Monday, February 28, 2011

[daarut-tauhiid] Perihnya Hati

Link ke posting ini
Reaksi: 
Perihnya Hati

By: M. Agus Syafii

Pernahkah terbayang betapa perihnya hati di tengah kebahagiaan keluarga, cobaan itu hadir tanpa kita menduga.  Istri yang didicntainya terbaring sakit. Itulah yang terjadi pada seorang bapak separuh baya bersama putrinya senantiasa menjenguk  istri tercintanya yang terbaring diranjang. disekelilingnya ada alat pengukur tekanan nafas dan tabung untuk memeriksa kesehatan. Bila sampai dirumah sakit, suami yang setia itu datang menggantikan pakaian istrinya dan menanyakan keadaan istrinya. Selalu saja tidak ada perubahan sama sekali. Kondisi istrinya tetap seperti semula. Tidak ada kemajuan atau perubahan yang membaik. Kesembuhan istrinya seolah tidak bisa diharapkan. Setelah menjenguk dan merawat istrinya, sang bapak dengan putrinya selalu memanjatkan doa kepada Allah agar memberikan kesembuhan. Setelah itu barulah meninggalkan rumah sakit. Beliau hampir setiap hari selalu menjaga, merawat dan mendoakan untuk kesembuhan istrinya.

Meluangkan waktu untuk merawat ditengah kesibukannya yang juga harus bekerja mencari nafkah. Kesediaannya merawat istri yang sedang sakit membutuhkan energi yang sangat besar. Sifat konsistensi untuk menjaga, merawat dan mendoakan istrinya yang sedang sakit sungguh sangat luar biasa. Padahal kondisi istrinya belum pulih. Bahkan ada orang yang menyarankan agar mengunjunginya seminggu sekali aja. Suami setia itu memilih tegar dan bersikukuh untuk menjaga dan merawat istrinya, 'Allah tempat memohon pertolongan.'  Ditengah kegelisahan itulah beliau datang ke Rumah Amalia untuk bershodaqoh ke Rumah Amalia agar Allah berkenan memberikan kesembuhan bagi istri yang dicintainya.

Sampai suatu hari sesaat sebelum dirinya datang, istrinya bergerak dari tempat tidur. Dia merubah posisi tidurnya. Tak lama kemudian istrinya membuka kelopak matanya. dan mencopot alat bantu pernapasan. Ternyata istrinya sudah duduk tegap. Dokterpun datang membantu menolong, meminta perawat mencopot alat-alat bantu dan membersihkan bekas alat bantu ditubuhnya. 'Begitu saya datang, saya terperanjat Mas Agus Syafii..jantung saya seolah mau copot. Bagaimana tidak, ditengah saya kehabisan harapan, saya melihat istri saya kembali pulih.' Katanya bapak itu dengan tangis haru bercampur bahagia tidak bisa dibendung lagi. Beliau menangis, memanjatkan puji syukur kehadirat Allah yang telah memberikan kesembuhan total terhadap istrinya. 'Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah.' tutur beliau, air matanya mengalir, perih hatinya telah berubah bahagia malam itu di Rumah Amalia.

Wassalam,
M. Agus Syafii
-
Yuk, hadir di kegiatan 'Amalia Bersyukur' Ahad, 20 Maret 2011, di Rumah Amalia. Bila  berkenan berpartisipasi dg menyumbangkan buku2, Majalah, Komik, Novel, Cerpen,Kaset VCD, CD, DVD ( ISLAMI ), IPTEK, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. silahkan kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431,http://agussyafii.blogspot.com/


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] .:: HaditsWeb 4.0 ::.

Link ke posting ini
Reaksi: 
.:: HaditsWeb 4.0 ::.

Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Sebelumnya saya mohon izin kepada Owner dan Moderator, dalam hal mengirimkan informasi ini, semoga berkenan dan bermanfaat untuk semua. Terima kasih.

Yth sahabat-sahabat semua,

Alhamdulillah, bagi sahabat2 yang mungkin memerlukan software Al-Qur'an dan Hadits, bisa menggunakan HaditsWeb versi 4.0, di dalamnya memuat:

- Metode Membaca dan Menghapal Al-Qur'an DIH (Baru)
- Al-Qur'an dan Terjemahannya
- Pendahuluan, yakni pembahasan awal mengenai ilmu hadits
- Ringkasan Shahih Bukhari
- Kumpulan Hadits dari Shahih Muslim
- Ringkasan Syarah Arba'in An-Nawawi
- Kitab Hadits Bulughul Maram Min Adillatil Ahkam
- 1100 Hadits Terpilih
- Riyadhus Shalihin (Baru)
- Sejarah Singkat Beberapa Ahli Hadits
- Artikel-Artikel Tentang Hadits
- Dan informasi menarik lainnya

Untuk penggunaan HaditsWeb pada Operating System berbasis Microsoft Windows, bisa langsung download pada SALAH SATU link dibawah ini:

- http://www.datafilehost.com/download-c6e7c75f.html
- http://www.mediafire.com/?4k05491ne6mpp5r
- http://www.enterupload.com/gkt8s3nsv6ck/HaditsWeb4.0.exe.html
- http://www.sendspace.com/file/ymr5oq
- http://www.4shared.com/file/5cA_P0Sc/HaditsWeb40.html

Nama File: HaditsWeb4.0.exe, format file CHM.
Size: 14,07 MB

Untuk penggunaan HaditsWeb dalam Operating Sytem berbasis Linux, Apple Mac, HP (Hand Phone), SmartPhone, iPhone, iPad, ataupun PC Pocket lainnya bisa langsung download pada SALAH SATU link dibawah ini:

- http://www.datafilehost.com/download-4bef89bd.html
- http://www.mediafire.com/?by8s3q7d59k12dg
- http://www.enterupload.com/8q8o260ms501/HaditsWeb4.0.zip.html
- http://www.sendspace.com/file/1hutpp
- http://www.4shared.com/file/midzRpcZ/HaditsWeb40.html

Nama File: HaditsWeb4.0.zip, format file HTML.
Size: 19.6 MB

Untuk petunjuk tata cara install di Linux, Apple Mac, HP (Hand Phone), SmartPhone, iPhone, iPad, ataupun PC Pocket lainnya silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini:

1. Download dahulu file HaditsWeb4.0.zip diatas.

2. Buatlah folder baru dengan nama HaditsWeb4.0 di dalam memori card atau harddisk di Linux, Apple Mac, HP, SmartPhone, iPhone, iPad, ataupun PC Pocket Anda tersebut. Khusus untuk HP, Anda akan memerlukan bantuan PC. Silahkan gunakan card reader, bluetooth, ataupun kabel konektor HP ke PC, untuk mengakes memori card di HP Anda. Keterangan: Nama folder tidak harus HaditsWeb.4.0, boleh menggunakan nama yang lain.

3. Extract (pindahkah atau keluarkan) seluruh file di dalam file HaditsWeb.4.0.zip ke folder baru tersebut menggunakan software WinZip, WinRar ataupun 7-Zip.

4. Khusus untuk HP, pastikan Anda menyimpan hasil extract-nya disuatu folder yang bisa diakes oleh aplikasi Web Brower di HP Anda. Untuk pengetesan, silahkan buka File Manager di HP Anda, kemudian cobalah buka file index.htm yang terdapat di folder HaditsWeb4.0 tersebut.

5. Bilamana file index.htm dapat terbuka dengan sempurna, maka buatlah suatu shortcut atau bookmark untuk file index.htm ini, sehingga memudahkan Anda untuk mengakses HaditsWeb 4.0 ini secara offline.

6. Untuk membuka menu Pembacaan Al-Qur'an, pastikan aplikasi Web Browser yang Anda gunakan di Linux, Apple Mac, HP, SmartPhone, iPhone, iPad, ataupun PC Pocket yang Anda gunakan sudah mendukung penggunaan Adobe Flash Player.

Untuk informasi lainnya, silahkan baca file Readme yang terdapat pada file diatas.

Keterangan : File-file diatas tidak disertakan file-file MP3 untuk masing-masing Qori. Rekan-rekan bisa download secara manual ataupun memesan CD/DVD HaditsWeb 4.0 yang didalamnya sudah disertakan file-file MP3 nya. Bagi rekan-rekan yang hendak memesan CD/DVD HaditsWeb 4.0, bisa mengunjungi link sbb:

http://opi.110mb.com/haditsweb/pemesanan_haditsweb.htm

Jika terdapat kegagalan dalam mendownload file-file diatas, silahkan download dilain waktu, karena bisa jadi lalu lintas web server di atas mungkin sedang penuh. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi: http://opi.110mb.com/

Alhamdulillah, semoga berkenan dan bermanfaat untuk semua, terima kasih.

Wassalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Sofyan Efendi.
Email: SofyanEfendi@gmail.com
http://opi.110mb.com/

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] KEMULIAAN DI BALIK AIB

Link ke posting ini
Reaksi: 
KEMULIAAN DI BALIK AIB

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Sahabat seiman, sesungguhnya yang paling menakutkan dalam hidup ini adalah terungkapnya kejelekan, aib dan cacat dalam diri, terbongkarnya makar busuk diri yang selalu memperturutkan hawa nafsu, saat itu tak akan ada lagi kemuliaan, tak dijumpa lagi penghormatan, yang ada adalah kebencian, penghinaan dan cemoohan..,

Sahabat seiman..! dapatkah kita melihat seberapa besar aib dan cacat yang kita miliki..? cacat diri yang selalu terbungkus make up dunia, aib hati yang sering tertutup dengan dusta, hinanya sikap yang terhalang sandiwara.., sahabat, nilailah bagaimana ibadah kita sampai pagi ini, seperti apa akhlak kita kepada keluarga, dan selembut apa sikap kita terhadap saudara?

Sahabat seiman, lalu apa yang kita rasakan? terkadang kita masih dapat tersenyum di balik borok yang kita miliki, tak sedikit justru kita mendapatkan pujian, bahkan balasan kebaikan yang tak terbayangkan.. Sering kita tertipu menatap kemuliaan, selama ini tidak terungkapnya aib bukan karena kita tidak memiliki, dan bukan berarti Allah SWT tidak mengetahui, akan tetapi karena Allah SWT menutupinya, mungkin bukan karena kemuliaan kita, tetapi karena kasih sayang Allah SWT yang begitu besar kepada kita..

Sahabat seiman, tanyalah diri, jujurlah kepada Allah SWT, mengapa diri terus menganggap suci, kenapa nafsu selalu dituruti..? padahal kita yakin bahwa Allah Swt mengetahui, berusahalah menjadi pejuang hebat di bawah pengawasan Allah SWT daripada pengawasan manusia, sebab Dialah sesungguhnya yang memberikan kemuliaan!
Selamat beraktifitas! (SaiBah)

Dengarlah agungnya firman Allah SWT mengatakan, artinya:

"Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah mengetahui segala yang mereka sembunyikan dan segala yang mereka nyatakan?" (Q.S. Al Baqoroh: 77)

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Sunday, February 27, 2011

[daarut-tauhiid] Keajaiban Akhir Dunia

Link ke posting ini
Reaksi: 
-------Original Message-------

From: \(BAZ\)

Keajaiban Akhir Dunia

Posted by: admin

Sesungguhnya keajaiban manusia di akhir zaman ini sangat banyak dan nyata
sekali. Terkadang kita kurang jeli memperhatikannya sehingga terlihat dunia
ini berjalan baik-baik saja. Namun, bila kita cermati dengan baik, kita akan
menemukan segudang keajaiban dan keanehan dalam kehidupan manusia akhir
zaman dan hampir dalam semua lini kehidupan. Keajaiban yang kita maksudkan
di sini bukan terkait dengan persitiwa alam seperti gempa bumi, tsunami dan
sebagainya, atau kejadian yang aneh-aneh lainnya, melainkan pola fikir
manusia yang paradoks yang berkembang biak di akhir zaman ini.

