Friday, April 30, 2010

[daarut-tauhiid] Hiduplah Secara Mulia Atau Mati Sebagai Syahid

Link ke posting ini
Reaksi: 
Hiduplah Secara Mulia Atau Mati Sebagai Syahid

By: agussyafii

Dalam Alqur'an , perjuangan disebut dengan term jihad .Kata jihad dalam berbagai kata bentukannya disebut sebanyak 41 kali tersebar dalam 19 ayat. Sebagian turun di Makkah dan sebagian di Madinah.

Secara lughawi, jihad nengandung arti memerangi musuh, mencurahkan segala kemampuan dan tenaga berupa kata-kata, perbuatan atau segala sesuatu yang disanggupinya. Kata jihad, bisa berarti perjuangan dalam bentuk perang melawan musuh, bisa juga berarti bekerja keras non perang. Dari akar kata jihad inilah kemudian ada kalimat ijtihad, yakni kerja keras secara intelektual, berjuang secara intelektual dan mujahadah an nafs, kerja keras secara ruhaniah , perjuangan spiritual.

Sedangkan dalam hadis Nabi, kata jihad juga digunakan dalam kontek perjuangan spiritual ibadah haji, .Perintah jihad ada yang ditujukan kepada pribadi (mukhatab mufrad) dan kebanyakan ditujukan kepada kelompok (mukhatab jamak).. Perintah jihad juga ada yang disebut obyeknya, tetapi lebih banyak yang tidak menyebut obyeknya.

Yang disebut justeru maknanya, yaitu jihad di jalan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, fi sabililah. Kaidah penafsiran mengajarkan bahwa jika suatu kata kerja transitif disebutkan dalam suatu ayat tanpa disertai penyebutan obyeknya, maka obyek kata kerja itu bersifat umum.

Dengan demikian maka obyek jihad bukan hanya musuh dalam peperangan tetapi segala hal yang tercakup dalam kalimat fisabilillah.misalnya memberi makan fakir miskin, membebaskan perbudakan (al Balad; 13-16) Dengan demikian maka jihad tidak mesti menggunakan senjata, tetapi bisa juga pena atau lisan. Dalam konteks ini, guru yang dengan kesejahteraan minimal tetapi optimal dalam mencerdaskan generasi bangsa adalah pejuang atau mujahidin, pekerja sosial yang bergelut mempertaruhkan segala kemampuannya untuk membantu mengangkat martabat masyarakat sesunguhnya adalah juga mujahidin atau pejuang.

Ciri pejuang adalah gigih berpegang teguh kepada prinsip yang dianut meski beresiko mati. Nah orang yang tengah berjuang kemudian mati dalam perjuangannya disebut mati syahid (arti syahid = saksi) , maknanya kematian itu menjadi saksi atas kegigihan usahanya, dan itu merupakan taruhan dari kehormatannya. Untuk orang-orang terhormat, kata Nabi hanya ada dua pilihan; `isy kariman aw mut syahidan, hiduplah secara mulia atau mati sebagai syahid.

Wassalam,
agussyafii
----
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Salam Amalia' (SALMA) Hari Ahad, Tanggal 9 Mei 2010 Di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV blok ii, No.23 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang. Silahkan kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii2, atau http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Lagi-lagi Penindasan Evolusionis di AS

Link ke posting ini
Reaksi: 
======================
Namun bukannya bantahan ilmiah balik terhadap perancangan cerdas yang dikemukakan pendukung teori evolusi, tapi malah pembunuhan karakter. Jika evolusionis jujur dan berpendirian kokoh bahwa teori evolusi adalah ilmiah, maka mereka mestinya akan mudah membantah bukti-bukti dan penjelasan ilmiah yang disampaikan oleh pihak pendukung perancangan cerdas. Namun alih-alih membantah secara ilmiah dan obyektif apa yang disampaikan pendukung perancangan cerdas, mereka malah marah dan melakukan penindasan terhadap orangnya, dengan kata lain secara subyektif.
==========================


Lagi-lagi Penindasan Evolusionis di AS

Wednesday, 28 April 2010 08:59
E-mail Print PDF

Pakar IT AS dilecehkan dan diturunkan jabatannya setelah memperbincangkan perancangan cerdas yang menentang teori evolusi

Hidayatullah.com--Kisah berbagai penindasan terhadap ilmuwan dan akademisi yang berani menyatakan keraguan, ketidaksetujuan, dan ketidakyakinannya terhadap teori evolusi, telah dipaparkan sebelumnya. Ini termasuk yang menimpa Profesor Robert Marks di Amerika Serikat (AS) dan Profesor Michael Reiss di Inggris. Bahkan untuk membongkar banyaknya perbuatan jahat ini, sampai ada yang menulis buku kumpulan korban penindasan evolusionis.

Ada pula yang membuat film dokumenter kisah nyata korban kezaliman evolusionis yang sempat menjadi perbincangan ramai di media massa AS, yakni Expelled: No Intelligence Allowed. Kampanye pun dilakukan untuk menyadarkan dan mengajak warga AS untuk menghapuskan tindakan zalim itu melalui petisi kebebasan akademis. Namun evolusionis tetap saja tidak malu-malu melanjutkan perbuatan tidak terhormat dan tidak ilmiah itu. Kisah pilu kali ini giliran menimpa pakar proyek angkasa luar AS, David Coppedge.

Pimpinan di Laboratorium Propulsi Jet NASA (NASA's Jet Propulsion Laboratory, JPL), AS, dilaporkan ke meja hijau karena dianggap melanggar hukum atas tindakan melecehkan, merendahkan, dan menurunkan jabatan seorang karyawannya, David Coppedge. Coppedge adalah seorang pakar komputer dan administrator sistem dengan jabatan tinggi di lembaga bergengsi itu.

Dia diperlakukan sedemikian buruk lantaran mendukung perancangan cerdas (intelligent design), yang berseberangan dengan teori evolusi. Demikian bunyi tuntutan hukum yang diajukan di Pengadilan Tinggi California.

David Coppedge adalah pakar teknologi informasi dan administrator sistem pada misi internasional Cassini JPL ke planet Saturnus, sebuah penjelajahan antarplanet paling ambisius yang pernah diluncurkan. Sebagai bagian dari California Institute of Technology, JPL melaksanakan kegiatan di bawah kontrak dengan Badan Antariksa Federal. Coppedge memegang jabatan Ketua Administrator Sistem 'pimpinan tim' pada misi tersebut. Namun jabatannya diturunkan oleh atasannya dan dia dilecehkan lantaran mengemukakan gagasan-gagasan yang dianggap "tak diterima" dan "mengganggu." Gagasan itu adalah “perancangan cerdas”, yang membantah secara ilmiah teori evolusi.

Tertarik dengan penelitian ilmiah yang mempertanyakan penjelasan Darwin mengenai sejarah kehidupan, Coppedge menawarkan film dokumenter dalam bentuk DVD kepada rekan sekerjanya. Film yang juga dapat dinikmati gratis di video.google.com itu membahas tentang perancangan cerdas di jagat raya dan di dunia kehidupan. Namun atasan Coppedge malah menuduh bahwa ia menerima keluhan seputar DVD itu dari rekan sekerja Coppedge, tapi tidak dibeberkan siapa yang mengadukan keluhan itu.

Pada tahun 2009, atasan tersebut awalnya sambil marah melecehkan Coppedge dan mengatakan bahwa "perancangan cerdas adalah agama" dan bahwa membagi-bagikan DVD tersebut kepada rekan sekerja sama saja dengan "memaksakan agama". Setelah Coppedge mengeluhkan pelecehan ini, sang atasan malah membalas dengan mengerahkan pihak JPL untuk melancarkan penyidikan terhadap Coppedge. Tindakan ini mengakibatkan Coppedge malah dituduh balik bahwa dialah yang sebenarnya melakukan pelecehan. Coppedge lalu diberi sanksi pembatasan berat atas hak-hak kebebasannya untuk memperbincangkan bahasan seputar perancangan cerdas.

Coppedge lantas dikenai penyidikan dan hukuman , meskipun karyawan JPL lainnya diberi kebebasan untuk mengungkapkan berbagai pandangan di tempat kerja mereka itu. Ini adalah perlakuan berat-sebelah alias diskriminasi. Uniknya, sebelum penyidikan, para atasan lain mengakui bahwa mereka belum pernah menerima keluhan apa pun mengenai percakapan Coppedge seputar perancangan cerdas.

Pelanggaran prosedur

Ini adalah pelanggaran berat prosedur internal dan prinsip-prinsip yang ada di JPL. Coppedge tidak diberitahu seluk beluk penyidikan JPL yang dilakukan terhadapnya. Ia hanya mendapat informasi setelah fakta tuduhan yang diarahkan terhadap dirinya, prosedur investigasi, dan putusan pada pertemuan akhir dilakukan. Di pertemuan itu ia diturunkan jabatannya dan diancam akan kehilangan pekerjaan jika ia bertahan memperbincangkan gagasan yang "tidak disukai" dan "mengganggu".

Gagasan yang dipaparkan Coppedge itu tidak lain adalah perancangan cerdas, yang membantah ilmiah ketidak-absahan teori evolusi. Perancangan cerdas mengemukakan bahwa suatu wujud mahacerdas telah menciptakan kehidupan dan alam semesta berdasarkan bukti ilmiah, dan tanpa menyentuh ajaran agama atau mengutip sumber kitab suci agama mana pun. Pandangan ini menentang teori evolusi yang meyakini tidak ada kecerdasan di balik keberadaan jagat raya dan kemunculan makhluk hidup, tapi proses yang acak tanpa ada perancangan sengaja.

Namun Coppedge menyatakan bahwa ia tidak pernah memaksa dan tidak pernah membahas perancangan cerdas jika rekan kerjanya menunjukkan ketidak-tertarikan. Putusan dari atasan yang ditimpakan kepada Coppedge ini telah membungkam hak-haknya untuk bebas membahas perancangan cerdas di tempat kerja.

Hingga kini, Coppedge belum diberitahu tentang siapa yang telah mengadukan tuduhan itu kepadanya, tidak juga secara jelas apa keluhan mereka. Ketidakjelasan ini menjadikan Coppedge belum bisa membantah balik apa yang mereka tuduhkan. Anehnya, ketidakjelasan ini sudah terlanjur mezalimi Coppedge dengan penurunan jabatan dan ancaman pemecatan.

