Wednesday, June 30, 2010

[daarut-tauhiid] Zuhud lah di dunia

Link ke posting ini
Reaksi: 
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah (yang hidup) di zamanku, kemudian orang-orang setelahnya, kemudian orang-orang setelahnya". HR. Bukhari, no. 2652, Muslim, no. 6635.

Berdasarkan hadits Nabi yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim di atas, ada tiga kelompok yang merupakan sebaik-baik manusia, yang hidup sezaman dengan Nabi saw yakni para sahabat, zaman setelahnya yakni tabi'in dan zaman setelahnya lagi, yakni generasi tabi'ut tabi'in.

Mereka dipanggil sebagai Salafush Sholeh karena mereka sholeh, baik, berakhlak baik, mereka mempersembahkan diri mereka di hadapanNya. Mereka tidak mau membela diri karena malu terhadap rububiyah-Nya dan merasa cukup dengan sifat qayyum-Nya.

Mereka yakin bahwa Allah memberi mereka sesuatu yang lebih daripada apa yang mereka berikan untuk diri mereka sendiri.

Mereka adalah generasi terbaik yang berserah diri (Islam) kepada Allah.

Sehingga mereka mencapai tingkatan muslim yang terbaik yakni Ihsan, seolah-olah mereka melihat-Nya walaupun mereka tidak melihat-Nya, karena sesungguhnya Allah melihat mereka.

Sekarang kita yang jauh dari masa generasi terbaik itu, mulai timbullah sikap "membela diri" yang sesungguhnya adalah memperturuti hawa nafsu.
Nah, memperturuti hawa nafsu inilah yang menghijab kita dari "seolah-olah kita melihatNya"

Apa akibatnya bagi kita kaum muslim yang tidak lagi dapat atau terhijab dari "seolah-olah kita melihatNya".

Sebagian dari kita berani membuka aurat, setengah bugil bahkan bugil di depan kamera atau di depan orang lain.

Bahkan ada pula yang berani melakukan perbuatan zina di depan kamera atau di depan orang lain.

Jelas sudah bahwa mereka memperturutkan hawa nafsu sehingga menghijabi dirinya dari "seolah-olah melihatNya".

Sikap "membela diri" mereka adalah atas nama seni, hak asasi manusia atau hak pribadi, kami lakukan atas kesukaan bukan paksaan, tidak mengganggu orang lain, dan lain-lain alasan.

Begitu pula sebagian dari muslim yang mengkhawatirkan akan terjadi kemunduran masyarakat Islam , terutama dari segi ekonomi dan urusan duniawi, dalam mereka memahami sebuah hadits "Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir" (HR Muslim).

Kekhawatirkan mereka sesungguhnya adalah sebuah bentuk sikap "membela diri" karena pandangan mereka yang sebenarnya menjurus kepada materialisme dan mereka terhijab dari "seolah-olah melihatNya".

Mereka memahami firman Allah yang artinya "Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua syurga" (QS ar Rahmaan: 24) dimana bagi mereka yang dimaksud dua syurga adalah syurga dunia dan syurga akhirat.

Padahal Allah telah menggambari tentang dunia pada firmanNya, antara lain yang artinya,

"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (QS al Hadid : 20)

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." (Al-Ankabut: 64)

Mereka membela diri, oleh karena mereka muslim maka mereka berhak atas penghidupan yang baik di alam dunia dibandingkan orang kafir.

Mereka yakin bahwa mereka dicintai Allah sehingga mereka merasa wajar meraih kehidupan ekonomi yang lebih baik bahkan kaya raya.

Padahal anjuran (sunnah) Rasulullah SAW agar kita dicintai Allah dan dicintai manusia adalah sebagaimana sebuah hadits

Dari Abul Abbas — Sahl bin Sa'ad As-Sa'idy — radliyallahu `anhu, ia berkata: Datang seorang laki-laki kepada Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam dan berkata: "Wahai Rasulullah! Tunjukkan kepadaku suatu amalan yang jika aku beramal dengannya aku dicintai oleh Allah dan dicintai manusia." Maka Rasulullah menjawab: "Zuhudlah kamu di dunia niscaya Allah akan mencintaimu, dan zuhudlah terhadap apa yang ada pada manusia niscaya mereka akan mencintaimu." (Hadist shahih diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan lainnya).

Zuhud adalah tidak adanya ketergantungan dan terpusatnya perhatian terhadapnya.

Bersikap qanaah terhadap rizki yang halal dan ridho terhadapnya serta bersikap `iffah dari perbuatan haram dan hati-hati atau bahkan menghindari terhadap syubhat.

Jiwa yang merasa cukup dan iffah serta berkorban dengan harta dan jiwa di jalan Allah merupakan hakekat zuhud.

Zuhud terhadap apa yang dimiliki manusia, bererti menjauhkan diri dari merasa iri hati terhadap apa yang dimiliki oleh manusia serta mengosongkan hati dari mengingati harta milik orang..

… (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS Al-Hadiid :23)

Ibnu Mas'ud ra. melihat Rasulullah saw. tidur di atas kain tikar yang lusuh sehingga membekas di pipinya, kemudian berkata, "Wahai Rasulullah saw., bagaimana kalau saya ambilkan untukmu kasur?" Maka Rasulullah saw. menjawab, "Untuk apa dunia itu! Hubungan saya dengan dunia seperti pengendara yang mampir sejenak di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkannya." (HR At-Tirmidzi)

Rasulullah saw. bersabda, "Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takuti atas kalian, tetapi aku takut pada kalian dibukakannya dunia bagi kalian sebagaimana telah dibuka bagi umat sebelum kalian. Kemudian kalian berlomba-lomba sebagaimana mereka berlomba-lomba, dan menghancurkan kalian sebagaimana telah menghancurkan mereka." (Muttafaqun `alaihi)

Kehidupan zuhud ini dicontoh oleh para sahabatnya: Abu Bakar, Umar, Utsman bin Affan, dan Abdurrahman bin Auf. Mereka adalah beberapa sahabat yang kaya raya, tetapi tidak mengambil semua harta kekayaannya untuk diri sendiri dan keluarganya. Sebagian besar harta mereka habis untuk dakwah, jihad, dan menolong orang-orang beriman.

Mereka adalah tokoh pemimpin dunia yang dunia ada dalam genggamannya, namun tidak tertipu oleh dunia. Bahkan, mereka lebih mementingkan kehidupan akhirat dengan segala kenikmatannya. Abu Bakar berkata, "Ya Allah, jadikanlah dunia di tangan kami, bukan di hati kami."

Suatu saat Ibnu Umar mendengar seseorang bertanya, "Dimana orang-orang yang zuhud terhadap dunia dan mencintai akhirat?" Lalu Ibnu Umar menunjukkan kuburan Rasulullah saw., Abu Bakar, dan Umar, seraya balik bertanya, "Bukankah kalian bertanya tentang mereka?"

Abu Sulaiman berkata, "Utsman bin `Affan dan Abdurrahman bin Auf adalah dua gudang harta dari sekian banyak gudang harta Allah yang ada di bumi. Keduanya menginfakkan harta tersebut dalam rangka mentaati Allah, dan bersiap menuju Allah dengan hati dan ilmunya."

Dengan demikian hanya orang yang berimanlah yang dapat memakmurkan bumi dan memimpin dunia dengan baik, karena mereka tidak menghalalkan segala cara untuk meraihnya.

Demikianlah cara umat Islam memimpin dunia, mulai dari Rasulullah saw., khulafaur rasyidin sampai pemimpin berikutnya.

Pemerintahan Islam berhasil menghadirkan keamanan, perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan. Perdaban dibangun atas dasar keimanan dan moral. Pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, salah satu pemimpin yang paling zuhud, masyarakat merasakan ketentraman, kesejahteraan, dan keberkahan. Tidak ada lagi orang yang miskin yang meminta-minta, karena kebutuhannya sudah tercukupi.

Dengan adanya sikap membela diri maka akan sulitlah mengamalkan sunnah Nabi untuk berlaku Zuhud di dunia. Sikap membela diri sesungguhnya adalah memperturutkan hawa nafsu sehingga menghijabi diri kita sehingga tidak mencapai keadaan "seolah-olah melihatNya".

Sikap diri, akhlak, budi pekerti, moral, bertalian dengan hati, ikhlas, khusyu, tawadhu, muraqabah, mujahadah, sabar, ridha ,qanaah, tawakal, mengenal diri, mengenal Allah (ma'rifatullaH) adalah perihal yang wajib kita pahami .

Untuk itulah kami menganggap penting dalam pendidikan agama untuk memperdalam Akhlak sebagaimana yang kami sampaikan dalam tulisan pada

http://mutiarazuhud.wordpress.com/2010/06/07/pendidikan-akhlak/

Pendidikan agama dengan akhlak , insyaallah akan menghasilkan muslim yang mencapai tingkatan Ihsan yakni "seolah-olah melihatNya" , sehingga apa pun perbuatan yang dilakukan di alam dunia ini selalu keadaan "seolah-olah melihatNya" yang akan memotivasi untuk selalu mentaati perintahNya serta menjauhi laranganNya.

Wassalam

Zon di Jonggol
http://mutiarazuhud.wordpress.com

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Bahan renungan..

Link ke posting ini
Reaksi: 
Surat dari Gaza untuk Umat Islam di Indonesia
Untuk saudaraku di Indonesia,

Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia, Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di punggung bumi ini, bukan demikian saudaraku?

Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da'wah dari Jama'ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama'ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini. Wah, sungguh jumlah angka yang sangat fantastis dan membuat saya berdecak kagum.

Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku, jika jumlah jama'ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang digabung, itu belum bisa menyamai jumlah jama'ah haji dari negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat dibanding kalian yah?. wah, pasti uang kalian sangat banyak yah?, apalagi menurut sahabatku itu ada 5% dari rombongan tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya, Subhanallah.

Wahai saudaraku di Indonesia,
Pernah saya berkhayal dalam hati, kenapa saya dan kami yang ada di GAZA ini, tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah, pasti sangat indah dan mengagumkan yah?. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian.

Pasti para ibu-ibu disana amat mudah menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko dan para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan.

Ini yang membuatku iri kepadamu saudaraku tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil, yah diatas mobil saudaraku!.

Susu formula bayi adalah barang yang langka di GAZA sejak kami di blokade 2tahun lalu, namun isteri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya, walau terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum air rendaman gandum.