Berikut ini adalah sebagian kecil dari berfikir paradoks yang berkembang
akhir-akhir ini dalam masyarakat luas. Lebih ajaib lagi, berfikir paradoks
tersebut malah dimiliki pula oleh sebagian umat Islam dan para tokoh mereka.
Di antaranya :

Bila seorang pengusaha atau pejabat tinggi melakukan korupsi milyaran dan
bahkan triliunan rupiah, maka aparat penegak hukum dengan mudah mengatakan
tidak ada bukti untuk menahan dan mengadilinya.

Namun, bila yang mencuri itu seorang nenek atau masyarakat bawah (lemah),
dengan mudah dapat ditangkap, disidangkan dan diputuskan hukuman penjara,
kendati mereka mengambil hanya satu buah semangka atau tiga buah kakau,
mungkin saja karena lapar.

Bila ada orang atau kelompok dengan nyata-nyata merusak dan melecehkan
ajaran Islam yang sangat fundamental, seperti Tuhan, Kitab Suci dan Rasulnya
di negeri-negeri Islam, maka orang dengan gampang mengatakan yang demikian
itu adalah kebebasan berpendapat, berekspresi dan menafsirkan agama.

Namun, bila ada khatib, ustazd atau masyarakat Muslim mengajak jamaah dan
umat Islam untuk konsiten dengan ajaran agamanya, maka orang dengan mudah
menuduhnya sebabai khatib, penceramah atau ustazd yang keras dan tidak bisa
berdakwah dengan hikmah, bahkan perlu dicurigai sebagai calon teroris.

Apa saja yang dituliskan dalam koran, dengan mudah orang mempercayainya,
kendati itu hanya tulisan manusia dan belum teruji kebenarannya. Membaca dan
mempelajarinya dianggap lambang kemajuan.

Akan tetapi, apa yang tercantum dalam Al-Qur'an belum tentu dipercayai dan
diyakini kebenarannya, kendati mengaku sebagai Muslim. Padahal Al-Qur'an itu
Kalamullah (Ucapan Allah) yang mustahil berbohong. Kebenarannya sudah teruji
sepnajang masa dari berbagai sisi ilmu pengetahuan. Akhir-akhir ini muncul
anggapan mengajarkan Al-Qur'an bisa mengajarkan paham terorisme.

Tidak sedikit manusia, termasuk yang mengaku Muslim yakin dan bangga dengan
sistem hidup ciptaan manusia (jahiliyah), kendati sistem yang mereka yakini
dan banggakan itu menyebabkan hidup mereka kacau dan mereka selalu
menghadapai berbagai kezaliman dan ketidak adilan dari para penguasa negeri
mereka. Mereka masih saja mengklaim : inilah jalan hidup yang sesuai dengan
akhir zaman.

Namun, bila ada yang mengajak dan menyeru untuk kembali kepada hukum Islam,
maka orang akan menuduh ajakan dan seruan itu akan membawa kepada
keterbelakangan, kekerasan dan terorisme, padahal mereka tahu bahwa Islam
itu diciptakan oleh Tuhan Pencipta mereka (Allah) untuk keselamatan dunia
dan akhirat dan Allah itu mustahil keliru dan menzalimi hamba-Nya.

Ketika seorang Yahudi atau agama lain memanjangkan jenggotnya, orang akan
mengatakan dia sedang menjalankan ajaran agamanya.

Namun, saat seorang Muslim memelihara jenggotnya, dengan mudah orang
menuduhnya fundamentalis atau teroris yang selalu harus dicurigai, khususnya
saat masuk ke tempat-tempat umum seperti hotel dan sebagainya.

Ketika seorang Biarawati memakai pakaian yang menutup kepala dan tubuhnya
dengan rapih, orang akan mengatakan bahwa sang Biarawati telah menghadiahkan
dirinya untuk Tuhan-nya.

Namun, bila wanita Muslimah menutup auratnya dengan jilbab atau hijab, maka
orang akan menuduh mereka terbelakang dan tidak sesuai dengan zaman, padahal
mereka yang menuduh itu, para penganut paham demokrasi, yang katanya setiap
orang bebas menjalankan keyakinan masing-masing.

Bila wanita Barat tinggal di rumah dan tidak bekerja di luar karena menjaga,
merawat rumah dan mendidik anaknya, maka orang akan memujinya karena ia rela
berkorban dan tidak bekerja di luar rumah demi kepentingan rumah tangga dan
keluarganya.

Namun, bila wanita Muslimah tingal di rumah menjaga harta suami, merawat dan
mendidik anaknya, maka orang akan menuduhnya terjajah dan harus dimerdekakan
dari dominasi kaum pria atau apa yang sering mereka katakan dengan
kesetaraan gender.

Setiap mahasiswi Barat bebas ke kampus dengan berbagai atribut hiasan dan
pakaian yang disukainya, dengan alasan itu adalah hak asasi mereka dan
kemerdekaan mengekpresikan diri.

Namun, bila wanita Muslimah ke kampus atau ke tempat kerja dengan memakai
pakaian Islaminya, maka orang akan menuduhnya eksklusif dan berfikiran
sempit tidak sesuai dengan peraturan dan paradigma kampus atau tempat kerja
mereka.

Bila anak-anak mereka sibuk dengan berbagai macam mainan yang mereka
ciptakan, mereka akan mengatakan ini adalah pembinaan bakat, kecerdasan dan
kreativitas sang anak.

Namun, bila anak Muslim dibiasakan mengikuti pendidikan praktis agamanya,
maka orang akan mengatakan bahwa pola pendidikan seperti itu tidak punya
harapan dan masa depan.

Ketika Yahudi atau Nasrani membunuh seseorang, atau melakukan agresi ke
negeri Islam khususnya di Paestina, Afghanistan, Irak dan sebagainya, tidak
ada yang mengaitkannya dengan agama mereka. Bahkan mereka mengakatakan itu
adalah hak mereka dan demi menyelamatkan masyarakat Muslim di sana.

Akan tetapi, bila kaum Muslim melawan agresi Yahudi atas Palestina, atau
Amerika Kristen di Irak dan Afghanistan, mereka pasti mengaitkannya dengan
Islam dan menuduh kaum Muslim tersebut sebagai pemberontak dan teroris .

Bila seseorang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan orang lain, maka
semua orang akan memujinya dan berhak mendapatkan penghormatan.

Namun, bila orang Palestina melakukan hal yang sama untuk menyelamatkan
anaknya, saudaranya atau orang tuanya dari penculikan dan pembantaian
tentara Israel, atau menyelamatkan rumahnya dari kehancuran serangan
roket-roket Israel, atau memperjuangkan masjid dan kitab sucinya dari
penodaan pasukan Yahudi, orang akan menuduhnya TERORIS. Kenapa? Karena dia
adalah seorang Muslim.

Bila anak-anak Yahudi diajarkan perang dan senjata otomatis untuk membunuh
kaum Muslimin Palestina, maka orang akan menegatakan bahwa apa yang mereka
lakukan itu adalah upaya membela diri kendati mereka adalah agresor.

Namun, bila anak Palestina belajar melemparkan batu menghadapi prajurit
Yahudi yang dilengakapi dengan tank dan senjata canggih lainhya saat
menghancurkan rumah, masjid dan kampung mereka, maka orang akan menuduh
mereka sebagai pelaku kejahatan yang pantas ditangkap, dipatahkan tangannya
dan dipenjarakan belasan tahun.

Nah, inilah sekelumit keajaiaban manusia di akhir zaman ini. Bisakah kita
mendapatkan pelajaran yang baik sehingga dapat menentukan sikap yang benar,
atau kita akan jatuh menjadi korban keajaiban akhir zaman? Allahul musta'an…
(sumber : eramuslim.com :fj)

http://sunatullah.com/tulisan-artikel/keajaiban-akhir-dunia.html

*************************************

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] berkata-kata hanya perkara yang baik atau diam

Link ke posting ini
Reaksi: 
Diriwayatkan daripada Abu Hurairah ra katanya: Rasulullah saw bersabda:
Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah dia
berkata-kata hanya perkara yang baik atau diam. Dan barangsiapa yang beriman
kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah dia memuliakan tetangganya. Begitu
juga barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah dia
memuliakan para tetamunya. (HR. Bukhori dan Muslim)


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Hikmah Pagi: Tertutupnya Pintu Tobat

Link ke posting ini
Reaksi: 
Hikmah Pagi: Tertutupnya Pintu Tobat

Oleh : H Moch Hisyam *)

Sebusuk apapun maksiat yang telah dilakukan, sebanyak apapun dosa yang
telah diperbuat, bila manusia kembali kepada jalan Allah, maka Allah
SWT akan menerima tobatnya. Bahkan terhadap orang yang kafir
sekalipun, bila ia memeluk agama Islam, Allah akan mengampuni segala
dosanya.

Pintu tobat senantiasa terbuka. Dan Allah SWT akan senantiasa menanti
kedatangan hamba-Nya yang akan bertaubat. Namun demikian, tidak
selamanya pintu tobat terbuka ada saatnya pintu tobat tertutup rapat.

Pintu tobat akan tertutup rapat pada dua keadaan; pertama, ketika
nyawa manusia sudah berada di tenggorokan. Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah Yang Mahamulia lagi Mahaagung menerima tobat
seseorang sebelum nyawanya sampai di tenggorokan." (HR Tirmidzi)

Kedua, ketika matahari terbit dari tempat terbenamnya. Rasulullah SAW
bersabda, "Barangsiapa bertobat sebelum matahari terbit dari barat,
niscaya Allah menerima taubatnya." (HR Muslim)

Tertutupnya pintu tobat merupakan batas dimana penyesalan, permohonan
ampun, perbuatan baik dan keimanan orang kafir tidak bermanfaat lagi,
karena Allah SWT tidak menerimanya.

Allah SWT berfirman, "Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah
kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka), atau
kedatangan Tuhanmu atau kedatangan sebagian tanda-tanda Tuhanmu. Pada
hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidaklah bermanfaat lagi
iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu,
atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah:
"Tunggulah olehmu sesungguhnya kami pun menunggu (pula)." (Q S
Al-An'am [6]: 158)

Hal ini harus menjadi perhatian kita untuk tidak menunda-nunda untuk
bertaubat, bila hal ini terjadi besar kemungkinan akan menenggelamkan
kita pada kemaksiatan dan pada akhirnya akan menganggap baik bahkan
bangga dengan kemaksiatan yang dilakukannya.

