Friday, April 29, 2011

[daarut-tauhiid] Kebahagiaan Dalam Keluarga

Link ke posting ini
Reaksi: 
Kebahagiaan Dalam Keluarga
 
By: M. Agus Syafii
 
Dalam bahasa Arab ada empat kata yang berhubungan dengan kebahagiaan, yaitu sa`adah (bahagia), falah (beruntung) dan najat (selamat) dan najah (berhasil). Jika saadah (bahagia) mengandung nuansa anugerah Allah setelah terlebih dahulu mengarungi kesulitan, maka falah mengandung arti menemukan apa yang dicari (idrak al bughyah). Falah ada dua macam, dunyawi dan ukhrawi. Falah duniawi adalah memperoleh kebahagiaan yang membuat hidup di dunia terasa nikmat, yakni menemukan (a) keabadian (terbatas); umur panjang, sehat terus, kebutuhan tercukupi terus dsb, (b) kekayaan; segala yang dimiliki jauh melebihi dari yang dibutuhkan, dan (c) kehormatan sosial.
 
Sedangkan falah ukhrawi terdiri dari empat macam, yaitu (a) keabadian tanpa batas, (b) kekayaan tanpa ada lagi yang dibutuhkan, (c) kehormatan tanpa ada unsur kehinaan dan (d) pengetahuan hingga tiada lagi yang tidak diketahui. Sedangkan najat merupakan kebahagiaan yang dirasakan karena merasa terbebas dari ancaman yang menakutkan, misalnya ketika ternyata seluruh keluarganya selamat dari gelombang tsunami. Adapun najah adalah perasaan bahagia karena yang diidam-idamkan ternyata terkabul, padahal ia sudah merasa pesimis, misalnya keluarga miskin yang sepuluh anaknya berhasil menjadi sarjana semua.
 
Kesenangan berdimensi horizontal, sedangkan kebahagiaan berdimensi horizontal dan vertikal. Orang masih bisa menguraikan anatomi kesenangan yang diperolehnya, tetapi ia akan susah mengungkap rincian kebahagiaan yang dirasakannya. Air mata bahagia merupakan wujud ketidakmampuan kata-kata. Prof. Fuad Hasan dalam bukunya Pengalaman Naik Haji mengaku tidak bisa menerangkan kenapa beliau menangis di depan Ka`bah, karena kebahagiaan yang beliau alami berdimensi vertikal, bernuansa anugerah, bukan prestasi. Banyak mempelai menitikkan air mata ketika akad nikah, demikian juga kedua orang tuanya, dan mereka tidak bisa menerangkan anatomi perasaan bahagianya.
 
Kebahagiaan berkaitan dengan tingkat kesulitan yang dialami. Kebahagiaan sesungguhynya dalam kehidupan keluarga bukan ketika akad nikah, bukan pula ketika bulan madu, tetapi ketika pasangan itu telah membuktikan mampu mengarungi samudera kehidupan hingga ke pantai tujuan, dan di pantai tujuan ia mendapati anak cucu yang sukses dan terhormat. Sungguh orang sangat menderita ketika di ujung umurnya menyaksikan anak-anak dan cucu-cucunya nya sengsara dan hidup susah, meski perjalanan bahtera rumah tangganya penuh dengan sukses story. Kebahagiaan biasanya datang setelah orang sukses mengatasi kesulitan yang panjang, tetapi tidak semua kesulitan mengantar pada kebahagiaan yang sebenarnya.
 
Menurut hadis Nabi ada empat pilar kebahagiaan dalam hidup berumah tangga (1) isteri/suami yang setia (2) anak-anak yang berbakti (3) lingkungan sosial yang sehat dan (4) rizkinya dekat. Kesetiaan membuat hati tenang dan bangga, anak-anak yang berbakti menjadikannya sebagai buah hati, lingkungan sosial yang sehat menghilangkan rasa khawatir dan rizki yang dekat merangsang optimisme, idealisme dan kegigihan.
 
Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011, di Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Mata yang tertipu

Link ke posting ini
Reaksi: 
Mata yang tertipu

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Sahabat seiman..,
Bukalah hati lebar-lebar selebar kita membuka mata, seindah ia menatap pagi ajarkan jiwa untuk mensyukuri, kutuklah batin yang belum mau mengakui kelalaian, menyesali waktu yang sia-sia terlewatkan, lalu belum juga tergerak melakukan perbaikan.. mengapa kesadaran tak lestari adanya, selemah itukah diri tak kuasa bangkit semangat di pagi hari?, maka bagaimana saat ia telah sirna? mengapa diri ini tetap malas saat terhimpit masalah, lalu bagaimana bila ia ditaburi karunia?

Sahabat seiman..,
Pandangan mata yang kosong tanpa hati sering menipu, manisnya dzikir kan terasa bak empedu, pahitnya gambir justru terasa seperti madu, yang haram terhias indah memukau orang berlari mengejarnya, sementara yang halal terlihat begitu menakutkan bagai hantu. Seperti orang takut kelaparan yang berlebihan, padahal makanan yang berlebihan akan mendatangkan penyakit.., sang koruptor begitu bahagia melihat hasil curiannya, dan dengan bangga mengatakan saya orang yang berhasil..

Sahabat seiman..,
Jum'at kembali hadir di hadapan.., masih adakah yang tak tersenyum akan hadirnya hiburan yang memuaskan hati, janganlah kebaikannya tertutupi kotoran hati, siapkan diri memburu karunianya hiasi ia dengan segudang prestasi! Selamat beraktifitas! (SaiBah)!

 
Allah SWT berfirman, artinya: "Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: "Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan", dan Allah sebaik-baik pemberi rezki." (Q.S. Al Jumu'ah: 11)

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Thursday, April 28, 2011

[daarut-tauhiid] KEMAKSIATAN, CERMIN HILANGNYA WIBAWA UMAT ISLAM

Link ke posting ini
Reaksi: 
 Bismillaah


Assalamu'alaykum wa Rohmatulloohi wa Barokatuhu

Kemaksiatan, Cermin Hilangnya Wibawa Umat Islam
Penulis: Ustadz Abu Hamzah Yusuf

Tidak diragukan lagi bahwa kehinaan dan malapetaka yang ditimpakan oleh Allah
Subhanahu wa Ta'ala itu disebabkan karena banyak manusia lalai, merasa tidak
bersalah jika melaksanakan dosa dan kemaksiatan. Mereka pun pura-pura tidak tahu
bahwa yang demikian itu akan menyebabkan turunnya ancaman dari Allah Subhanahu
wa Ta'ala. Allah Ta'ala berfirman :


"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan tangan manusia,
agar Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar
mereka kembali kepada jalan yang benar." (Ar-Rum : 41)Kemuliaan kaum musliminpun
terpuruk dikarenakan penganutnya acuh tak acuh terhadap agamanya, yang halal
menjadi haram dan sebaliknya, yang haram menjadi halal. Akibat dari semua itu
dosa dan kemaksiatan menjadi sarapan pagi, siang dan malam harinya …… Wallahu
Musta'an.

Umar Ibnul Khaththab berkata, "Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan
oleh Allah Ta'ala dengan Islam, walau bagaimanapun kita pasti menginginkan
kemuliaan tersebut, tapi jika tanpa Islam, maka Allah akan menghinakan kita."
(dishahihkan oleh Al-Hakim dan disepakati oleh Imam Adz-Dzahabi)


Dari perkataan seorang khalifah ini, jelaslah kehancuran dan kehinaan kaum
muslimin akan didapat jika lalai dan meninggalkan agamanya. Maka hendaklah
seluruh kaum muslimin sadar akan hal ini dan mengetahui akibat-akibat yang
ditimbulkan dari dosa dan kemaksiatannya serta hal-hal yang akan menyebabkan ia
berbuat dosa.


Adapun dampak yang ditimbulkan dari dosa dan maksiat adalah sebagai berikut :
· Sesungguhnya dengan dosa dan maksiat akan melemahkan hati dari keinginannya.
Sedikit demi sedikit keinginan untuk melakukan kemaksiatan akan menguat, dan
keinginan untuk bertobat akan melemah hingga akhirnya akan hilang keinginan hati
untuk bertaubat secara keseluruhan.
· Seseorang akan terus melakukan perbuatan dosa dan maksiat, sehingga ia akan
menganggap remeh dosa tersebut. Kalau sudah demikian maka akan datang
kehancuran, sebab dosa yang dianggap remeh adalah besar di sisi Allah Ta'ala.
Ibnu Mas'ud radliyallahu anhu berkata, "Sesungguhnya seorang mukmin tatkala
melihat dosanya seakan-akan ia berada di pinggir gunung yang ia takut gunung itu
akan menimpa dirinya. Dan sesungguhnya seorang yang fajir tatkala melihat
dosanya, seperti seekor lalat yang hinggap di hidungnya lalu membiarkannya
terbang." (HR. Bukhari)
· Sesungguhnya dosa dan maksiat akan menghilangkan rasa malu, yang merupakan
tonggak kehidupan hati, pokok dari segala kebaikan, apabila hilang rasa malu
maka lenyaplah kebaikan. Nabi shalallahu alaihi wa sallam bersabda: "Malu adalah
kebaikan seluruhnya." (HR. Bukhari Muslim)
· Disebabkan dosa dan maksiat, Allah Ta'ala akan melupakan hamba-Nya dan
meninggalkannya, maka terjadilah kehancuran yang tidak diharapkan.
Masih banyak dampak dan akibat yang ditimbulkan dari dosa dan kemaksiatan yang
harus dijauhi oleh setiap kaum muslimin…. Dengan kembali kepada agamanya,
kembali kepada al-Kitab dan as-Sunnah, berpegang teguh kepada keduanya untuk
mengembalikan 'izzul Islam wal muslimin (Kemuliaan Islam dan Muslimin).