Namun, mengapa di negeri kalian, katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah dan ibunya, terkadang ditemukan mati di parit-parit, di selokan-selokan dan di tempat sampah, itu yang kami dapat dari informasi televisi.

Dan yang membuat saya terkejut dan merinding, ternyata negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah ASIA, Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian? Apakah karena di negeri kalian tidak ada konflik bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina tersebut?, sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami di sini.

Memang hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan, atau got-got apalagi ditempat sampah? saudaraku! Mereka mati syahid, saudaraku! mati syahid, karena serangan roket tentara Israel!

Kami temukan mereka tak bernyawa lagi dipangkuan ibunya, di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku, bagi kami nilai seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi. Mereka adalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan Negeri ini.

Perlu kalian ketahui, sejak serangan Israel tanggal 27 desember (2009) kemarin, Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya adalah anak-anak kami, namun sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar, Allahu Akbar!

Wahai saudaraku di Indonesia,
Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah, namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi, menderita busung lapar. Apa karena kalian sulit mencari rezki disana? apa negeri kalian sedang di blokade juga?

Perlu kalian ketahui, saudaraku, tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan, walau sudah lama kami diblokade.

Kalian terlalu manja! Saya adalah pegawai Tata Usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki untuk kami.

Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda baru saja melangsungkan pernikahan. Yah, mereka menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad nikah, diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku.

Dan Perdana menteri kami, yaitu Ust Isma'il Haniya memberikan santunan awal pernikahan bagi semua keluarga baru tersebut.

Wahai Saudaraku di Indonesia,
Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut, program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang telah kalian baca, dan buku-buku pasti kalian telah lahap, kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karena kalian punya waktu.

Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku. Satu jam, yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh, setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami.

Kami di sini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut walau cuma satu jam saudaraku, tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta'aruf, tafahum dan takaful di sana.

Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang, bagaimana Dengan kalian?

Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al-qur'an, umurnya baru 10 tahun, saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al-quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang.

Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma, yah di tempat itulah mereka belajar saudaraku, bunyi suara setoran hafalan al-quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal, karena memang didepan mereka tafsirnya. Langsung Mereka rasakan.

Wahai Saudaraku di Indonesia,
Oh, iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah, kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini.

Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. Namun, bukan tangisan kalian yang kami butuhkan saudaraku biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai bukti ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya.

Oh, iya hari semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang islam di Indonesia.

Akhhuka…..Abdullah ( Gaza City ..1430 H)

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] OOT: Tim PKPU Bersama Delegasi Indonesia Tiba di Gaza

Link ke posting ini
Reaksi: 
SUMBER : http://www.pkpu.or.id/newsx.php?id=14&no=198
30.06.2010

Tim PKPU Bersama Delegasi Indonesia Tiba di Gaza


PKPU Online GAZA − Hari Senin dinihari (28/6/2010) pukul 00.40
WIB, 3 orang Tim Kemanusiaan PKPU bersama 22 anggota Komisi I DPR RI
bertolak dari Bandara Soekarno Hatta menuju Gaza, Palestina, dengan
menumpang Emirate Airlane. Rombongan tiba di Kairo Mesir pukul 18.00
waktu setempat.

Selanjutnya, Tim PKPU dan KNRP bersama rombongan
anggota DPR RI berjumlah 28 orang yang dipimpin Ketua DPR Marzuki Alie
tiba di perbatasan Rafah di Mesir, Selasa (29/6/2010) dan disambut
Marsekal Al Masri dan Ketua Parlemen Palestina Ahmad Bahar.

Rombongan
tiba di Gaza, Palestina, pukul 12.00 waktu setempat. Kunjungan delegasi
dan tim kemanusiaan RI ini disambut ketua DPR Palestina di Gaza.
Selanjutnya bertemu Parlemen Palestina, Perdana Menteri Ismail Haniya,
dan peletakkan pertama pembangunan Rumah Sakit RI 'Raudhah' di Gaza
Utara dilakukan.

Tim kemanusiaan PKPU terdiri dari Suryama M
Sastra (Psikolog), dr Martanto (dokter umum) dan dr Agoes Koeshartono
(spesialis penyakit dalam) yang juga pengurus pusat BSMI (Bulan Sabit
Merah Indonesia).

Rencananya pada kesempatan misi kali ini PKPU
menyerahkan langsung bantuan masyarakat Indonesia untuk rakyat Palestina
berupa bahan pangan dan bantuan kesehatan. Untuk selanjutnya PKPU akan
membantu beasiswa pendidikan dan sanitasi lingkungan untuk perbaikan
serta peningkatan kualitas hidup.

Saat ini, tim kemanusiaan
PKPU, KNRP, BSMI, Komat dan Wahdah Islamiyah sedang melakukan
konsolidasi mengenai program bantuan lanjutan yang akan disampaikan pada
rakyat Palestina setelah menyelesaikan misi diplomasi kemanusiaan
bersama anggota Komisi I DPR RI di Gaza selama 6 (enam) jam.
(Acep/SAB/PKPU)

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] 212.000 kelapangan untuk 1 buah kesempitan

Link ke posting ini
Reaksi: 
*Tuhan Menciptakan lebih dari 212.000 kelapangan untuk 1 buah kesempitan*

Oleh Syarif Niskala (*also blogged at* syarifniskala.com)


Apa yang Anda bayangkan jika sedang memandang segelas air penuh? Mungkin
Anda berpikir bahwa ruang dalam gelas tersebut dipenuhi oleh molekul air
yang kita kenal sebagai H2O. Anda tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa
dalam gelas berisi air itu terdapat ruang kosong. Padahal faktanya, dengan
mengabaikan jarak antara atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen, ruang
kosong dalam segelas air tersebut paling tidak menempati 99.9528% ruangan
dalam gelas. Bagaimana mungkin? Mari kita hitung dengan kasar….


Ukuran sebuah atom ditentukan dengan mengukur jarak antara inti atom
(nukleus) dengan elektron yang mengitarinya. Diketahui ukuran inti atom
hidrogen berdiameter sekitar 1 femtometer (1 femtometer = 10-15 meter). Jika
ukuran atom hidrogen memiliki diameter 106.000 femtometer maka ruang kosong
pada sebuah atom hidrogen adalah sebesar 106.000 kali benda padatnya. Karena
dalam satu molekul air terdapat 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen, maka
secara kasar ruang kosong pada sebuah molekul air (hanya dari sumbangan dari
atom hidrogen) adalah sebanyak 212.000 kali benda padatnya. Jadi, pada
segelas air penuh di atas, ruang kosongnya paling tidak menempati
99.999528%. Sementara benda padatnya hanya 0.000472%!


Jadi, jika hari ini Anda merasakan kesempitan yang luar biasa sehingga Anda
memiliki alasan untuk tidak berterima kasih (bersyukur) pada Tuhan, maka
Anda adalah ciptaan-Nya yang sangat durhaka. Jika Anda berhenti mencoba
alternatif penyelesaian satu masalah hanya karena telah melakukan 10 upaya
berbeda, maka Anda sedang menafikan lebih dari 211.990 cara lain yang
disediakan Tuhan untuk ditemukan.


Bahkan seorang inventor paling hebat yang pernah dicatat, Thomas Alva
Edison, saat menemukan bola lampu hanya menggunakan kurang dari 0.005%
peluang yang disediakan-Nya. Bagaimana dengan Anda?


*Have a great invention….*

From the note of Syarif Niskala

--
Buku terbaru dan dengan konsep buku terbaik dari Ayah Edy: Jadi Ayah Baru
Ternyata Asyik Juga Ya! Silakan kunjungi blog buku
ayahbaru.wordpress.comuntuk mengenali lebih dekat keistimewaan buku
ini. Diterbitkan oleh
Progressio Publishing.
Jika Anda berminat membeli buku tersebut, dapat menghubungi Titin Fatimah di
tien.fatimah@gmail.com or 0852.1471.0257. Harga buku Rp 54.000 + ongkos
kirim


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] all list Fwd: Athan (Azan) software Help

Link ke posting ini
Reaksi: 
just sharing ... semoga manfaat
satriyo

---------- Forwarded message ----------
From: Islamic Finder <athanpro@islamicfinder.org>
Date: Wed, Jun 30, 2010 at 10:06 AM
Subject: Athan (Azan) software Help
To: lasykarlima@gmail.com


<http://www.islamicfinder.org/>
Assalamu Alaikum!

Thank you for downloading the Athan (Azan) software.

<http://www.islamicfinder.org/athanDownload.php>Athan (Azan) 3.9 allows you
to hear automatic Athan (Azan) at the right time five times a day on every
prayer time. Most Accurate Prayer times, Qiblah direction, Hijri Islamic
Calendar, and many beautiful Athan (Azan, Adhan) sounds. More than 10
Million Athan Downloads Worldwide. The most popular religious software
according to download.com

*Please forward the Athan (Azan) software to all the Muslim brothers and
sisters you know.*.