Selagi kita hidup didunia, mari kita gunakan kesempatan ini untuk
menyikapi adanya penutupan pintu taubat ini dengan cara: Pertama,
bersegera melakukan taubat. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya tobat
di sisi Allah hanyalah tobat bagi orang-orang yang mengerjakan
kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertobat dengan
segera, maka mereka itulah yang diterima Allah tobatnya; dan Allah
Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." (QS An-Nisa [4]: 17)

Kedua, bersegera melakukan berbagai macam kebaikan sebelum datangnya
masa yang menyebabkan kita sulit untuk melakukan kebaikan. Rasulullah
saw. bersabda, "Bersegeralah kalian untuk mengerjakan amal-amal saleh,
karena akan terjadi berbagai fitnah yang menyerupai malam yang gelap
gulita.." (HR Muslim dan Tirmidzi)

Ketiga, berusaha meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan takwa
kita akan diberi kemampuan untuk membedakan yang benar dan salah. (QS
Al-Anfaal [8]: 29)

*) Penulis adalah sahabat Republika Online <mochhisyam20@yahoo.co.id>

http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/hikmah/11/02/25/166123-hikmah-pagi-tertutupnya-pintu-tobat


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Adab Terhadap Allah SWT

Link ke posting ini
Reaksi: 
Hikmah: Adab Terhadap Allah SWT
Ahad, 27 Februari 2011, 11:06 WIB

Oleh: Asep Irmansyah SThI *)

Allah SWT, telah menciptakan kita sebagai makhluk yang paling
sempurna, melebihkan kita atas kebanyakan makhluk-Nya, memberi kita
rizki dari yang baik-baik, dan tidak pernah putus mencurahkan rahmat
dan kasih sayang-Nya, selalu menebarkan sifat Rahman dan Rahim-Nya
kepada seluruh makhluk.

Sebagai salah satu ciptaan-Nya, merupakan hal yang semestinya bagi
kita melaksanakan kewajiban-kewajiban, hak-hak, dan adab-adab kepada
Allah SWT. Maka, diantara kewajiban-kewajiban dan hak-hak itu adalah
sebagai berikut: Pertama, beribadah dan tidak menyekutukan-Nya."Dan
tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka
menyembah-Ku." (QS Adz-Dzariyat:56).

Firman Allah tersebut menggariskan misi hidup manusia dengan tegas,
yakni ibadah. Substansinya, seluruh gerak langkah, desah nafas, dan
aliran darah manusia tidak boleh keluar dari kerangka pengabdian
(ibadah) kepada Allah SWT.

Dengan demikian, ibadah seharusnya menjadi aktivitas keseharian kita
sebagai makhluk-Nya selama dua puluh empat jam. Lalai terhadap hal ini
berarti penyia-nyiaan kita akan salah satu hak-hak Allah SWT dari
makhluk-Nya dan penyia-nyiaan terhadap kesempatan hidup yang akan
menjadi penyesalan paling dalam di hari akhir (QS Az-Zumar:56).

Beribadah kepada Allah SWT, selain disertai dengan niat ikhlas, juga
menjauhkan diri dari menyekutukan-Nya. "Dari Ibnu Mas'ud RA, berkata:
aku bertanya kepada Rasulullah SAW: "Dosa apakah yang paling besar?
Rasul menjawab: Engkau membuat sekutu bagi Allah padahal Dia-lah yang
menjadikanmu." (HR Bukhari, 4:303).

Setiap Rasul di utus pada tiap-tiap ummat untuk menyerukan,"Sembahlah
Allah dan jauhi Thagut". Hadits di atas menunjukan salah satu tugas
Nabi Muhammad sebagai Rasul-Nya, bahwa salah satu adab kita kepada
Allah SWT adalah beribadah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu
pun. Termasuk dosa besar apabila kita menduakan Allah SWT dengan
harta, jabatan, kedudukan, maupun dengan keyakinan-keyakinan lainnya
yang menyimpang.

Dalam salah satu haditsnya yang lain, Rasulullah SAW bersabda:
"Jauhilah oleh kalian tujuh perbuatan maksiat. Ditanyakan: Wahai
Rasulullah! Apa tujuh perbuatan itu? Rasul menjawab: Menyekutukan
Allah dan sihir.....". (HR Muslim, 1:51).

Kedua, bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya adalah merupakan kewajiban
kita dan hak Allah SWT atas hamba-Nya. "Wahai orang-orang yang
beriman! Makanlah diantara rizki yang baik-baik yang Kami berikan
kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya
kepada-Nya kamu menyembah." (QS Al-Baqarah:172).

Betapa besar karunia yang Allah berikan kepada kita, udara segar yang
kita hirup setiap hari, cahaya matahari yang selalu menghangatkan
tubuh kita, berbagai jenis makananan dan tumbuh-tumbuhan, air jernih
sebagai sumber kehidupan, hidup sehat, harta dan kedudukan yang kita
miliki, semuanya adalah nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada kita
sebagai makhluk-Nya. Tidak akan pernah terhitung berapa banyak nikmat
yang Allah berikan, sekalipun lautan dijadikan tinta, pohon-pohon
dijadikan pensilnya. Tapi, mengapa kita tidak pernah bersyukur atas
segala pemberian-Nya?. "....bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah
kalian mengingkari (nikmat-Ku)." (QS Al-Baqarah:152).

Bentuk pengingkaran kita atas nikmat Allah SWT adalah bersikap kufur
dan seolah-olah segala yang kita miliki mutlak hasil jerih payah kita
dengan mengenyampingkan eksistensi Allah SWT sebagai pemberi rizki.
Bukankah ketika kita bersyukur, Allah SWT akan menambah nikmat-Nya dan
ketika kita kufur, Allah SWT telah menyediakan siksa yang sangat
pedih?.

Oleh sebab itu, sebagai salah satu wujud adab kita kepada Allah SWT,
adalah bersyukur dan mensyukuri segala pemberian nikmat dan
karunia-Nya dan buang jauh-jauh segala sifat Qorunisme yang melekat
pada diri kita.

Ketiga, bertaubat, istighfar dan sadar banyak berbuat dosa adalah adab
kita kepada Allah SWT. "Katakanlah; Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui
batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari
rahmat Allah, sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.
Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengampuni lagi Maha Penyayang".(QS.
Az-Zumar:53).

Dalam mengarungi kehidupan, ketika derajat keimanan "yaziid"
(bertambah) manusia akan ingat dan ta'at kepada Allah SWT. Tapi,
ketika derajat keimanan "yanqus" (berkurang) adakalanya manusia
terjerambab dalam perbuatan dosa dan maksiat. Ketika dalam kondisi
seperti itu, bersegeralah bertaubat dan memohon ampun kepada-Nya.
"Tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak
ada naungan kecuali naungan-Nya (hari kiamat). Maka ia (Abu Hurairah)
menceritakan hadits dan diantaranya: Seseorang yang berdzikir kepada
Allah dalam keadaan sepi sampai mencucurkan air mata". (HR.
Bukhari-Muslim).

Seberat dan sebesar apapun dosa kita, Allah SWT akan mencurahkan kasih
sayang-Nya dengan mengampuni hamba-hamba-Nya yang jatuh dalam kubangan
dosa. "Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan
bertaubatlah kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian) niscaya
Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai
waktu yang ditentukan........" (QS Hud:3).

Saat ini, kita masih diberi kesempatan untuk menikmati hidup,
janganlah sia-siakan hidup ini, janganlah memandang remeh akan
perbuatan dosa. Sebab dosa, adalah penyebab kita akan mendapatkan
murka dan siksa Allah SWT. "Bagi orang mukmin melihat dosa-dosanya itu
seolah-olah ia duduk di bawah gunung dimana ia merasa takut gunung itu
akan menimpanya, sedangkan bagi orang fajir, melihat dosa-dosanya itu
bagaikan lalat yang lewat di atas hidungnya".(HR Bukhari 4:99).

Selagi nafas masih ada, selagi malaikat Izrail belum mencabut nyawa,
hiasi hari-hari kita dengan senantiasa beribadah dan beristighfar
kepada Allah SWT, atas segala perbuatan dosa kita. "Demi Allah!
sesungguhnya aku (Muhammad) beristighfar (minta ampun) kepada Allah
dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali."
(HR Bukhari).

Itulah diantaranya kewajiban, hak-hak, dan adab kita sebagai makhluk
kepada Allah SWT. Semoga dalam keseharian kita selalu beribadah
kepada-Nya tanpa disertai kemusyrikan, mensyukuri segala nikmat-Nya,
dan senantiasa bertaubat dan beristighfar (memohon ampun) atas
dosa-dosa kita. Amien.

*) penulis adalah sahabat Republika Online yang tinggal di Garut
(abughiats@yahoo.co.id)

http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/hikmah/11/02/27/166422-hikmah-adab-terhadap-allah-swt


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] ISTIQAMAH SEBAGAI SEBUAH JALAN HIDUP

Link ke posting ini
Reaksi: 
---------- Forwarded message ----------
From: Mailinglist alsofwah

Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh


ISTIQAMAH SEBAGAI SEBUAH JALAN HIDUP

Pengertian Istiqamah

Istiqamah adalah berpegang teguh dengan agama dan kokoh di atasnya.

Ibnu Rajab al-Hanbali di dalam bukunya "Jami'ul Ulum wal Hikam"
mengatakan, "Istiqamah adalah penempuhan jalan yang lurus, yaitu agama
yang lurus, tanpa adanya pembengkokan ke kanan maupun ke kiri. Dan hal
itu mencakup ketaatan secara keseluruhan, baik lahir maupun batin,
serta meninggalkan segala bentuk larangan.

Hukum Istiqamah

Allah Subhanahu Wata'ala memerintahkan NabiNya (Shallallahu 'Alaihi
Wassallam) dan para pengikutnya untuk istiqamah baik dalam aqidah,
syari'at, pedoman hidup, maupun dalam manhaj dan menjauhi sikap
berlebih-lebihan, serta menghindari hawa nafsu para wali-wali syaitan.
Allah Subhanahu Wata'ala berfirman, artinya, "Maka tetaplah kamu pada
jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang
yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas.
Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (QS. Huud:112).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, "Allah Subhanahu Wata'ala
memerintahkan rasulNya dan hamba-hambaNya yang beriman untuk kokoh dan
senantiasa istiqamah, karena itu termasuk cara terbesar untuk
mendapatkan kemenangan atas musuh-musuh mereka dan untuk menyelisihi
lawan-lawan mereka. Dan Dia melarang mereka dari perbuatan ghuluw
yaitu perbuatan melampui batas, karena sesungguhnya hal itu musibah
sekalipun terhadap orang musyrik. Dan Dia menjelaskan bahwa Dia Maha
Melihat amalan hamba-hambaNya, tidak lalai dari sesuatu sekecil apapun
dan tidak ada yang tersembunyi dariNya hal sekecil apapun."

Buah Istiqamah

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman, artinya, "Sesungguhnya orang-orang
yang mengatakan, "Rabb kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan
pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan
mengatakan):" Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa
sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah
dijanjikan Allah kepadamu" Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam
kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang
kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.
Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang." (QS. Fushilat: 30-32).

Dan firman Allah Subhanahu Wata'ala, artinya, "Dan bahwasanya: jikalau
mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam),
benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar
(rizki yang banyak)". (QS. Al-Jin:16).