Terlibat aktif dalam kegiatan perancangan cerdas, Coppedge duduk di dewan Illustra Media, lembaga yang memproduksi video seperti DVD Unlocking the Mystery of Life and The Privileged Planet. DVD inilah yang membuat atasannya terdorong untuk menindas Coppedge di JPL.

Pembunuhan karakter

"Saya pikir adalah hal yang disayangkan bahwa JPL yang berkepentingan dengan pengkajian asal usul jagat raya bersikap memusuhi penjelasan perancangan cerdas. Jika pun tidak sependapat, JPL ada rujukan terkemuka pengkajian jagat raya di dunia, sehingga sepatutnya bersikap terbuka terhadap teori [perancangan cerdas] ini," kata pengacara hukum Coppedge, William Becker, Jr.

Namun bukannya bantahan ilmiah balik terhadap perancangan cerdas yang dikemukakan pendukung teori evolusi, tapi malah pembunuhan karakter. Jika evolusionis jujur dan berpendirian kokoh bahwa teori evolusi adalah ilmiah, maka mereka mestinya akan mudah membantah bukti-bukti dan penjelasan ilmiah yang disampaikan oleh pihak pendukung perancangan cerdas. Namun alih-alih membantah secara ilmiah dan obyektif apa yang disampaikan pendukung perancangan cerdas, mereka malah marah dan melakukan penindasan terhadap orangnya, dengan kata lain secara subyektif.

Tokoh dan media massa evolusionis menghindar dari menanggapi balik pokok pembicaraan secara ilmiah, tapi malah keluar dari pokok bahasan dan membelokkan kepada isu agama sebagaimana yang dituduhkan atasan Coppedge. Contoh lagi adalah apa yang diberitakan oleh AFP dengan tajuk “JPL worker sues over intelligent design demotion” yang tidak sama sekali menyentuh sisi ilmiah dari isi yang disampaikan Coppedge. Tapi malah mengatakan bahwa DVD yang dibagikan Coppedge adalah 'relijius' dan bahwa Coppedge adalah seorang Nasrani.

Jika teori evolusi adalah ilmiah, sepatutnya pihak evolusionis menanggapi balik secara tenang dan jujur DVD perancangan cerdas tersebut secara baik-baik, intelektual, dan ilmiah. Semestinya mereka dapat dengan mudah menunjukkan, mana baris-baris pernyataan perancangan cerdas, serta di menit ke berapa dalam DVD film Unlocking the Mystery of Life and The Privileged Planet yang berisi bahasan relijius. Anehnya, bantahan ilmiah seperti itu tidak dilakukan, tapi evolusionis malah menempuh jalan pembunuhan karakter, memojokkan dengan cara menonjolkan agama orang yang tidak sependapat dengan teori evolusi, melakukan ancaman pemecatan, dan memfitnah bahwa DVD itu bersifat relijius.

Ini adalah muslihat licik evolusionis dalam menghindari perbincangan yang jujur dan adil mengenai isi ilmiah yang disampaikan. Ini adalah muslihat mereka dalam mengalihkan perhatian masyarakat kepada hal-hal yang berbau subyektif, dan bukan inti permasalahan yang dibicarakan.

Menariknya, sikap evolusionis itu justru menjadi senjata makan tuan bagi mareka. Muslihat evolusionis malah semakin membuka masyarakat: ada apa sebenarnya di balik teori evolusi sehingga evolusionis berbuat seburuk itu? Jika ilmiah, teori evolusi sudah pasti dipaparkan dan diajarkan kepada masyarakat umum maupun di lembaga ilmiah dan pendidikan secara seimbang dengan pandangan-pandangan lain yang menentangnya. Jika tidak demikian, maka teori evolusi sejatinya bukan lagi sesuatu yang ilmiah, tapi sekedar dogma asas tunggal yang diyakini buta dengan cara menindas kebebasan diajarkannya pendapat-pendapat ilmiah lain yang berseberangan. [ah/ap/di/sgvt/hidayatullah.com]

Referensi:

Discovery staff (2010) Background on David Coppedge and the Lawsuit Against NASA's Jet Propulsion Laboratory. Discovery institute, 19 April 2010 (http://www.discovery.org/a/14511#similar, terkunjungi pada 23 April 2010)

Associated Press (2010) JPL worker sues over intelligent design demotion. 19 April 2010 (http://www.sfgate.com/cgi-bin/article.cgi?f=/n/a/2010/04/19/national/a093644D07.DTL, terkunjungi 23 April 2010)

Gallegos E (2010) Intelligent Design proponent who works at JPL says he experienced religious discrimination. San Gabriel Valley Tribune, 18 April 2010 (http://www.sgvtribune.com/news/ci_14909557, terkunjungi 23 April 2010)

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] DIBUKA PENDAFTARAN : PESANTREN SABTU-AHAD--DT JAKARTA

Link ke posting ini
Reaksi: 
PESANTREN SABTU-AHAD
DAARUT TAUHIID JAKARTA

Nama Program : Diklatsar Santri Tafaqquh Fiddin (STF)
Angkatan : 5 (Lima)
Waktu Pendaftaran : 1 April – 31 Mei 2010
Waktu Pendidikan : 5 Juni – 25 Juli 2010
Biaya Pendidikan : Rp 350.000,-
(termasuk biaya pendidikan, kaos, buku panduan, pelantikan di
Bumi Perkemahan Curug Cilember Bogor)
Syarat : Ikhwan/Akhwat usia minimal 15 tahun
Tempat Pendidikan : 1. Pondok Pesantren Daarut Tauhiid
Jl. Sukamulya V Kp.Dukuh Serua Ciputat Tangerang Selatan
2. Masid istiqlal Jakarta Pusat
3. Bumi Perkemahan Curug Cilember Bogor

MATERI POKOK
Akidah, Bina Baca Al Qur'an/Tahsin, Sholat Khusyu', Manajemen Qolbu, Janaiz
Manasik Haji/Umroh

MATERI PENDUKUNG
Etika Dalam Islam, Problem Solving By Team, Solo Beevac, Qiyamul Lail + Muhasabah
Motivasi Diri

PEMATERI
KH Abdullah Gymnastiar, Ustadz Abdul Hakim, Ustadz Edi Abu Marwa, Tim Asaatidz DT Jakarta

INFORMASI PENDAFTARAN
DT Jakarta : 021-7235255
Kang Dadang S : 0852 8200 5507
Kang Riyanto : 021-93145405

SMS PENDAFTARAN
REG<spasi>STF5<spasi>NAMA<spasi>ALAMAT
SMS ke 0815 692 8805

Atau melalui email : antho_8805@yahoo.com dengan menyebutkan nama, Alamat, dan no Telp/HP yg bisa dihubungi.


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Empat Kunci Rumah Tangga Harmonis

Link ke posting ini
Reaksi: 
http://www.dakwatuna.com

Empat Kunci Rumah Tangga Harmonis

Oleh: Mochamad Bugi
________________________________

dakwatuna.com – Harmonis adalah perpaduan dari berbagai warna karakter
yang membentuk kekuatan eksistensi sebuah benda. Perpaduan inilah yang
membuat warna apa pun bisa cocok menjadi rangkaian yang indah dan
serasi.

Warna hitam, misalnya, kalau berdiri sendiri akan menimbulkan kesan
suram dan dingin. Jarang orang menyukai warna hitam secara berdiri
sendiri. Tapi, jika berpadu dengan warna putih, akan memberikan corak
tersendiri yang bisa menghilangkan kesan suram dan dingin tadi.
Perpaduan hitam-putih jika ditata secara apik, akan menimbulkan kesan
dinamis, gairah, dan hangat.

Seperti itulah seharusnya rumah tangga dikelola. Rumah tangga
merupakan perpaduan antara berbagai warna karakter. Ada karakter pria,
wanita, anak-anak, bahkan mertua. Dan tak ada satu pun manusia di
dunia ini yang bisa menjamin bahwa semua karakter itu serba sempurna.
Pasti ada kelebihan dan kekurangan.

Nah, di situlah letak keharmonisan. Tidak akan terbentuk irama yang
indah tanpa adanya keharmonisan antara nada rendah dan tinggi. Tinggi
rendah nada ternyata mampu melahirkan berjuta-juta lagu yang indah.

Dalam rumah tangga, segala kekurangan dan kelebihan saling berpadu.
Kadang pihak suami yang bernada rendah, kadang isteri bernada tinggi.
Di sinilah suami-isteri dituntut untuk menciptakan keharmonisan dengan
mengisi kekosongan-kekosongan yang ada di antar mereka.

Ada empat hal yang mesti diperhatikan untuk menciptakan keharmonisan
rumah tangga.keempatnya adalah:

1. Jangan melihat ke belakang

Jangan pernah mengungkit-ungkit alasan saat awal menikah. "Kenapa saya
waktu itu mau nerima aja, ya? Kenapa nggak saya tolak?" Buang
jauh-jauh lintasan pikiran ini.

Langkah itu sama sekali tidak akan menghasilkan perubahan. Justru,
akan menyeret ketidakharmonisan yang bermula dari masalah sepele
menjadi pelik dan kusut. Jika rasa penyesalan berlarut, tidak tertutup
kemungkinan ketidakharmonisan berujung pada perceraian.

Karena itu, hadapilah kenyataan yang saat ini kita hadapi. Inilah
masalah kita. Jangan lari dari masalah dengan melongkok ke belakang.
Atau, na'udzubillah, membayangkan sosok lain di luar pasangan kita.
Hal ini akan membuka pintu setan sehingga kian meracuni pikiran kita.

2. Berpikir objektif

Kadang, konflik bisa menyeret hal lain yang sebetulnya tidak terlibat.
Ini terjadi karena konflik disikapi dengan emosional. Apalagi sudah
melibatkan pihak ketiga yang mengetahui masalah internal rumah tangga
tidak secara utuh.

Jadi, cobalah lokalisir masalah pada pagarnya. Lebih bagus lagi jika
dalam memetakan masalah ini dilakukan dengan kerjasama dua belah pihak
yang bersengketa. Tentu akan ada inti masalah yang perlu dibenahi.

Misalnya, masalah kurang penghasilan dari pihak suami. Jangan disikapi
emosional sehingga menyeret masalah lain. Misalnya, suami yang tidak
becus mencari duit atau suami dituduh sebagai pemalas. Kalau ini
terjadi, reaksi balik pun terjadi. Suami akan berteriak bahwa si
isteri bawel, materialistis, dan kurang pengertian.