*Installation Help:*
During installation, if you get a message saying "insert disk#2" then it
means the file did not download completely and you need to download the file
again from http://www.islamicfinder.org/athanDownload.php
If you get a error message "File Already Open" or "File Access Error" or
"Run-Time error '75' File/Path access problem" after installation then
please right click the installtion folder "C:\Progam Files\Athan", a popup
menu will open, click on "properties" and select "Sharing" tab and make it
"shared" to access other users of this computer.
After installation, please select your city in the Athan software.
Please always make sure that your computer date and time are accurate
because the prayer times depend on your computer date and time.
After installing the program, if you have any further question then please
check the "Help" available with the Athan (Azan) software.
If your question is not present in the "Help" section then contact us at
http://www.islamicfinder.org/contactus.php<http://www.islamicfinder.org/contactus.php?lang=>

<http://www.islamicfinder.org/athanDownload.php>
<http://www.islamicfinder.org/athanDownload.php>

*Features of Athan Basic 3.9:*
Automatic Athan (Azan) at every prayer time.
Prayer times for more than 6 Million cities.
Hijri and Gregorian calendars.
Athan (Azan) from Makkah, Madina and Alaqsa.
Dua after Athan.
Minutes Adjustment to make the prayer times 100% accurate accoding to your
local Masjid (Mosque).
Customized calculation methods.
Advanced options.
Download Athan Basic software at:
http://www.islamicfinder.org/athanDownload.php

*Additional features of Athan Pro 3.9:*
Athan (Azan) from Makkah, Madina, Alaqsa, Egypt, Lebanon, Bosnia, Pakistan,
and Yusuf Islam.
Quran recitation of selected Suras with option to add more.
Set different Athan reciter at different prayer times.
Rotating pictures from different Masjids.
Qiblah direction in graphical format.
Send Athan alerts to users in your local Network.
Customized color options with many color skins.
Download Athan Pro software at:
http://www.islamicfinder.org/athanDownload.php

*Mobile Athan (Azan) Software for Cell phones:*
Mobile Athan (Azan) software is used to get the accurate Prayer times,
Qiblah direction, Hijri Islamic Calendar, and hear automatic Athan (Azan) on
every prayer time on your Mobile Phone like Nokia, Sony Erricson, Motorolla,
LG, Samsung, Windows Mobile, and lot of other mobile brands. Please download
at: http://www.islamicfinder.org/mobile/index.php

<http://www.islamicfinder.org/mobile/index.php>

Best Regards,
Islamic Finder
www.IslamicFinder.org <http://www.islamicfinder.org/>

--
Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang.
now surely by Allah's remembrance are the hearts set at rest.
N'est-ce point par l'évocation d'Allah que se tranquillisent les coeurs.
im Gedenken Allahs ist's, daß Herzen Trost finden können.
>> al-Ra'd [13]: 28


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Makna Seorang Teman

Link ke posting ini
Reaksi: 
Makna Seorang Teman

By: agussyafii

Ada dua teman karib sedang dalam perjalanan. Ismail dan Salim namanya. Ditengah perjalanan mereka bertengkar, Ismail tidak menahan amarah kemudian mendorong Salim sampai terjatuh. Meski Salim sakit, Salim tidak melawan. Tanpa bertutur kata. Salim menulis di atas pasir.

'Hari ini temanku mendorongku sampai jatuh.'

Mereka lalu melanjutkan perjalanan hingaa menemukan sungai untuk membersihkan badan. Namun ternyata sungai itu teramat dalam sehingga Salim hanyut dan nyaris tenggelam dan diselamatkan oleh  Ismail, temannya. Ketika Salim siuman dan rasa ketakutannya hilang Salim menulis disebuah batu.

'Hari ini temanku menyelamatkan nyawaku.'

Melihat apa yang dilakukan Salim, Ismail terheran-heran dan bertanya, 'Kenapa waktu aku mendorongmu hingga terjatuh, kau menulis diatas pasir dan sekarang kau menulis diatas batu?'

Salim tersenyum dan menjawabnya, 'Ketika seorang sahabat melukai hati kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus luka dihati. Dan apabila diantara teman terjadi kebaikan sekecil apapun kita harus memahat diatas batu hati kita agar kita tetap mengenang, tidak hilang tertiup waktu.' Dua teman baik itu akhirnya tertawa bersama, bahagia menikmati pemandangan yang indah disetiap perjalanan.

Pesan kisah diatas adalah hidup ini kita seringkali berbeda pendapat dan berkonflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu saling memaafkan  dan melupakan masalah dan kesalahan orang lain akan membuat hidup kita menjadi bahagia dan kebaikan orang lain yang pernah dilakukan untuk kita menjadi kenangan yang terindah dalam hidup kita yang senantiasa tersimpan dalam hati tak terhapus oleh waktu. Itulah makna seorang teman.

Wassalam,
agussyafii
---
Yuk hadir atau menjadi relawan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia (ASA)', santunan, bazaar & perlombaan anak2 di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 25 Juli 2010. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii3, atau http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tuesday, June 29, 2010

[daarut-tauhiid] DZIKIR AKBAR BERSAMA MAJELIS RASULULLAH SAW 09 JULI 2010

Link ke posting ini
Reaksi: 
DZIKIR AKBAR YA ALLAH 1000X
ISRA & MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1431 H
BERSAMA MAJELIS RASULULLAH SAW


DENGAN SIARAN SAMBUTAN TAUSYIAH SINGKAT DARI
GURU MULIA ALMUSNID AL'ALLAMAH ALHABIB UMAR BIN HAFIDH
MELALUI STREAMING VIA INTERNET DARI KEDIAMAN BELIAU DI TARIM, HADRAMAUT

JUM'AT, 09 JULI 2010, 20:30 WIB
MONUMEN NASIONAL
www.majelisrasulullah.org

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Beasiswa Penuh SLTP SLTA Sampai Lulus

Link ke posting ini
Reaksi: 
KABAR BAIK INI SANGAT DISARANKAN UNTUK DISEBARLUASKAN

GRATIS belajar tanpa biaya! Untuk siapa saja, beasiswa penuh sampai
lulus. Baik yang mampu atau yang kurang mampu ekonominya siapapun bisa. Pesantren Darunnajah Cipining memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada
siapapun yang ingin belajar di Pesantren ini dengan memberikan Beasiswa
Penuh. Tidak ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beasiswa ini.
Hanya bermodalkan kesiapan untuk menghafal Al-Qur'an selama belajar di
Pesantren, Anda dapat mendaftarkan Putra-putri anda sekarang juga.


Adapun ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi selaku Calon Penerima
Beasiswa Tahfidz Al-Qur'an adalah sebagai Berikut:

1. Siap untuk menghafal Al-Qur'an 30 Juz selama masa belajar.
2. Siap Belajar di TMI Pesantren Darunnajah Cipining sampai Tamat
3. Siap Mentaati Aturan-aturan yang berlaku di Pesantren
4. Siap Mencapai Target Hafalan yang ditetapkan setiap Semester
(Rata-rata 3 juz/semester)
5. Siap melengkapi dan menyempurnakan hafalan yang ditargetkan dalam
semester tersebut, sebelum naik kejenjang/kelas yang lebih tinggi
6. Siap untuk tidak menerima Raport, Ijazah dan Surat-surat Penting
lainnya bila keluar sebelum selesai Target 30 Juz

Kesempatan ini juga bisa dinikmati oleh Calon Santri yang sudah hafal
beberapa Juz dari Al-Qur'an, dengan ketentuan siap melanjutkan
hafalannya hingga selesai. Demikian juga bagi yang sudah hafal 30 Juz,
bisa langsung belajar bersama santri-satri lainnya.


Belajar Mencintai Al-Quran Sejak Dini

Bagaimana jika ditengah jalan Santri tersebut tidak sanggup melanjutkan hafalannya dan ingin Pindah ke Program TMI/MTs/SMP/MA/SMK yang tidak
harus menghafal Al-Qur'an? Tentu saja bisa! Santri tersebut bisa
melanjutkan studinya di salah satu jenjang tersebut diatas, Seperti
Santri lainnya, ia membayar uang pangkal dan bulanan yang berlaku pada
saat pindah kekelas baru.

Apakah ada ikatan? Apakah ada kewajiban atau tugas lain saat Santri
Tamat dari Pesantren? Jawabannya, Tidak. Setelah Santri tersebut
menyelesaikan Studinya, ia dapat melanjutkan pendidikan ke Perguruan
Tinggi mana saja, atau mau langsung bekerja, atau kembali kekampung
halaman untuk memberikan pengabdian kepada Masyarakat, yang jelas Tugas
Pesantren sudah selesai memberikan Pelayanan Pendidikan Terbaik,
selanjutnya tinggal mengamalkan Ilmu atau menambahkannya lagi.

Bahkan Pimpinan Pesantren ingin, Alumni-alumni yang mengambil Program
Beasiswa Penuh 100% ini untuk melanjutkan Pendidikan di Luar Negeri.
Seperti di al-Azhar, Kairo Mesir. Menyusul Alumni-alumni Darunnajah
Cipining yang sudah lebih dulu belajar di Negeri Piramida tersebut.
Biayanya Gratis, Malah diberikan Uang Saku setiap bulannya. Ini
Kesempatan Emas, sampaikan pada Saudara-saudara dan orang terdekat anda. Segera berkunjung ke Pesantren Darunnajah.


PESANTREN DARUNNAJAH 2 CIPINING BOGOR
Alamat : Jl Argapura Kotak Pos 1 Cipining Cigudeg Bogor
Website : http://darunnajah-cipining.com/


Bisa Telepon / SMS Langsung Kesini:
Panitia Murid Baru: 08567624377, 085714128744
Telp/SMS Pendidikan: 08159297063, 085218426324
Sekretaris: 085714873135, 085664456310
Keuangan: 085885501228, 081311206287


KABAR BAIK INI SANGAT DISARANKAN UNTUK DISEBARLUASKAN

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Hubungan Makhluk dengan Tuhan

Link ke posting ini
Reaksi: 
Hubungan Makhluk dengan Tuhan

Pada suatu hari ikan-ikan di
samudra berkumpul di hadapan pemimpin mereka. Mereka berkata, "Ya Fulan,
kami bermaksud menghadap lautan. Bukanlah karena ia kami berada dan tanpa ia
kami tiada. Tunjukan kepada kami arahnya dan ajari kami jalan untuk menuju dan
mencapainya. Sudah lama kami tidak tahu di mana tempatnya dan di mana arahnya.

Pemimpinnya berkata,
"Kawan-kawan, saudara-saudara, ucapan ini tidak layak bagi kalian dan
orang-orang seperti kalian. Lautan terlalu luas untuk kalian capai. Ini bukan
urusanmu. Ini juga bukan posisimu. Diamlah. Janganlah berbicara dengan
pembicaraan seperti ini. Cukuplah kalian yakini bahwa kalian berada karena
adanya dan tidak akan ada tanpa keberadaannya.

Mereka berkata, "Jawaban ini
tidak akan ada gunanya bagi kami. Larangan tidak akan menahan kami. Kami harus
menujunya. Anda harus menunjuki kami untuk mengenalnya dan membimbing kami ke
dalam wujudnya. "

Ketika sang pemimpin melihat
gelagat ini dan larangannya tidak digubris, ia mulai menjelaskan,
"Saudara-saudara, lautan yang kalian cari, yang kalian ingin temui, ada
bersamamu dan kalian bersamanya. Ia meliputi kamu dan kalian meliputinya. Yang
meliputi tidak terpisah dari yang diliputi. Lautan itu adalah yang di situ
kalian berada. Kemanapun kamu menghadap, di situ ada Lautan. Lautan bersama
kamu dan kamu barsama lautan. Kamu pada lautan dan lautan pada kamu. Ia tidak gaib
darimu, kalian juga tidak gaib darinya. Ia lebih dekat darimu dari pada urat
lehermu."