Dari ayat-ayat yang mulia di atas kita bisa mengambil beberapa
faidah/buah dari Istiqamah di antaranya:

Pertama, Malaikat turun kepada mereka

Kedua, mendapatkan kedamaian dan ketenangan

Ketiga, baginya kabar gembira berupa Surga.

Keempat, diberikan keluasan rizki dan kehidupan yang lapang.

Kelima, diampuni dosa-dosanya.

Jalan menempuh Istiqamah

1. Melakukan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wata'ala ,
bersungguh-sungguh di dalamnya dan memaksa hawa nafsu untuk taat
kepadaNya.

2. Ilmu, karena bagaimana kita bisa istiqamah kalau tidak dilandasi dengan ilmu.

3. Ikhlash.

4. Meneladani Rasulullah (Shallallahu 'Alaihi Wassallam)

5. Seimbang dan pertengahan, tidak ghuluw dan tidak meremehkan.

6. Doa.

7. Bergaul dan bersahabat dengan orang-orang shalih.

8. Selalu ada ikatan dengan al-Qur'an, baik dengan membaca, menghafal,
mentadabburi dan mengamalkannya.

Dampak Istiqamah dalam kehidupan seorang muslim

1. Memperoleh tauhid yang murni.

2. Mendorong untuk berdakwah kepada jalan Allah.

3. Memiliki kesungguhan dan cita-cita yang tinggi.

4. Kokoh dan teguh di atas kebenaran.

5. Merasa kurang dalam beribadah (tidak merasa sempurna).

Penghalang-penghalang Istiqamah

1. Menganggap enteng perbuatan maksiat.

2. Menyibukkan diri dengan dunia dan melupakan akhirat.

3. Berlebih-lebihan dalam hal-hal yang mubah (yang diperbolehkan).

4. Sifat tengah-tengah (pertengahan) yang buruk.

Cerminan para Salaf dalam Istiqamah mereka

- Istiqamah dalam ucapan. Imam al-Bukhari Radiyallahu 'Anhu berkata,
"Aku berharap berjumpa dengan Allah Subhanahu Wata'ala dan Dia tidak
menghisabku (menghitungku) telah menggunjing seorangpun."

- Istiqamah dalam rasa khawatir atau gundah

Dalam biografi Sahabat mulia Jam'ah bin Abi Jam'ah ada riwayat
bahwasanya dia bermalam di rumah salah seorang Tabi'in bernama Haram
bin Hayyan al-'Abdi, maka dia melihat Jam'ah menangis semalam suntuk,
maka Haram berkata kepadanya, "Apa yang membuatmu menangis?" Dia
berkata, "Aku teringat suatu malam yang mana pada pagi harinya
dibangkitkan manusia dari kubur-kubur mereka." Kemudian dia bermalam
di rumahnya pada malam berikutnya, lalu diapun menangis, maka Haram
pun bertanya kepadanya lalu diapun menjawab, "Aku teringat suatu malam
yang pagi harinya bintang-bintang berjatuhan."

- Kokoh dan tegar dalam Istiqamah

Sikap Ka'ab bin Malik Radiyallahu 'Anhu ketika beliau menolak surat
tawaran dari Raja Ghassan yang datang kepada beliau yang di dalamnya
ada tawaran yang menggiurkan dan kemewahan, akan tetapi tungku api
adalah jawaban yang paling tegas terhadap tawaran yang menggiurkan itu
(maksudnya beliau tidak menghiraukan tawaran itu dan beliau lebih
memilih membakar surat tawaran itu).

Sikap Abu Bakar ash-Shiddiq Radiyallahu 'Anhu terhadap orang-orang
murtad dan yang tidak mau membayar zakat setelah wafatnya Rasulullah
(Shallallahu 'Alaihi Wassallam) maka nampak jelas tekad dan keteguhan
beliau (Shallallahu 'Alaihi Wassallam) dalam membela agama Allah. Dan
ketika itu jazirah Arab goncang dengan adanya kemurtadan dan
kemunafikan, maka beliau tetap tegar seperti gunung yang kokoh, tidak
mau mengalah (menggugurkan zakat) walaupun hanya seekor anak unta
sekalipun, sampai Allah memenangkannya dan jadilah beliau tanda dan
simbol bagi setiap orang yang menginginkan Istiqamah dan mencari
teladan yang shalih.

Hadits-hadits seputar Istiqamah

Dari Sufyan bin 'Abdullah ats-Tsaqafi berkata, aku berkata, "Wahai
Rasulullah, katakan kepadaku suatu perkataan dalam Islam, yang aku
tidak menanyakannya tentang hal itu kepada seorang pun selain engkau
–dalam sebuah riwayat yang lain, 'setelah engkau'- Maka Rasulullah
(Shallallahu 'Alaihi Wassallam) menjawab, "Katakanlah aku beriman
kepada Allah, lalu Istiqamahlah."

Dari Anas bin Malik Radiyallahu 'Anhu berkata, Rasulullah (Shallallahu
'Alaihi Wassallam) bersabda, "Tidak akan Istiqamah (lurus) keimanan
seorang hamba sebelum Istiqamah hatinya, dan tidak akan Istiqamah
hatinya sebelum Istiqamah lisannya." (HR. Imam Ahmad).

Dari Tsauban Radiyallahu 'Anhu berkata, Rasulullah (Shallallahu
'Alaihi Wassallam) bersabda, "Istiqamahlah kalian dan kalian tidak
akan mampu berIstiqamah secara sempurna, dan ketahuilah bahwa
sesunguhnya sebaik-baik amalan kalian adalah shalat, dan tidak menjaga
wudhu kecuali seorang mukmin." (HR. at-Tirmidzi, Malik dll).

Makna "Wa Lan Tuhshuu" disebutkan di dalam kitab al-Muntaqo syarah
(penjelasan) terhadap kitab "al-Muwatha" beberapa makna di antaranya:
Kalian tidak akan sanggup untuk menjangkau semua perbuatan amal
shalih, atau kalian tidak akan bisa menghitung pahala dari Istiqamah
apabila engkau melakukannya. Sedangkan dalam kitab "Murqatul
Mashaabih" syarah terhadap kitab "Misykatul Mashaabih" disebutkan
bahwa maknanya adalah engkau tidak akan mampu berIstiqamah secara
sempurna.

Dari Abu Sa'id al-Khudri Radiyallahu 'Anhu (secara mauquf maupun
marfu'), "Jika waktu pagi tiba seluruh anggota badan menyatakan
ketundukannya terhadap lisan dengan mengatakan, 'Bertakwalah kepada
Allah terkait dengan kami karena kami hanyalah mengikutimu. Jika
engkau baik maka kami akan baik. Sebaliknya jika kamu melenceng maka
kami pun akan ikut melenceng" (HR Tirmidzi no 2407 dan dinilai hasan
oleh Al Albani).

Pembahasan ini diringkas dari kitab "Al-Istiqamah Manhaju Hayatin",
karya Muhyidin Mistu hal 52-69.

Sumber: Diterjemahkan dengan sedikit tambahan dari "Al-Istiqamah" dari
http://www.islameiat.com/main/?c=200&a=1332, oleh Abu Yusuf Sujono.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh

---------------------------------------------------------------------
dari: YAYASAN AL-SOFWA Jakarta


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Friday, February 25, 2011

[daarut-tauhiid] Sidang kasus HKBP Ciketing: Umat Islam Kecewa, Muharli Dinyatakan Bersalah

Link ke posting ini
Reaksi: 
Sidang kasus HKBP Ciketing: Umat Islam Kecewa, Muharli Dinyatakan Bersalah

Bekasi (SI ONLINE)- Sidang kasus HKBP Ciketing akhirnya memasuki tahapan
pembacaan Putusan, Kamis (24/2/2011) di Pengadilan Negeri Bekasi. Sidang
mengadili 13 terdakwa, yaitu Ustadz Murhali Barda, Ade Firman, Adjie Ahmad
Faisal, Ismail, Dede Tri Sutrisna, Panca Rano VID, Khaerul Anwar, Nunu
Nurhadi, Roy Karyadi, Kiki Nurdiansyah, Supriyanto, Handoko (Tolet) dan
Hardoni Syaiful (Doni).


Semua terdakwa dinyatakan bersalah terbukti melanggar pasal 335 KUHP tentang
perbuatan tidak menyebangkan, dijatuhi hukuman berbeda-beda, dipotong masa
tahanan yang telah dijalaninya selama ini. Muharli Barda dihukum 5 bulan 15
hari, Ade Firman 6 bulan, Adjie Ahmad Faisal 7 bulan, sedangkan 8 orang
yaitu Ismail, Dede Tri Sutrisna, Panca Rano, Khaerul Anwar, Nunu Nurhadi,
Roy Karyadi, Kiki Nurdiansyah, Supriyanto masing-masing dijatuhi hukuman 5
bulan 15 hari. Adapun dua terdakwa yakni Handoko (Tolet) dan Hardoni Syaiful
(Doni) dinyatakan bersalah, namun karena masih dibawah umur, tidak dihukum
penjara dan dikembalikan kepada orang tuanya.


Setelah pembacaan putusan selesai, umat Islam Bekasi yang memadati Gedung
pengadilan negeri Bekasi meneriakkan takbir bertalu-talu, menandakan
kekecewaan yang mendalam atas putusan Majelis Hakim yang menyatakan Muharli
dan kawan-kawan dinyatakan bersalah. Imam Mulyana, Ketua FPi Kabupaten
Bekasi menandaskan :"Saya kecewa berat dengan putusan Majelis Hakim. HKBP
itu yang jelas-jelas melanggar hukum, melanggar SKB 2 Menteri, tidak pernah
ditahan, tidak dihukum, tapi malah dapat tanah 2.500 meter."


"Dari awal kita tidak bersalah. Kita memperotes pelanggaran hukum jemaat
HKBP itu. Kok kita malah dipersalahkan, di tahan, diadili dan dipenjarakan",
ujar Mulyana berapi-api. Senada dengan Mulyana, Sekretaris Dewan Da'wah
bekasi, ustadz Abdul Kadir juga mengungkapkan kekecewaannya : "Dalam banyak
kasus, umat Islam selalu dikalahkan, dikorbankan. Persidangan ini tidak
adil". Ungkapan kekecewaan juga diekspresikan oleh kaum Muslim yang hadir
pada persidangan tersebut.


Sementara kordinator tim Pembela Shalih Mangara Sitompul menegaskan :
"Setting putusan pengadilan ini agaknya mengambil jalan tengah-kompromistis.
Ingin mendamaikan, menyenangkan semua pihak, tapi mengabaikan norma-norma
hukum. Bayangkan, kasus Muharli yang peristiwa hukumnya terjadi 12 September
2010 ditarik ke belakang, dihubung-hubungkan dengan peristiwa demo pada 1
dan 8 Agustus 2010, yang tidak ada sangkut pautnya dengan bentrokan HKBP 12
September 2010. Itu kan konyol."