Padahal kalau mau objektif, masalah kurang penghasilan bisa disiasati
dengan kerjasama semua pihak dalam rumah tangga. Tidak tertutup
kemungkinan, isteri pun ikut mencari penghasilan, bahkan bisa
sekaligus melatih kemandirian anak-anak.

3. Lihat kelebihan pasangan, jangan sebaliknya

Untuk menumbuhkan rasa optimistis, lihatlah kelebihan pasangan kita.
Jangan sebaliknya, mengungkit-ungkit kekurangan yang dimiliki.
Imajinasi dari sebuah benda, bergantung pada bagaimana kita meletakkan
sudut pandangnya.

Mungkin secara materi dan fisik, pasangan kita mempunyai banyak
kekurangan. Rasanya sulit sekali mencari kelebihannya. Tapi, di
sinilah uniknya berumah tangga. Bagaimana mungkin sebuah pasangan
suami isteri yang tidak saling cinta bisa punya anak lebih dari satu.

Berarti, ada satu atau dua kelebihan yang kita sembunyikan dari
pasangan kita. Paling tidak, niat ikhlas dia dalam mendampingi kita
karena Allah sudah merupakan kelebihan yang tiada tara. Luar biasa
nilainya di sisi Allah. Nah, dari situlah kita memandang. Sambil
jalan, segala kekurangan pasangan kita itu dilengkapi dengan kelebihan
yang kita miliki. Bukan malah menjatuhkan atau melemahkan semangat
untuk berubah.

4. Sertakan sakralitas berumah tangga

Salah satu pijakan yang paling utama seorang rela berumah tangga
adalah karena adanya ketaatan pada syariat Allah. Padahal, kalau
menurut hitung-hitungan materi, berumah tangga itu melelahkan. Justru
di situlah nilai pahala yang Allah janjikan.

Ketika masalah nyaris tidak menemui ujung pangkalnya, kembalikanlah
itu kepada sang pemilik masalah, Allah swt. Pasangkan rasa baik sangka
kepada Allah swt. Tataplah hikmah di balik masalah. Insya Allah, ada
kebaikan dari semua masalah yang kita hadapi.

Lakukanlah pendekatan ubudiyah. Jangan bosan dengan doa. Bisa jadi,
dengan taqarrub pada Allah, masalah yang berat bisa terlihat ringan.
Dan secara otomatis, solusi akan terlihat di depan mata. Insya Allah!

http://www.dakwatuna.com/2007/4-kunci-rumah-tangga-harmonis/


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Re: Mohon Doa nya, untuk Putra kami Waldan Fa'iq Alfachriza

Link ke posting ini
Reaksi: 
Dear All yg telah mendoa kan untuk kesembuhan putra kami Waldan Fa'iq Alfachriza.

Kami Sebagai orang tua dari Waldan Fa'iq Alfachriza mengucapkan terima kasih tak terkira atas waktu untuk mendoakan dan memberi kan semangat kepada kami dan putra kami,

Walau pun Allah SWT berkehendak lain, Innalilahi Wainaillaihi Rojiunn
Telah berpulang ke Rahmatullah sang pencipta, putra tercinta kami Waldan Fa'iq Alfachriza hari Minggu tgl 25.04.10 jam 02.10 dini hari,dalam usia 15 hari, dengan perjuangan yg tdk berhenti yg telah ia lewati, namun semua kembali atas kehendak yg kuasa, kami telah lapang kan dada, bersabar dan mengikhlaskan nya, Atas nama keluarga kami ucapkan Terima kasih atas doa, perhatian dan pengertian nya.

Wasallam
Rizal


--- In daarut-tauhiid@yahoogroups.com, "Rizal" <t_rizali@...> wrote:
>
> Assalamualaikum wr wb,
>
> Alhamdulilah setelah 5 tahun berumah tangga, tanggal 9 april 2010 kami di karuniai seorang bayi mungil yg lucu dia laki-laki dengan berat 3,06kg dan tinggi 52cm, namum betapa sayang nya hingga saat ini tgl 18 april 2010 belum juga bisa pulang ke rumah di karenakan atau menurut diagnosa dokter terdapat PDA dan ASD pada anak kami atau bahasa mudah nya Kelainan jantung bawaan.
>
> Kami atas nama keluarga memohon doa nya dari DT@yahoogroup,untuk kesembuhan dari putra tercinta kami ini, kira nya doa ini dapat di ijabah oleh yg maha kuasa, dan putra kami bisa pulang dan bisa hidup dengan normal. amin amin amin
>
> Terima kasih
> wasalamualaikum wr wb
>


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Thursday, April 29, 2010

[daarut-tauhiid] Harapan

Link ke posting ini
Reaksi: 
Harapan

By: agussyafii

Ditengah krisis mengantam perusahaannya tanpa sanggup ditolaknya, rumah yang dihuni oleh keluarganya akan disita oleh bank. Yang tinggal hanyalah air mata kesedihan anak dan istrinya, Dirinya mencoba tabah menukar kesedihan dengan harapan.

'Harapan satu-satunya saat itu bagi saya adalah dengan berdoa, memohon pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dengan sholat lima waktu dengan kekhusyukan sampai saya meneteskan air mata memohon keajaiban kepada Allah untuk memberikan solusi bagi kami.' ucap beliau, malam itu ketika berkunjung di Rumah Amalia.

Pagi hari semua keluarga diliputi dengan suasana tangis diteras rumah, menunggu detik-detik penyitaan. Datanglah orang, dulu bawahannya mengajak untuk tinggal di rumahnya.  'Alhamdulillah, saya menjerit dalam hati tak tertahankan karena hanya Allahlah yang mendengar doa saya,' ucapnya dengan suara lirih.

Memulai lagi usaha baru bersama istrinya membuka toko sembako adalah kebahagiaannya tersendiri. Mengucap puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala tiada henti beliau panjatkan. 'Alhamdulillah, Allah berkenan memberikan saya ujian sekaligus rahmatNya, ' tutur beliau.

Kini dirinya dan keluarganya terasa lebih tenteram dan tenang. Sekalipun kehidupan tidak semewah dulu. Segala sepak terjangnya seolah diawasi oleh Allah, meski kerja keras adalah kebiasaannya, sikapnya lebih berhati-hati dalam bertindak, termasuk menghindari berhutang dan menunaikan sholat lima waktu dan bershodaqoh tak lagi ditinggalkannya. 'saya menyisihkan rizki untuk anak-anak Amalia, rasanya rizki saya kian berlimpah.'  tutur beliau malam itu pada saya. Subhanallah.

---
Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (QS Ath-Thalaq 2-3).

Wassalam,
agussyafii
----
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Salam Amalia' (SALMA) Hari Ahad, Tanggal 9 Mei 2010 Di Rumah Amalia. Silahkan kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii2, atau http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Giat Bekerja

Link ke posting ini
Reaksi: 
Giat Bekerja

By: agussyafii

Diriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah berjumpa dengan Sa'ad bin Mu'adz Al-Anshari. Ketika itu Rasulullah melihat tangan Sa'ad yang melepuh, kulitnya gosong kehitaman seperti lama terpanggang matahari.

Rasulullah bertanya, 'Kenapa tanganmu ?'

Sa'ad menjawab, ' Wahai Rasulullah, tanganku seperti ini karena aku mengolah tanah dengan cangkul itu untuk mencari nafkah keluarga yang menjadi tanggunganku ,'

Seketika itu, Rasulullah mengambil tangan Sa'ad dan menciumnya seraya berkata ,'Inilah tangan yang tidak pernah tersentuh api neraka,'

Kisah diatas mengandung makna bahwa tangan yang tidak tersentuh oleh api neraka adalah tangan yang giat bekerja, didalamnya terdapat tanggungjawab menafkahi anak dan istrinya rizki yang halal.  Tangan yang semata-mata berada di jalan Allah SUbhanahu Wa Ta'ala penuh keikhlasan dalam menjalankan Amanah. Dalam hadist yang lain Nabi Muhammad bersabda,

'Sesungguhnya Allah mencintai seorang mukmin yang giat bekerja.'(HR. Thabrani).

Wassalam,
agussyafii
----
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Salam Amalia' (SALMA) Hari Ahad, Tanggal 9 Mei 2010 Di Rumah Amalia. Silahkan kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii2, atau http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Haruskah Aku Menjadi Ibu Susuan atau Mencari Ibu Susuan Bagi Buah Hatiku?

Link ke posting ini
Reaksi: 
Bismillaahi rahmani rahim..
Assalamu'alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh..
Tulisan ini saya buat sebagai lanjutan dari rangkaian mengenai DONOR ASI. Tulisan ini bertujuan memberikan pencerahan kepada setiap ibu dan ayah mengenai hukum donor ASI dan meredam kekhawatiran akan hal yang terkait dengan saudara persusuan.
Semoga tulisan ini bermanfaat, dan mohon maaf jika ada kesalahan penafsiran atau penyampaian semua berasal dari saya. Segala kesempurnaan hanyalah milik Allah subhana wa ta'ala semata. Shalawat serta salam saya berikan kepada Nabi Muhammad Shallallaahu `Alaihi wa Sallam, para sahabat, serta keluarga.

"… maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui." (QS An Nahl : 43)

Haruskah Aku Menjadi Ibu Susuan atau Mencari Ibu Susuan Bagi Buah Hatiku?

Dalam Islam, donor ASI telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallaahu `Alaihi wa Sallam. Diriwayatkan bahwa setelah Beliau Shallallaahu `Alaihi wa Sallam lahir, ibunya Aminah adalah wanita yang pertama kali menyusui dan kemudian dilanjutkan oleh Tsuwaibah, hamba sahaya Abu Lahab yang kebetulan sedang menyusui anaknya bernama Masruh. Tsuwaibah sebelumnya juga menyusui Hamzah bin Abdul Muthalib dan Abu Salamah bin Abdul-Asad Al-Makhzumy.

Tradisi yang berjalan di kalangan Bangsa Arab yang relatif sudah maju adalah mereka mencari wanita-wanita yang bisa menyusui anak-anaknya, sebagai langkah untuk menjauhkan anak-anak itu dari penyakit yang yang menjalar di daerah tersebut; Dengan tujuan agar tubuh bayi menjadi kuat, otot-ototnya kekar dan agar keluarga yang menyusui dapat melatih bahasa Arab.