Wallahu A'lam bishawab

(Dikutip dari tulisan Ustadz Abu Hamzah Yusuf, dari Bulletin Al Wala wal Bara
Edisi ke-15 Tahun ke-1 / 28 Maret 2003 M / 25 Muharrom 1424 H. Url sumber
http://fdawj.atspace.org/awwb/th1/15.htm#sub2)

http://salafytgr.blogspot.com/2011/04/kemaksiatan-cermin-hilangnya-wibawa.html

Walhamdulillaah


Wassalamu'alaykum wa Rohmatulloohi wa Barokatuhu

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Menyembuhkan Kepedihan

Link ke posting ini
Reaksi: 
Menyembuhkan Kepedihan

By: M. Agus Syafii

Tidak semua kehidupan keluarga sempurna, utuh dan langgeng. Adakalanya kenyataan pahit kehilangan orang yang kita cintai karena  perceraian atau kematian terjadi tanpa bisa menghindarinya. Kehilangan sesuatu yang berarti dalam hidup kita tentunya menimbulkan kepedihan, apa lagi kehilangan seseorang yang kita cintai dan kita harapkan, bahkan seluruh hidup kita bergantung pada kehadirannya maka rasa duka yang mengiringi kepergiannya terasa amat berat dan tak terhapuskan. Setiap kenangan dan benda mengingatkan kita kepada orang yang kita cintai membuat luka hati menganga kembali dan rasa sakit menyayat, terasa begitu sangat perih. Sejauh mana kenangan itu tersimpan tergantung hubungan kita dengan orang yang pergi itu. Cinta yang mesra menimbulkan kenangan manis sedangkan hubungan yang penuh pertengkaran atau penghianatan menimbulkan kebencian yang membara dan setiap benda, tempat, orang dan masalah yang berkaitan dengan orang itu menimbulkan kenangan
pahit.

Apa yang kita pernah alami entah itu baik ataupun buruk, manis ataupun pahit, tentu saja akan membuat kita menjadi teringat meski hal itu sudah berlangsung lama. Kenangan akan sesuatu adalah bagian memori kita yang cepat atau lambat akan berlalu karena perasaan apapun yang anda miliki boleh saja, bukan semata masalah itu benar atau salah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana menyembuhkan kedukaan dan menggunakan kenangan yang terlintas dalam pikiran anda terhadap orang yang telah meninggalkan anda untuk hal-hal yang positif dan tidak merusak diri anda sendiri. Proses kedukaan yang terjadi setelah kehilangan adalah sebagai berikut.

Pertama, Penolakan. Kita cenderung menolak untuk mengakui perpisahan, perceraian atau kematian yang terjadi pada orang yang kita cintai. 'Tidak mungkin ini terjadi pada diriku, ini tidak mengganggu saya, kami hanya berpisah tempat.

Kedua, Marah. Menyalahkan diri sendiri, orang lain bahkan menyalahkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas kejadian yang menimpa dirinya. Marah membutuhkan sasaran. Marah adalah peraaan merupakan wujud reaktif dari kekecewaan.

Ketiga, Tawar menawar. Membuat keadaan sedemikian rupa sehingga tidak perlu menghadapi atau menerima kenyataan yang ada. Misalnya merasa diri sakit atau tidak berdaya sehingga orang lain memaklumi keadaan selanjutnya.

Keempat, depresi. Kurang tenaga untuk memulihkan keadaan, rasa bersalah, marah yang dipendam. 'Aku harus..' Dia seharusnya..' Kenapa mesti terjadi pada diriku seperti ini..'

Kelima, Menerima dengan ikhlas. Menerima dan mengakui kenyataan apa yang sebenarnya terjadi bahwa semua itu adalah ketetapan Allah yang harus dilalui dengan penuh syukur sekalipun hal itu pahit untuk dijalani dalam hidup. Sikap menerima dengan ikhlas inilah yang mampu menyembuhkan kedukaan.

Hendaknya dibedakan menerima dengan ikhlas dengan menyerah pasrah, menerima dengan ikhlas adalah menerima keadaan dengan bersedia mengakui kenyataan yang ada wujud kasih sayang Allah kepada kita, hal itu membuat kita menjadi tidak marah kepada siapapun dan apapun, mengatasi keadaan, berusaha mencari jalan keluar dari kesulitan dan hambatan yang terjadi karena kehilangan tersebut. Sedangkan menyerah pasrah adalah menerima keadaan yang terjadi dengan perasaan terpaksa, putus asa, merasa tidak berdaya dan tidak berusaha mencari jalan keluar dari kesulitan yang ada. Bersikap pasif dan masa bodoh, menerima nasib tanpa berjuang untuk memperbaikinya.

Setelah menerima dengan ikhlas yang terpenting mendekatkan diri kepada Allah dengan berdoa. Berdoa adalah curhat kepada Allah, dengan berdoa, anda mengurai perasaan luka dihati, ketidakberdayaan, kesedihan, kekecewaan, harapan dan menyerahkan diri secara total kepadaNya. demikian beban berat yang anda rasakan akan menjadi lebih ringan. Itulah sebabnya doa sangat menolong anda untuk menyembuhkan kepedihan karena Allah yang Maha Pengasih tidak akan pernah membiarkan anda berjalan dalam kesendirian dan kesepian.

Cukuplah Allah menjadi penolong bagi kami dan Dialah sebaik-baiknya pelindung. (QS. Ali Imran :173)

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011, di Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Antara jaminan Allah SWT dan manusia

Link ke posting ini
Reaksi: 
Antara jaminan Allah SWT dan manusia

Assalam 'alaikum Wr. Wb.

Sahabat seiman..,

Al hamdulillah, Allah SWT masih menghimpun kita dalam ikatan cinta, ia begitu menggelora memaksa kita tuk saling berbagi.., ingin kubisikkan ayat yang mengajarkan kita tentang kunci kebahagiaan, yang dapat digunakan oleh siapa saja yang menginginkan, namun ia harus faham cara menggunakannya.. dengarkan sahabat!, nikmati, dan renungkan sejenak, semoga ia menjadi bekal yang sangat berarti! Artinya:

  "(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, Maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Q.S. Al Baqoroh: 112)

 

Sahabat seiman..,
Sudahkah terbesit dalam benak sebuah asuransi yang menjamin keselamatan, kesehatan, pendidikan keluarga kita, bahkan Family dan kerabat bila perlu.. betapa relanya kita menyisihkan sebagian hasil jerih payah, menunda keinginan, dan mengorbankan kebutuhan, sebab kita yakin disana ada janji ketenangan, menghapus kekhawatiran, memberi lebih dari apa yang telah kita keluarkan..

Sahabat seiman..,
Terpikirkah oleh kita untuk meanfaatkan kecerdasan tersebut dan mengalihkan potensi hebat ini untuk menapaki jaminan Ilahi? Demi Allah, tak ada janji sepasti janji Allah, tak ada ketenangan sehebat jaminan-Nya.. keuntungan yang Dia berikan tak berbatas jumlah, tak bertepi waktu, dan menyusutkan gejolak syahwat.. hanya orang yang tak mengimaninya yang tidak tertarik godaannya..

Sahabat seiman..,
Jika kita telah mempersembahkan asuransi yang dijanjikan dunia, maka apa persembahan kita terhadap asuransi tawaran Allah SWT? orang yang beriman dapat meraihnya dengan harga yang murah dan terjangkau, tak selalu bernilai nominal, tak harus memaksa dengan tanggal, tak mesti terancam dengan denda, namun hanya cukup dengan berserah diri dan beramal sholeh.. semoga pagi ini kita telah mengawalinya, selamat beraktifitas! (SaiBah)

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Pesantren Al Zaytun Terkait Aliran Sesat NII?

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamu'alaikum wr wb,

Semoga kita dan keluarga kita terhindar dari aliran sesat.

Pondok Pesantren Al Zaytun
Maraknya pemuda dan pemudi yang hilang ternyata terkait dengan aliran sesat NII (Negara Islam Indonesia) KW9. NII KW9 yang saat ini ditengarai dipimpin oleh Abu Toto alias Syekh Panji Gumilang beda dengan NII Kartosuwiryo yang ingin mendirikan negara Islam, lebih berupa gerakan penipuan untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya dari anggotanya.

Dengan alasan untuk mendirikan negara Islam, anggotanya dipaksa untuk menyerahkan banyak uang. Segala cara dihalalkan sehingga seorang pembantu bisa mencuri harta majikannya. Seorang anak juga bisa meminta bahkan mencuri harta orang tuanya untuk mendirikan negara Islam. Itu dianggap syah-syah saja sebab menurut aliran sesat NII semua orang di luar kelompoknya adalah kafir.

Bahkan shalat pun tidak wajib menurut mereka selama negara Islam belum berdiri.

Tim Peneliti MUI menyimpulkan bahwa Pondok Pesantren Al Zaytun yang megah di Indramayu sebagai sarang NII. Diperkirakan uang-uang hasil curian tersebut sebagian dipakai untuk membangun pondok pesantren yang megah.

Pemerintah Malaysia sudah menarik seluruh santrinya dari Ma'had Al Zaytun karena pesantren tersebut dianggap sesat, begitu kata KH Ma'ruf Amin. Pesantren Al Zaytun memang pahamnya berbeda jauh mengenai masalah Zakat, Kenabian, Shalat, dan sebagainya.


Pesantren Al Zaytun yang Megah
Korban Cuci Otak NII Pulang ke Rumah
Adi Sucipto | Benny N Joewono | Minggu, 24 April 2011 | 19:49 WIB

GRESIK, KOMPAS.com — Salah seorang korban cuci otak jaringan gerakan Negara Islam Indonesia, Agung Arief Perdana Putra, warga Perumahan Patria, Desa Bambe Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sudah pulang ke rumah.

Orangtua Agung, Rasyidi Syamsul Arifin dan Rahayu Kunti Andari, Minggu (24/4/2011), menjelaskan, Agung pulang pada Sabtu (23/4/2011) sekitar pukul 23.00.

Namun, hingga saat ini Agung belum bisa ditemui media. Dia banyak di kamar dan membuka jejaring sosial Faceboook. Rahayu menuturkan, anaknya pulang naik dari Terminal Purabaya Bungurasih. "Ketika saya tanya, dia mengatakan dari Malang," tuturnya.

Rasyidi menambahkan, anaknya ingin menenangkan diri dulu. Keluarga juga belum berani bertanya detail ke mana saja anaknya selama ini menghilang. "Kami khawatir, dia malah pergi lagi karena ketakutan. Sementara kami biarkan dia tenang dulu. Kami sudah senang sekali dia bisa kembali ke rumah," tuturnya.

Agung merupakan mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang. Dia terakhir pulang ke Gresik pada Maret dan 20 Maret kembali ke Malang. Pada 15 April lalu Agung menyatakan via telepon agar ibunya tidak usah khawatir. Ia sedang sembunyi di Malang untuk menenangkan diri. "Saya tidak usah dicari. Saya ingin menenangkan diri agar tidak dikejar-kejar orang-orang itu," kata Rahayu menirukan kata-kata Agung.

Berdasarkan penuturannya, Agung pernah dibaiat (sumpah setia) di Jakarta dan harus menyerahkan infak jihad perjuangan minimal sebesar Rp 12,5 juta. Rasyidi memaparkan, Agung pernah meneleponnya dan meminta uang Rp 10 juta pada November 2010, alasannya menghilangkan laptop temannya.