Ketika mendengar ucapan itu, mereka
semua bangkit untuk membunuh sang pemimpin. Sang pemimpin lalu berkata kepada
mereka, "Apa salahku sehingga kalian mau membunuhku.

Mereka berkata, "Karena,
menurutmu, lautan yang kami cari adalah lautan yang di situ kami berada.
Bukankah kami berada di dalam air. Apa hubungannya air dengan lautan? Kamu
hanya ingin menyesatkan kami dari jalan-nya. Kamu hanya memperdayakan kami.
"

Sang pemimpin berkata, "Demi
Allah, bukan begitu. Aku hanya mengatakan yang sebenarnya. Sebetulnya lautan
dan air itu satu dalam hakikat. Di antara keduanya tidak ada perbedaan. Air
adalah nama lautan dari segi hakikat dan wujud. Lautan adalah nama baginya dari
segi kesempurnaan, kekhususan, keluasan, dan kebesaran di atas semua
fenomena."

Cerita di atas untuk
menggambarkan hubungan makhluk dengan Tuhan seolah-olah hubungan antara
penghuni lautan dengan lautan. Perbandingan ini tentu saja tidak tepat. Ia
hanyalah upaya untuk menyederhanakan hakikat yang sangat jauh dari ruang
lingkup pengalaman kita. Walaupun begitu, kebanyakan orang tidak juga
memahaminya. Alih-alih berterima kasih, dalam sejarah, seperti ikan-ikan itu,
kita menolak penjelasan itu, mengafirkan mufasirnya, dan tidak jarang
membunuhnya. Yang jarang adalah sikap merendah menghadapi sesuatu yang tidak
kita pahami. Lebih jarang lagi adalah kesediaan untuk memahami dan menerima
penjelasan, seperti yang dilakukan oleh para pendeta Nasrani di zaman khalifah
Abu bakar:

Sekelompok pendeta datang ke
Madinah. Mereka bertanya kepada Abu Bakar tentang Nabi dan Kitab yang dibawanya.
Abu bakar berkata, "Betul, telah datang kepada kami Nabi kami dan ia
membawa kitab suci. "Mereka bertanya lagi, "Adakah di dalam kitab
suci itu disebut wajah Allah? "Kata Abu Bakar, "Betul.""Apa
tafsirnya? "Tanya mereka. Abu Bakar berkata, "ini pertanyaan yang
terlarang dalam agama kami. Nabi Saw. tidak menjelaskan kepada kami.
"Pendeta itu tertawa seraya berkata, "Demi Allah, Nabi kamu itu hanya
pendusta belaka. Kitab suci kamu itu hanyalah kepalsuan dan kebohongan saja.
"Ketika mereka keluar dari situ, Salman mengajak mereka menemui Ali bin Abi
Thalib. Kepadanya, mereka mengajukan pertanyaan yang sama, Ali berkata,
"Aku akan menjawabnya dengan demonstrasi, tidak dengan ucapan. "Ali
kemudian memerintahkan kepada seseorang agar mengumpulkan kayu bakar, dan ia
pun membakarnya. Ketika kayu itu terbakar dan menjadi api, "Ali bertanya
kepada para pendeta, "Wahai pendeta, mana muka api? "Semua pendeta
itu menjawab, "Ini semua muka api. "Mendengar itu, Ali berkata,
"Semua wujud ini adalah wajah Allah. (Kemudian 'Ali membaca ayat
Al-Quran). Kemana pun kamu menghadap di situ wajah Allah, (QS Al-Baqarah [2]:
115). Semuanya binasa kecuali wajah-Nya. Kepunyaan-Nya segala hukum. Dan
kepadanya kamu semua kembali (QS Al-Qashash [28]: 88). "Mendengar penjelasan
itu, semua pendeta itu masuk Islam dan menjadi pengikut tauhid yang arif.

Dalam peristiwa tersebut, para
pendeta berhasil memahami makna ayat-ayat itu. Tapi Ali, yang bergelar Taj Al-Arifin,
pernah mengalami peristiwa yang mengenaskan. Ia menyampaikan sesuatu yang
berada di luar kemampuan orang yang mendengarnya. Hamam, seorang yang taat
beribadah, memohon kepada Ali untuk menjelaskan tanda-tanda orang-orang takwa.
Ali berkhotbah tentang hubungan seorang yang bertakwa dengan Tuhan. Begitu 'Ali
selesai berkhotbah, Hamam jatuh pingsan dan akhirnya meninggal dunia."Tadi
aku sebelumnya mencemaskan dia."

Para Nabi dan kekasih-kekasih
Tuhan adalah orang-orang yang telah mencapai tahap yang sangat tinggi dalam
hubungannya dengan Tuhan. Kedekatan mereka dengan Tuhan telah memberikan kepada
mereka pengetahuan langsung ('ilm
hudhuri); dan bukan pengetahuan yang berdasarkan pembuktian rasioal {'ilm
hushuli). Ketika mereka ingin menyampaikan apa yang mereka saksikan kepada
orang awam, mereka tidak mampu menemukan kata-kata yang tepat dan cepat
dimengerti.

Kenyataan inilah yang menyebabkan
lidah Musa a.s. terikat sehingga ia berdoa: "Tuhan-ku, legakan dadaku,
mudahkan urusanku, dan lepaskan ikatan lidahku, supaya mereka mengerti
pembicaraanku" (QS Tha Ha [20]: 25-28). Ini juga yang menyebabkan Nabi
Muhamad Saw. berkata, "Tidak seorang nabi pun yang merasakan sakit seperti
yang kuderita. Maknanya berkaitan dengan ketidakmampuan Nabi untuk menyampaikan
secara utuh apa yang dialami, atau menemukan orang yang dapat menerimanya. Hal
itu menyedihkan beliau meskipun pengalaman beliau lebih besar dibanding penglaman
para nabi sebelumnya, namun dia tidak dapat menyampaikannya kepada semua orang sesuai
dengan keinginannya. Bayangkan kesedihan seorang ayah yang ingin membuat
anaknya yang buta dapat memahami matahari; bagaimana ia dapat menyampaikannya
sehingga dapat menjelaskan arti dari cahaya."

Kita yang awam ini adalah
orang-orang buta dan tuli. Kita hanya menyaksikan hal-hal yang material saja,
wujud yang terendah. Dalam pandangan Ibnu Arabi, materi adalah wujud yang
paling banyak adam-nya\ eksistensi yang paling non-eksisten.

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Jadwal DT Jakarta Juli 2010

Link ke posting ini
Reaksi: 
Jadwal Kajian MQ bulan Juli 2010
Bersama KH. Abdullah Gymnastiar
dan tim Asaatidz DT Jakarta

•MMQ Istiqlal

Hari    : Ahad
Tanggal    : 11 Juli 2010
Waktu     : jam 08.00 s/d 13.00 wib
Tempat    : Masjid Istiqlal
      Jl. Taman Wijaya Kusumah Jakarta Pusat
Pemateri: KH. Abdullah Gymnastiar

•MMQ Pondok Indah

Hari    : Selasa
Tanggal    : 13 Juli 2010
Waktu     : jam 16.00 s/d 17.30 wib
Tempat    : Masjid Raya Pondok Indah
      Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan
Pemateri: Bunda Ningrum Maurice (Khusus Muslimah)

•MMQ Pondok Indah

Hari    : Selasa
Tanggal    : 13 Juli 2010
Waktu     : jam 18.30 s/d 19.00 wib
Tempat    : Masjid Raya Pondok Indah
      Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan
Pemateri: Ustadz Edy Abu Marwa (Kajian Tafsir Qur an Tematik)

•MMQ Pondok Indah

Hari    : Selasa
Tanggal    : 13 Juli 2010
Waktu     : jam 19.30 s/d 21.00 wib
Tempat    : Masjid Raya Pondok Indah
      Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan
Pemateri: Aa Gym (Umum)

•MMQ Masjid Alatief Pasaraya Blok M

Hari    : Rabu
Tanggal    : 21 Juli 2010
Waktu     : jam 12.15 s/d 13.30 wib
Tempat    : Masjid Alatief
      Pasaraya Blok M lantai 5, Jakarta Selatan
Pemateri: Aa Gym (Umum)


•MMQ Masjid baitul Ihsan Bank Indonesia

Hari    : Senin
Tanggal    : 26 Juli 2010
Waktu     : jam 16.00 s/d 17.30 wib
Tempat    : Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia
      Jl. Budikemulyaan MH. Thamrin Jakarta Pusat
Pemateri: Bunda Ningrum Maurice (Khusus Muslimah)

Hari    : Senin
Tanggal    : 26 Juli 2010
Waktu     : jam 18.30 s/d 19.00 wib
Tempat    : Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia
      Jl. Budikemulyaan MH. Thamrin Jakarta Pusat
Pemateri: Ust. Edy Abu Marwa (Umum Ikhwan akhwat)


Hari    : Senin
Tanggal    : 26 Juli 2010
Waktu     : jam 19.30 s/d 21.00 wib
Tempat    : Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia
      Jl. Budikemulyaan MH. Thamrin Jakarta Pusat
Pemateri: Aa Gym (Umum Ikhwan akhwat)

Info lebih lanjut silahkan menghubungi Humas DT Jakarta 021-7235255 / 021-93455129


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Memadamkan Api Amarah

Link ke posting ini
Reaksi: 
Memadamkan Api Amarah

By: agussyafii

Untuk membangun mahligai tidaklah cukup dengan cinta melainkan juga 'tanggung jawab,' itulah yang dituturkan seorang bapak pada saya yang malam itu beliau berkunjung ke Rumah Amalia. Beliau bertutur kisahnya, Semasa muda beliau jatuh cinta kepada istrinya karena primadona dilingkungan dimana tinggal. Begitu cintanya menggebu tanpa berpikir panjang melamar dan menikah karena takut gadis pujaannya disunting oleh orang lain.

Awal pernikahan tidak mengalami kesulitan, rumah yang ditempatinya disediakan oleh mertua. Ditengah mengarungi bahtera rumah tangganya. Karier istrinya melejit dengan pesat karena memang istrinya yang cerdas dan semangat walaupun kondisi sebagai ibu yang memiliki dua anak laki-laki. Sementara beliau sangat mendukung karier istrinya dengan sepenuh hati.