Selanjutnya, Shalih mengkhawatirkan, putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri
Bekasi ini akan menjadi Yurisprudensi yang menyesatkan terhadap kasus-kasus
serupa yang mungkin banyak terjadi di tempat dan waktu yang berbeda-beda
nantinya. Ketika ditanyakan apakah akan naik banding atau tidak, pihaknya
menyatakan : "Akan pikir-pikir dulu. Tergantung Muharli dak kawan-kawan.
Tapi, coba bayangkan, bagaimana Anda bisa menerima putusan bersalah, padahal
Anda tidak bersalah".


Amar hukuman menyebutkan dipotong masa tahanan, barang bukti dikembalikan
dan membayar ongkos perkara sebesar Rp. 1000,- Muharli Barda dan
kawan-kawan telah ditahan sejak tanggal 14 September 2010, dan mengalami
masa perpanjangan penahanan sampai 4 kali, sampai 12 Maret 2011. Menurut
perhitungan salah seorang pengacara, jika hukuman 5 bulan 15 hari, maka bagi
Muharli hari Minggu besok 27 Pebruari Muharli dan 8 orang lainnya, yaitu
Ismail, Dede Tri Sutrisna, Panca Rano, Khaerul Anwar, Nunu Nurhadi, Roy
Karyadi, Kiki Nurdiansyah, Supriyanto sudah impas alias sudah harus
dibebaskan dari tahanan. Adapun Ade Firman masih harus menjalani sisa
hukuman 15 hari, dan Adjie Ahmad Faisal 45 hari. Itu kalau keduanya tidak
naik banding.

Rep: M. Syah Agusdin

http://www.suara-islam.com/news/berita/nasional/2010-sidang-kasus-hkbp-ciketing-umat-islam-kecewa-muharli-dinyatakan-bersalah


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Senyumlah dengan Tulus Jika Anda Menginginkan Umur Panjang

Link ke posting ini
Reaksi: 
(Sumber: grup Facebook "Motivasi & Inspirasi")

Sudah lama suatu kebahagiaan dilambangkan dengan tertawa atau senyum.

Diyakini bahwa senyum dapat menarik ion-ion dan energi positif ke dalam tubuh, senyawa-senyawa yang
penting sebagai sumber kekuatan tubuhpun dapat dihasilkan dari hati yang
riang dan senyuman.

Telah lama manusia menyadari bahwa senyum adalah suatu
hal yang sangat berguna bagi manusia karena didalam senyum mengandung
kebahagiaan,
bahkan pemerintah jepang telah menerapkan suatu terapi senyum dan juga wajib senyum di negara sakura ini dan manfaatnya Luar biasa,
pekerjaan para karyawan cepat terpecahkan dan tingkat stress menjadi lebih kecil, bahkan dapat memperpanjang umur manusia

Kaitan antara senyum dan umur panjang ini diungkapkan oleh peneliti dalam riset yang dimuat di jurnal Psychological Science. Temuan baru ini menambah bukti lain bahwa hidup dengan kebahagiaan dan gembira memberi pengaruh kuat bagi kualitas kesehatan dan harapan hidup.

Peneliti percaya, lebarnya senyuman dan dalamnya kerutan di sekitar mata adalah
cermin positif dari hidup seseorang yang dapat diterjemahkan dalam kesehatan jangka panjang yang lebih baik.

Kesimpulan ini merupakan hasil studi terhadap foto-foto berusia tua. Para ahli dari Wayne State University, Michigan, meneliti 230 gambar pemain liga bisbol yang dicetak dengan data registrasi tahun 1952.

Daftar ini memuat semua profil
dan statistik pemain, seperti tanggal lahir, berat, status perkawinan, & karier. Para ahli lalu membuat peringkat pemain berdasarkan bentuk senyuman.

Ada kelompok pemain yang tak tersenyum sama sekali, tersenyum parsial (sebagian otot di sekitar mulut saja yang aktif), serta tersenyum lebar
(ditandai tawa lepas dengan gigi yang tampak, pipi yang naik, dan lipatan di sekitar mata).

Foto-foto ini lalu dibandingkan dengan usia dan harapan hidup setiap pemain.

Hasil analisis menunjukkan, 184 pemain tercatat sudah meninggal.

Mereka yang masuk kategori "tanpa senyum" hidup dengan usia rata-rata 72,9 tahun. Di
antara kelompok "senyum parsial', harapan hidupnya rata-rata mencapai 75 tahun.

Adapun mereka yang senyumnya paling lebar memiliki usia rata-rata 79,9 tahun atau tujuh tahun lebih panjang dari rekannya yang "jarang senyum".

Riset juga menemukan bahwa "senyuman palsu" tidak akan memberikan manfaat yang sama karena penambahan angka harapan hidup hanya terlihat pada pemain yang memiliki senyuman asli yang dikenal dengan Duchenne smiles.

Senyuman Duchenne mengaktifkan sekelompok otot di sekitar mulut dan mata. Istilah ini dimunculkan oleh seorang ahli saraf pada
abad ke-19. Senyuman ini berbeda dengan senyum palsu yang hanya melibatkan
otot di sekitar mulut.

Jadi mulai saat ini, tersenyumlah dengan lepas agar Anda tetap sehat dan
panjang umur.

Barakallah fiikum


Pramono Dewo


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Koran Muslim

Link ke posting ini
Reaksi: 
KoranMuslim

Umat Islam cerdas dan tidak mau lagi dibohongi oleh media-media musuh. Kita
sadar bahwa media massa memang dikuasai oleh kepentingan jahat musuh-musuh
Islam, maka kita perlu memiliki media sendiri dengan cara BERSATU menyatukan
sumber-sumber berita terpercaya. KoranMuslim adalah jawabannya.

Apa itu KoranMuslim?

KoranMuslim adalah situs internet yang tidak biasa. Situs ini bekerja secara
otomatis menampilkan berita-berita terbaru dari situs-situs Islam terpercaya.


Apa kelebihan KoranMuslim?

1. Gratis
2. Berita terbaru ditambahkan secara otomatis 24 jam tanpa henti.
3. Sumber-sumber berita sudah dikenal oleh umat Islam sebagai media terpercaya.
Isinya jujur dan membela Islam. Bukan media-media musuh Islam sesat dan
menyesatkan seperti yang banyak kita temukan selama ini.

4. Beritanya banyak. Sumbernya banyak. Lengkap dan menyeluruh.
5. Desain minimalis. Tanpa iklan, tanpa gambar yg memberatkan. Sehingga dapat
dibuka dengan cepat.

Situs apa saja yang masuk menjadi sumber KoranMuslim?

MUI, Sabili, Eramuslim, Republika, Insist, Mer-C, Cyber MQ, Syariah Online,
Arrahmah, Sahabat Aqsha, Suara Media, Voa Islam, Cahaya Siroh, Dakwatuna, Kota
Santri, My Quran, Suara Islam, Pesantren, Warna Islam, Radio Rodja. Tentu saja
daftar ini masih harus dilengkapi. Anda bisa menyarankan situs lainnya untuk
masuk dalam daftar ini.

Bagaimana cara membaca KoranMuslim?

Langsung kunjungi www.koranmuslim.com
Untuk ponsel dan RSS reader silahkan kunjungi www.koranmuslim.com/rss

_


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Air Mata Yang Tak Tertahankan

Link ke posting ini
Reaksi: 
Air Mata Yang Tak Tertahankan

By: M. Agus Syafii

Siapa yang bisa menahan air mata bila suami yang sangat disayangi meninggalkan dirinya dan anak2nya untuk selamanya justru ditengah kebahagiaan. Itulah yang terjadi pada seorang Ibu yang dengan tulus merawat suami dan anak-anak yang dicintainya setulus hati. Ketika suami sedang sakit, suaminya tetap memilih untuk tinggal di rumah daripada rawat inap di Rumah Sakit namun tetap rajin melakukan check up dan pemeriksaan kesehatannya pada dokter ahli. Ada sesuatu yang mengganjal relung hatinya. Setiap pergi keluar rumah, dirinya selalu bergetar. Membayangkan, jangan-jangan suaminya telah tiada. Buru-buru ia menghapus bayangan itu. Tetapi pikiran itu senantisa hadir dan hinggap di dalam benaknya.

Sudah selama sebulan suaminya tinggal dirumah. Ketika dirinya mengantar suami check up, tubuh suami menjadi membaik. Ia dan anak-anak bersyukur hal ini pertanda ayahnya sudah mulai pulih sehat. Namun dokter menyarankan agar suami menjaga berat tubuhnya agar jangan sampai menurun. Tak lama kemudian suaminya sudah bisa berlari pagi sehingga ia dan anak-anak juga menemani berlari pagi. Dokter yang menangani suaminya terheran-heran, kata dokter ini sebuah keajaiban. Ia bertambah rajin memanjatkan doa. Baginya, hanya doa yang dapat mengubah yang buruk menjadi baik. yang salah menjadi benar. Karena suaminya sudah pulih, beliau kembali aktif mengajar dan aktifitasnya sebagai pengurus masjid. Baru aktif mengajar tiga hari suaminya mengajak pergi ke pesantren dimana beliau dulu pernah belajar. Bersama keluarga pergi dengan mengendarai mobil. Lantas ia dan anak-anak memenuhi permintaan suami. Sepanjang jalan suaminya terlihat gembira.  Apalagi sesampai kami
pondok pesantren di Jawa Timur, kami disambut hangat oleh keluarga besar pondok. Kebahagiaan suaminya terpancar dari wajahnya. Sepulang dari pondok pesantren, kesehatannya kembali menurun. apakah ini tanda kepergiannya? ah.. ia tepis semua pikiran yang membuatnya dan anak-anak bisa menjadi bersedih. Tetapi ia selalu mempersiapkan diri untuk semuanya dan saya mengajarkan kepada anak-anak bahwa hidup mati kita adalah milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ia mengajak anak-anak untuk ikhlas menerima apapun yang sudah menjadi kehendakNya.

Akhirnya Sang Khaliq memanggil sang suami untuk selamanya. 'Saya mencoba untuk tabah menghadapi kepergiannya. tetapi begitu saya melihat semua orang berkumpul dirumah menyambut jenazahnya, hati saya bagai teriris.' tutur beliau penuh dengan cucuran air mata malam itu di Rumah Amalia. 'Sayapun tak sanggup melihatnya, Ketika itu saya menyadari bahwa saya tidak hidup sendiri. betapa berartinya suami saya. Saya teringat pesan suami saya yang terakhir, 'Bersandarlah diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Hanya kepadaNyalah kita bergantung dan hanya kepada Allahlah kita memohon pertolongan.' lanjutnya. Kedukaan yang teramat dalam, pesan terakhir dari suaminya tercinta justru memberikan motivasi agar menguatkan keimanan dan ketaqwaanNya kepada Allah. Subhanallah.

'Cukuplah Allah menjadi penolong bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung. Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, mereka tidak ditimpa sesuatu bencana & mereka mengikuti keridhaan Allah. Allah mempunyai karunia yang besar.' (QS. ali Imran : 173-174).