Tetapi seorang perempuan bernama Ana terus-terusan menelepon ibu Agung minta laptopnya diganti, dengan alasan untuk membiayai orangtuanya yang sakit. "Akhirnya kami transfer Rp 5 juta ke rekening Agung. Setelah itu satu bulan kemudian Rp 5 juta kami serahkan ke Ana di Malang," katanya.

Ternyata itu modus serupa, yang juga diperlakukan kepada korban cuci otak lainnya, Mahatir Rizki dari NTT. Bahkan, keluarga Rizki dimintai uang Rp 20 juta untuk ganti laptop Nana yang hilang untuk pengobatan orangtua Nana yang sakit jantung.

Selama ini di keluarganya Agung dikenal pendiam, tegas, tidak macam-macam, dan religius. Dia juga aktif di OSIS dan Paskibraka saat sekolah di SMA Negeri 1 Driyorejo.

"Kami terkejut ketika mendapat kabar dari keluarga Rizki, Agung masuk salah satu korban cuci otak NII. Kami berharap setelah ini dia membaik. Kami khawatir selama ini Agung diajarkan berbohong pada orangtua," kata Rasyidi.
http://regional.kompas.com/read/2011/04/24/19494848/Korban.Cuci.Otak.NII.Pulang.ke.Rumah

Rabu, 27/04/2011 15:03 WIB
Ketua MUI: Mungkin Lingkaran Dalam Al Zaytun Terkait NII KW 9
Nurvita Indarini - detikNews

Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernah melakukan penelitian tentang kaitan NII dan Al Zaytun di Indramayu. Ditengarai ada lingkaran dalam dan lingkaran luar di Al Zaytun. Lingkaran dalamnya diduga terkait NII KW 9.

"Di sana ada kepemimpinan lingkar dalam dan lingkar luar. Yang lingkar dalam kami tidak tahu persis. Sedangkan yang lingkar luar, kalau kita datang ya semua baik, kalau ditanya ya dijawab, tidak ada masalah. Kalau yang dalam itu tidak tahu, mungkin itu yang berkaitan dengan NII KW 9," tutur Ketua Majelis Umat Islam (MUI) Amidhan dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (27/4/2011).

Lingkar dalam tak tersentuh pihak luar karena eksklusivitas yang ada. Hal ini terkadang ditemui di beberapa kelompok.

Apakah MUI juga bertemu dengan Panji Gumilang, petinggi Al Zaytun? "Tidak. Tim kami bertemu dengan lingkaran luar. Saya juga pernah bertemu dengan lingkaran luarnya seperti guru atau dosennya," ucap Amidhan.

Pertengahan April lalu, detikcom juga mewawancarai Ketua Umum MUI lainnya, Ma'ruf Amin. Dia menjelaskan hasil penelitian MUI pada 2002 yang menemukan kaitan kepemimpinan antara Al Zaytun dengan NII KW 9.

"Ya saya kira hasilnya itu ditemukan kaitan kepemimpinan antara Al Zaitun dengan NII KW 9, pemimpinnya yaitu Panji Gumilang," ucap Ma'ruf.

Atas penelitian itu, MUI telah memberikan rekomendasi yaitu supaya pemerintah mengambil langkah. Rekomendasi MUI diserahkan ke Kemenag. "Rekomendasi MUI adalah supaya mengganti komite Al Zaytun biar tak berdampak, menganti pemimpin Al Zaytun supaya berdampak. Kita tak ada langkah hukum. karena itu domain pemerintah. Tapi sampai sekarang tidak ada tindakan," sambungnya.

Yang diteliti MUI adalah soal pemahaman dan hasilnya ditemukan adanya pemahaman yang menyimpang dari pemahaman Islam yang dianut MUI. Penyimpangannya misalnya soal zakat dan soal nabi. Sedangkan hal-hal yang terkait kriminal tidak turut diteliti.

Sementara itu, Polda Metro Jaya telah memonitor kantung-kantung pergerakan NII yang tersebar di wilayah pinggiran Jakarta. Gerakan yang dilakukan NII selama ini adalah mencuci otak dan menipu. Sehingga pasal yang nantinya akan dikenakan pada anggota NII adalah pasal penipuan.

Sedangkan pengurus Pesantren Al Zaytun di Indramayu, Jabar, menyangkal lembaganya terkait NII. "Al Zaytun ini pusat pendidikan, pengembangan budaya toleransi, bukan yang lainnya. Dan Al Zaytun ini berdiri di atas legal formal di bawah Yayasan Pesantren Indonesia," kata Sekretaris Pesantren Al Zaytun, Abdul Halim, kepada detikcom, Kamis (14/4) silam.


Baca selengkapnya di:
http://kabarislam.wordpress.com/2011/04/27/pesantren-al-zaytun-terkait-aliran-sesat-nii-2

===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Milis Ekonomi Nasional: ekonomi-nasional-subscribe@yahoogroups.com
Paket Umrah 2011 mulai US$ 1.400:
hhttp://media-islam.or.id/2011/01/24/paket-umroh-2011-mulai-us-1-400


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Pahala Ribath (berjaga-jaga)

Link ke posting ini
Reaksi: 
*Pahala Ribath (berjaga-jaga)*

*
*

Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Asad]; telah menceritakan kepada
kami [Dawud bin Al Muhabbar]; telah memberitakan kepada kami [Rabi' bin
Shabih] dari [Yazid bin Aban] dari [Anas bin Malik], ia berkata; Rasulullah
*shallallahu 'alaihi wasallam* bersabda: "Sungguh akan ditaklukkan bagi
kalian wilayah-wilayah, dan akan ditaklukkan untuk kalian kota yang disebut
dengan Qazwin. Barang siapa yang ribath (berjaga-jaga) di sana selama empat
puluh hari atau empat puluh malam, maka dia akan mendapatkan tiang-tiang
dari emas di surga yang dihiasi dengan batu-batu permata hijau, yang
diatasnya ada kubah terbuat dari yaqut merah, dia memiliki tujuh puluh ribu
pintu yang terbuat dari emas, di setiap pintu ada seorang isteri dari
bidadari." (Sunan Ibnu Majah)


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Fw: Aku Terlambat !!

Link ke posting ini
Reaksi: 
-----Original Message-----
From: "wawan.setiawan" <kqm@al-kauny.com>


Aku Terlambat !!

Yasin berusia 15 tahun saat itu. Ia lulus dari SMP dengan nilai buruk.
Bingung hendak melanjutkan sekolah kemana maka orang tua memasukkannya ke
sebuah pesantren. Yasin tidak suka hidup di pesantren. Menurutnya pesantren
terbelakang, jorok dan tidak sesuai dengan gaya hidupnya. Ia merasa kesal
dan marah. Namun bagaimana lagi, ia dan orang tuanya tak punya pilihan lain
sebab ia tidak diterima di SMA Negeri dan untuk masuk sekolah swasta orang
tuanya tak mampu. Maka Yasin masuk atau 'dimasukin' pesantren motif
sesungguhnya adalah masalah ekonomi.

Bete sekali..! Ia jemu dan tidak betah selama 3 hari masa ospek di
pesantren. Mandi harus ngantri, makan ngantri, sendal hilang, jemuran
lenyap.. dan segudang cacian lain yang terus diumpatnya dengan hati dan
mulut. Apalagi soal pelajaran yang diajarkan.., jangankan soal fiqh, nahwu,
sharaf, tafsir, hadits dan segudang ilmu lainnya.. Baca Al Quran pun ia
tidak sanggup. Semua itu menjadi akumulasi kekesalan Yasin yang hampir
membuat ia keluar pesantren. "Tak sanggup aku belajar di sini.!!!" gumam
batin Yasin.

Setengah jam menjelang maghrib sore itu... Sirene meraung keras berbunyi ke
segala penjuru pesantren seolah memaksa semua santri untuk masuk segera ke
masjid. Nampak banyak asatidz (jamak dari ustadz) bersama senior berdiri
menyusun duduk para santri di dalam masjid. Tradisi di pesantren itu
melazimkan seluruh santri membaca surat Al Waqiah dan Al Mulk sebelum
Maghrib. Yasin pun turut duduk di sana sambil memegang mushaf Al Quran. Amat
sulit ia mencari kedua surat itu di dalam Al Quran sebab memang jarang
sekali ia akrab dengan Al Quran sebelumnya.

Berkali-kali ia membolak-balik Al Quran namun tidak ketemu juga. Rupanya
seorang bocah kelas 2 Tsanawiyah (setingkat SMP) yang duduk di sebelahnya
memperhatikan Yasin sejak tadi. "Mari aku bantu kak mencarinya..!" Ahmad
nama anak itu menawarkan jasa. Yasin pun menyorongkan Al Quran-nya. Hanya
dalam beberapa detik tangan Ahmad yang mungil berhasil menemukan kedua surat
itu dalam Al Quran. Kini Ahmad dan Yasin menunggu dengan seksama bacaan Al
Quran yang akan di-imami oleh seorang santri senior.

"A'UDZU BILLAHI MINASY SYAITHAANIR RAJIIM.." terdengar masjid bergemuruh
seketika dengan bacaan seluruh santri yang mulai membaca surat Al Waqiah.

IDZA WAQA'ATIL WAAQIAH. LAYSA LIWAQ'ATIHAA KAADZIBAH. KHAFIDHATUR RAFI'AH..
Kini seluruh santri memulai bacaan mereka dengan bacaan yang baik, tenang,
merdu dan bergemuruh. Begitu lancar mereka membaca surat Al Waqiah. Namun
tidak demikian dengan Yasin yang belum pandai membacanya.

Tergopoh-gopoh ia mengejar bacaan Al Quran mereka semua. Belum juga ia kelar
membaca seperti yang diucapkan oleh imam bacaan yang memimpin, eh. kini
bacaan sudah pindah lagi ke ayat berikutnya!

Malu sekali rasanya Yasin yang akan masuk kelas 4 di pesantren itu yang
setara dengan kelas 1 SMA, namun baca Al Quran -pun ia belum bisa.

Frustrasi dengan bacaannya maka ia menoleh ke sahabat barunya yang mungkin 3
tahun lebih muda darinya. Sahabat baru bernama Ahmad yang tadi berjasa
menunjukkan surat Al Waqiah dan Al Mulk untuknya.

Yasin memandangi Ahmad yang begitu menikmati bacaannya. Ahmad mengikuti
bacaan Al Quran imam dengan begitu relaks. Fasih sekali ia membaca, dan
suaranya pun terdengar merdu di telinga Yasin. Sebentar-sebentar Ahmad
melemparkan senyum kepada Yasin yang sedang memandanginya. Itu tanda bahwa
Ahmad mungkin sudah hafal surat tersebut, hingga ia terlihat santai
membacanya.