Maka Abdul Muththalib mencari para wanita yang bisa menyusui bagi Rasulullah Shallallaahu `Alaihi wa Sallam. Dia meminta kepada wanita dari Bani Sa'd bin Bakr agar menyusui beliau, yaitu Halimah bin Abu Dzu'aib, dengan didampingi suaminya, Al Harits bin Abdul Uzza, yang berjuluk Abu Kabsyah, dari kabilah yang sama.

Saudara-saudara Nabi Shallallaahu `Alaihi wa Sallam dari satu susuan di sana adalah Abdullah bin Al Harits, Anisah binti AL Harrits, Hudzafah atau Judzamah binti Al Harits, yang julukannya lebih popular dari namanya sendiri, yaitu Asy Syaima. Wanita inilah yang menyusui anak paman beliau, Abu Sufyan bin Al Harits bin Abdul Muththalib.

Paman beliau, Hamzah bin Abdul Muththalib juga disusui di Bani Sa'd bin Bakr. Suatu hari ibu susuan Rasulullah Shallallaahu `Alaihi wa Sallam ini juga pernah menyusui Hamzah Radiallahu `Anhu.

Jadi Hamzah Radyallahu `Anhu adalah saudara sepersusuan dari kedua pihak yaitu Tsuwaibah dan dari Halimah As-Sa'diyah. (Al-Mubarakfury ,Syaikh Shafiyyurahman. Sirah Nabawiyah. Cetakan I. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 1997. Hal. 75-76)

Dari uraian di atas terlihat begitu jelas mengenai bagaimana Rasulullah Shallallaahu `Alaihi wa Sallam memiliki ibu susuan dan saudara persusuan. Sehingga menambah kekuatan dan keyakinan bahwa sungguh indah menjadi seorang ibu susuan atau bahkan mengupayakan anak kita memiliki ibu susuan, karena keberkahan semakin melimpah diiringi bertambah panjangnya tali silaturahim dengan banyak saudara dan jaminan kualitas hidup anak terjaga.

Air susu yang ibu miliki sesungguhnya telahmencukupi kebutuhan buah hati, bahkan berlebih. Banyaknya jumlah ASI yang dihasilkan tergantung pada permintaan, sehingga jika Ibu mulai memompa susu ekstra untuk menyumbang maka tubuh Anda akan merespon dengan memproduksi lebih banyak ASI.

Beberapa keadaan dimana dibutuhkan bantuan ibu susuan / Donor ASI adalah, (HMBANA, 2008; Tully, 2002; WHO, 2003; American Academy of Pediatrics/AAP (Gartner et al., 2005); Donor ASI adalah sebagai alternatif ketika ibu mengalami kesulitan dalam memproduksi ASI.)

1. Pada bayi prematur, dimana ibu kandung mereka mengalami kesulitan dalam memerah ASI dan / memiliki bayi prematur
2. Bayi dengan usia lebih tua, dimana mereka memiliki masalah kesehatan, seperti bayi dengan kelainan bibir sumbing, Down's Syndrome, dan sebagainya dimana ibu terganggu secara emosi
3. Alergi terhadap susu formula atau makanan pengganti ASI lainnya
4. Defisiensi IgA ( pada neonatal, bayi, dan juga dewasa ) (Merhav et al., 1995; Tully, 1990)
5. Sebagai tambahan nutrisi pasca bedah ( postsurgical nutrition ), seperti pembedahan saluran usus ( Rangecroft et al., 1978)
6. Infeksi saluran pencernaan kronis ( severe gastrointestinal infections )
7. Kelainan metabolik ( metabolic disorder )
8. Sebagai tambahan pada bayi sehat, dimana ibu kandung mengalami penurunan produksi ASI secara sementara atau permanen, seperti minimnya jumlah kelenjar susu ( lack of glandular tissue / tubular hypoplastic breast ), operasi pada payudara, atau ibu menderita HIV/AIDS aktif ( ibu tidak mengkonsumsi ARV secara teratur sejak awal kehamilan ) dan adopsi.


Banyak ibu yang bertanya kenapa harus memaksakan diri mencari ibu susuan, bukankah pada jaman modern ini telah ditemukan susu formula sehingga para orang tua terbebas dari kekhawatiran haram nikahnya saudara persusuan.

Fakta yang telah sengaja di acuhkan oleh banyak pihak bahwa penggunaan formula komersial meningkatkan kejadian komplikasi medis seperti retinopati lahir prematur (ROP), (Hylander et al, 2001) penyebab kebutaan yang signifikan mempengaruhi berat lahir bayi sangat rendah.

Necrotizing enterocolitis (NEC), sebuah penyakit yang menghancurkan sebagian dari usus. NEC adalah 10-17% lebih mungkin jika bayi prematur adalah susu formula. Sekitar 30% dari bayi dengan NEC tidak bertahan hidup. Pengobatan NEC memerlukan pembedahan sebagian dari usus dan dapat menyebabkan masalah pencernaan seumur hidup, sebagian besar dicegah dengan menyusui bayi ASI (McGuire dan Anthony, 2003; Quigley M, Henderson G, Anthony MY, McGuire W. Formula milk versus donor breast milk for feeding preterm or low birth weight infants. Cochrane Database of Systematic Reviews 2007, Issue 2. Art. No.: CD002971. DOI: 10.1002/14651858.CD002971.pub2).
Dengan mencegah komplikasi medis, memberikan donor ASI juga mengurangi panjang dan biaya tetap rumah sakit untuk bayi prematur (Wight, 2001).

Fakta ini hanyalah sebagian dari ribuan alasan untuk lebih memilih menemukan ibu susuan atau menjadi ibu susuan, dibandingkan memberikan susu formula kepada buah hati tercinta.

Di dalam Al Qur'an, Allah SWT telah memerintahkan kepada setiap ibu untuk menyusui anak-anaknya salaam dua tahun. Sebagaimana termaktub dalam QS. AL Baqarah : 233;

" Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya, dan juga seorang ayah karena anaknya."

Dalam surah lain disebutkan,

" Dan jika mereka (istri-istri yang sudah ditalak) itu sedang hamil, maka berikanlah kepada mereka nafkahnya hinga mereka bersalin, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)-mu untukmu, maka berikanlah kepada mereka upahnya; dan musyawarahkanlah di antara kamu (segala sesuatu), dengan baik, dan jika kamu menemui kesulitan, maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya." (QS. Ath-Thalaq : 6)

Ibu dan ayah tercinta, telah banyak bukti-bukti bahwa ASI memiliki keberkahan dan khasiat yang luar biasa. Penelitian terakhir dari para peneliti di Swedia bahwa ASI mengandung sebuah protein yang berfungsi untuk menghancurkan sel-sel kanker pada bayi (http://www.plosone.org/article/info:doi%2F10.1371%2Fjournal.pone.0009384).
Berikanlah hanya Air Susu ibu Manusia kepada buah hati tercinta dan sungguh luar biasa hati setiap orang tua yang mencarikan ibu susuan bagi buah hatinya.

Bagi setiap ibu, ingatlah untuk meningkatkan konsumsi cairan dan memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang demi menjaga kualitan serta kuantitas ASI. Kebanyakan bayi minum sekitar 1 liter ASI sehari dan dapat mengosongkan payudara dalam waktu sekitar 15 menit. Selain itu, untuk menjaga kuantitas ASI maka sangat dianjurkan bagi setiap ibu menyusui untuk disiplin terhadap pengosongan payudara setiap 2-3 jam dalam sehari.

Wassalamu'alaykum wa rahmatullaahi wa barakatuh.


References
ACOG Clinical Review Breastfeeding: Maternal and Infant Aspects (2007) ACOG Clinical Review (12:1 (supplement) Jan-Feb. 2007
Arnold LDW 1998. Cost savings through the use of donor milk" Case histories. J Hum Lact 14:3 255-8.
Boyd, CA, Quigley MA, Brocklehurst P. 2006. Donor breast milk versus infant formula for preterm infants: a systematic review and meta-analysis.. Archives of Disease in Childhood - Fetal and Neonatal Edition 2007;92:F169-F175
Cohen, RS Current Issues in Human Milk Banking 2007 NeoReviews; 8;e289-e295 http://neoreviews.aappublications.org/cgi/content/full/neoreviews;8/7/e289
Heiman, H and Schanler RJ, 2006. Benefits of maternal and donor milk for premature infants. Early Human Development 82: 781-7
Hylander, MA, Strobino, DM, Cezzulo JC, Dhanireddy, R. 2001. Association of human milk feedings with a reduction in retinopathy of Prematurity among very low birthweight infants. Journal of Perinatology 21:356-62.
McGuire, W, Anthony MY, 2003 Donor human milk versus formula for preventing necrotizing enterocolitis in preterm infants: a systematic review. Arch Dis Child Fetal Neonatl Ed. 8 F11-F14.
Orloff, SL, Wallingford, JC, McDougal JS. 1993. Inactivation of human immunodeficiency virus type I in human milk: Effects of intrinsic factors in human milk and of pasteurization J Hum Lact. 9:13-17.
Tully MR, Jones F. Donor Milk Banking. In: Riodan J, Wambach K. breastfeeding and Human Lactation. 4th Ed. Boston: Jones and Bartlett Publishers, LLC. 2010. p: 471- 490
Tully DB, et al 2001. Donor milk: What's in it and what's not. J Hum Lact. 17: 152-155.
Schanler RJ, Shulman RJ, Lau C. Feeding strategies for premature infants: beneficial outcomes of feeding fortified human milk versus preterm formula 1999;103(6Pt1): 1150-1157
Vohr et al. 2006 Beneficial effects of breast milk in the neonatal intensive care unit on the developmental outcome of extremely low birth weight infants at 18 months of age. Pediatrics, 118:115-123.
Wight NE. 2001. Donor human milk for preterm infants. J Perinatol 21(4): 249-254.


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Wednesday, April 28, 2010

[daarut-tauhiid] Membangun Ketaatan Diri

Link ke posting ini
Reaksi: 
Membangun Ketaatan Diri



Jangan menuntut Allah karena terlambatnya permintaan yang telah engkau
panjatkan kepada-Nya. Namun hendaknya engkau mengoreksi diri. Tuntut
dirimu supaya tidak terlambat melaksanakan kewajiban-kewajibanmu kepada
Allah. (Ibnu Athailah)

Setiap orang pasti memiliki harapan. Namun tidak semua harapan bisa
diwujudkan. Walau mungkin kita telah optimal berusaha atau dan berulang
kali memanjatkan berdoa. Bila demikian apa yang salah, ikhtiarnya-kah
atau doanya?