Keberhasilan di dalam karier istrinya ditunjukkan dengan memanjakan. Anaknya yang pertama dibelikan sepeda motor sekalipun baru SMP kelas satu, anaknya yang kedua yang duduk dikelas empat SD dibelikan Play Station 3 sampai tidak pernah mau belajar sementara istrinya sibuk dengan mobil mewah yang baru dibelinya. Apa daya, gaya hidup istrinya boleh terbilang glamour tidak diimbangi apa yang telah beliau kerjakan sebagai penjual sembako dengan warung kecil dipinggir jalan.

Sebagai seorang kepala rumah tangga, beliau merasa bertanggungjawab untuk menghidupi keluarga. membuka warung sembako cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga namun tak dapat dibandingkan dengan penghasilan istrinya. Terkadang istrinya malu dengan pekerjaan beliau sebagai suami karena tidak mengenakan dasi dan kemeja panjang seperti orang kantoran,  Sampai satu hari dikejutkan dengan istrinya yang memaksa dirinya membuka supermarket dikawasan komplek perumahan yang dibiayai oleh istrinya.  Namun beliau menolaknya karena pelanggannya sudah banyak sebab bila pindah lokasi berarti semua harus dimulai dari awal lagi.

Sampai terjadi pertengkaran hebat. Istrinya menuduh beliau berselingkuh karena bersikukuh dengan warung kecilnya. Beliau marah dan keluar dari rumah. Harga dirinya sebagai suami merasa terinjak-injak, Ada kemarahan dihatinya. Waktu pergi dari rumah, anak-anaknya sedang tidak ada dirumah. Itulah sebabnya malam itu beliau hadir ke Rumah Amalia. Wajahnya terlihat memerah. 'Lantas apa yang harus saya lakukan Mas Agus?'

Saya kemudian menyarankan agar mengambil air wudhu dan mengajak beliau untuk  doa bersama, 'Allahuma robbii nabiyyi muhammadin, ighfirly dzanbii, wa adz-hib ghaidha qalby wa ajirny min mudhilatil fitan' Artinya, Ya Allah, Tuhan Nabi Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kemarahan dihatiku dan selamatkanlah aku dari segala bahaya kesesatan, segala bentuk fitnah (dari puncak kemarahan).'

Wajah beliau sudah terlihat tenang kembali,  malam itu juga beliau memutuskan untuk pulang ke rumah. 'Alhamdulillah Mas Agus, hati saya terasa seperti di siram es.' Ucapnya. Sesaat beliau berpikir lama. 'Istri saya adalah pilihan hidup saya, maka saya akan menerima semua konsekwensi apapun atas keputusan saya yang kelak harus saya pertanggungjawabkan dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.' tutur beliau sebelum pamit.

Beberapa hari kemudian beliau kembali hadir bersama istri dan kedua anak laki-lakinya. Wajahnya terlihat berseri-seri. Malam itu beliau bersama keluarga hadir untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Amalia. Kebahagiaan dihatinya itu memancar dengan menghiasi senyuman. Istri dan anak-anaknya juga terlihat bahagia. Subhanallah.

Wassalam,
agussyafii
---
Yuk hadir atau menjadi relawan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia (ASA)', santunan, bazaar & perlombaan anak2 di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 25 Juli 2010. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii3, atau http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Monday, June 28, 2010

[daarut-tauhiid] Pertolongan Allah Sangat Dekat

Link ke posting ini
Reaksi: 
Pertolongan Allah Sangat Dekat

By: agussyafii

Pada suatu hari hujan cukup lebat melanda kota. Semua warga mengungsi menyelamatkan dirinya kecuali seorang ustadz dengan penuh keyakinan Allah akan menyelamatkan dirinya bila tetap tinggal di masjid, disetiap detiknya dia memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sementara banjir sudah menggenangi teras masjid.

Sebuah perahu hendak menyelamatkan, mengevakuasi ustadz itu tetapi ditolaknya dan berkata, 'Terima kasih saya akan tetap bertahan dimasjid ini.'

Hujan semakin lebat, banjir semakin tinggi dan datanglah perahu kedua hendak menolong ustadz tetapi ditolak lagi, 'Terima kasih, saya percaya Allah akan tetap menolong saya.'

Hujan tak kunjung berhenti sehingga keadaan sudah sangat gawat tetapi datang perahu ketiga, ustadz tak juga mau dievakuasi, 'Allah pasti menolong saya, jadi saya akan tetap disini.'  Akhirnya banjir itu menenggelamkan masjid dan ustadz tak lagi terselamatkan. Dihadapan Allah, sang ustadz protes kepada Allah. 'Ya Allah, saya adalah hambaMu yang beriman kepadaMu tetapi Engkau kenapa tidak menyelamatkan aku dari banjir?' Kenapa Engkau membiarkan saya menderita Ya Allah?' Allah kemudian menjawab, 'Bukankah AKU telah mengirimkan tiga perahu untuk menyelamatkan dirimu?'

Pesan kisah diatas bahwa hadirnya pertolongan Allah kepada diri kita seringkali kita tidak pahami. Kita sudah curhat, berkeluh kesah kepada Allah, kita merasa doa kita tidak dikabulkan, masalah kita malah semakin berat seolah Allah tidak sayang kepada kita lagi. Padahal pertolongan Allah senantiasa hadir dengan cara yang tidak terbatas. Bisa jadi hadirnya pertolongan Allah  itu dalam bentuk nasehat, tulisan, bantuan, guncangan, senyuman, sentilan, makian, tangisan, pujian atau dalam bentuk yang lain. Ketika kita sekarang sedang dirundung masalah, Apakah kita sudah cukup peka terhadap hadirnya pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang ada dihadapan kita? Ataukah justru kita mengabaikannya? Padahal pertolongan Allah itu sangat dekat, sebagaimana firman Allah.

'Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu sangat dekat.' (QS. al-Baqarah: 214)

Wassalam,
---
Yuk hadir atau menjadi relawan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia (ASA)', santunan, bazaar & perlombaan anak2 di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 25 Juli 2010. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii3, atau http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Nabi saw Mi'raj Ke Langit

Link ke posting ini
Reaksi: 
Ditulis Oleh: Munzir Almusawa


Friday, 25 June 2010


Nabi saw Mi'raj Ke Langit
Senin, 21 Juni 2010

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم:
لَمَّا عُرِجَ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِلَى السَّمَاءِ، قَالَ رسول صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَتَيْتُ عَلَى نَهَرٍ، حَافَتَاهُ قِبَابُ اللُّؤْلُؤِ، مُجَوَّفًا فَقُلْتُ مَا هَذَا يَا جِبْرِيلُ..؟، قَالَ هَذَا الْكَوْثَرُ

( صحيح البخاري )

Dari Anas ra berkata :
" Ketika nabi saw diangkat untuk Mikraj ke Langit, bersabda Rasulullah saw : aku telah mengunjungi sebuah sungai, yg dikelililingi kubah kubah Mutiara yg berongga rongga" ". ( Shahih Al Bukhari )

ImageAssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ الْجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِيْ هَدَاناَ بِعَبْدِهِ الْمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ ناَدَانَا لَبَّيْكَ ياَ مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلّمَّ وَبَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِيْ جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَفِيْ هَذَا الْجَمْعِ اْلعَظِيْمِ

Limpahan Puji Kehadirat Allah Maha Raja Tunggal dan Abadi, Maha Melimpahkan keindahan Dzat Nya, yang merupakan isyarat dengan penciptaan alam semesta, merupakan lambang yang menyeru hamba Nya untuk mendekat, kepada keridhaan, kepada pengampunan, kepada kesucian, kepada keluhuran, kepada kebahagiaan dunia dan akhirat, dari yang Maha Tunggal Menguasai kerajaan dunia dan akhirat, Allah Maha penguasa dan Maha menguasai setiap kejadian, Maha Menawarkan kedekatan dan Cinta Nya kepada hamba-hamba Nya, dan Maha Menghibur hamba agar jangan risau ingin dekat dan putus asa dari Rahmat Nya, Dialah Allah, Yang telah menyeru para pendosa dengan Firman Nya :
"Katakanlah Wahai hamba-hamba Ku, yang telah melampaui batas dalam berbuat dosa jangan berputus asa dari kasih sayang Allah, sungguh Allah Maha Mengampuni semua dosa, dan sungguh Allah Maha pengampun dan berkasih sayang" (QS Azzumar 53)
Diriwayatkan oleh Hujjatul Islam wabarakatul anam Al Imam Qadhi'iyad didalam kitabnya Assyifa, menukilkan riwayat ayat ini adalah :
Ketika Sang pembunuh Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib radhiyallahu'anhu pamannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu Wahsyi seorang budak yang memang sengaja membunuh Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthallib radhiyallahu'anhum di dalam perang Uhud, di saat perang Uhud itu Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthallib di tombak dari kejauhan dari belakang tubuhnya hingga wafat dan Wahsyi tidak cukup hanya dengan itu, Wahsyi membelah dada Sayyidina Hamzah, mengeluarkan jantungnya, memotong hidung dan telinga dan bibir dan mencungkil ke dua matanya lantas di bawakan kepada Hindun.