Tak terasa terbitlah rasa iri di hati Yasin kepada Ahmad. Sungguh ia iri
kepada Ahmad sebab Ahmad sudah sedemikian pandai membaca Al Quran. Yasin pun
menundukkan pandangannya. Kini ia menatapi Al Quran yang terbuka di
pangkuannya. Ia mencoba lagi mengikuti bacaan seperti yang mampu dilakukan
Ahmad. Berkali-kali ia membacanya tetap saja ia selalu tertinggal. Kini
Yasin merasa malu.. Ia malu kepada diri sendiri sebab ia sudah berusia 15
tahun membaca Al Quran saja tidak mampu.

Terus ia tatapi Al Quran yang tak mampu dibacanya... Tak terasa air mata
mulai menetes di pipinya. Tergambar penyesalan karena sudah membuang umur
percuma selama ini hingga baca Al Quran-pun tak bisa. Beberapa bulir air
mata berhasil mendarat di Al Quran yang terbuka di pangkuan Yasin. Saat itu
tak kuasa meredam sesal, Yasin pun berkata dalam hati "Ya Allah.., kemana
saja saya selama ini?!" Ia sadar bahwa ia terlambat.

(bersambung setelah iklan berikut )

Yasin bertaubat kepada Allah Swt sejak itu dan belajar sungguh-sungguh di
pesantren. Energi hidayah dari Allah Swt membuatnya giat belajar meski
sampai larut malam demi mengejar ketertinggalan. Atas izin Allah Swt, Yasin
menjadi juara umum selama 6 semester di pesantren tempatnya menuntut ilmu.
Ia bahkan melanjutkan kuliah ke Al Azhar University dan kini ia menjadi
seorang muballigh ternama di Indonesia.

Usia Yasin kini hampir 40 tahun. Ia mengenang kisah itu di hadapan saya
dengan mata berkaca-kaca. "Coba bayangkan pak.. Saat itu usia saya padahal
baru 15 tahun. Sadar belum bisa baca Al Quran saya menyesal dan bertaubat
kepada Allah Swt karena telah membuang umur dengan percuma!"

Itulah momen turunnya hidayah Allah Swt kepada Ustadz Yasin yang telah
mengubah arah hidupnya ke jalan kebaikan sebab sadar belum dapat membaca Al
Quran.

Bagaimana dengan Anda saudaraku?! Semoga Anda juga tidak menyesal dan
terlambat sebab belum bisa baca Al Quran.

Bobby Herwibowo

Majlis Al Kauny

Pin: 21E39739

www.al-kauny.com


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Wednesday, April 27, 2011

[daarut-tauhiid] JUST A REQUEST FOR DUA!!!!! NOT FOR MONEY.....

Link ke posting ini
Reaksi: 
 

As salaam alaikum,
 
As Received...
 
Please read and make dua....
 
 
JUST A REQUEST FOR DUA!!!!! NOT FOR MONEY.....

From Zubair Mahmood

Assalamualaikum Wa Rahmatullaahi Wa Barakatahu

My daughter Sana , 26 years old mother of two (1 ½ year old son and 3 ½ month  daughter) is battling for life at Aga Khan University Hospital From last 2 ½  months. She is suffering from 4th stage cancer.  The doctors have given us all hopes that she will recover Inshallah.  I have trust in ALLAH and in the power of dua.
Therefore as a helpless father, I beg all of you to pray for my daughter, please include her as a part of each and every dua of yours..

Please pray to ALLAH that He should give her body the strength to respond to the Medication, that He should miraculously heal her of this disease and Insha Allah grant her a healthy and long life (AMEEN)
 
Please, please pass this message on to as many brothers and sisters as you can. If even ten percent of you would remember to pray for my daughter, it would mean a lot for us. Your duas and Allah's mercy is our ONLY hope. Jazaakalah

Please don't forget, BEFORE YOU CLOSE THIS MESSAGE PLEASE FWD.

  
 May allah bless her with quick recovery from the disease she is suffering ameeeeeeen.
 
 
 Regards,
 Sajid.

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Tujuan Utama Membangun Keluarga Sakinah

Link ke posting ini
Reaksi: 
Tujuan Utama Membangun Keluarga Sakinah

By: M. Agus Syafii

Tujuan utama membangun keluarga sakinah adalah untuk menggapai ridla Allah. ibtigha'a mardlatillah. Apapun boleh yang penting diridlai Allah. Apalah artinya pangkat tinggi dan gaji besar jika tidak diridlai olehNya. Ridla artinya senang. Jadi segala pertimbangan tentang tujuan, terpulang kepada apakah yang kita lakukan dan apa yang kita gapai itu sesuatu yang disukai atau diridlai Allah atau tidak. Jika kita berusaha memperoleh ridlaNya, maka apapun yang diberikan Allah kepada kita, kita akan menerimanya dengan ridla (senang) pula, ridla dan diridlai, radliyatan mardliyyah.

Pertanyaannya, bagaimana kita bisa mengetahui sesuatu itu diridlai atau tidak oleh Allah. Tolok ukur pertama adalah syari'at atau aturan agama. Sesuatu yang diharamkan Allah pasti tidak diridlai, dan sesuatu yang halal akan diridlai, sekurang-kurangnya tidak dilarang. Selanjutnya nilai-nilai akhlak akan menjadi tolok ukur tentang kesempurnaan, misalnya, memberi kepada orang yang meminta karena kebutuhan adalah sesuatu yang diridlai, tidak memberi tidaklah berdosa tetapi kurang disukai. Nah memberi sebelum orang yang memiliki kebutuhan itu meminta bantuan adalah perbuatan yang sangat diridlai Allah. Timbulnya perasaan ridla didasari oleh tingkat pengenalan kepada orang. Memperoleh pemberian adalah sesuatu yang menyenangkan, tetapi memperoleh pemberian dari orang yang kita sayangi dan kita tahu diapun menyayangi kita pastilah lebih menyenangkan.

Orang yang tahu & mengenal Allah (Makrifatullah)  akan merasa ridla atas apapun yang dianugerahkan Allah kepadanya, selanjutnya iapun paham apa yang disukai dan yang tidak disukai olehNya. Jika orang merasa hidupnya diridlai Allah maka iapun merasa dirinya bermakna, dan dengan merasa bermakna itu ia merasa sangat berbahagia. Sebaliknya jika seseorang merasa hidupnya tak diridlai Allah, maka ia merasa semua yang dikerjakanya tidak berguna, dan bahkan iapun merasa dirinya tak berguna. Orang yang merasa kehadirannya berguna bagi pasangan hidupnnya & orang lain maka ia akan memiliki semangat hidup, semangat bekerja, semangat berjuang, yang berat terasa ringan, pengorbanannya terasa indah. Sedangkan orang yang merasa dirinya tak berguna pasangan hidupnya dan orang lain maka ia tidak memiliki semangat hidup, tidak memiliki semangat bekerja, merasa sepi di tengah keramaian dan lebih sepi lagi dalam kesendirian. Itulah sebabnya di dalam keluarga yang sakinah
memiliki tujuan hidupnya adalah menjadi sebuah keluarga yang diridlai oleh Allah maka menjadi keluarga yang bahagia di dunia dan diakhirat. Menurut Sabda Nabi Muhammad disebutkan, empat hal akan menjadi faktor yang mendatangkan kebahagiaan keluarga (arba`un min sa`adat al mar'i), yakni (a) suami / isteri yang setia (saleh/salehah), (b) anak-anak yang berbakti, (c) lingkungan sosial yang sehat , dan (d) dekat rizkinya.

Wassalam,
M. Agus Syafii

--
Terima kasih atas doa & dukungannya teman2 semua pd kegiatan 'Amalia Sejukkan Hati (ASAH)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 24 April 2011.  Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] OOT: Tubuh Sehat dengan Minuman Penghilang Racun

Link ke posting ini
Reaksi: 
Tubuh sehat tentu setiap orang menginginkannya. Tetapi tanpa Anda sadari, di
dalam tubuh dapat bertumpuk racun dari sisa-sisa makanan, minuman maupun udara
yang Anda hirup sehari-hari. Sebenarnya tubuh memang memiliki mekanisme
pembersihan tersendiri untuk mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh dengan
memproses kotoran tersebut dalam hati dan ginjal untuk kemudian dibuang melalui
keringat, urine maupun feses.

Namun ternyata hal itu belum cukup karena tidak semua kotoran bisa
dikeluarkan dari dalam tubuh Anda. Sebagian di antara kotoran tersebut bahkan
akan menempel di dinding usus besar yang kemudian dengan berjalannya waktu akan
menjadi racun. Akibatnya, Anda akan mengalami berbagai masalah pada tubuh
seperti kelelahan, insomnia, alergi maupun masalah pada kulit. Hal-hal tersebut
merupakan salah satu indikasi bahwa jumlah racun di dalam tubuh Anda telah
menumpuk dan tidak mampu diatasi oleh sistem pembuangan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat melakukan terapi maupun program
detoksifikasi untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh Anda. Namun ternyata ada
cara yang lebih murah dan mudah, yaitu dengan mengkonsumsi minuman-minuman
berikut ini :

Teh hijau
Teh Hijau mengandung polifenol yang dapat membantu meregulasi glukosa dalam
darah. Polifenol ini berfungsi untuk menghambat pergerakan glukosa ke dalam
sel-sel lemak agar tidak memasuki aliran darah. Selain itu, teh hijau juga
merupakan salah satu antioksidan alami.

Air putih
Mengkonsumsi air putih akan membuat tubuh dan perut bersih dari limbah makanan
yang dapat menjadi racun. Meminum air putih secara teratur ditengarai dapat
membersihkan pencernaan dan membuang racun serta sisa-sisa makanan yang menempel
di usus.

Jus jeruk
Jeruk dikenal sebagai salah satu buah yang mengandung vitamin C dalam kadar
tinggi. Selain itu jeruk juga mengandung flavonoid, yaitu antioksidan yang dapat
melindungi sistem imunitas tubuh dengan cara melawan bakteri dan kuman penyebab
penyakit. Konsumsilah jus jeruk secara teratur untuk memperoleh khasiatnya
tersebut.

Air kelapa
Selain berfungsi untuk membersihkan saluran pencernaan, air kelapa juga dapat
meningkatkan sistem imunitas tubuh. Manfaat lainnya, air kelapa juga dapat
mencegah tubuh dari kekurangan cairan (dehidrasi), memulihkan energi serta mampu
mendetoksifikasi tubuh secara alami.

Jus labu
Buah labu memiliki sifat yang basa, maka dari itu dengan mengkonsumsinya dalam
bentuk jus akan menjadi obat alami bagi Anda yang memiliki masalah pencernaan
dan keasaman lambung. Di samping sifatnya tadi, serat yang terkandung dalam buah
labu juga sama khasiatnya untuk masalah pencernaan.