Saudaraku, sangat bijak bila kita tidak terburu-buru menyalahkan atau
berburuk sangka kepada Allah, saat doa-doa kita belum terkabul. Sebab,
tidak ada yang menghambat ijabahnya doa dan datangnya pertolongan Allah
selain diri kita sendiri. Ada nasihat menarik dari Ibnu Athailah, Jangan
menuntut Allah karena terlambatnya permintaan yang telah engkau
panjatkan kepada-Nya. Namun hendaknya engkau mengoreksi diri. Tuntut
dirimu supaya tidak terlambat melaksanakan kewajiban-kewajibanmu kepada
Allah.

Jadi, terhambatnya pengabulan doa bukan karena Allah tidak mau memberi.
Penyebab utamanya ada pada diri kita sendiri yang tidak
bersungguh-sungguh dalam memenuhi hak-hak Allah. Karena itu, kita harus
mulai mengoreksi diri. Sudah benarkan ibadah kita? Sudah totalkan
pengharapan kita kepada Allah? Sudah bersungguh-sungguhkan kita dalam
taat kepada Allah? Kalau belum, jangan menyalahkan siapa pun bila
pertolongan Allah belum menghampiri kita.

Penjabarannya, lihat ibadah kita, apakah sudah benar dan optimal. Apakah
kita tergolong orang yang gemar melakukan amal-amal yang disukai Allah:
mencintai masjid, menjaga shalat berjamaah dan tepat waktu, tahajud,
bersedekah dalam senang atau susah, gemar menolong orang, zikir setiap
waktu, dsb. Bila untuk kewajiban-kewajiban utama saja kita kurang
bersungguh-sungguh, maka bagaimana mungkin pertolongan Allah akan
datang?

Rasulullah SAW bersabda, Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri
kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai dari apa-apa yang telah
Aku wajibkan kepadanya, dan hamba-Ku itu selalu mendekatkan diri
kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah di luar yang fardhu)
maka Aku akan mencintainya, jika Aku telah mencintainya maka Aku menjadi
pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya
yang ia gunakan untuk melihat, menjadi tangannya yang ia gunakan untuk
memukul dan menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia
meminta kepadaku niscaya akan aku berikan dan jika ia minta perlindungan
dari-Ku niscaya akan Aku lindungi. (HR Bukhari).

Menurut hadis ini kunci datangnya pertolongan Allah, kunci pembuka
pintu-pintu rezeki, ilmu dan segala kebaikan, adalah ketakwaan dan
kesungguhan kita melaksanakan amal-amal yang dicintai Allah. Dalam QS
Ath Thalaaq [65] ayat 2-3, Allah SWT menegaskan, Barangsiapa bertakwa
kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan
memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang
siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan
(keperluan)nya.

Saudaraku, membangun ketaatan kepada Allah dalam ibadah-ibadah fardhu
dan sunat plus keterkaitan hati kepada-Nya adalah fondasi dasar bangunan
keimanan seorang hamba. Tanpa adanya fondasi ini, tidak berguna
ketinggian ilmu, kecanggihan manajemen, optimalnya ikhtiar atau
melimpahnya kekayaan. Semuanya akan berujung pada bencana dan
keputusasaan.

Saudaraku, perlu ditegaskan lagi bahwa tugas kita ada tiga. Pertama,
meluruskan niat. Kedua, menyempurnakan ikhtiar. Ketiga, bertawakal
sepenuh hati kepada Allah. Andai kita sudah melaksanakan semua itu,
namun apa yang kita dapatkan belum juga sesuai keinginan, maka yakinlah
bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan sekecil apapun amal hamba-Nya.
Allah pasti akan memberikan yang terbaik. Kewajiban hanyalah berusaha
dan berproses secara optimal dalam koridor yang telah ditetapkan. Hasil
sepenuhnya ada dalam genggaman Allah. Wallaahu a`lam.

===================
Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Para Perempuan Cemerlang dalam Peradaban Islam (2-habis)

Link ke posting ini
Reaksi: 
Para Perempuan Cemerlang dalam Peradaban Islam (2-habis)
Rabu, 28 April 2010


Ilustrasi Nusayba binti Harith

Nusayba binti Harith Al Ansari hadir sebagai sosok lain. Ia merawat para prajurit terluka. Ia juga seorang tabib khitan. Masa pun berjalan. Pada abad ke-15, seorang ahli bedah dari Turki, Serefeddin Sabuncuoglu (1385-1468), penulis karya tentang bedah, Cerrahiyyetu'l-Haniyye. Dia tak ragu menggambarkan secara terinci mengenai prosedur gineologi atau menggambarkan perawatan terhadap pasien perempuan.

Bukan hanya menggambarkan, namun Sabuncuoglu pun bekerja dengan para ahli bedah perempuan. Saat itu, dikabarkan rekan-rekannya di dunia Barat, malah menentang bekerja sama dengan para perempuan. Bahkan, dalam bukunya, ia menggambarkan bagaimana para ahli bedah perempuan menjalankan pekerjaannya.

Sutayta Al-Mahamli

Pakar matematika ini hidup pada paruh kedua abad ke-10. Ia berasal dari keluarga berpendidikan tinggi di Baghdad, Irak. Ayahnya, Abu Abdallah Al Hussein, menjabat sebagai seorang hakim yang juga penulis sejumlah buku, termasuk Kitab fi Al Fiqh dan Salat Al'idayn.

Sang ayah tak memandang sebelah mata Sutayta yang berjenis kelamin perempuan itu. Ia mengajarkan ilmu pengetahuan kepada anaknya, bahkan mendatangkan sejumlah guru. Banyak hal yang diajarkan namun Sutayta terpikat hatinya pada matematika.

Sejumlah cendekiawan yang pernah menjadi gurunya adalah Abu Hamza bin Qasim, Omar bin Abdul-'Aziz Al Hashimi, Ismail bin Al Abbas Al Warraq, dan AbdulAlghafir bin Salamah Al Homsi. Sejumlah sejarawan, Ibnu Al Jawzi, Ibnu Al Khatib Baghdadi, dan Ibnu Katsir, memuji kemampuan Sutayta dalam matematika. Sutayta sangat menguasai hisab atau aritmatika dan perhitungan waris.

Kedua cabang matematika tersebut berkembang dengan baik di zamannya. Dalam aljabar, ia berhasil menemukan sebuah persamaan yang pada masa selanjutnya, sering dikutip oleh pakar matematika lainnya.

Bidang ilmu lain yang juga dikuasainya adalah sastra Arab, ilmu hadis, dan hukum. Setelah lama bergelut dengan angka dan memberikan kontribusinya dalam bangunan peradaban Islam, akhirnya Allah SWT memanggilnya. Ia mengembuskan napas terakhir pada 987 Masehi.

Labana dari Kordoba

Pada masa pemerintahan Islam, Kordoba menjadi salah satu pusat peradaban. Kota ini, bahkan menjadi salah satu lumbung orang-orang berotak cerdas. Salah satunya adalah perempuan yang bernama Labana. Matematika menjadi bidang kajian yang ia kuasai.

Labana dikenal dengan kemampuannya menyelesaikan beragam masalah matematika yang sangat pelik, baik aritmatika, geometri, maupun aljabar. Saat itu, tak banyak ilmuwan laki-laki yang mampu memecahkan masalah sepelik itu. Melalui kecerdasannya, ia menuai buah manis. Ia menjadi pegawai pemerintah.

Labana menjadi sekretaris Khalifah Al Hakam II dari Dinasti Bani Ummayah. Jatuhnya jabatan sekretaris ke tangan Labana, menunjukkan khalifah tak mempetimbangkan jenis kelamin. Namun, ia lebih mementingkan kepandaian dan kemampuan yang dimiliki Labana.

Pada masa itu, sejumlah perempuan bernasib sama dengan Labana. Para perempuan yang menguasai suatu bidang, akan mendapatkan penghargaan tinggi dari pemerintah. Kalau memang bersedia, para perempuan itu mendapatkan posisi di pemerintahan. (habis)

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Menjadi masbuk

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalammu'alaikum Wr.Wb
Mohon penjelasanan ketika menjadi masbuk dalam sholat, contohnya dalam sholat magrib, ketika imam pada rakaat ke-2, dan kita mengikuti pada rakaat ke-2 dalam tahyat awal kita juga ikut tahyat awal, kemudian pada rakaat ke-3 bacaan kita juga adalah tahyat akhir, kemudian karena kita melengkapi sholat kita karena kekurangan 1 rakaat.

Pertanyaan saya adalah, ketika kita melengkapi sholat yang sebenarnya adalah ketinggalan pada rakaat pertama, apakah kita melakukan rakaat yang pertama atau kita mengulang rakaat yang ke-3? kalau mengulang bacaan rakaat yang ke-3 maka kita membaca tahyat akhir 2 kali.

Kalau selama ini yang saya lakukan adalah mengulang rakaat yang ke-3, sehingga ketika menjadi masbuk saya membaca tahyat akhir pada rakaat yang ke-2 dan membaca tahyat akhir pada rakaat yang ke-3

Mohon penjelasaannya benarkah tata cara masbuk yang saya lakukan tersebut menurut agama?

Terima kasih atas penjelasannya,

Salam Pembelajaran,
Evano


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Dalam Menafsirkan Al-Quran, Fungsi Akal Terbatas

Link ke posting ini
Reaksi: 
Dalam Menafsirkan Al-Quran, Fungsi Akal Terbatas

09-February-2007

Untuk memahami kandungan dan maksud-maksud ayat al-Quran, diperlukan
penafsiran oleh orang yang memenuhi kualifikasi. Meski kualifikasi itu tidak
mutlak, namun para ulama tafsir menetapkan syarat-syarat yang sangat ketat
sehingga tidak semua orang dapat menafsirkan al-Quran. Perbedaan produk
tafsir selain karena kompetensi, juga karena berbeda dalam menggunakan
metode tafsir. Dalam menafsirkan suatu ayat, peran akal terbatas. Akal
berfungsi mencari ayat lain atau hadits yang membicarakan suatu masalah.
Berikut petikan wawancara Tim Reportase CMM bersama Dr. Isnawati Rais, dosen
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tentang syarat-syarat yang harus dipenuhi
oleh seorang mufasir dan masalah-masalah seputar penafsiran al-Quran:

*Adakah syarat-syarat seseorang menjadi mufassir?*
Pertama, kelayakan untuk menafsir yang meliputi: akidah yang kokoh, niat
yang ikhlas, menguasai ilmu-ilmu Alquran, sunnnah Nabi, ilmu alat, seperti
bahasa Arab dan ilmu yang terkait dengan ayat yang ditafsirkan, misalnya
kalau menafsirkan ayat hukum harus ahli ilmu ushul fikih dan lain
sebagainya. Kedua, prosedur penafsiran. Terlebih dahulu menafsirkan ayat
dengan ayat dan menafsirkan ayat dengan hadits. Ketiga, larangan Nabi
Muhammad menafsirkan ayat Alquran dengan akal. Nabi bersabda, man fassaral
qur'an bi ra'yihi fal yatabawwa' maq'adahu minan nar; barang siapa yang
menafsirkan Alquran dengan semata-mata dengan akal (logika), dia akan
mengambil tempatnya di neraka.