Hadirin Hadirat, inilah dosanya Wahsyi orang yang telah membunuh pamannya Rasul shallallahu 'alaihi wasallam, lalu mengeluarkan jantungnya dari dadanya, jenazah itu di robek dan di keluarkan jantungnya, di cungkil ke dua mata, bibir, hidung dan kedua telinganya dan di bawakan untuk tuannya.
Lalu di saat itu, disaat Fatah Makkah, Rasul shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke Makkah dengan 100 ribu muslimin muslimat, Wahsyi melarikan diri, ia menjauhkan diri sampai kepantai, Istrinya datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam :
"Wahai Rasul, suamiku mempunyai dosa yang sangat besar, kalau ia masuk Islam dan bertaubat, apakah suamiku di ampuni ?"
Maka Rasul shallallahu 'alaihi wasallam berkata
"Allah memaafkan semua yang terdahulu jika orang mau bertaubat, masuk Islam Taubat sudah tidak ada lagi dosa"
Maka Istrinya pun menemui Suaminya di pantai, berkata Rasul shallallahu 'alaihi wasallam
"Allah akan mengampuni semua yang Lalu kalau kau mau bertaubat dan masuk Islam"
Wahsyi berkata pada Istrinya :
"kamu tahu bahwa Rasul shallallahu 'alaihi wasallam tahu kamu istri saya?"
maka berkata Istrinya :
"tidak ku sampaikan"
"katakan dulu, mustahil aku diampuni"
Maka Istrinya balik lagi kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam :
"Ya Rasulullah, apakah betul semua dosa akan di ampuni??? suamiku ketakutan"
Rasul shallallahu 'alaihi wasallam berkata :
"sudah kusampaikan beberapa waktu yang lalu, Allah memaafkan apa-apa yang terdahulu"
Maka Istrinya berkata :
"Ya Rasulullah, suamiku adalah Wahsyi yang telah membunuh pamanmu, merobek dadanya, mengeluarkan jantungnya, mencungkil kedua matanya, dan memotong bibir, hidung dan kedua telinganya"
Berubah wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau terdiam dan tidak menjawab, menunduk, Turunlah ayat :
"Katakan Wahai hamba-hambaku yang telah melampaui batas dalam berbuat dosa, jangan berputus asa dari kasih sayang Allah, Allah mengampuni semua dosa"
Rasul menyampaikannya kepada para Shahabat dan kepada Istrinya dan Istrinya menyampaikan kepada Suaminya datanglah Wahsyi masuk Islam, Rasul shallallahu 'alaihi wasallam berkata "kau wahsyi yang telah membunuh pamanku? Hamzah bin Abdul Muthallib"
"Betul wahai Rasul, aku telah berbuat ini dan itu"
"kumaafkan kesalahanmu, namun satu hal, jangan perlihatkan wajahmu lagi di hadapanku setelah ini"
"kenapa wahai Rasulullah, bukankah kau sudah memaafkan aku?"
"aku sudah memaafkanmu, tapi kalau aku lihat wajahmu aku terbayang wajah Hamzah bin Abdul Muthallib yang rusak di hancurkan olehmu saat itu, aku teringat wajah Hamzah, makanya jangan muncul di hadapanku lagi"

Wahsyi kemudian terus kecewa di dalam hatinya sampai munculnya Musailamah Al Kaddzab musuhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata "nah ini tombak yang kugunakan untuk membunuh Hamzah bin Abdul Muthallib akan kugunakan juga untuk membunuh Musailamah Al Kadzab, barangkali sedikit bisa menebus dari pada kesalahan ku yang lalu", namun kita lihat Sang Maha Lembut Rabbul'alamin berbuat kepada orang yang demikian, Wahsyi, Allah menjawab keputus asaannya dengan kasih sayang Allah yang berkata pada istrinya "mustahil aku di ampuni karena aku sudah berbuat dosa yang sangat besar, membunuh pamannya Rasul shallallahu 'alaihi wasallam" namun justru Allah memanggilnya untuk kembali kepada cintanya, "jangan putus asa dari kasih sayang Allah" kenalilah Tuhan mu yang Maha Lembut dan Maha Berkasih sayang, tiada yang lebih lembut dari Nya, tiada yang lebih santun dari Nya, Tiada yang lebih menerima dari Nya, tiada yang lebih mengerti dan memahami keadaan kita kecuali Allah Yang Mencipta kita dari tiada, Yang Mengetahui setiap Detik hari-hari kita yang lalu dan yang akan datang, yang memberi kita dengan pemberian tidak bisa di beri oleh makhluk satu sama lain, yang paling berkasih sayang lebih dari semua yang mencintai kita, Dialah Allah, yang telah mengutus hamba yang paling di Cintai Nya, Yang mempunyai sifat yang sangat lemah lembut Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, Shahibul Akhlak Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, Shahibul Isro' Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, Shahibul Mi'raj Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, Pemimpin kita dan idola kita yang berlemah lembut dan tiada manusia yang lebih lembut dari Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

Diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari, Rasul shallallahu 'alaihi wasallam : "Rasul shallallahu 'alaihi wasallam, sebaik baiknya manusia, budi pekerti dan tubuhnya"
dan Rasul shallallahu 'alaihi wasallam telah disampaikan oleh Allah subhanahu wata'ala:
"Sungguh engkau mempunyai akhlak yang agung"(QS Nun 4)
Dan firman Allah swt pula :
"Telah datang kepada kalian utusan dari bangsa kalian, berlemah lembut dan sangat peduli atas musibah yang menimpa kalian dan sangat berlemah lembut kepada hamba-hamba Allah yang beriman dialah Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam" (QS Attaubah 128)

Orang yang paling mencintai kita dari semua orang yang cinta pada kita Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, hadirin hadirat malam-malam agung ini, mengingat dan mengundang ruh dan jiwa kita mengingat peristiwa Mi'raj Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang naik ke langit dengan undangan tunggal dari Rabbul'alamin, tidak mengundang siapapun selain Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk datang menghadap, hingga Beliau shallallahu 'alaihi wasallam diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari:
"Datang kepadaku Jibril a.s dengan dua lainnya, lantas ia membelah dadaku dan mencuci dadaku dari mulai urat leherku sampai perutku lantas kemudian membawa Baki dari emas dan menuangkan Iman dan Hikmah kedalam sanubariku, lalu mengembalikan posisi tubuhku seperti semula, lalu membawaku Mi'raj menuju Masjidil Aqsha dan di Masjidil Aqshalah aku bertemu para Nabi dan Rasul lantas kemudian aku mulai naik melintas langit dunia"
kita fahami langit di dunia luasnya sudah tidak terhingga, manusia belum mencapai ujung batasnya karna terdapat padanya triliunan Galaksi dan belum terhitung triliunan lainya yang jarak Galaksi terdekatnya yaitu Andromeda sudah dua juta tahun kecepatan cahaya, bagaimana Galaksi yang terjauh dan itu semua baru dilangit dunia, karena Allah berfirman :
"kami jadikan di langit dunia itu bintang-bintang yang bercahaya, menunjukan semua planet-plenet itu baru di langit yang pertama" (QS Al Mulk 5)
Dan Rasul menembus batas langit yang pertama itu, bukan Galaksi yang terdekat tapi ke ujungnya, bersama Jibril As dalam beberapa kejap saja, jauh lebih cepat dari kecepatan cahaya, kalau kecepatan cahaya butuh waktu dua juta tahun menuju Galaksi yang terdekat (Andromeda), bagaimana Galaksi yang miliaran lainnya, gugusan-gugusan bintang yang berjumlah Miliyaran di angkasa ini kesemua jarak itu di tempuh dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari kecepatan cahaya, sampailah ke batas langit pertama,
Jibril memerintahkan pintu langit di buka untuk Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, maka berkata para malaikat penjaga pintu langit
"Siapa yang bersamamu wahai Jibril"
Jibril berkata :
"Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam"
"apakah ia sudah waktunya di utus dan bangkit?"
Berkata Jibril :
"Betul"
Maka Malaikatpun membuka pintu langit pertama dan berkata
"Selamat datang untuknya, semulia-mulia datang kelangit pertama telah datang"
Fahamlah kita dari ucapan ini, tidak ada satupun makhluk yang lebih mulia menginjak langit pertama melebihi Sayyidina Muahmmad shallallahu 'alaihi wasallam.

Diriwayatkan didalam Shahih Bukhari :
"Selamat datang untuknya, semulia-mulia yang datang telah datang kelangit pertama"
Hadirin hadirat disaat itu berjumpa dengan Nabiyallah Adam a.s, yang mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dengan ucapan
"selamat datang wahai Nabi Yang Shaleh wahai keturunanku yang Shaleh"
Maka saat itu Rasul shallallahu 'alaihi wasallam melihat dikanan Nabi Adam jika dia melihat kekanan dia tertawa dan tersenyum jika dia melihat kekiri dia menangis,
Maka berkatalah Rasul kepada Jibril : "wahai Jibril kenapa Nabi Adam ini kalau melihat kekanan dia tersenyum, kalau lihat kekiri dia menangis?"
Berkatalah Jibril : "Kalau ia melihat kekanan, dia melihat arwah keturunannya yang Shaleh, kalau ia melihat kekiri ia melihat arwah keturunannya kufur dan jahat sehingga menangis jika melihat kekiri lantas beliau tidak melihat ke kanan semua manusia yang ada di permukaan bumi ini dan bangsa seluruh bangsa, afrika, amerika, Cina, Jepang, Arab dan seluruh bangsa yang ada di muka bumi "
Ruh keturunannya yg beriman dan shalih itu membuat Nabi Adam a.s tersenyum pada mereka, wafat dalam keshalehan dan menangis melihat keturunannya yang wafat didalam hal yang mungkar.

Hadirin hadirat lalu Rasul shallallahu 'alaihi wasallam menembus langit yang ke dua dan bertemu dengan Nabi Isa bin Maryam a.s dan di sambut oleh Nabi Isa a.s demikian didalam Shahih Bukhari dengan ucapannya : Tiadalah malaikat membukakan pintu kecuali bertanya
"siapa yang bersamamu wahai Jibril hingga kau perintahkan membukakan pintu langit ke dua"
Jibril berkata :"Yang bersamaku Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam"
Maka iapun berkata : "Selamat datang untuk Sang Nabi, semulia mulia yang datang di langit ke dua telah datang"
Dibukalah pintu-pintu langit ke dua untuk menyambut Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dan mereka pun menyambut gembira, para malaikat berdesakan menyambut kedatangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

Demikian Riwayat Shahih Bukhari.
Lalu dia menembus langit yang ketiga Rasul shallallahu 'alaihi wasallam dan berkatalah Jibril
"Bukakan seluruh pintu langit" Berkatalah Malaikat langit ke tiga : "Siapa Yang bersamamu wahai Jibril, sampai aku harus membukakan pintu langit ketiga ini" Jibril berkata : "Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam" maka berkata para malaikat dengan ucapan yang sama "apakah sudah di utus?" dijawab oleh Jibril as : "Sudah"
"Selamat datang untuknya semulia-mulia yang datang di pintu langit ke tiga"
Pintu langit ketiga dibuka dan Rasul shallallahu 'alaihi wasallam bertemu dengan Nabiyallah Yusuf a.s., Lantas Beliau naik kelangit ke empat dengan sambutan yang sama di buka pintu langit ke empat untuk Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, disambut oleh para Malaikat dan para Nabi, di sambut di langit ke empat Oleh Nabi Idris a.s lantas di langit ke lima di sambut pula oleh para Nabi di langit keenam di sambut Oleh Nabiyallah Musa a.s, dalam satu Riwayat di dalam Shahih Bukhari didalam riwayat lainnya oleh Nabiyallah Ibrahim juga dalam Shahih Bukhari teriwayatkan, dalam langit ke tujuh berjumpa dengan Nabiyallah Musa dalam Riwayat lainnya Nabiyallah Ibahim a.s, lantas Rasul berkata setelah itu aku di naikkan ke Baitul Ma'mur yang tempatnya tepat berada diatas Ka'bah, lantas aku berkata pada Jibril, "apa ini wahai Jibril?"
Jibril berkata :
"ini Baitul Ma'mur, 70 ribu malaikat shalat setiap harinya dan keluar dari Baitul Ma'mur 70 ribu dan tidak pernah kembali lagi terus keluar 70 ribu tepat diatas ka'bah al Musyarrafah tempatnya"