Yang tak kalah penting, konsumsilah minuman-minuman tersebut di pagi hari atau
sebelum sarapan agar proses detoksifikasi dapat berlangsung dengan lancar.
Sebagai tambahan, Anda juga dapat mengkombinasikan minuman-minuman tersebut
dengan mengkonsumsi sayuran segar. Dengan demikian, Anda pun akan merasakan
manfaatnya secara maksimal serta menjadikan tubuh sehat setiap hari. Selamat
mencoba.

sumber
:http://sambilminumteh.blogspot.com/2011/02/tubuh-sehat-dengan-minuman-penghilang.html


Salam,
Yuli

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Teror NII dan Deradikalisasi (Target Di Balik Isu NII)

Link ke posting ini
Reaksi: 
Oleh Harits Abu Ulya(Pemerhati Kontra-Terorisme & Ketua Lajnah Siyasiyah DPP-HTI)

Siapa yang tidak kenal dengan Densus88 ? Hampir semua orang Indonesia familiar dengan satu nama ini. Apalagi dalam isu terorisme selalu tampil bak bintang film dan "pahlawan".
Tapi saat ini banyak orang mulai akrab dengan sebuah lembaga baru yang bernama BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), karena para pejabatnya sering nongol di layar kaca menjadi "artis" dalam isu "terorisme", dipimpin seorang yang selevel menteri dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden.
Apa bedanya antara dua institusi di atas ? Yang paling penting adalah, BNPT memiliki kewenangan luas dan khusus di bidang kontra-terorisme. Dan Densus88 menjadi bagian dari instrument penindakan BNPT.
Isi BNPT juga nyaris bukan orang baru, banyak orang Densus88 di tarik menjadi Deputi atau direktur di Lembaga baru yang dibentuk melalui kepres No. 46 tahun 2010, resmi di teken Presiden tanggal 16 Juli 2010. Dan sejak BNPT berjalan maka isu-isu terkait "terorisme" orang-orang BNPT yang sering tampil di muka media.
Ketua BNPT, Ansyad Mbai laksana seorang orator politik, banyak membangun opini dan propaganda yang tendensius dengan seabrek kepentingan politiknya dibanding bicara fakta. Sejauh ini belum terbuka di hadapan publik tentang mekanisme kontrol terhadap kerja lembaga BNPT.
Hal yang menarik dari BNPT, keseriusannya melakukan langkah "lembut" (soft measure) dibawah payung strategi yang bernama "deradikalisasi". Sebuah strategi bagian dari proyek "kontra-terorisme". Dan ini harus jalan karena pendekatan secara keras dianggap belum bisa mereduksi dan menghabisi seluruh potensi yang mengarah kepada tindakan "terorisme". Bahkan dianggap belum efektif menyentuh akar persoalan terorisme secara komprehensif.
Strategi penegakan hukum juga dirasa kurang memberikan efek jera dan belum bisa menjangkau ke akar radikalisme. Sekalipun diakui cukup efektif untuk "disruption", ia tidak efektif untuk pencegahan dan rehabilitasi sehingga masalah terorisme terus berlanjut dan berkembang.
Jadi ini adalah sebuah program yang lebih banyak berbentuk pendekatan lunak (soft approach), baik kepada masyarakat luas, kelompok tertentu maupun individu tertentu yang dicap "radikal", "teroris" dan semacamnya.
Maka wajar saja jika proyek seperti ini rawan munculnya tehnik kotor untuk memuluskan. Artinya perlu diciptakan kondisi dan situasi yang bisa memediasi program berjalan seperti yang diharapkan.
Mengingat dari strategi yang ditempuh, obyek sasaran jangka panjangnya jelas-jelas adalah kelompok yang dianggap megusung ideologi radikal atau fundamentalis.
Dalam kontek ini ada pendekatan formal, salah satu bentuknya semisal langkah BNPT menggandeng MUI di akhir 2010 dengan membuat program Halaqoh Nasional Penanggulangan Terorisme dan Radikalisme.
Acara ini diselenggarakan di enam kota besar Indonesia, meliputi Jakarta (11 Nopember), Solo (21 Nopember), Surabaya (28 Nopember), Palu (12 Desember) dan terakhir di Medan (30 Desember) tahun lalu.
Proyek BNPT tapi Penggagas acara ini diatas namakan MUI Pusat dan Forum Komunikasi Praktisi Media Nasional (FKPMN) yang di ketuai oleh Wahyu Muryadi (Pimred Majalah Tempo).
Ketika agenda ini berlangsung, fakta berbicara lain, hampir disemua tempat mendapatkan resistensi dari kalangan ulama' dan tokoh masyarakat, audien cukup kritis, karena melihat banyak kesenjangan dan kejanggalan antara "niat baik" BNPT dengan fakta dilapangan yang membuat umat Islam merasa terdzalimi.
Sebuah fakta yang tidak bisa diingkari dalam upaya menumpas "terorisme"; sarat pelanggaran HAM, extra judicial killing terhadap orang-orang yang disangka "teroris", seolah berjalan nyaris tanpa koreksi plus opini memojokkkan Islam; terorisme identik dengan Islam.
Bahkan tindakan "Hard Power" yang dipertotonkan ke publik oleh aparat menjadi inspirator sumber kekerasan dan membuat siklus kekerasan yang tidak berujung. Negara berubah menjadi "state terrorism", akhirnya tanpa disadari melahirkan benih perlawanan baru dari berbagai level dengan beragam cara.
Di sisi lain, cara-cara yang tidak terbuka juga sangat mungkin dilakukan agar proyek deradikalisasi dengan motif jangka panjangnya mulus berjalan. Dan "Mindsite control" melalui media juga adalah keniscayaan dan krusial menjadi kebutuhan proyek ini.
Maka dalam konteks ini, kita bisa membaca relevansi antara isu yang dikembangkan media tentang NII. Pertanyaannya, kenapa harus NII ? Jawaban yang logis adalah; eksistensi NII adalah fakta sejarah dibumi Indonesia, dengan berbagai variannya NII hingga kini (varian tertentu paska periode Kartosuwiryo) menjadi anak asuh dari entitas kekuasaan dengan kepentingan politiknya.
Maka jika hari ini di hembuskan ulang tentang NII, dugaan kuat bidikan sesungguhnya bukan dalam rangka menghancurkan dan memberangus NII. Tapi mengambil satu aspek, yakni terminologi "negara Islam" (alias: darul Islam, daulah Islam).
Proyek deradikalisasi, mengharuskan diraihnya target di antaranya; masyarakat resisten terhadap terminologi dan dan visi politik dari sebuah kelompok yaitu "negara Islam". Penerapan Islam dalam format negara harus menjadi momok bagi kehidupan sosial politik masyarakat Indonesia, sekalipun penghuninya mayoritas adalah orang Islam.
Karena format Indonesia yang sekuler dan liberal dalam bingkai demokrasi adalah "harga mati" menjadi muara dari proyek ini,karenanya wajib mengeliminasi setiap "ancaman" terhadapnya.
Masyarakat masih segar ingatanya, ketika terjadi peristiwa kriminal perampokan Bank CIMB di kota Medan-Sumut, Kapolri saat itu (Bambang HD) menyatakan bahwa motif perampokan adalah hendak mendirikan negara Islam.
Dan ini terulang pada kasus paket Bom Buku, pihak BNPT (Ansyad Mbai) "berorasi" bahwa pelakunya adalah pengusung dan pejuang negara Islam (Khilafah) dan yang menjadi obyek sasarannya adalah penghalang Khilafah.
Dengan logika sehat, sulit rasanya untuk membaca hubungan tindakan dengan motif politiknya dalam kasus-kasus diatas, tapi masyarakat melihat pihak BNPT dan instrumenya ngotot mempropagandakan tentang visi politik dari setiap peristiwa yang mereka klaim sebagai "terorisme".
Maka sesungguhnya ini adalah perang opini dan propaganda, mengkriminalisasi terminologi "negara Islam", berangkat dari sikap Islamphobia. Dan juga atas dasar sikap paranoid yang berlebihan, sebagaimana berlebihnya pemerintah mengumumkan "Siaga 1" untuk seluruh wilayah Indonesia menjelang "Paskah" umat kristiani dengan alasan dan argumentasi yang tidak bisa dicerna oleh orang-orang yang paham betul masalah aspek-aspek keamanan dan pertahanan.
Ala kulli haal, isu NII adalah tidak lebih layaknya pemanis dan menjadi "sambal" dari sebuah menu. Bisa juga menjadi "teror NII". Ia diangkat ke permukaan untuk di ambil visi politiknya saja, di bawa untuk mendramatisir dan sifat mendesaknya sebuah proyek deradikalisasi harus berjalan dengan maksimal dan melibatkan banyak pihak, bahkan kebutuhan mendesak adanya regulasi (UU) yang bicara tentang keamanan negara misalkan UU Intelijen.
Karena dengan berbagai peristiwa "terorisme" dibangun sebuah wacana Indonesia dalam sikon "gawat darurat" karena menghadapi gejala tumbuh suburnya Ideologi impor yang hendak menjadikan Indonesia Darul Islam (negara Islam).
Wajar kalau saat ini masyarakat banyak terprovokasi, misalkan komponen ormas NU melalui Ansor-nya hendak membuat Densus-99 untuk menangkap setiap kelompok yang dicurigai melakukan pelatihan dan mengembangkan paham radikal, sama berlebihannya dengan mengintruksikan kepada seluruh anggotanya untuk melakukan swepping di seluruh masjid NU se-Indonesia untuk membersihkan dari paham radikal dan fundamentalis.
Deradikalisasi menjadi media baru lahirnya adu domba, dan potensial memprovokasi lahirnya kontraksi dan gesekan sosial lebih serius internal umat Islam sendiri.
Umat Islam dalam jebakan adu domba yang bernama proyek "kontra-terorisme" dengan berbagai strateginya termasuk deradikalisasi.
Waspadalah wahai kaum muslimin, karena orang-orang munafik yang benci kepada Islam, siang dan malam menyusun rencana dan agenda untuk memadamkan cahaya Islam atas alasan "demokrasi", "toleransi","kebebasan" dan "kebinekaan". Wallahu a'lam bisshowab


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Bukan sekedar alasan

Link ke posting ini
Reaksi: 
Bukan sekedar alasan

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Sahabat seiman..,
Tersenyumlah sejenak, kumpulkan potensi iman di hati, himpun kekuatan yang tersimpan.. beristighfarlah bila pagi ini banyak yang telah menjadi korban kemarahan, berdoalah penuh harapan bila khawatir dan takut menghantui.. bisikkan diri bila ia merasa malas bahwa waktu yang kita miliki begitu berharga untuk disia-siakan.. Semoga mengawali pagi diri ini mampu melawan rintangan, menepis hambatan, karena tak ada kemenangan bagi orang yang tak mau berjuang dalam pertarungan!

