rahim Ya Dzal Jalali wal Ikram Ya Dzatthawli wal in'aam . Hadirin
hadirat , seluruh nama Yang Maha Luhur dan Maha Agung , ingatlah bahwa kita
semua akan wafat meninggalkan semua yang kita lihat dan kita dengar dan
setelah itu ruh akan berkumpul dengan siapa ? , semoga bersama dengan
muhajirin dan Anshar , bersama para ulama , bersama ahlu bait Rasulullah ,
bersama sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam . Di hari kiamat ruh
bersama siapa ? jika dipanggil kelompok pezina berdiri dengan kelompoknya ,
kelompok pencuri berdiri dengan kelompoknya , kelompok pengumpat berdiri
dengan kelompoknya , maka disaat itu nama kita dipanggil di kelompok mana ?
, semoga kita berada di kelompok orang yang merindukan Rasulullah sehingga
wajah kita pun berdiri di saat itu , ketika dipanggil kelompok ahlus sujud
terlihat wajah kita berdiri dalam kelompok ahlus sujud , ketika dipanggil
kelompok orang-orang yang rindu pada Allah maka wajah kita juga terlihat
dalm kelompok yang rindu kepada Allah , Amin Ya Rabbal 'Alamin . Rabbi ..
benahi hari-hari kami , benahi keadaan kami . Masing-masing diantara kami
mempunyai masalah atau kesusahan yang hingga malam ini belum terselesaikan ,
maka pastikan penyelesaiannya Ya Allah , baik itu masalah dunia dan masalah
akhirah , masalah dunia dan masalah dosa , kepada siapa kami mengadu kalau
bukan kepada-Mu Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim..

ÝóÞõæúáõæúÇ ÌóãöíúÚðÇ...

Katakanlah bersama-sama..

íóÇ Çááåú íóÇ Çóááåú íóÇ Çááåú...íóÇ Çááåõ íóÇ ÑóÍúãóäõ íóÇ
ÑóÍöíúãõ...áÇóÅáåó ÅöáÇøó Çááå... ãõÍóãóøÏñ ÑóÓõæúáõ Çááåö Õóáóøì Çááåõ
Úóáóíúåö æóÓóáóøãó ÚóáóíúåóÇ äóÍúíóÇ æóÚóáóíúåóÇ äóãõæúÊõ æóÚóáóíúåóÇ
äõÈúÚóËõ Åöäú ÔóÇÁó Çááåõ ÊóÚóÇáìó ãöäó ÇúáÃóãöäöíúäó

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah
Sekaligus saya menyampaikan terimakasih atas perhatian dan suksesnya
acara-acara besar kita dengan keberadaan guru mulia kita di beberapa minggu
yang lalu , suksesnya acara Senayan dan acara Monas berkat partisipasi
hadirin hadirat sekalian . Alhamdulillah hal itu sangat memuaskan dan
menggembirakan beliau , terus memuji jama'ah dan majelis kita , setiap kali
beliau melihat ada yang memakai jaket hitam beliau membuka kaca mobil dan
berkata : " ini jama'ah Majelis Rasulullah " , beliau bangga dengan majelis
ini , dan hal itu sungguh merupakan kegembiraan bagi kita dan cita-cita kita
bisa membuat beliau bangga , semoga dengan itu bangga pula Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam .

Meskipun di awal beliau sedih ketika sampai di Bandara , melihat Indonesia
penuh dengan kemunkaran dan kerusakan , banyak wanita yang membuka aurat ,
pria yang menghindar dari hal-hal yang mulia , namun ketika beliau melihat
jaket-jaket hitam yang berlambang masjid Nabawy dengan tulisan Majelis
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam , beliau gembira karena hal itu
adalah syiar besar , Alhamdulillah acara di Senayan dan Monas jamaah
sedemikian banyaknya hingga tidak bisa lagi diprediksi jumlahnya .

InsyaAllah kita akan berkumpul kembali sebagaimana yang telah kita sampaikan
kepada beliau yaitu pada tanggal 12 Rabi'ul Awal bertepatan dengan tanggal
26 Februari 2010 yang akan datang di Monas , InsyaAllah . Tidak jadi di
Gelora Bung Karno karena bertepatan dengan hari Jum'at , kita khawatir jika
jama'ah yang terakhir keluar akan sulit mencapai ke Masjid untuk shalat
Jum'at . Kalau di Monas kita dekat dengan Istiqlal , dan mungkin acara akan
dimulai sangat pagi sekitar jam 07.00 atau 07.30 sehingga sebelum panas
acara sudah selesai .

Walaupun guru mulia tidak bisa hadir pada acara tersebut , namun doa dan
dukungan beliau hadir , dan kehadiran kita membawa kesenangan bagi beliau
dan semoga acara itu menjadi hadiah besar bagi sayyidina Muhammad
shallallahu 'alaihi wasallam . Dan sampai saat ini guru mulia belum sampai
di Tarim Yaman , beliau masih terus berputar di sekitar Kanada , Spanyol ,
Belgia , Perancis dan lainnya terus menyampaikan dakwah kedamaian sayyidina
Muhammad di negara-negara Eropa dan beliau akan kembali ke Tarim kota tempat
beliau tinggal hanya 3 hari pada tanggal 4,5,dan 6 Februari kemudian
melanjutkan lagi perjalanannya ke Nairobi di Afrika dan lainnya untuk
melanjutkan dakwahnya .

Ya Allah…semoga Allah berikan kekuatan kepada beliau , beliau lelah di
Indonesia dan lelah di semua negara , ingin tenang beribadah namun terus
terganggu dengan ummat , maka berilah beliau ketenangan dan kekuatan Ya
Rahman Ya Rahim . Dan jadikan kita semua selalu bersama beliau dan selalu
mencintai beliau dunia dan akhirah , Amin Allahumma Amin . Kita teruskan
acara kita dengan mengenang kembali indahnya Nabi kita Muhammad shallallahu
'alaihi wasallam , dan ingatlah wasiat Rasul shallallahu 'alaihi wasallam
bahwa pemimpin yang muslim jika ia mempunyai kesalahan maka maafkanlah dan
ambillah hal-hal yang baik darinya , inilah hadits Nabi Muhammad shallallahu
'alaihi wasallam . Yang bertanggungjawab silahkan melaksanakan
tanggungjawabnya , dan yang bertugas laksanakan tugasnya , kita akan terus
menjalankan hal-hal yang menenangkan dan menyenangkan hati Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam . Kenalkan ummat yang munkar , teman yang dalam
perzinahan , teman yang dalam perjudian , kenalkan pada taubat ajak mereka
ke masjid , ajak mereka ke majelis , hal-hal seperti ini menyenangkan hati
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam , jangan menjadi pemicu terpecah
belahnya Muslimin . Tafaddhal masykuraa


Terakhir Diperbaharui ( Friday, 22 January 2010

Best Regards,

SAIFUL ILMI

Production Engineering

PT. Katsushiro Indonesia

Jl. Jababeka XII Blok I - Cikarang - Bekasi

Telp. 021-8934953 ext. 270 or ext. 235

Fax . 021-8934957

Hp. 081-59404731

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/