Hadirin hadirat lantas Rasul shallallahu 'alaihi wasallam dinaikan lagi sampai mendengar lauhul mahfud (ketentuan takdir) sampai ia mendengar yaitu keputusan-keputusan Allah subhanahu wata'ala lantas setelah itu di perintah untuk menghadap langsung kepada Allah subhanahu wata'ala, Jibril berhenti tidak meneruskan menemani lagi, karena dalam riwayat yang lainya Jibril berkata : "aku tidak mampu terus menghadap kepada Allah karena tidak di izinkan untuk menghadap, hanya engkau yang di izinkan untuk menghadap, kalau aku naik aku akan hancur terbakar dengan cahaya hijab, dari hijabnya Allah subhanahu wata'ala, cahaya dari 70 ribu tabir cahaya yang menutupi makhluk dengan Al Khaliq, jika sampai aku ke hijab itu aku akan terbakar" kata Jibril.
70 ribu tabir terbuka untuk Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, dan Rasul shallallahu 'alaihi wasallam, diriwayatkan didalam Shahih Bukhari berjumpa dengan Allah subhanahu wata'ala, dan Allah subhanahu wata'ala telah berfirman :
"saat itu sangat dekat dia dengan Allah subhanahu wata'ala" (QS Annajm 8-9)
Diriwayatkah didalam Assyifa oleh Hujjatul Islam Al Qadhi'iyad alaihi rahmatullah bahwa di saat itu Rasul shallallahu 'alaihi wasallam menceritakan :
"saat aku naik menuju Mi'raj aku melihat dilangit itu para malaikat gemuruh dengan dzikir dan tasbih dan warna dan bentuk yang belum pernah aku lihat di permukaan bumi ada warna seperti itu dan bentuk seperti itu dan kulihat hamparan surga itu bentangan tanahnya adalah Misk yang di keringkan, minyak wangi yang mengering dari indahnya di campur dengan berlian dan juga mutiara dan kemudian aku sampai ketika menembus Muntahal khalai'iq (batas akhir seluruh Makhluk) tidak lagi kudengar satu suarapun, sepi dan senyap, tidak ada lagi bentuk dan warna warni dan saat itu akupun mendengar satu suara :
b>"mendekat mendekat wahai Muhammad, tenangkan dirimu dari ketakutanmu wahai Muhammad"
maka beliau pun bersujud lalu berkata : Attahiyyatul Mubaarakaatusshalawaatutthayyibaatu lillah" (Rahasia keluhuran, kebahagiaan, kemuliaan, keberkahan, milik Allah dan untuk Allah subhanahu wata'ala)
maka aku mendengar jawaban kata Rasul : Assalaamu alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh", (Salam sejahtera wahai Nabi dan Rahmatnya Allah, dan keberkahannya)
Maka aku menjawab : "Assalaamu alaina, wa alaa ibaadillahisshaalihiin" (Salam sejahtera bagi kami (yaitu aku dan ummatku), dan hamba hamba yg shali (yaitu para nabi dan malaikat)
Beliau tidak mau mengambil rahasia salam sejahtera dari Allah sendiri, tapi ingin menyertakan Ummat Beliau shallallahu 'alaihi wasallam dengan ucapan :
"salam sejahtera untuk kami dan para hamba Allah yang Shaleh yaitu para malaikat dan para Rasul dan Nabi"

Demikian sebagian ulama menjelaskan.
Hadirin hadirat maka di wajibkannya 50 waktu shalat, lantas beliau turun berjumpa dengan Nabiyallah Musa As,
"apa yang dikatakan Tuhanmu?"
"aku di berikan hadiah untuk membawa shalat 50 waktu"
"baliklah..!, bani Israil tidak mampu melakukan 50 waktu apalagi ummatmu, Ummatmu lebih pendek usianya, lebih lemah, lebih tidak berdaya, balik lagi minta kekurangan"
maka Rasul shallallahu 'alaihi wasallam kembali di kurangi 10 waktu, ketika meminta kekurangan seraya berkata :
"Wahai Allah sungguh Ummatku sudah sangat lemah dibanding ummat-ummat sebelumnya" Maka Allah subhanahu wata'ala menguranginya 10 menjadi 40 waktu,
Dia turun pada Nabiyallah Musa, Musa a.s berkata :
"apa yang kau dapat, di kurangi berapa?"
Rasul saw menjawab : "sepuluh"
"balik lagi, 40 waktu tidak mampu ummatmu, minta dikurangi lagi, minta keringanan"
Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam balik lagi pada Allah, dikurangkan lagi 10 hingga demikian sampai 5 waktu yaitu beliau bulak balik demi minta keringanan.

Didalam salah satu riwayat Nabiyallah Musa a.s itu ketika beliau a.s diriwayatkan didalam riwayat yang tsiqah (riwayat yang kuat), saat beliau mendengar firman Allah Swt di bukit Tursina maka itu bukan di langit, tapi di bukit Tursina saat ia mendengar firman Allah Swt di bukit Tursina, ia pun turun di bukit tursina ia menutup telingannya dari semua suara benda dan hewan karena ia tidak tahan mendengar buruknya suara benda dan hewan karena telah mendengar suara yang sangat begitu lembut dan indah mewakili firmannya Allah Swt tidak kuat mendengar suara air, suara burung, suara manusia, suara hewan menyakiti telinga Musa a.s, itu Nabiyallah Musa a.s di dunia maka bercahaya terlihat diwajah Nabiyallah Musa dilihat oleh istri dan anak-anaknya demikian terang benderang wajahmu Nabiyallah Musa As berkata : aku tadi mendapat firman Allah Swt, maka ketika di malam isra' wal mi'raj beliau Musa a.s melihat Rasul Saw kembali kehadapan Allah Swt dengan wajah yang terang benderang bias dari cahaya Rabbul'alamin subhanahu wata'ala, Nabiyallah Musa a.s bahkan mencari alasan supaya Muhammad kembali lagi ke atas supaya bisa balik lagi, jumpa lagi, melihat lagi cahaya keindahan Allah, wajah Beliau bagaikan cermin yang mencerminkan cahaya keagungan Ilahi, balik lagi keatas, balik lagi hingga berkali kali Nabi Musa a. bisa menikmati bias dari cahaya keindahan Rabbul'alamin yang terlihat di wajah Sayyidina Muhammad Saw dan setelah itu Nabiyallah Musa pun ketika Rasul berkata :
"sudah cukup 5 waktu tadi sudah di beri pahala 50 waktu oleh Allah subhanahu wata'ala"
kembali lagi, Rasul berkata : "aku sudah malu, karna Allah Swt sudah berfirman : " Aku sudah lewatkan dan sudah jalankan fardhu Ku untuk hamba-hamba Ku"(Shahih Bukhari)
yaitu Allah Swt telah menentukannya dan tidak lagi merubahnya 5 waktu, Allah Maha tahu shalat itu 5 waktu bukan 50 waktu, namun Allah ingin memberi isyarat kepada sang Nabi dan kepada ummat beliau yaitu kita berapa besarnya rindu kita kepada Allah Swt, berapa besarnya rindu Allah pada kita, Allah meminta 50 kali kita menghadap, kita 5 kali saja ada yang masih malas dan keberatan, berapa cinta Allah kepada kita, berapa cinta kita kepada Allah, Allah minta 50 kali, karena kita lemah kita diberi 5 kali tapi sama dengan 50 waktu seakan akan 50 kali menghadap Allah, inilah cinta nya Rabbul'alamin kepada mu.

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah,
bahkan ketika Rasul saw turun melihat Musa a.s menangis lalu berkata :
"wahai jibril kenapa ia menangis" Jibril a.s berkata :
"karena ia menangisi, ia telah menyeru kepada Allah subhanahu wata'ala , inilah Nabi yang paling mulia melebihi ummatnya yang lebih banyak dari ummatku dan yang masuk surga dari ummatnya lebih banyak dari ummat ku"
maka menangis Nabiyallah Musa a.s berpisah dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam karena Rasul shallallahu 'alaihi wasallam kembali membawakan kepada kita hadiah Ilahiyah berupa 5 waktu yang luhur, 5 waktu suci untuk menghadap Ilahi, jiwa dengan jiwa, ruh dengan ruh, sanubari menghadap Allah subhanahu wata'ala dengan saat ruh menghadap Allah subhanahu wata'ala walaupun jasad kita di bumi tapi ruh dan jiwa kita dan sanubari kita saat mulai kita takbiratul ihram hingga selesai shalat yaitu salam, mulai takbiratul ihram hingga salam saat itu kau terbuka hijab antara kau dengan Allah subhanahu wata'ala berhadapan dengan Rabbul'alamin, sebagaimana hadits Rasul shallallahu 'alaihi wasallam diriwayatkan didalam Shahih Bukhari :
"barang siapa yang melakukan shalat sungguh ia sedang berbicara dan bercakap cakap dan menghadap Allah subhanahu wata'ala"
Inniy wajjahtu wajhiya lilladziy fatharassamaawaati wal ardhi….dst " sungguh kuhadapkan jiwaku, hatiku, wajah hati ku, kepada yang menciptakan langit dan bumi yaitu Allah subhanahu wata'ala.."