Wassalam,
M. Agus Syafii
-
Yuk, hadir di kegiatan 'Amalia Bersyukur' Ahad, 20 Maret 2011, di Rumah Amalia. Bila  berkenan berpartisipasi dg menyumbangkan buku2, Majalah, Komik, Novel, Cerpen,Kaset VCD, CD, DVD ( ISLAMI ), IPTEK, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. silahkan kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431,http://agussyafii.blogspot.com/


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] *Sekilat Renungan = *Orang yang Berbahagia .. ****

Link ke posting ini
Reaksi: 
*Sekilat Renungan :
------------------

**dari FB status :

K. H. Muhammad Arifin Ilham : ...‎"Org yg brbahagia adlh org yg faham u apa
hidup" :


-TUJUAN hidup hanya mncari Ridho Allah(QS98:5),
-PERANAN hidup sbg kholifah(QS2:30),
-TUGAS hidup mngabdi pd ALLAH(QS51:56),
-PEDOMAN hidup adlh Alqur'an(QS2;2),
-TELADAN hidup adlh nabi Muhammad(QS33:21),
-SAHABAT hidup adlh org2 briman(QS49:10),
-ALAT hidup adlh harta,tahta & smua potensi(QS28:77),
-MUSUH hidup adlh syetan(QS36:60),

Kini sdh jelas u apa hidup sesaat ini,shabatku....


--------------
[QS.98:5] Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan
memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan
supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah
agama yang lurus.


- [QS.2:30] Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat:
"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka
berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang
akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa
bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman:
"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."


- [QS.51:56] Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka
mengabdi kepada-Ku.


- [QS.2:2] Kitab (Al Quraan) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi
mereka yang bertaqwa,

- [QS.33:21] Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan
yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan
(kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

- [QS.49:10] Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu
damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah
terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

- [QS.28:77] Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu
(kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari
(keni'matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah
telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka)
bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.


- [QS.36:60] Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya
kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata
bagi kamu",

-------------
Smg Bermanafaat ....

..** Subhanallah3x.. **
TQ, Wassalam.. *******

/Jkta
Merajut Bersama ..Berbagi Sesama ... :))

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Embun Pagi Forsimpta

Link ke posting ini
Reaksi: 
Sahabat seiman, Mohon maaf sebelumnya, embun pagi hari ini agak panjang, karena materinya direquest dari salah seorang pembaca yang ingin menghadiahkan kepada orang terdekatnya yang sedang terbaring sakit.. mohon doa dari sahabat seiman sekalian..!


Bertahan untuk tetap bersabar

Assalamu 'alaikum Warohmatullahi wabarokaatuh

Sahabat seiman, mengapa kau masih terus merenung?, adakah yang kau khawatirkan? Adakah yang membuatmu kecewa? Karena Allah Swt ku sapa dirimu, tuk mengingatkan bahwa tak ada yang lebih baik dari semua yang telah ditetapkan-Nya..
Sahabat, jika syaitan sering membisikan kita tuk iri kepada kebaikan orang lain, maka katakanlah kepadanya bahwa yang Allah Swt berikan kepadaku jauh lebih banyak.. janganlah selalu menganggap kemiskinan sebuah keburukan, dan jangan anggap penyakit selalu sebagai siksaan..

Sahabat seiman, kenalilah lautan kehidupan dunia, dan pahamilah pasang surut gelombangnya.., ajari diri untuk bersabar menghadapi ganasnya hari, dan tetap kokoh meskipun saat diterpa badai, atau tidak risau terhadap pahitnya bala atau ujian...
Sahabat, ketahuilah tak ada yang lebih sulit di dunia ini selain bersabar, apalagi bagi yang telah lama merasakan kepahitan hidup dan hampir hilang harapan datangnya pertolongan..

Sahabat seiman, sesungguhnya hakikat kemiskinan adalah miskin harapan, dan hakikat penyakit yang paling berbahaya adalah panjang angan-angan, yang melalaikan seseorang dari perbekalan..
Sahabat betapa banyak yang seharusnya iri denganmu.., saat kau terhimpit sulit betapa dekatnya engkau dengan Allah, betapa besarnya harapanmu kepada-Nya, betapa besarnya peluangmu mendapatkan besarnya ganjaran sabar, betapa besarnya peluangmu mendapatkan kemuliaan dan cinta Allah Swt.. sungguh, seharusnya banyak yang iri kepadamu..!

Sahabat seiman, berjuanglah untuk selalu mensucikan nama-Nya.., Dialah yang memberikan ujian cobaan kepada hambanya hingga seakan menjadi terkucil dan terhina, namun setelah itu Dia memberikan kemuliaan, memberikan mutiara hikmah, dan kepuasan nikmat.. bukankah dahulu Nabi Nuh AS pernah dipukuli hingga pingsan lalu setelah itu ia diselamatkan dalam bahtera dari topan dan air bah? Nabi Ibrahim dahulu dilempar ke dalam api yang menyala namun setelah itu dia merasakan takjub luar biasa diselamatkan dari panasnya api, Nabi Ya'qub yang bertahun-tahun buta karena ditinggal pergi oleh yusuf putera kesayangannya tapi setelah itu dia tersenyum bertemu dengan puteranya penuh keridhoan.. dan begitulah seterusnya.., tunggulah kebaikan yang segera menghampiri, jika tidak di dunia ini pasti di akhirat sana..

Allah Swt berfirman, artinya:

"..Sesungguhnya Hanya orang-orang yang Bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (Q.S. Az Zumar: 10)

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Thursday, February 24, 2011

[daarut-tauhiid] Kalau Tidak Meninggalkan, Ditinggalkan !

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamualaikum ?

Saudaraku, mau kita gunakan untuk apa harta yang kita miliki di rumah, bank dan perusahaan? apakah kita akan diamkan saja menumpuk! Bayangkan, mau tidak mau harta yang kita miliki itu akan kita tinggalkan (ditinggal mati) atau harta itu yang akan meninggalkan kita (dicuri, terbakar, hilang).

Sekarang kita fikirkan, apakah harta yang kita miliki akan kita gunakan untuk dunia saja atau akan kita tabung untuk bekal menempuh perjalanan panjang di akhirat kelak? Ingatlah ancaman Alloh SWT dalam QS. At-Takatsur: "Bermegah-megahan telah melalaikan kamu --- niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim".

Untuk itu, marilah berlomba dalam kebaikan. Semoga Alloh memberi kita bekal diakhirat sampai kita dimasukkan kedalam surga-Nya. Amien

Wassalamualaikum !

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Hati Yang Tersayat

Link ke posting ini
Reaksi: 
Hati Yang Tersayat

By: M. Agus Syafii

Hati siapa yang tidak tersayat perih bila pasangan hidupnya berubah. Suaminya bekerja sebagai kontraktor dengan berbagai fasilitas dinikmatinya. Mobil, rumah semuanya tersedia. Namun semua menjadi terasa kering karena begitu pulang kerja suami langsung tidur. Pasangan hidupnya tidak memiliki rasa humor, lebih suka jalan ke mall bersama teman2nya daripada dengan anak & istrinya. Terkadang hal itulah yang membuat sang istri menjadi sakit hati. Begitulah yang dituturkan seorang Ibu bersama yang buah hatinya di Rumah Amalia.

Dalam soal keuangan suami juga sangat tertutup, dirinya tahu bahwa penghasilannya besar tetapi sebagian besar selalu suami pegang sendiri dan tidak pernah tahu berapa uang yang dipegangnya, Padahal dirinya tahu sering melihat dompet suami yang penuh uang. kalau ditanya selalu saja dijawab bahwa itu uang kantor, baru setelah uang itu habis suami bercerita. Biasanya bila saudara datang tanpa sepengetahuan dirinya, suami memberikan uang kepada saudara-saudaranya. Dia sendiri tahu setelah saudaranya itu yang mengatakan.  Menurut ukuran dirinya uang itu cukuplah besar. Sementara bila dirumah suami lebih memilih banyak diam, tidak banyak bicara. Tak pernah ramah bila ada keluarga atau orang tua istri yang datang namun ramah bila ada saudara atau keluarganya sendiri.

Tiga kali dirinya sebagai istri mengetahui suaminya menelpon seorang perempuan ke hapenya. Bicaranya mesra sekali. Dirinya juga sering menemukan SMS dari perempuan. Sampai kemudian hal itu menjadi keributan di dalam rumah tangganya. Suaminya marah karena hapenya suka dibuka oleh istri. Sekarang suami malah kalo dirumah hapenya dimatikan. Apalagi sikapnya lebih sering cuekin & terasa dingin ketika berkumpul bersama anak & istrinya. Padahal waktu sebelum menikah, suamilah yang mengejar-ngejar dirinya. 'Apa yang harus saya lakukan Mas Agus Syafii? Kenapa Allah memberikan cobaan yang begitu berat kepada rumah tangga kami?

Kemudian saya menjelaskan kepada beliau bahwa sesungguhnya cara pandang terhadap permasalahan seringkali tidak obyektif, kita sering memilih dan memilah masalah, mana yang kita suka. Padahal itu bukanlah masalah utamanya. Yang terjadi masalah semakin rumit karena ini menyangkut soal perasaan, cinta, dan hubungan suami istri. Mengapa persoalan menjadi ruwet & rumit? Karena hubungan suami istri di dalamnya terdapat harapan, cinta, kerinduan, ketakutan, depresi, kecemasan, kekecewaan, bila ekspektasi yang terlalu berlebihan tapi kenyataan sehari-hari berbeda dari apa yang diharapkan. Tidak ada suami yang sempurnah & tidak ada istri yang sempurna, bila cara memandang pasangan hidup sudah terlanjur buruk maka apapun yang dikerjakan sudah tidak ada yang terlihat baik & positif sehingga kecendrungan ini harus diwaspadai kalo tidak hubungan semakin memburuk & hidup keluarga semakin menderita, anak-anak akhirnya menjadi korban.

dalam penilaiannya, suami sudah tidak lagi memiliki sisi yang baik dan positif. Tidak punya humor, marah kalo ditanya, tidak ramah kepada orang tua & keluarganya, tidak mengajak jalan2, tidak royal kepada keluarganya, tak satupun ada sisi baik & positifnya bukan? Bila kita masih melihat sisi baik & positif dari pasangan hidup kita maka banyak hal yang bisa memperkokoh rumah tangga. Usahakan untuk mencari & menemukan sisi yang baik & positif pada diri suami.  Bila suami tidak memiliki rasa humor maka kitalah yang menciptakan rasa humor itu, selain suasana menjadi tidak tegang, keriangan tercipta dengan humor yang kita buat, suamipun juga tertular oleh humor kita. Bila kita bertutur dengan baik yang keluar dari hati yang tulus justru memberikan kesempatan pasangan kita untuk mengeluarkan isi hatinya. Anda perlu berisiatif menciptakan suasana dimana suami berbicara, dia menjadi nyaman karena didengarkan. Untuk itu tidaklah mudah karena dibutuhkan kekuatan
yang sangat besar agar bisa menjadi pendengar yang baik.