Sahabat seiman..,
Siapa pun bisa berkilah atas kemalasan untuk dituruti, mudah memang berargumen atas kelemahan agar bisa mendapat toleransi.. banyak alasan untuk kebodohan agar dapat terbebas dari jerat sangsi.. tetapi siapa yang mampu mengurai usaha, perjuangan, dan kesungguhan untuk mewujudkan prestasi? Meski tak ada yang melihat, tak satupun yang menilai atau pun mengkorekasi, karena ia yakin Allah SWT selalu menjadi saksi atas apa yang kita persembahkan..

Sahabat seiman..,
Kuingin tak ada lagi kebaikan yang terlewatkan, tak ada potensi yang tak tergunakan, berjuanglah sekuat kemampuan niscaya itu semua menjadi bukti bahwa kita layak mendapat kemenangan, selamat beraktifitas! Simaklah ayat berikut ini, artinya:

"Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani". demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar". (Q.S. Al baqoroh: 111) (SaiBah)

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Mengenal Ciri-Ciri Gerakan NII

Link ke posting ini
Reaksi: 
Sekarang media massa hingar bingar dengan peristiwa dialami anak-anak muda yang "hilang", dan kemudian diketemukan dalam keadaan seperti "linglung", serta menurut pengakuan mereka, mereka mengalami pencucian otak. Benarkah mereka yang "hilang" itu menjadi korban dari proses cuci otak yang dilakukan oleh NII?

Berbagai kajian yang pernah diterbitkan media massa Islam, menilai ada NII yang menyimpang jauh dari ajaran Al-Qur'an dan Sunnah, dan disebut-sebut memiliki kaitan erat dengan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.

Pondok pesantren modern ini berdiri pada akhir tahun 1990-an, dan diresmikan oleh Presiden RI B. J. Habibie. Pondok Pesantren yang dipimpin oleh Abu Toto alias Syeikh Panji Gumilang itu, bukan hanya diresmikan oleh Presiden BJ Habibie semata, tetapi sejumlah tokoh penting pernah berkunjung dan memberikan bantuan kepada Pesantren Az-Zaytun, konon termasuk diantaranya sejumlah tokoh penting militer dan intelijen, dan bahkan diisukan mendapat suntikan dana dari Pemerintah Kerajaan Inggris.

Sampai sekarang media massa meributkan tentang NII dan dikaitkan dengan Az-Zaytun, tetapi tidak pernah ada tindakan apapun terhadap pesantren dan pengasuhnya. Seakan Pesantren itu kebal dari aparat dan hukum. Sementara itu, orang-orang yang mempunyai kaitan dengan NII, banyak yang kemudian menjadi tersangka atau dipenjara dalam waktu tertentu. Entah dituduh sebagai teroris atau melakukan gerakan yang dianggap menjadi ancaman keamanan negara.

Berbagai media massa Islam menampilkan hasil-hasil penelitian, analisis para pakar, hingga kesaksian para mantan santri pesantren tersebut sebagai bukti "kesesatan" Al-Zaytun dengan NII "jadi-jadiannya".

Banyak yang mengatakan bahwa yang muncul ke permukaan yang menjadi fenomena sekarang ini, dan berlanjut menjadi sebuah permasalahan pelik, merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh pihak tertentu untuk menghancurkan umat Islam di Indonesia. Seandainya, argumentasi ini benar, wajar bagi umat Islam untuk menjadikan pihak-pihak yang terkait dengan gerakan tersebut sebagai ancaman serius yang selalu harus diwaspadai.

Sebuah media menyebutkan ciri-ciri kelompok bawah tanah yang mengatasnamakan NII tersebut. Berikut ini adalah sebagian ciri-cirinya:

Dalam mendakwahi calonnya, mata sang calon ditutup rapat, dan baru akan dibuka ketika mereka sampai ke tempat tujuan.
Para calon yang akan mereka dakwahi rata-rata memiliki ilmu keagamaan yang relatif rendah, bahkan dapat dibilang tidak memiliki ilmu agama. Sehingga, para calon dengan mudah dijejali omongan-omongan yang menurut mereka adalah omongan tentang Dinul Islam. Padahal, kebanyakan akal merekalah yang berbicara, dan bukan Dinul Islam yang mereka ungkapkan.
Calon utama mereka adalah orang-orang yang memiliki harta yang berlebihan, atau yang orang tuanya berharta lebih, anak-anak orang kaya yang jauh dari keagamaan, sehingga yang terjadi adalah penyedotan uang para calon dengan dalih demi dakwah Islam. Tetapi semua itu, hanya sebagai alat (sarana) untuk menyedot uang.
Pola dakwah yang relatif singkat, hanya kurang lebih tiga kali pertemuan, setelah itu, sang calon dimasukkan ke dalam keanggotaan mereka. Sehingga, yang terkesan adalah pemaksaan ideologi, bukan lagi keikhlasan. Dan, rata-rata, para calon memiliki kadar keagamaan yang sangat rendah. Selama hari terakhir pendakwahan, sang calon dipaksa dengan dijejali ayat-ayat yang mereka terjemahkan seenaknya, hingga sang calon mengatakan siap dibai'at.
Ketika sang calon akan dibai'at, dia harus menyerahkan uang yang mereka namakan dengan uang penyucian jiwa. Besar uang yang harus diberikan adalah Rp 250.000 ke atas. Jika sang calon tidak mampu saat itu, maka infaq itu menjadi hutang sang calon yang wajib dibayar.
Tidak mewajibkan menutup aurat bagi anggota wanitanya dengan alasan kahfi.
Tidak mewajibkan shalat lima waktu bagi para anggotanya dengan alasan belum futuh (masih fatrah Makkah). Padahal, mereka mengaku telah berada dalam Madinah. Seandainya mereka tahu bahwa selama di Madinah-lah justru Rasulullah saw. benar-benar menerapkan syari'at Islam.
Sholat lima waktu mereka ibaratkan dengan doa dan dakwah. Sehingga, jika mereka sedang berdakwah, maka saat itulah mereka anggap sedang mendirikan shalat.
Shalat Jum'at diibaratkan dengan rapat/syuro. Sehingga, pada saat mereka rapat, maka saat itu pula mereka anggap sedang mendirikan shalat Jum'at.
Untuk pemula, mereka diperbolehkan shalat yang dilaksanakan dalam satu waktu untuk lima waktu shalat.
Infaq yang dipaksakan per periode (per-bulan), sehingga menjadi hutang yang wajib dibayar bagi yang tidak mampu berinfaq.
Adanya qiradh (uang yang dikeluarkan untuk dijadikan modal usaha)yang diwajibkan walaupun anggota tak memiliki uang, bila perlu berhutang kepada kelompoknya. Pembagian bagi hasil dari qiradh yang mereka janjikan tak kunjung datang. Jika diminta tentang pembagian hasil bagi itu, mereka menjawabnya dengan ayat Al Qur'an sedemikian rupa sehingga upaya meminta bagi hasil itu menjadi hilang.
Zakat yang tidak sesuai dengan syari'at Islam. Takaran yang terlalu melebihi dari yang semestinya. Mereka menyejajarkan sang calon dengan sahabat Abu Bakar dengan menafikan syari'at yang sesungguhnya.
Tidak adanya mustahik di kalangan mereka, sehingga bagi mereka yang tak mampu makan sekalipun, wajib membayar zakat/infaq yang besarnya sebanding dengan dana untuk makan sebulan. Bahkan, mereka masih saja memaksa pengikutnya untuk mengeluarkan 'infaq'. Padahal, pengikutnya itu dalam keadaan kelaparan.
Belum berlakunya syari'at Islam di kalangan mereka, sehingga perbuatan apapun tidak mendapatkan hukuman.
Mengkafirkan orang yang berada di luar kelompoknya, bahkan menganggap halal berzina dengan orang di luar kelompoknya.
Manghalalkan mencuri/mengambil barang milik orang lain.
Menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan, seperti menipu/berbohong, meskipun kepada orang tua sendiri.
Sebuah fenoma seperti puncak gunung es, yang sekarang ini terus berkembang di tengah-tengah masyarakat, dan mempunyai dampak luas dalam kehidupan umat Islam. Dengan stigma yang sangat menganggu, setiap peristiwa yang dikaitkan dengn NII akan selalu berdampak negatif.

Cobalah dipahami dan dipikirkan 18 ciri yang merupakan "metode" gerakan NII, yang akhir-akhir mendapatkan perhatian luas masyarakat. (mh)


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Keutamaan Sayyidul Istighfar

Link ke posting ini
Reaksi: 
SAYYIDUL ISTIGHFAR


اَللَّهُمَّ
أَنْتَ رَبِّي, لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, خَلَقْتَنِي, وَأَنَا عَبْدُكَ,
وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اِسْتَطَعْتُ, أَعُوذُ بِكَ مِنْ
شَرِّ مَا صَنَعْتُ, أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَأَبُوءُ لَكَ
بِذَنْبِي, فَاغْفِرْ لِي; فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا
أَنْتَ
(Allahumma Anta Robbi, Laa Ilaaha Illa
Anta, Kholaqtani wa ana abduKa, wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika
mastatho'tu, Audzubika min syarri maa shona'tu, Abu'u laka bi ni'matiKa
'alaiyya wa abu'u laKa bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru
dzunuuba illa Anta )

"Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada
sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku
adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu
menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan
amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari
segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu
terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku,
sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau".

Kapan membacanya?

Barangsiapa mengucapkannya disiang hari dalam keadaan yakin
dengannya kemudian dia mati pada hari itu sebelum petang hari, maka dia
termasuk penduduk syurga dan siapa yang mengucapkannya di waktu malam
hari dalam keadaan dia yakin dengannya, kemudian dia mati sebelum shubuh
maka dia termasuk penduduk syurga." (HR. Al-Bukhari – Fathul Baari
11/97)
Kandungan maknanya?

Ini adalah doa  agung yang mencakup banyak makna : taubat,
merendahkan diri kepada Allah Tabaraka wa Ta'ala dan kembali menghadap
kepada-Nya. Nabi Shalallahu 'alahi wa Sallam menamainya sebagai Sayyidul
Istighfar (penghulu istighfar), yang demikian itu karena  melebihi
seluruh bentuk istighfar dalam hal keutamaan. Dan lebih tinggi dalam hal
kedudukan.
Diantara makna sayyid adalah orang yang melebihi kaumnya
dalam hal kebaikan dan yang berkedudukan tinggi dikalangan mereka.