*Kenapa tidak boleh menafsirkan Alquran dengan akal atau logika?*
Karena kebesaran Allah dan kemahatahuan Allah tidak akan bisa dijangkau oleh
semata akal manusia yang terbatas. Allah berfirman, "kalian tidak diberi
ilmu pengetahuan kecuali sedikit" (QS al-Isra' [17]: 85).

*Lalu, apa peran akal dalam menafsirkan Alquran?*
Akal berfungsi mencari ayat lain atau hadits yang lain yang membicarakan
suatu masalah. Mencari ayat yang dijelaskan oleh ayat lain, didukung oleh
sebuah hadits, atau dijelaskan oleh prinsip atau tujuan umum dari penetapan
syariah. Tujuan penetapan hukum dalam Alquran biasanya disebut sebagai
maqashidus syariah; tujuan dari penetapan hukum oleh Allah. Tujuan syariah
adalah lil mashlahatil 'ammah (untuk kebaikan umum) sesuai yang dikehendaki
Allah. (maqashidus syariah meliputi lima hal, yaitu menjaga agama, jiwa,
akal, harta dan keturunan).

*Ketika ada seseorang yang mempunyai kualifikasi untuk menafsirkan Alquran,
kemudian ia menulis sebuah kitab tafsir, siapa yang berhak memeriksa dan
menetapkan bahwa kitab tafsirnya layak untuk diedarkan?*
Apabila telah memenuhi prosedur yang tadi saya sebutkan, tentu ahli-ahli
lain akan memberikan komentar, masukan, dan kritikan untuk perbaikan,
menyetujui, atau memberikan koreksi.

*Apakah penetapan layak tidaknya sebuah penafsiran ditentukan oleh sebuah
lembaga atau oleh pribadi-pribadi?*
Bisa lembaga, seperti MUI (Majelis Ulama Indonesia) kalau di Indonesia atau
lembaga-lembaga keagamaan lainnya yang berkompeten. Bisa juga individu yang
dianggap lebih tahu dan lebih ahli dalam bidang itu.

*Ada sekelompok orang yang melegitimasi tindak kekerasan yang dilakukannya
dengan ayat-ayat Alquran yang diberi nama ayat-ayat saif (pedang). Bagaimana
menafsirkan ayat-ayat saif ini dalam zaman sekarang?*
Kita harus sadar, bahwa jihad dalam arti sempit bermakna perang. Tapi jihad
dalam arti luas adalah bersungguh-sungguh menegakkan agama Allah. Jadi,
jihad tidak selalu bermakna perang. Jihad juga bisa menggunakan pemikiran,
pendidikan, politik, ekonomi dan lain sebagainya. Jihad tidak selalu
bermakna memegang senjata.(*CMM*)

http://www.cmm.or.id/cmm-ind_more.php?id=A3824_0_3_0_M

--
Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang.
now surely by Allah's remembrance are the hearts set at rest.
N'est-ce point par l'évocation d'Allah que se tranquillisent les coeurs.
im Gedenken Allahs ist's, daß Herzen Trost finden können.
>> al-Ra'd [13]: 28


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Jangan Rusak Pahala Sodaqoh Kita

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamualaikum WW?

Saudaraku, kita telah mengetahui begitu besar keuntungan bersodaqoh. Namun, jangan sampai kita merusak bahkan membatalkan pahala yang akan Alloh berikan, dengan cara menyakiti hati orang yang kita beri dan mengungkit-ngungkit berapa banyak sodaqoh yang telah kita berikan.

Alloh berfirman: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), (QS. Al-Baqoroh: 264). Ingatlah, Ada dua hal yang harus kita lupakan, kebaikan kita kepada orang lain dan kesalahan orang lain kepada kita.

Semoga Alloh Swt, memberikan kita kekuatan untuk bisa ikhlas dalam setiap beramal dan beribadah. Amien

Wassalamualaikum WW!

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Hikmah Dibalik Musibah

Link ke posting ini
Reaksi: 
Hikmah Dibalik Musibah

By: agussyafii

Angin berhembus dingin. Setelah sholat maghrib berjamaah seorang lelaki muda itu menatap saya dengan mata sayu. Bertanya seolah tidak berdaya.  Tak mengerti  dan penuh keputusasaan atas dirinya sendiri. Pertanyaan-pertanyaan itu terlontar seolah ingin menghunjami dirinya sendiri.

'Kenapa Allah menimpakan penderitaan kepada diri yang lemah ini Mas Agus..'

Kenapa Allah tega? Kenapa Allah kejam? Kenapa kepada saya yang rajin sholat?'

Begitulah pertanyaan itu terlontar, rasa penyalahan. Begitulah kita sering kali bila mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan kita merasa disayang Allah namun begitu mendapatkan musibah atau ujian kita merasa Allah kejam kepada diri kita.

Musibah adalah segala sesuatu yang rasanya membuat dada kita sakit, air mata kita berlinang, hati terasa perih tak tertahankan. Musibah ada dua kategori, pertama, tidak sesuainya dengan harapan dan kedua, perasaan kehilangan.

'Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.' (QS. al-Baqarah : 155).

Pertanyaan buat kita adalah kenapa Allah memberikan hal-hal yang buruk buat kita? Kenapa Allah malah menimpakan kerusakan bahkan kehancuran? kenapa Allah tega melakukannya kepada kita?

Sesungguhnya dibalik setiap musibah dan ujian yang Allah berikan kepada kita. terdapat hikmah kehidupan yang sangat besar, yang tidak pernah kita sadari. diantaranya adalah:

1. Untuk menguji iman dan taqwa kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala

2. Agar mematangkan diri kita sebagai Seorang Mukmin.

3. Untuk memberikan limpahan pahala dan rahmatNya yang begitu besar kita.

'Tidak ada satu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan petunjuk dihatinya. Dan Allah mengetahui  segala sesuatunya.' (QS. at-Taghaabun : 11).

Wassalam,
agussyafii
----
Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Salam Amalia' (SALMA) Hari Ahad, Tanggal 9 Mei 2010 Di Rumah Amalia. Silahkan kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii2, atau http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Keutamaan Bersedekah di Jalan Allah

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamu'alaikum wr wb,

Keutamaan Bersedekah di Jalan Allah

Sesungguhnya Allah memerintahkan kita untuk bersedekah di jalan Allah:

"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." [Al Baqarah 195]

Allah menjanjikan jalan yang mudah/surga bagi orang yang memberikan hartanya di jalan Allah:

"Allah Ta'ala berfirman, "Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik syurga maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah ". [Al Lail 5-8]

Sesungguhnya orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah mendapat balasan berlipat ganda:

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." [Al Baqarah 261]

"Dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan dituliskan bagi mereka (amal saleh pula) karena Allah akan memberi balasan kepada mereka yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." [At Taubah 121]

Orang yang berjihad dengan jiwa dan hartanya lebih tinggi derajadnya daripada orang yang duduk/diam saja:

"Yaitu kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui." [Ash Shaff 11]

"Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar" [An Nisaa' 95]

Dalam surat Al Maa'uun, Allah menyebut orang yang tidak mau sedekah untuk membantu fakir miskin sebagai pendusta agama meski mereka rajin shalat.

Tanpa bersedekah, kita tidak akan mendapat pahala:

"Kamu sekalian tidak akan memperoleh kebaikan (pahala), kecuali menafkahkan (memberikan) apa yang kalian cintai" [Ali Imran 92]

"Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa." " [Al Baqarah 276]

Di antara rahasia dan keutamaan orang yang rajin bersedekah, yaitu sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis,

"Orang yang pemurah itu dekat dari Allah, dekat dari manusia, dekat dari surga dan jauh dari neraka. Adapun orang yang kikir, maka jauh dari Allah, jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat kepada neraka (siksaan Allah). " (H.R. Tirmidzi clan Baihaqi)

"Sesungguhnya shadaqah itu dapat memadamkan murka Allah dan dapat menolak cara mati yang buruk. " (H.R. Tirmidzi, lbnu Hibban, lbnu 'Adi, clan Baihaqi)

Hadits di atas cukup jelas menggambarkan keutamaan sedekah. Jika kita tidak sedekah, Allah bisa murka kepada kita dan kita bisa mati dalam keadaan su'ul khotimah atau masuk neraka. Padahal kita ingin mati dalam keadaan husnul khotimah bukan?

Dari Abu Hurairah ra. : Nabi Muhammad Saw bersabda, "setiap hari, dua malaikat turun ke bumi. salah seorang dari mereka berkata, 'ya Allah, gantilah harta orang yang bersedekah di jalan-Mu'. sedangkan yang satunya lagi berkata, 'ya Allah, binasakanlah harta orang yang menahan hartanya untuk disedekahkan'."

Rajinlah bersedekah sehingga di akhirat tidak termasuk orang yang menyesal karena dimasukkan ke neraka akibat tidak bersedekah:

"Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: "Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada bari itu tidak ada jual beli dan persahabatan" [Ibrahim 31]

"Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah di jalan Allah sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim." [Al Baqarah 254]

"Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata, Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shaleh?" [Al-Munafiqun 10]

Hendaknya kita bersedekah dengan harta yang kita cintai. Bukan yang memang tidak kita ingini:

"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah di jalan allah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." [Al Baqarah 267]

Janganlah kikir/pelit karena takut miskin. Jarang ada orang yang miskin karena rajin bersedekah:

"Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui. " [Al Baqarah 268]

Untuk siapakah kita bersedekah?

Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan." Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. " [Al Baqarah 215]

Seperti halnya zakat, sedekah tidak terbatas hanya untuk fakir miskin saja, tapi juga terhadap orang yang berjuang di jalan Allah seperti berdakwah atau para mujahidin yang berperang:

"Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." [At-Taubah 60]

Kenapa Islam dulu berjaya? Mengapa Islam dulu mampu bukan hanya menahan kaum kafir, Yahudi, tentara Romawi dan Persia, tapi bahkan menaklukkan mereka?