Kita mencoba dengan mengajaknya ngomong dari hati ke hati. 'Ayo Mas, cerita dong, apa yang membuat Mas kemaren diam aja.' atau 'Mas, kita enaknya ngapain ya biar nggak marahan terus?' Lontaran pertanyaan seperti menjadi pertanda bahwa kita siap menjadi pendengar yang baik. Menjadi pendengar yang baik membutuhkan latihan dan usaha yang terus menerus, kalo pasangan kita berbicara, tidak menyela, tidak memotong pembicaraan atau tidak berkomentar, 'Mas sih, nggak ngertiin aku!' Mendengarkan dan menyimak, tanpa bersikap reaktif seketika namun dikaji dilihat dari sisi yang lebih baik dan lebih positif akan membuat diri kita dan pasangan kita menjadi nyaman. Itulah langkah awal yang bisa beliau lakukan untuk memperbaiki kualitas hubungan dengan suami. Langkah selanjutnya tentu saja bagaimana ibu lebih menghargai sisi-sisi positif pada diri suami dan menciptakan suasana nyaman bagi keluarga dan anak2nya. Dan yang jauh lebih penting dari semua itu adalah
kekokohan dan sadaran kepada Allah itulah menjadi pondasi bagi keluarga kita. Bila pondasinya kuat maka goncangan seberat apapun keluarga tetap akan utuh. Hanya pertolongan Allahlah yang menjadikan keluarga kita menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah. Mohon & berdoalah kepada Allah agar keluarga kita senantiasa diberkahi oleh Allah.

Wassalam,
M. Agus Syafii
-
Yuk, hadir di kegiatan 'Amalia Bersyukur' Ahad, 20 Maret 2011, di Rumah Amalia. Bila  berkenan berpartisipasi dg menyumbangkan buku2, Majalah, Komik, Novel, Cerpen,Kaset VCD, CD, DVD ( ISLAMI ), IPTEK, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. silahkan kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431,http://agussyafii.blogspot.com/


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Majelis Manajemen Qolbu_BI

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamu'alaikum Wr Wb

Sahabat, silahkan hadir dan mengikuti Majelis Manajemen Qolbu (MMQ) bersama KH.
Abdullah Gymnastiar pada :

Senin, 28 Februari 2011....pkl.18.00 s/d 20.30 Wib
di Masjid Baitul Ihsan _ Bank Indonesia _ Jakpus

Bagi Sahabat Muslimah dapat hadir lebih awal dari mulai pkl. 16.30 s/d 17.30 utk
mengikuti Kajian Muslimah, bersama : Ustadzah Erieka Suryani Dewi Lc.>>>membahas
meretas solusi problematika perempuan dan keluarga .

semoga bermanfaat.

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Embun Pagi Forsimpta

Link ke posting ini
Reaksi: 
Ikhlaskan senyummu!

Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Sahabat seiman, senyum sejati bukanlah saat menerima pemberian orang, tetapi senyum karena ridho atas anugerah yang Allah berikan.. kepuasan hakiki bukanlah saat kita menerima, tetapi kepuasan setelah kita memberi kebaikan.., waktu terus berjalan, pagi kan segera hilang, persiapkan segala potensi untuk tersenyum puas menjalani hari..!

Sahabat seiman, sejatinya senyuman diberikan dari hati, meskipun sulit menarik bibir saat hati sedang galau, tetapi setidaknya kita telah memberikan kebaikan kepada orang lain.,bahkan sesungguhnya ia bagian dari persaudaraan yang kita wujudkan..

Sahabat seiman, tetapi berhati-hatilah terhadap senyum yang menjadi senjata, ialah senyum yang ditujukan untuk memperdaya, tetapi sebenarnya bukan orang lain saja yang terluka, namun diri sendiri lebih parah menderita, sebab saat itu dosa akan memperdayanya.. senyum begitu indah bukan untuk melahirkan dosa, akan tetapi untuk manambah pahala...

Sahabat seiman, ada senyum yang menzhalimi orang lain, ialah senyum dusta yang menutupi keburukan, bahkan sering ditambah dengan kata-kata. janganlah melukai saudara dengan senyum di hadapan lalu mencabik dagingnya bak bangkai tak berdaya, dengan makar ataupun ghibah, inilah Senyum yang dahulu pernah diberikan oleh orang-orang munafik untuk mengelabui lawan..

Semoga kita dapat lebih ikhlas dalam bersenyum, marilah Sahabat kita melangkah meraih kebaikan! (SaiBah)

Allah SWT mengingatkan bahaya senyum munafik, artinya:

"Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata:" kamipun Telah beriman," tetapi apabila mereka berada sesama mereka saja, lalu mereka berkata: "Apakah kamu menceritakan kepada mereka (orang-orang mukmin) apa yang Telah diterangkan Allah kepadamu, supaya dengan demikian mereka dapat mengalahkan hujjahmu di hadapan Tuhanmu; Tidakkah kamu mengerti?" (Q.S. Al Baqoroh: 76)

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Wednesday, February 23, 2011

[daarut-tauhiid] Suami Dengan Tipikal Nabi

Link ke posting ini
Reaksi: 
Suami Dengan Tipikal Nabi

Dalam ta'lim bulanan di mesjid pada suatu hari, Pak Ustadz membahas masalah
kewajiban dan hak seorang istri dalam rumah tangga. Beliau menyinggung
ketika bagaimana suatu saat Nabi yang mulia pulang ke rumah (Siti Khodijah)
kemalaman, dan Beliau tidak mengetuk pintu istri tercintanya, dengan alasan
takut mengganggu.

Seketika saya langsung teringat, ketika suatu saat pasca melahirkan, saya
baru tertidur hampir jam 11 malam. sementara suami belum pulang juga saat
itu, sekitar jam 12 lewat bayi saya aha ehe minta mimi, saya lihat hp dengan
tujuan hendak melihat jam, ternyata ada beberapa sms masuk yang isinya
panjang lebar, ketika saya baca, diantaranya ;"....berarti nanti lagi, kita
harus duplikat kunci, supaya kalau aa pulang malem, neng Geul ga usah bukain
pintu,....sekarang sih ga apa aa tidur di luar, tapi barusan ada ronda
lewat, takutnya kita disangka berantem......""

Membaca sms panjang, secara repleks, saya buka gordin untuk mengintip...dan
masya Allah, suamiku tengah meringkuk di pinggir motor, dengan beralas jas
hujan kalau tidak salah.

Saya bersyukur kepada Allah SWT dengan syukur yang tiada terhingga, ketika
suatu saat mendengar seorang teman yang menceritakan suaminya tidak mau
makan jika ia (teman saya) tidak memanaskan lauk pauknya terlebih dahulu,
padahal suami teman saya itu pulang ke rumah lebih dahulu dari pada teman
saya yang bekerja tersebut.

Saya bersyukur yang tiada terhingga, karena suami tercinta selalu membantu
urusan rumah tangga setiap harinya. Dalam aktifitas di pagi hari, sementara
saya sibuk menyiapkan sarapan dan makan siang untuk anak anak sambil
menggendong bayi, suami saya turut serta terjun di dapur, bukan hanya
sekedar berteriak; Bun, teh manis!!

Syukur yang tiada henti kepada Allah SWT yang telah memberikan suami yang
akhlaq nya mendekati akhlaq nabi. Syukur tiada henti yang memberikan suami,
yang didikannya hanya melalui sindiran halus saja, tidak melalui
bentakan.Didikannya, hanya melalui kelemah lembutan, bukan kata kata kasar.

Pernah saya mendengar seorang umahat menceritakan suaminya yang berkomentar
tentang dirinya, yang "bagaimana penampilanku jika aku menggendong bayi
dengan kain gendongan ya?"subhanallah, ternyata suami dendy seperti itu,
ditengah kesibukan istrinya pun masih sempat berfikir seperti itu?

Saya selalu berfikir, berfikir, bahwa di dunia ini, hanya ada dua tipikal
suami, sebagaimana halnya ada dua tipikal istri. Hanya pendapat lho. Ini
bukan hasil riset yang kebenarannya absolut.

Tipikal suami yang pertama adalah, tipikal nabi, yang banyak toleransinya,
sehingga tidak banyak menuntut terhadap istrinya, yang menyanbung tali
sendalnya sendiri, yang menambal bajunya sendiri, yang membantu istrinya di
dapur, memotong motong daging untuk istrinya.

Tipikal suami yang kedua adalah tipikal Ali bin Abi Tholib, seorang yang
berani, tegas, andalan nabi dalam pertempuran, faqih dalam diennya karena
dididik nabi dari kecil.

Tipikal suami yang pertama ini selalu berjodoh dengan tipikal istri Siti
Aisyah, yang ceria, berani, luas ilmunya, memberi pengajaran kepada para
shahabiyah, akan tetapi pencemburu.

Suami bertipikal Sayyidina Ali, sangat sepadan dengan istri yang mempunyai
tipikal Siti Fatimah, yang lemah lembut, lagi agung, sangat sabar, karena
selalu ditinggal Sayidina Ali berjihad, yang dengan sabar mengerjakan urusan
rumah tangganya sendirian tanpa khodimat, yang suatu saat meminta kepada
ayahandanya untuk diberikan khodimat, namun bukan khodimat yang didapat,
tetapi nasihat berharga, yaitu nasihat untuk mengamalkan wirid yang
dibacakan sebelum tidur.

Maha adil Allah yang memasang masangkan hambanya dengan benar, tiada salah,
walaupun menikah dengan tiada proses pengenalan, penjajagan seperti keumuman
orang banyak.

Maka, kepada teman temanku yang sedang menjalani proses penjajagan, atau
ta'aruf, janganlah engkau mengulur ulur waktu menikah, jika engkau sudah ada
calonnya, tsiqoh billah, karena Allah tidak akan salah dalam perencanaanya.
Allah SWT lebih mengetahui kita, dari pada diri kita sendiri. Allah SWT
lebih mengetahui yang terbaik untuk kita, dari pada diri kita sendiri.

Dia memberikan dan memasangkan kita dengan orang yang sekufu dengan kita.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat An-Nuur ayat 26;

*"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki
yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang
baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk
wanita-wanita yang baik (pula)....."*
Maha Suci Allah, yang kepada Nyalah hamba memohon ampun atas ketidak
sempurnaan dalam pengabdian kepada suami, semoga Ia senantiasa mendidik
hamba setiap saat.


http://www.eramuslim.com/akhwat/muslimah/suami-dengan-tipikal-nabi.htm


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Lima Puluh Tahun Mendatang Anak Kita

Link ke posting ini
Reaksi: 
Lima Puluh Tahun Mendatang Anak Kita
oleh: M. Faudzil Adhim


Lima puluh tahun yang akan datang, mungkin kita sudah mati dan jasad kita
dikubur entah di mana atau tua renta, sehingga harus berpegangan tongkat untuk
berjalan. Lima puluh tahun mendatang mungkin kita sedang menjemput syahid di
jalan Allah di hari yang sama dengan hari ketika kita bertemu sekarang, dan jam
yang sama dengan jam saat kita berbincang di tempat ini. Bisa jadi pula kita
sedang menunggu kematian datang dengan kebaikan yang besar dan bukan keburukan.
Allahumma amiin. Lima puluh tahun yang akan datang, anak-anak kita mungkin sudah
tersebar di seluruh dunia. Saat itu, mungkin ada yang sedang menggugah inspirasi
umat Islam seluruh dunia, berbicara dari Mesir hingga Amerika, dari Makkah
Al-Mukarramah hingga Barcelona. Ia menggerakkan hati dan melakukan proyek-proyek
kebaikan, sehingga kota-kota pada zaman keemasan Islam yang terang benderang
oleh cahaya-Nya, dari Gibraltar hingga Madrid, dari Istambul hingga Shenzen,
kembali dipenuhi gemuruh takbir saat penghujung malam datang. Sementara siangnya
mereka seperti singa kelaparan yang bekerja keras menggenggam dunia. Mereka
membasahi tubuhnya dengan keringat karena kerasnya mereka bekerja meski segala
fasilitas telah mereka dapat, sementara pada malam hari mereka membasahi wajah
dan hatinya dengan air mata karena besarnya rasa takut kepada Allah Ta'ala. Rasa
takut yang bersumber dari cinta dan taat kepada-Nya.