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah,
Demikian rahasia keluhuran didalam mi'raj sekilas kita buka namun masih lagi banyak bagaikan samudera yang sangat luas yang tidak bisa diceritakan dengan lisan diantaranya adalah ucapan para penyair bahwa ketika Nabi Musa a.s menghadap Allah Swt di Bukit Tursina, maka disaat itu perintahkan kepada Musa :
"lepas kedua sandal mu wahai Musa kau berada di lembah yang suci" (QS Thaahaa 12)
maka disaat Rasul shallallahu 'alaihi wasallam Mi'raj naik ke hadhratullah tidak di perintah membuka kedua sandalnya, maka berkata para penyair dalam syairnya manakah yang lebih mulia sandal atau Jibril a.s, jibril tidak biasa naik kehadhratullah sandalnya Rasulullah naik ke hadhratullah subhanahu wata'ala, tentu jibril a.s lebih mulia dari sandal, sandal hanya terbuat dari kulit kambing tapi karena sandal terikat dengan kaki Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam walaupun terbuat dari kulit kambing karena terikat dengan kaki Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, demikian pakaian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam naik ke hadirat Allah shallallahu 'alaihi wasallam, tidak diperintah membuka kedua sandalnya sebagai tanda bahwa orang-orang yang terikat hatinya dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sangat dekat dengan Allah subhanahu wata'ala, Allah tidak perintahkan semua yang bersama Rasul untuk berpisah, bahkan sandalnya pun tidak diperintahkan dibuka menunjukkan lebih lagi hatinya yang terikat cinta pada Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, mereka mendapatkan rahasia kemuliaan isra' wal mi'raj, seluruh ummat beliau buktinya, saat kita shalat kita mengulang kembali kalimat percakapan Allah dengan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam : yaitu : attahiyyatul Mubaarakaatu….dst.
kalimat itu kalimat percakapan antara Allah dan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam kau ucapkan didalam shalat, setiap shalat kita mengucapkannya, rahasia keluhuran isra' wal mi'raj tumpah pada kita 5 kali setiap harinya ingin lebih lakukan lagi, ada shalat dhuha, ada shalat witir, ada shalat tahajjud, ada shalat shalat luhur lainnya.

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah,
demikian rahasia sekilas dari rahasia keluhuran shalat, tidaklah seseorang melewati hari-harinya di dalam shalat kecuali ia telah dalam keluhuran, diriwayatkan didalam shahih bukhari, sebagaimana hadits yang kita baca tadi, bahwa ketika Rasul shallallahu 'alaihi wasallam mi'rajh berkata Sayyidina Anas bin Malik ia melihat kubah-kubah yang terbuat dari mutiara yang ada danau disampingnya, kubah-kubah yang terbuat dari mutiara yang berlubang lubang dengan keindahan, maksudnya, berlubang lubang dengan indah mutiara mutiara itu, memberikan Tanya kepada jibril, "apa itu jibril ?"
berkata jibril "itu telaga al Kautsar"
itu telaga yang sangat indah Rasul berkata, diriwayatkan didalam Shahih Bukhari atau riwayat lainnya bahwa jumlah cangkirnya sebanyak bintang di langit, cangkir-cangkir yang berada di telaga al-kautsar milik Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang Allah firmankan:
"Sungguh kami memberi kepadamu wahai Muhammad telaga al-kautsar, maka shalatlah kepada Allah, perbanyaklah doa dan berkurbanlah, dan orang-orang yang ingin mencelakaimu lah yang akan celaka dan terputus keturunanya" (QS Al Kautsar)
tiga ayat yang demikian singkat tapi mensiratkan betapa mulianya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang diberikan oleh Allah telaga al kautsar, didalam riwayat yang tsiqah (riwayat yang kuat) jika pecah salah satu pecahan kecil dari cangkir yang ada di telaga al kautsar jatuh kepermukaan bumi pecahan kecil itu lebih mahal dari seluruh perhiasan yang ada di muka bumi.

Hadirin hadirat bagaimana satu cangkir sempurna hati para sahabat dan para pecinta Rasul shallallahu 'alaihi wasallam mereka meminta kepada Rasul shallallahu 'alaihi wasallam, ya Rasulullah saat kami nanti di telaga al kautsar, saat itu kami tidak mau meminum dari gelasnya, lalu bagaimana? ingin meminum langsung dari telapak tanganmu ya Rasulullah, telapak tangan mu lebih mulia dari seluruh cangkir yang ada di telaga al kautsar.

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah,
demikian para sahabat Rasul, radhiyallahu'anhum, berkata Rasul shallallahu 'alaihi wasallam di akhir masa hidupnya seraya bersabda :
"akan kalian lihat nanti setelah aku wafat hal-hal yang tidak menyenangkan, bersabarlah sampai kalian berjumpa dengan ku di telaga haudh" (Shahih Bukhari)
para pecinta Rasul shallallahu 'alaihi wasallam ditunggu oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di telaga haudh, semoga aku dan kalian dikumpulkan oleh Allah ditelaga haudh, ditelaga al kautsar bersama Sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, bersama para muhaajiriin dan anshar, ahlul badr, ahlul uhud.

Rabbiy kami bermunajat memanggil nama Mu yang Maha luhur, yang Maha membuka rahasia keluhuran dunia dan akhirat, yang Maha memiliki rahasia kebahagiaan dunia dan akhirat, Maha memiliki kunci kunci kemudahan dunia dan akhirat, yang Maha memiliki cahaya kebahagiaan, keluhuran, pengampunan, dan kasih sayang, wahai yang berkasih saying kepada kami lebih dari semua yang mencintai kami, wahai yang Maha baik kepada kami lebih dari semua yang baik kepada kami.

Masing-masing hadirin mempunyai hajjat, mempunyai doa, mempunyai kebutuhan, ada yang terjebak hutang, ada yang terjebak masalah, ada yang terjebak kesedihan, ada yang terjebak kesusahan, ada yang igin bekerja belum bekerja, ada yang ingin punya keturunan belum punya keturunan, ada yang ingin menikah belum menikah, masing masing dengan hajjatnya, Rabbiy Engkau Maha melihat saat ini kepada segenap sanubari kami, (Firman Allah swt) : "apakah mereka mengira tidak ada satupun yang Melihat" (QS Al Balad.7) melihat mereka apakah mereka tidak mengira bahwa Allah Swt yang Maha Tunggal selalu melihat mereka, "Bukankah telah kami berikan pada mereka penglihatan, kami berikan pada mereka ucapan, kami berikan pada mereka dua jalan (kebaikan dan keburukan) (QS Al Balad 8,9,10), mana yang ingin mereka pilih didalam kedekatan kasih sayang atau dalam kemurkaan Ku, semoga aku dan kalian dan semua keluarga, dan keturunan kita disatukan oleh Allah dan dipastikan oleh Allah didalam orang orang yang diridhoi Allah, orang orang yang dimuliakan Allah, orang orang yang dilimpahkan rahmat oleh Allah setiap waktu dan saat.

Rabbiy bimbing kami, maafkan dosa dosa kami, tidak kami bangkit dari tempat ini kecuali kau sudah menghapus seluruh dosa dosa kami, dan dosa ayah bunda kami, dan dosa kerabat dan saudara kami, suami kami dan istri kami, anak anak kami dan keluarga kami yang masih mempunyai dosa dan belum terampuni hingga malam ini ampunkan seluruh dosa mereka ya Rahman ya Rahim.
Mereka yang telah wafat dari ayah bunda, dari keluarga atau teman atau kerabat yang barangkali hingga malam ini masih terhimpit di alam kubur, bebaskan dari segala kesusahan ya Allah, dan mereka yang didalam kemuliaan didalam kubur, tambahkan kemuliaannya, dan mereka yang masih hidup Rabbiy linpahkan Rahmat dan keluhuran untuk mereka dan untuk kami semua.

Wahai Nama yang mengawali segala-galanya dari tiada menjadi ada maka adakanlah segala apa yang kami minta, Wahai yang Maha mampu memberi melebihi semua yang mampu memberi, Wahai yang telah berfirman kepada kami (dalam hadits qudsiy) : "Wahai hamba-hamba Ku, jika berkumpul dari kalian seluruh jin dan manusia yang pertama dan yang terakhir di suatu lapangan yang multi luas, dan masing-masing kalian mempunya hajat dan meminta kepada Ku, (ada yang minta 1000 Surga, ada yang minta 1000 Arsy dengan masing-masing permintaannya) kuberikan semua yang kalian minta, tidak berkurang dari yang kumiliki, kecuali seperti jarum yang terangkat dari tengah lautan samudera" (Shahih Muslim)

Wahai Allah Yang Maha Luhur, limpahkanlah kami lebih dari apa yang kami minta, limpahkan permintaan kami lebih dari apa yang kami harapkan, ampuni semua dosa yang kami ketahui dan yang tidak kami ketahui, kami titipkan masa lalu kami dalam samudera pengampunan Mu, kami titipkan masa depan kami kepada samudera gerbang kebahagiaan Mu,

فَقُوْلُوْا جَمِيْعًا ...

Ucapkanlah bersama-sama

يَا الله...يَا الله... ياَ الله.. يَا الله...يَا الله... ياَ الله..

Limpahkan kedamaian, ketenangan, kebahagiaan, kesejukan dunia dan akhirat,
Kemakmuran Dunia dan akhirat,

يَا الله...يَا الله... ياَ الله.. يَا الله...يَا الله... ياَ الله..

Kau terus memberi dan terus memberi, beribu-ribu anugerah Kau beri dalam sekali kami memanggil Nama Mu

يَا الله...يَا الله... ياَ الله.. يَا الله...يَا الله... ياَ الله..

Wahsyi yang telah membunuh Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthallib, menghancurkan badannya dan menghancurkan wajahnya, lari karna putus asa dari Mu ya Allah, Kau memanggilnya kembali dari kasih sayang Mu, jangan putus asa dari kasih sayang Mu, alangkah indahnya Engkau

يَا الله...يَا الله... ياَ الله.. يَا الله...يَا الله... ياَ الله.. ياَرَحْمَن يَارَحِيْم ...لاَإلهَ إلَّاالله...لاَ إلهَ إلاَّ الله مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. كَلِمَةٌ حَقٌّ عَلَيْهَا نَحْيَا وَعَلَيْهَا نَمُوتُ وَعَلَيْهَا نُبْعَثُ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى مِنَ اْلأمِنِيْنَ


Terakhir Diperbaharui ( Friday, 25 June 2010 )

Best Regards,

SAIFUL ILMI

Production Engineering

PT. Katsushiro Indonesia

Jl. Jababeka XII Blok I - Cikarang - Bekasi

Telp. 021-8934953 ext. 270 or ext. 235

Fax . 021-8934957

Hp. 081-59404731

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/