Karena para aghniya / orang-orang kaya rajin bersedekah untuk perjuangan Islam. Saat perang Tabuk di mana 30 ribu pasukan Muslim harus berperang dengan 200 ribu pasukan Romawi, orang-orang kaya berlomba menginfakkan hartanya untuk mendukung perjuangan. Usman menyumbang sepertiga hartanya sehingga bisa membiayai 1/3 pasukan berikut onta dan kuda. Umar menyumbang separuh hartanya. Sementara Abu Bakar menyumbang seluruh hartanya. Yang lain ada yang menyumbang ribuan kilo makanan sementara yang kurang mampu pun menyumbang beberapa kepal makanan.

Dengan cara itu, maka puluhan ribu orang yang miskin juga bisa turut berperang sehingga ummat Islam jadi lebih kuat. Bayangkan jika yang bisa perang hanya beberapa ribu orang kaya saja sementara puluhan ribu orang miskin tak bisa perang, tentu jadi lemah dan mudah dikalahkan.

Sedekah juga digunakan untuk memperkuat dakwah dan persenjataan ummat Islam:

"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan). " [Al Anfaal 60]

Dengan kekuatan tentara dan persenjataan ummat Islam yang didukung oleh jihad dengan jiwa dan harta, maka 200 ribu pasukan Romawi begitu gentar hingga tidak berani menampakkan dirinya di kota Tabuk untuk melawan 30 ribu pasukan Muslim yang berdiam hingga 20 malam di sana.

Banyak orang yang naik haji atau umrah berkali-kali. Padahal yang wajib hanya sekali. Ada pun setelah itu, maka menggunakan hartanya untuk berjihad di jalan Allah atau membantu orang yang berjihad justru lebih utama dan lebih besar pahalanya:

"Amal apa yang utama?". Maka Nabi SAW menjawab : "Iman kepada Allah dan Rasul-Nya". Penanya berkata : "Kemudian apa?" Nabi SAW berkata : "Jihad di jalan Allah". Beliau ditanya lagi: "Kemudian apa?" Nabi SAW menjawab : 'Haji mabrur". [Muttafaq 'alaih]

Dimana Nabi SAW menjadikan haji setelah jihad. Dan yang dimaksudkan adalah haji sunnah. Sebab haji wajib merupakan salah satu rukun dalam Islam jika telah mampu melaksanakannya. Dan dalam shahihain disebutkan riwayat dari Nabi SAW, bahwa beliau bersabda.

"Barangsiapa yang membantu orang yang berjuang, maka sesungguhnya dia telah berjuang. Dan barangsiapa yang menanggung keluarganya dengan kebaikan, maka sesungguhnya dia telah berperang" [HR Bukhari dan Muslim]

http://media-islam.or.id/2010/04/27/keutamaan-bersedekah-di-jalan-allah

Referensi:

Keutamaan Sedekah, Ust Muhammad Arifin Ilham
http://www.bhaktykasry.com/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=27

ULBAH BIN ZAID ; KEDERMAWANAN SANG FAKIR
http://blogs.myspace.com/index.cfm?fuseaction=blog.ListAll&friendId=393564064

http://www.rasoulallah.net/v2/document.aspx?lang=indo&doc=3621

http://www.al-islam.agussuwasono.com/haji-dan-umrah/fatwa-haji-dan-umrah/195-memilih-haji-sunnah-atau-sedekah-untuk-membiayai-perang.html

===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Milis Ekonomi Nasional: ekonomi-nasional-subscribe@yahoogroups.com
Belajar Islam via SMS:
http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] MOhon Bantuan akta pendirian Yayasan

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamu alaikum,

Saya berkeinginan untuk mendirikan yayasan, dimana diyayasan itu akan
didirikan Sekolah gratis, Perpustakaan dan yang bersifat social lainnya.


Barangkali rekan-rekan yang sudah berpengalaman bisa share. Dan
bagaimana prosedur pembuatan akta yayasannya ?

Dikampung kami belum ada sekolah dasar Islam yang berbasis teknologi
computer serta penunjang technology yang lainnya. Ini merupakan
cita-cita dari Keluarga kami maklum ayah (alm) dan Ibu adalah seorang
guru sekolah dasar. Sederhana cita-cita kami, tapi begitu susah untuk
melaksankannya karena terkait modal dan ketidak tahuan. Hany berbekal
keinginan dan niat untuk menolong sesama.

Wassalam,

Firman Bhaktiwinaya

081990814314

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Super Woman Awards, Sun sayang Caca dan Arti Pelukan Adam

Link ke posting ini
Reaksi: 
Ada sesuatu yang membekas lebih dalam di hati saya dan ingin saya tuliskan di sini.

Lebih dari sekadar beberapa foto dari malam penganugrahan Super Woman Award 2010 kepada sepuluh perempuan Indonesia, di Mall Artha Gading Ahad 25 April yang lalu.

Diantara penerima award lainnya adalah ibu Aty Cancer, lalu pendiri majalah Kartini, Ibu Intan Ophelia (astrolog), dan beberapa nama lain... perempuan-perempuan hebat yang tetap berbuat sekali pun usia sudah memasuki senja.

Melihat mereka, diam-diam saya berdoa dalam hati, agar Allah memberikan kekuatan dan kemampuan untuk bisa berbuat lebih baik dan lebih banyak bagi sesama, tak boleh kalah oleh usia... seperti juga para ibu yang berdiri di sisi kiri dan kanan saya.

Hanya sempat menyalin kaus Maryam mah Kapok yang paginya saya pakai mengisi acara di Palembang, dengan atasan batik sederhana. tanpa sempat mengganti rok jeans dan sepatu keds... Rentang waktu mengejar ke lokasi setelah tergesa terbang kembali ke Jakarta dari Palembang, memang tidak banyak.

Saya bahagia malam itu, bukan semata karena awards... alhamdulillah, saya syukuri apresiasi yang diberikan, meski banyak sekali perempuan lain yang lebih berkarya dan lebih memberi manfaat, namun mungkin luput dari penilaian... dan dibanding mereka saya rasanya bukan apa-apa.

Saya bahagia karena keluarga berkumpul saat itu.
Selain ayah, ada Caca dan Adam juga Mami.
Saya mendapatkan ucapan selamat yang hangat dari Caca diiringi sun sayang..."Congratulations, Mom!"
Wajah gadis kecil saya tampak sangat cerah.

Sementara Adam Putra Firdaus, bungsu saya yang bukunya Mostly Ghostly; Memburu Gosip Hantu-hantu baru diterbitkan, langsung memeluk saya erat... kedua tangannya dikalungkan di leher saya... sementara pipinya menempel lama di wajah saya.

Kangenkah?
Batin saya.
Mungkin karena bunda paginya sudah meninggalkan rumah mengejar pesawat ke Palembang sebelum subuh tiba.

Tapi keingintahuan itu mengendap hanya di hati, sebab malam itu juga seperti sebuah reuni bagi team film Emak Ingin Naik Haji.

Selain karena ada Emak Aty Cancer yang juga menerima penghargaan yang sama, ada Mas Adenin Adlan, pemain, penulis skenario dan produser eksekutif EINH. Lalu ada Aditya Gumay, sutradara dan produser Emak Ingin Naik Haji... yang malam itu anak-anak asuhnya menggelar operet.

Terkait pertemuan ini, mohon doa dari rekan semua...
insya allah ada proyek kebaikan lain yang sedang direncanakan.
Sebuah film layar lebar yang lain, yang insya allah digarap oleh team yang sama dengan Emak.

Jika teman-teman memiliki buku Emak Ingin Naik Haji, mestinya sudah membaca cerita berjudul Jendela Rara...
Insya allah itulah proyek berikut yang sedang diupayakan... 100% keuntungan akan disumbangkan bagi sosial kemanusiaan. Menurut kabar UNICEF sudah bersedia mendukung... semoga benar demikian adanya. Sekali lagi mohon doa rekan semua.

Ketika tiba di rumah, malam itu
sebelum tidur sambil memandangi wajah si bungsu, saya tanyakan padanya, kenapa memeluk bunda seerat itu tadi?

Dan jawaban Adam singkat saja,
"Adam senang... bangga sekali sama Bunda!"

Saya dan si ayah berpandangan. Sesuatu menghangati hati kami.

Allah...
pemberian award malam itu, tidak saya duga meninggalkan kesan mendalam di hati anak-anak, khususnya Adam.

Dan mendengar jawabannya, sayamengerti... tidak ada awards apa pun yang bisa mengalahkan kalimat sederhana namun penuh makna, dari Adam barusan.

Malam itu saya tahu... akan lebih bersungguh-sungguh berupaya dan berjuang menjaga kebanggaannya terhadap saya. Kemarin, hari ini, besok dan selamanya...

Kebanggaan yang sama, yang semoga juga bermain di hati Caca...

(Allah,
mohon jaga setiap ayah dan bunda
agar tidak tergelincir dari jalanMu
agar tidak perlu menggoreskan luka di mata dan hati anak-anak kami...selamanya, sepanjang usia ini...)


ps: foto2 juga pelukan adam bisa dilihat di sini:)
http://anadia.multiply.com/photos/album/222/Super_Woman_Award_2010_sun_sayang_dari_Caca_dan_arti_pelukan_Adam

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tuesday, April 27, 2010

[daarut-tauhiid] Tarikh Tasyri’ (Bagian Pertama)

Link ke posting ini
Reaksi: 
http://www.dakwatuna.com

Tarikh Tasyri' (Bagian Pertama)

Oleh: Ahmad Sahal Hasan, Lc
________________________________


dakwatuna.com – Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu
syariat dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan
janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.
(Al-Jatsiyah: 18)

Makna Syari'ah dan Tasyri'

Kata syari'ah dalam bahasa Arab berarti mawrid al-ma (sumber air) yang
jernih untuk diminum. Lalu kata ini digunakan untuk mengungkapkan
al-thariqah al-mustaqimah (jalan yang lurus). Sumber air adalah tempat
kehidupan dan keselamatan jiwa, begitu pula dengan jalan yang lurus
yang menunjuki manusia kepada kebaikan, di dalamnya terdapat kehidupan
dan kebebasan dari dahaga jiwa dan akal.