Keutamaan doa ini dibanding bentuk istighfar yang lain adalah :
- Nabi Shallalahu 'alahi wasallam mengawalinya dengan pujian kepada
Allah dan pengakuan bahwa dirinya adalah hamba Allah sebagai makhluk
ciptaan-Nya (penetapan Tauhid Ar Rububiyyah), Dan bahwa Allah adalah Al
Ma'buud (sesembahan) yang haq dan tidak ada sesembahan yang haq 
selainNya. Maka Dia adalah satu-satunya yang berhak diibadahi dan ini
merupakan realisasi Tauhid Al Uluhiyyah.
- Pernyataannya bahwa ia senantiasa tegak diatas janji dan kokoh
diatas ikatan berupa iman kepada Allah, kitab-kitab-Nya, seluruh nabi
dan rasul-Nya. Menjalankan segenap ketaatan kepada Allah dan
perintah-Nya. Ia akan menjalaninya sesuai kemampuan dan kesanggupannya.
- Kemudian dia berlindung kepada Allah Subhanahu Wa Ta'alaa dari
seluruh kejelekan apa yang telah dia perbuat, baik sikap kurang dalam
menjalani apa yang Allah wajibkan baginya yaitu mensyukuri nikmat-Nya
ataupun berupa perbuatan dosa. Dalam hal ini Rasulullah shallallahu
alaihi wasallam menisbatkan keburukan kepada diri beliau sendiri, bukan
kepada Allah Ta'alaa dan ini merupakan bentuk cara beradab kepada Allah,
meskipun kita yakin bahwa segala sesuatu baik yang baik maupun yang
buruk semuanya berasal dari Allah dan karena takdirNya.
- Kemudian ia mengakui akan nikmat Allah yang terus datang beruntun
dan anugerah-Nya serta pemberian -Nya yang tiada pernah berhenti.
- Dan dia mengakui atas dosa-dosanya, sehingga iapun lantas memohon
ampunan kepada Allah Suhhanahu wa Ta'ala dari itu semua dengan segenap
pengakuannya bahwa tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa kecuali
Allah Suhhanahu wa Ta'ala.

Ini adalah paling sempurna apa yang
ada pada sebuah doa. Kerana itu ia menjadi seagung-agungnya bentuk
istighfar dan yang paling utama dan paling luas kandungan maknanya yang
mesti akan mendatangkan ampunan bagi dosa-dosa.

Hanyalah yang
mengucapkan doa ini dan menjaganya yang akan memperoleh janji yang mulia
dan pahala serta ganjaran besar ini, karena ia telah membuka harinya
dan menutupnya dengan penetapan Tauhidullah baik Rububiyyah-Nya dan
Ululhiyyah-Nya. Dan pengakuan dirinya sebagai hamba yang siap menghamba
dan persaksiannya terhadap anugerah dan nikmat Allah. Pengakuannya dan
kesadarannya akan kekurangan-kekurangan dirinya dan permohonan maaf dan
ampunan dari Dzat yang Maha Pengampun, diiringi dengan rasa tunduk dan
rendah dihadapan-Nya untuk senantiasa patuh dan taat kepada-Nya. Ini
semua merupakan cakupan makna yang utama dan sifat yang mulia yang ia
buka dan tutup lembaran siangnya. Yang pantas bagi orang yang
mengucapkan dan menjaganya mendapat maaf dan ampunan, terbebas dari
neraka dan masuk syurga.
Wallahu a'lam bisshowab.

Kita memohon kepada Allah Yang Maha Mulia  keutamaan dan
anugerah-Nya.
(Lihat kitab Fiqhul Ad'iyyah wal adzkar II/17-20. As Syaikh Abdur
Rozaq bin abdil Muhsin Al Badr. )  [voa-islam.com]


akhukum fillah
==============

--ojon--
http://putra-dayeuhluhur.blogspot.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tuesday, April 26, 2011

[daarut-tauhiid] Undangan kajian Al-Qur’an dan Hadits juga Tazkiyatun Nafs

Link ke posting ini
Reaksi: 
ÈÓúãöö Çááåö ÇáÑøóÍúãóä öÇáÑøóÍöíúãö .ÇáÓáÇã Úáíßã æÑÍãÉ Çááå æÈÑßÇÊå

Segala puji bagi Allah SWT, semoga rahmat serta taufiq dan hidayahNYA
senantiasa tercurah kepada kita semua, Aamiin Ya Rabbal Alamin. Shalawat dan
salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga,
sahabat, serta para pengikutnya hingga akhir zaman nanti.

Undangan kajian *Al-Qur'an* dan *Hadits juga Tazkiyatun Nafs*

Ba'da Subuh Pk. 05.00 WIB s/d Selesai

oleh Ust. Dr Amir Faisol Fath

(Dosen STIU DIRASAT ISLAMIYAH AL-HIKMAH Jl. Bangka III A, No.25, Pela
Mampang, Jakarta Selatan)

*Setiap Hari Minggu I dan III Ba'da Subuh Kajian Hadits &Tazkiyatun Nafs*

*Setiap Hari Minggu II dan V Ba'da Subuh Kajian Tafsir Al-Qur'an*

*Setiap Hari Minggu IV Ba'da Subuh Kajian Oleh Ust DR. Yusuf atau Ust.
Rosyid*

* *

*Bertempat di : *

*Masjid An-Nur Perdatam, Jl. Pancoran Timur Raya No. 41 A, JAKARTA SELATAN*

Patokan :

Dari Pancoran menuju kearah Pasar minggu, belok kiri di lampu merah seberang
Depan Masjid Al-Munawar samping Apotik PERUM HUSADA Depkes – masuk terus
menyusuri jalan di Pancoran timur Raya, ampe ketemu perlimaan yang ada
Tambal Ban ame Tempat Fotocopy

Dari Pasar minggu menuju kearah Pancoran, belok kanan di lampu merah Taman
Makam Pahlawan Kalibata – masuk jalan menuju STEKPI, terus menyusuri jalan
gak perlu belok belok - masuk jalan trus ampe poll alias mentok di Pancoran
Timur Raya pas di perlimaan yang ada Tambal Ban ame Tempat Fotocopy sampe
poll alias mentok.

Undangan terbuka untuk umum & gratis

Mohon kiranya membantu menyebarkan informasi ini ke sahabat-sahabat lain.

ÌóÒóÇßõãõ Çááøåõ

Demikianlah, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
Semoga usaha kita tersebut dapat berjalan lancar dan mendapatkan ridho Allah
SWT.

. ÌóÒóÇßõãõ Çááøåõ (jazakumullah) Khairan Katsiran...

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab

*.** **æó Óóáá ãøõ Úóáóóì ÇáúãõÑú Óóáöíúäó æóÇáúÍóãúÏõ ááåö ÑóÈøò
ÇáúÚóÇáóãöíúäó***

*Billahi taufiq wal hidayah**,** **æÇáÓáÇã Úáíßã æÑÍãÉ Çááå æÈÑßÇÊå*

Afwanminkum

DKM Masjid An-Nur Perdatam

Bpk. Haji Amsar Allen/ 0815-9993826


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Cinta Itu Membahagiakan

Link ke posting ini
Reaksi: 
Cinta Itu Membahagiakan

By: M. Agus Syafii

Cinta itu membahagiakan justru ketika kita sedang diuji, orang yang kita cintai berkhianat namun akhirnya minta bantuan kita dan kita membantunya. Itulah cinta yang membahagiakan, cinta kita tetap kokoh, tidak peduli badai yang menimpa hidup kita. Ada seorang Ibu yang berkenan bershodaqoh di Rumah Amalia sebagai wujud tanda syukur kepada Allah yang telah mengembalikan keutuhan keluarganya, beliau bertutur awalnya ia dikhianati oleh suami yang juga seorang pengusaha sukses, cintanya kepada istrinya luntur karena tergoda oleh perempuan lain. keluarganya berakhir dengan perceraian dan suami meninggalkan ia serta anaknya.

Seiring waktu pengusaha ini ternyata menikah dengan seorang perempuan yang hanya ingin mendapatkan materi dan kekayaannya semata. Setahun kemudian kekayaannya terkuras habis, pertengkaran demi pertengkaran terjadi terus menerus. Konflik rumah tangga seolah tiada akhir dan membuatnya sakit keras dan masuk rumah sakit. Ditengah sakit, istrinya tidak mau merawat dan mengurus suaminya. Dalam kondisi sakit dan sendiri si pengusaha itu menghubungi mantan istrinya. Dia mencoba mengabarkan keadaan dirinya yang tengah terbaring di Rumah Sakit. 'Aku sakit, Tolong aku Ma, aku menyesal dan minta maaf telah melukai hatimu.' tuturnya. 'Istrimu kemana?' 'Entahlah, kami sudah berpisah,' jawabnya melemah.

Ibu itu menangis mendengar kabar mantan suaminya yang tengah terbaring di Rumah Sakit. Tanpa berpikir panjang Ia mengambil uang di buku tabungan. Anaknya sempat melarang, 'Ma, untuk apa Mama peduli dengan ayah yang tidak bertanggungjawab, kita juga hidup susah Ma. Ayah telah membuat hidup kita menderita.' Dengan berlinangan air mata sang ibu kemudian menjelaskan kepada anaknya. 'Dek, Mama tahu adek menderita karena ayah. Ingatlah dek, Allah mengajarkan kita agar kita sebagai hambaNya membalas keburukan siapapun dengan kasih sayang.' Anak dan ibu terlihat berdua menangis karena relung hatinya dipenuhi kasih sayang Allah.

Sang Ibu lalu bergegas ke Rumah Sakit untuk merawatnya, laki-laki yang pernah mengkhianati & melukai hatinya. Kesembuhannya membawa berkah. Menyadarkan untuk rujuk kembali bersama anak dan istrinya. Di Rumah Amalia  bersama suami dan anaknya telah menemukan kebahagiaan kembali, wajahnya memancarkan kedamaian ditengah keluarga yang telah utuh kembali. Itulah cinta yang membahagiakan. Bila kita mengerti, kita tidak akan mengeluh menjalani kesulitan hidup ini. karena cinta Allah kepada kita senantiasa hadir dan menguatkan kita dalam menghadapi badai kehidupan.