Ya, mereka bekerja keras meski harta sudah di tangan. Mereka gigih merebut dunia
bukan karena gila harta dan takut mati, melainkan karena mereka ingin menjadikan
setiap detik dalam hidupnya untuk menolong agama Allah Azza wa Jalla dengan
mengambil fardhu kifayah yang belum banyak tertangani. Mereka gigih bekerja
karena mengharap setiap tetes keringatnya dapat menjadi pembuka jalan ke surga.
Kelak (ijinkan saya bermimpi) anak-anak kita bertebaran di muka bumi. Mereka
berjalan di muka bumi meninggikan kalimat Allah, menyeru kepada kebenaran dengan
cara yang baik, saling mengingatkan untuk menjauh dari kemungkaran dan mengimani
Allah Ta'ala dengan benar. Tangan mereka mengendalikan kehidupan, tetapi hati
mereka merindukan kematian. Bukan karena jenuh dan berputus asa terhadap dunia,
melainkan karena kuatnya keinginan untuk pulang ke kampung akhirat dan mengharap
pertemuan dengan Allah dan Rasul-Nya. Mereka inilah anak-anak yang hidup
jiwanya, bukan cuma cerdas otaknya. Mereka inilah anak-anak yang kuat iman,
ibadah, ilmu, himmah, ikhtiar dan sujudnya. dan semua itu tak akan pernah
terwujud jika kita tidak mempersiapkannya hari ini!


Lima puluh tahun yang akan datang anak-anak kita mungkin sedang mengendalikan
dunia di tangan mereka, dan memenuhi hatinya dengan dzikir kepada Allah. Mereka
mungkin sedang mengendalikan jaringan bisnis besar yang meliputi
supermarket-hypermarket di seluruh dunia hingga perusahaan-perusahaan manufaktur
berteknologi tinggi. Sebagian lainnya mungkin sedang memimpin ma'had putri yang
setiap alumnusnya menjadi kekuatan penentu sejarah dunia. Sebab, bukankah al-umm
masdrasah al-ula? Bukankah seorang ibu adalah madrasah pertama yang membentuk
karakter dan cara berpikir satu generasi di belakangnya? Maka mempersiapkan visi
dan kecakapan seorang ibu sama pentingnya dengan mempersiapkan peradaban umat
ini lima tahun yang akan datang. Sedangkan membiarkan anak-anak perempuan itu
menyibukkan diri dengan hasrat untuk memperoleh perhatian lawan jenisnya, sama
seperti mengizinkan masa depan agama dan umat ini hancur. Maka anak-anak itu
harus kita bekali agar kelak mampu menjadi perempuan untuk agama ini, perempuan
yang setiap tutur katanya akan meninggikan kalimat Allah di muka bumi. Sementara
rahimnya, tidaklah akan tumbuh benih di dalamnya kecuali generasi yang sejak
awal pertemuan sudah bertabur kalimat suci. Bukankah kepribadian itu terbentuk
sejak benih bapak ibunya bertemu? Maka, bagaimana kedua orangtua mereka
mempertemukan benih, sangat mempengaruhi bagaimana benih itu kelak akan tumbuh
dan berkembang.

Kita juga harus mempersiapkan setiap anak laki-laki kita agar mereka mampu
menjadi lelaki pemberani bagi agama ini. Mereka menghiasi hidupnya dengan tangis
pada malam hari, dan usaha yang gigih pada siang hari. Mereka mampu menegakkan
kepala dengan izzah yang tinggi di hadapan manusia disebabkan kehormatan,
kemuliaan, keimanan dan kekuatannya. Tetapi, terhadap istrinya, mereka bersikap
lemah lembut dan penuh cinta. Sebab, bukankah untuk melahirkan anak-anak yang
hebat dan salih, pintu pertamanya adalah mencintai ibu mereka dengan sepenuh
hati? Ketulusan cinta inilah yang mampu menggerakkan hati para bunda untuk tak
henti-hentinya memberikan perhatian. Ia tetap mampu tersenyum pada saat anak
bangun tengah malam, tepat ketika ia baru saja terlelap, tatkala ia merasa ada
suami yang mencintainya sepenuh hati dan jiwa. Seorang suami yang bukan hanya
memberikan hartanya. Lebih dari itu, ia memberikan perhatian dan kesediaannya
berbagi. Bukankah yang membuat Aisyah menangis kagum kepada suaminya, Rasulullah
SAW adalah perhatiannya yang lembut? Sebagaimana dinukil Ibnu Katsir, Aisyah ra
menangis seraya berucap, "Kanaa Kullu Amrihi 'ajaba. Ah semuanya menakjubkan
bagiku," tatkala ditanya tentang apa yang paling berkesan baginya dari
Rasulullah SAW. Dia kemudian bertutur tentang bagaimana Rasulullah SAW meminta
ijin untuk melakukan qiyamul lail. Hanya itu, tetapi perkara yang kecil itu
takakan hadir jika tidak ada perhatian yang besar.

Lima puluh tahun yang akan datang, di negeri ini kita mungkin menemui pusara
bapak-bapak yang hari ini sedang mewarnai anak-anak kita. Mereka terbujur tanpa
nisan dan prasati, sementara hidangan di surga telah menanti. Atau sebaliknya,
beribu monumen telah berdiri untuk mengenangnya, sementara takada lagi kebaikan
yang bisa diharapkan. Mereka menjadi berhala yang dikenang dengan perayaan,
tetapi tidak ada doa yang membasahi lisan anak-anaknya. Nau'dzubillahi min
dzalik. Betapa banyak pelajaran yang bertabur di sekeliling kita, dari
orang-orang yang masih hidup atau mereka yang sudah tiada. Tetapi betapa sedikit
yang kita renungkan. Kisah tentang K.H. Ahmad Dahlan yang mengulang-ulang
pembahasan tentang al-ma'un hingga menimbulkan pertanyaan dari murid-muridnya,
masih kerap kita dengar. Jejak-jejak kebaikan berupa rumah sakit, panti asuhan,
dan sekolah-sekolah juga masih bertebaran. Tetapi jejak-jejak ruhiyah dan
idealisme yang membuat KH Ahmad Dahlan bergerak menata akidah umat ini, rasanya
semakin lama semakin sulit kita lacak.


Tulisan Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari, sahabat dekat KH Ahmad Dahlan, yang
mendirikan Nahdatul Ulama, masih bisa kita lacak, meski semakin langka. Tetapi,
jejak-jejak ruhiyah dan idealismenya semakin sulit kita temukan. Apa yang dulu
diyakini haram oleh Hadratus Syaikh, hari ini justru dianggap wajib oleh mereka
yang merasa sebagai pengikutnya. Apa artinya? Iman tidak kita wariskan, kecuali
hari ini kita didik mereka dengan sungguh-sungguh untuk mencintai Tuhannya.
Keyakinan, cara pandang, dan idealisme juga tidak bisa kita wariskan ke dalam
dada mereka kalau hari ini kita hanya sibuk memikirkan dunianya, bukan
akhiratnya. Kita mempersiapkan mereka menuju akhirat, tetapi kita hanya bekali
mereka dengan kekuatan, keterampilan, dan ilmu untuk memenangi hidup di dunia
dan menggenggamnya dengan tangan mereka. Betapa banyak anak yang dulu rajin
puasa senin-kamis, tetapi ketika harus bertarung melawan kesulitan hidup,
imannya yang berubah menjadi senin-kamis. Kadang ada kadang nyaris tak tersisa.
Na'udzubillahi min dzalik.

Teringatlah saya dengan perkataan nabi Ya'kub AS saat menghadapi sakaratul maut.
Allah Ta'ala mengabadikannya dalam firman, "adakah kamu menjadi saksi saat maut
akan menjemput Ya'kub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, 'Apa yang kamu
sembah sepeninggalku?' mereka menjawab, 'Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan
nenek moyangmu, yaitu Ibrahim, Isma'il dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa
dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya," (QS. 2: 133). Ya, inilah pertanyaan
Nabi Ya'kub AS, ma'tabuduuna min ba'di?, apakah yang akan kalian sembah
sepeninggalku? bukan, ma'ta'kuluuna min ba'di? apakah yang akan kalian makan
sesudah aku tiada? Lalu, seberapa gelisah kita hari ini? Apakah kita sibuk
memperbanyak tabungan agar kelak mereka tidak kebingungan cari makan sesudah
kita tiada? Ataukah kita bekali jiwanya dengan tujuan hidup, visi besar,
semangat yang menyala-nyala, budaya belajar yang tinggi dan kesediaan untuk
berbagi karena Allah. Kita hidupkan jiwanya dengan memberi bacaan yang bergizi,
nasihat yang menyejukkan hati, dorongan yang melecutkan semangat, tantangan yang
menggugah, dan dukungan pada saat gagal, sehingga ia merasa kita perhatikan.
Kita nyalakan tujuan hidupnya dengan mengajarkan mereka untuk mengenal Tuhannya.
Kita bangun visi besar mereka dengan menghadirkan kisah orang-orang besar
sepanjang sejarah, orang-orang saleh yang telah memberi warna bagi kehidupan
ini, sehingga mereka menemukan figur untuk dipelajari, dikagumi, dan dijadikan
contoh. Lima puluh tahun mendatang anak-anak kita, hari inilah menentukannya.
Semoga warisan terbaik kita untuk mereka adalah pendidikan yang kita berikan
dengan berbekal ilmu dan kesungguhan. Kita antarkan pesan-pesan itu dengan cara
yang terbaik. Sementara doa-doa yang kita panjatkan dengan tangis dan air mata,
semoga menggenapkan yang kurang, meluruskan yang keliru, menyempurnakan yang
baik, dan di atas semuanya, kepada siapa lagi kita meminta selain kepada-Nya.***



SIAGA GIZI BALITA 2011
Rumah Zakat


Program Siaga Gizi Balita dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi balita di
daerah ICD yang mengalami kekurangan gizi. Pengembangan program ini di tahun
2011 meliputi peningkatan kuantitas bantuan pangan yang diberikan dan
peningkatan pendampingan.


Donasi : Rp. 550.000 / balita

Rekening Donasi :
BCA 094 301 6001
Mandiri 132000 481 974 5
BNI Syariah 155 555 5589
a.n Yayasan Rumah Zakat Indonesia




---
Contact Person:
Aan Sopiyan
ZIS Consultant Online
Rumah Zakat | Jalan Turangga No. 25 C Bandung.

e-mail: aan_sopiyan@rumahzakat.org | aan.rumahzakat@gmail.com
YM : ansopiyan_rzi
Phone : +62227332407
Fax : +62227332478
Mobile : +62817435036
www.rumahzakat.org

Menolong Itu Menyenangkan
bersama Rumah Zakat Mari Merangkai Senyum Indonesia

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/