Syari'ah Islamiyah didefinisikan dengan "apa yang telah ditetapkan
Allah Taala untuk hamba-hamba-Nya berupa aqidah, ibadah, akhlaq,
muamalat, dan sistem kehidupan yang mengatur hubungan mereka dengan
Tuhan dan hubungan dengan sesama makhluk agar terwujud kebahagiaan
dunia dan akhirat.

Sedangkan kata tasyri' berarti penetapan atau pemberlakuan syariat
yang berlangsung sejak diutusnya Rasulullah saw dan berakhir hingga
wafat beliau. Namun para ulama kemudian memperluas pembahasan tarikh
(sejarah) tasyri' sehingga mencakup pula perkembangan fiqh Islami dan
proses kodifikasinya serta ijtihad-ijtihad para ulama sepanjang
sejarah umat Islam. Oleh karena itu pembahasan tarikh tasyri' dimulai
sejak pertama kali wahyu diturunkan kepada Nabi Muhammad saw hingga
masa kini.

Urgensi Tarikh Tasyri'

1. Melalui kajian tarikh tasyri' kita dapat mengetahui prinsip dan
tujuan syariat Islam.

2. Melalui kajian tarikh tasyri' kita dapat mengetahui kesempurnaan
dan syumuliyah (integralitas) ajaran Islam terhadap seluruh aspek
kehidupan yang tercermin dalam peradaban umat yang agung terutama di
masa kejayaannya. Bahwa penerapan syariat Islam berarti perhatian dan
kepedulian negara dan masyarakat terhadap pendidikan, ilmu
pengetahuan, ekonomi, akhlaq, aqidah, hubungan sosial, sangsi hukum,
dan aspek-aspek lainnya. Dengan demikian adalah keliru jika ada
persepsi bahwa syariat Islam hanyalah berisi hukum pidana seperti
qishash, rajam, dan sejenisnya.

3. Melalui kajian tarikh tasyri' kita dapat menghargai usaha dan jasa
para ulama, mulai dari para sahabat Rasulullah saw hingga para imam
dan murid-murid mereka dalam mengisi khazanah ilmu dan peradaban kaum
muslimin. Semua itu mereka ambil dari cahaya kenabian yang dibawa oleh
Rasulullah saw.

4. Melalui kajian tarikh tasyri' akan tumbuh dalam diri kita
kebanggaan terhadap Syariat Islam sekaligus optimisme akan kembalinya
siyadah al-syari'ah (kepemimpinan syariat) dalam kehidupan umat di
masa depan.

Syariat Islam dan Hukum Wadh'i (Hukum Positif)

Antara syariat Islam yang bersumber dari Allah Taala dengan hukum dan
undang-undang buatan manusia sebenarnya tak dapat dibandingkan,
mengingat perbedaan antara Al-Khaliq yang Maha Sempurna dengan makhluk
yang maha lemah dan maha kurang. Keraguan terhadap kelaikan dan
keadilan syariat Islam berarti keraguan terhadap sifat Allah Taala
yang Maha Sempurna, Maha Tahu dan Maha Bijaksana, atau berarti
keinginan kuat untuk membebaskan hawa nafsu dari aturan-aturan Ilahi.
Dan kedua hal ini berarti kekufuran.

Al-Syahid 'Abdul Qadir 'Audah dalam bukunya "Al-Tasyri' Al-Jina-i fi
Al-Islam" (Hukum Pidana dalam Islam) menyebutkan beberapa keunggulan
syariat Islam atas hukum dan undang-undang buatan manusia, di
antaranya:

1. Hukum wadh'i tidak mengandung keadilan yang hakiki karena dibuat
oleh manusia yang memiliki hawa nafsu serta kepentingan. Jiwa Manusia
tunduk dengan perasaan dan kecenderungan tertentu sehingga produk
hukum yang dihasilkan pun tidak mungkin merealisasikan keadilan
hakiki. Sedangkan syariat Islam bersumber dari Allah Yang Maha Kaya
dan tidak membutuhkan makhluk-Nya sehingga keadilannya adalah sebuah
kepastian.

Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia
bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur,
maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (Luqman: 12).

Tuhanku tidak akan salah dan tidak (pula) lupa. (Thaha: 52).

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang
benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya
dan Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Al-An'am: 115).

Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa
yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka.
(Al-Maidah: 49).

2. Manusia tidak tahu pasti apa yang akan terjadi di masa depan, apa
lagi masa depan yang jauh. Pengetahuan manusia hanya didasari
pengalaman dan keadaan yang melingkupinya saat ini. Oleh karena itu,
hukum dan peraturan yang dibuatnya hanya mempertimbangkan 'kekinian'
dan 'kesinian' serta pasti perlu diubah dan diperbaiki di lain tempat
dan waktu. Berbeda dengan syariat yang bersumber dari Dzat yang Maha
Mengetahui masa lalu, kini dan masa depan, pasti mampu menjawab
tantangan setiap tempat dan zaman.

Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu
tampakkan atau rahasiakan)?! Padahal Dia Maha Halus lagi Maha
Mengetahui? (Al-Mulk: 14).

3. Hukum wadh'i memiliki prinsip-prinsip yang terbatas, diawali
kemunculannya dari aturan keluarga, kemudian berkembang menjadi aturan
suku atau kabilah dan seterusnya. Dan baru memiliki teori-teori
ilmiahnya pada abad ke-19 M. Berbeda dengan syariat Islam yang sejak
masa kehidupan Rasulullah saw telah menjadi undang-undang yang lengkap
dan sempurna memenuhi segala kebutuhan individu, keluarga, masyarakat,
negara serta hubungan internasional. Di samping itu, sejak diturunkan,
Syariat Islam tidak terbatas hanya untuk kaum atau bangsa tertentu
melainkan untuk semua umat manusia sepanjang zaman.

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi
semesta alam. (Al-Anbiya: 107)

Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan)
agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah
kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan
telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi
agama bagimu. (Al-Maidah: 3).

4. Hukum wadh'i hanya mengatur hubungan sesama manusia tanpa memiliki
konsep aqidah tauhid yang menghubungkan semua itu dengan Allah Taala.
Sedangkan syariat Islam dilandasi oleh tauhid dan keimanan kepada
Allah dan hari akhir yang menjadi motivasi utama ketaatan seorang
hamba kepada syariat Allah Taala. Oleh karenanya hukum wadh'i
kehilangan kekuasaannya atas jiwa manusia di mana ia hanya
mengandalkan sangsi hukum semata dan ini memberi kesempatan kepada
para penjahat untuk mencari celah kelemahan hukum dan menggunakan
berbagai tipu muslihat agar lepas dari jeratan hukum. Sedangkan
syariat Islam selalu memperhatikan pembinaan aqidah umat sebelum,
ketika, dan setelah penegakan hukum-hukumnya, sehingga sanksi hukum
hanyalah salah satu faktor untuk membuat masyarakat menjadi baik dan
tertib.

Motivasi spiritual, berupa pengawasan Allah Taala, rasa harap akan
ridha-Nya dan takut akan murka-Nya menjadi faktor utama ketaatan warga
negara terhadap hukum.

Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka
balasannya ialah Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka
kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.
(An-Nisa: 93)

Dari Ummu Salamah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya
kalian mengadukan perkara di antara kalian kepadaku, boleh jadi salah
satu pihak lebih pandai berargumentasi dari pada pihak lain (sehingga
aku memenangkannya). Maka siapa yang aku menangkan perkaranya karena
kepandaiannya berargumentasi (padahal sebenarnya lawannya yang berhak
dimenangkan), berarti aku telah memberikan kepadanya bagian dari siksa
neraka, maka janganlah ia mengambilnya." (H.R. Bukhari-Muslim).

5. Hukum wadh'i mengabaikan faktor-faktor akhlaq dan menganggap
pelanggaran hukum hanya terbatas pada hal-hal yang membahayakan
individu atau masyarakat secara langsung. Namun hukum wadh'i tidak
memberi sangsi atas perbuatan zina, misalnya, kecuali jika ada unsur
paksaan dari salah satu pihak. Hukum wadh'i tidak memberi sangsi atas
peminum minuman keras kecuali jika dilakukan di depan umum dan
mengancam keamanan orang lain. Hukum wadh'i tidak memberi sanksi bagi
pezina karena zina adalah perbuatan keji yang merusak moral,
mengganggu keutuhan rumah tangga, mengacaukan nasab keturunan, dan
berpotensi menimbulkan berbagai bahaya kesehatan serta tersebarnya
kerusakan moral. Hukum wadh'i tidak menghukum peminum arak karena arak
dan semua yang memabukkan itu merusak akal dan tubuh, merusak akhlaq,
dan menyia-nyiakan harta. Tetapi sekali lagi sangsi hukum hanya
diberlakukan jika perbuatan itu dianggap membahayakan orang lain
secara langsung dalam konteks fisik dan keamanan.

Sedangkan syariat Islam adalah syariat akhlaq yang memperhatikan
kebaikan mental dan fisik masyarakat secara umum, memperhatikan
kebahagiaan dunia akhirat sekaligus, sehingga Islam melarang dan
menetapkan sangsi atas zina karena ia adalah perbuatan keji yang
diharamkan Allah Swt dengan berbagai dampak negatifnya meskipun
dilakukan suka sama suka, begitu pula dengan minum minuman yang
memabukkan.

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu
perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. (Al-Isra: 32).

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi,
(berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah
termasuk perbuatan syaitan, maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar
kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak
menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum)
khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan
menegakkan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan
itu). (Al-Maidah: 90-91)

Fase-fase Tarikh Tasyri'

1. Fase Tasyri': dari awal kenabian Muhammad saw hingga wafat beliau (11 H).

2. Fase Perkembangan Fiqh Pertama: Masa Khulafa Rasyidin, 11-40 H.

3. Fase Perkembangan Fiqh Kedua: Masa Sahabat Yunior atau Tabi'in
Senior sampai Permulaan Abad ke-2 Hijriyah.

4. Fase Perkembangan Fiqh Ketiga: dari Permulaan Abad ke-2 hingga
Pertengahan Abad ke-4 Hijriyah.

5. Fase Perkembangan Fiqh Keempat: dari Pertengahan Abad ke-4 hingga
Jatuhnya Baghdad tahun 656 H.

6. Fase Perkembangan Fiqh Kelima: dari Jatuhnya Baghdad hingga kini.

http://www.dakwatuna.com/2006/tarikh-tasyri-bagian-pertama/


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/