'Dan sungguh akan Kami beri cobaan kepadaMu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan 'Inna lillaahi wa innaa ilaihi raajiuun' . (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNya kami kembali). Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.' (QS. al-Baqarah : 155-157).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Terima kasih atas doa & dukungannya teman2 semua pd kegiatan 'Amalia Sejukkan Hati (ASAH)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 24 April 2011.  Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Kajian Hadits Rabu Malam MKI

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Sahabat MKI, silakan hadir di Kajian Hadits Kitab Bulughul Maram, bersama Ustadz
Miftahuddin, setiap Rabu malam, jam 18.30-20.30 WIB, di Mesjid Al-Bina, Jl.
Pintu Satu, Gelora Bung Karno Senayan. Kajian ini terbuka untuk umum dan GRATIS.
Silakan ajak sahabat lainnya, dan mohon disebarluaskan. Jazakumullah khoiron
katsiiroo.

Info lebih lanjut, hub Rico Atmaka – 08881316837 / 08999987000
SMS Center MKI – 083895263539 / 087888130545

Wassalamu'alaikum wr.wb.
Rico Atmaka – Koordinator Majelis Keluarga Islami

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Menjaga Kehormatan Muslimah

Link ke posting ini
Reaksi: 
*Menjaga Kehormatan Muslimah*

penyusun: Ummu Uwais dan Ummu Aiman

Muraja'ah: Ustadz Nur Kholis Kurdian, Lc.

Wahai saudariku muslimah, wanita adalah kunci kebaikan suatu umat. Wanita
bagaikan batu bata, ia adalah pembangun generasi manusia. Maka jika kaum
wanita baik, maka baiklah suatu generasi. Namun sebaliknya, jika kaum wanita
itu rusak, maka akan rusak pulalah generasi tersebut.

Maka, engkaulah wahai saudariku… engkaulah pengemban amanah pembangun
generasi umat ini. Jadilah engkau wanita muslimah yang sejati, wanita yang
senantiasa menjaga kehormatannya. Yang menjunjung tinggi hak Rabb-nya. Yang
setia menjalankan sunnah rasul-Nya.

Wanita Berbeda Dengan Laki-Laki

Allah berfirman,

* "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka
menyembah-Ku." (Qs. Adz-Dzaariyat: 56)*

* *

Allah telah menciptakan manusia dalam jenis perempuan dan laki-laki dengan
memiliki kewajiban yang sama, yaitu untuk beribadah kepada Allah. Dia telah
menempatkan pria dan wanita pada kedudukannya masing-masing sesuai dengan
kodratnya. Dalam beberapa hal, sebagian mereka tidak boleh dan tidak bisa
menggantikan yang lain.

Keduanya memiliki kedudukan yang sama. Dalam peribadatan, secara umum mereka
memiliki hak dan kewajiban yang tidak berbeda. Hanya dalam masalah-masalah
tertentu, memang ada perbedaan. Hal itu Allah sesuaikan dengan naluri,
tabiat, dan kondisi masing-masing.

Allah mentakdirkan bahwa laki-laki tidaklah sama dengan perempuan, baik
dalam bentuk penciptaan, postur tubuh, dan susunan anggota badan.

Allah berfirman,

*"Dan laki-laki itu tidaklah sama dengan perempuan." (Qs. Ali Imran: 36)*

Karena perbedaan ini, maka Allah mengkhususkan beberapa hukum syar'i bagi
kaum laki-laki dan perempuan sesuai dengan bentuk dasar, keahlian dan
kemampuannya masing-masing. Allah memberikan hukum-hukum yang menjadi
keistimewaan bagi kaum laki-laki, diantaranya bahwa laki-laki adalah
pemimpin bagi kaum perempuan, kenabian dan kerasulan hanya diberikan kepada
kaum laki-laki dan bukan kepada perempuan, laki-laki mendapatkan dua kali
lipat dari bagian perempuan dalam hal warisan, dan lain-lain. Sebaliknya,
Islam telah memuliakan wanita dengan memerintahkan wanita untuk tetap
tinggal dalam rumahnya, serta merawat suami dan anak-anaknya.

Mujahid meriwayatkan bahwa Ummu Salamah radhiyallahu 'anha berkata: "Wahai
Rasulullah, mengapa kaum laki-laki bisa pergi ke medan perang sedang kami
tidak, dan kamipun hanya mendapatkan warisan setengah bagian laki-laki?"
Maka turunlah ayat yang artinya, "Dan janganlah kamu iri terhadap apa yang
dikaruniakan Allah…" (Qs. An-Nisaa': 32)" (Diriwayatkan oleh Ath-Thabari,
Imam Ahmad, Al-Hakim, dan lain sebagainya)

Saudariku, maka hendaklah kita mengimani apa yang Allah takdirkan, bahwa
laki-laki dan perempuan berbeda. Yakinlah, di balik perbedaan ini ada hikmah
yang sangat besar, karena Allah adalah Dzat Yang Maha Mengetahui lagi Maha
Mengenal.

Mari Menjaga Kehormatan Dengan Berhijab

Berhijab merupakan kewajiban yang harus ditunaikan bagi setiap wanita
muslimah. Hijab merupakan salah satu bentuk pemuliaan terhadap wanita yang
telah disyariatkan dalam Islam. Dalam mengenakan hijab syar'i haruslah
menutupi seluruh tubuh dan menutupi seluruh perhiasan yang dikenakan dari
pandangan laki-laki yang bukan mahram. Hal ini sebagaimana tercantum dalam
firman Allah Ta'ala:

*"dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya." (Qs. An-Nuur: 31)*

Mengenakan hijab syar'i merupakan amalan yang dilakukan oleh wanita-wanita
mukminah dari kalangan sahabiah dan generasi setelahnya. Merupakan keharusan
bagi wanita-wanita sekarang yang menisbatkan diri pada islam untuk
meneladani jejak wanita-wanita muslimah pendahulu meraka dalam berbagai
aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam masalah berhijab. Hijab
merupakan cermin kesucian diri, kemuliaan yang berhiaskan malu dan
kecemburuan (ghirah). Ironisnya, banyak wanita sekarang yang menisbatkan
diri pada islam keluar di jalan-jalan dan tempat-tempat umum tanpa
mengenakan hijab, tetapi malah bersolek dan bertabaruj tanpa rasa malu.
Sampai-sampai sulit dibedakan mana wanita muslim dan mana wanita kafir,
sekalipun ada yang memakai kerudung, akan tetapi kerudung tersebut tak
ubahnya hanyalah seperti hiasan penutup kepala.

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata:

"Semoga Alloh merahmati para wanita generasi pertama yang berhijrah, ketika
turun ayat:

*"dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya," (Qs. An-Nuur:
31)*

* *

"Maka mereka segera merobek kain panjang/baju mantel mereka untuk kemudian
menggunakannya sebagai khimar penutup tubuh bagian atas mereka."

Subhanallah… jauh sekali keadaan wanita di zaman ini dengan keadaan wanita
zaman sahabiah.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa hijab merupakan kewajiban atas diri
seorang muslimah dan meninggalkannya menyebabkan dosa yang membinasakan dan
mendatangkan dosa-dosa yang lainnya. Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah
dan rasul-Nya hendaknya wanita mukminah bersegera melaksanakan perintah
Alloh yang satu ini.

Allah 'Azza wa Jalla berfirman: *"Dan tidaklah patut bagi mukmin dan tidak
(pula) bagi mukminah, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu
ketetapan, kemudian mereka mempunyai pilihan (yang lain) tentang urusan
mereka, dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka sungguhlah dia
telah sesat, dengan kesesatan yang nyata."* *(Qs. Al-Ahzab: 36)*

Mengenakan hijab syar'i mempunyai banyak keutamaan, diantaranya:

Menjaga kehormatan.

Membersihkan hati.

Melahirkan akhlaq yang mulia.

Tanda kesucian.

Menjaga rasa malu.

Mencegah dari keinginan dan hasrat syaithoniah.

Menjaga ghirah.

Dan lain-lain. Adapun untuk rincian tentang hijab dapat dilihat pada
artikel-artikel sebelumnya.

Kembalilah ke Rumahmu

*"Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu." (Qs. Al-Ahzab: 33)*

Islam telah memuliakan kaum wanita dengan memerintahkan mereka untuk tetap
tinggal dalam rumahnya. Ini merupakan ketentuan yang telah Allah
syari'atkan. Oleh karena itu, Allah membebaskan kaum wanita dari beberapa
kewajiban syari'at yang di lain sisi diwajibkan kepada kaum laki-laki,
diantaranya:

1. Digugurkan baginya kewajiban menghadiri shalat jum'at dan shalat jama'ah.

2. Kewajiban menunaikan ibadah haji bagi wanita disyaratkan dengan mahram
yang menyertainya.

3. Wanita tidak berkewajiban berjihad.

Sedangkan keluarnya mereka dari rumah adalah rukhshah (keringanan) yang
diberikan karena kebutuhan dan darurat. Maka, hendaklah wanita muslimah
tidak sering-sering keluar rumah, apalagi dengan berhias atau memakai
wangi-wangian sebagaimana halnya kebiasaan wanita-wanita jahiliyah.

Perintah untuk tetap berada di rumah merupakan hijab bagi kaum wanita dari
menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram dan dari ihtilat.
Apabila wanita menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahram maka
ia wajib mengenakan hijab yang menutupi seluruh tubuh dan perhiasannya.
Dengan menjaga hal ini, maka akan terwujud berbagai tujuan syari'at, yaitu:

Terpeliharanya apa yang menjadi tuntunan fitrah dan kondisi manusia berupa
pembagian yang adil diantara hamba-hamba-Nya yaitu kaum wanita memegang
urusan rumah tangga sedangkan laki-laki menangani pekerjaan di luar rumah.

Terpeliharanya tujuan syari'at bahwa masyarakat islami adalah masyarakat
yang tidak bercampur baur. Kaum wanita memiliki komunitas khusus yaitu di
dalam rumah sedang kaum laki-laki memiliki komunitas tersendiri, yaitu di
luar rumah.

Memfokuskan kaum wanita untuk melaksanakan kewajibannya dalam rumah tangga
dan mendidik generasi mendatang.

Islam adalah agama fitrah, dimana kemaslahatan umum seiring dengan fitrah
manusia dan kebahagiaannya. Jadi, Islam tidak memperbolehkan bagi kaum
wanita untuk bekerja kecuali sesuai dengan fitrah, tabiat, dan sifat
kewanitaannya. Sebab, seorang perempuan adalah seorang istri yang mengemban
tugas mengandung, melahirkan, menyusui, mengurus rumah, merawat anak,
mendidik generasi umat di madrasah mereka yang pertama, yaitu: 'Rumah'.

Bahaya Tabarruj Model Jahiliyah

Bersolek merupakan fitrah bagi wanita pada umumnya. Jika bersolek di depan
suami, orang tua atau teman-teman sesama wanita maka hal ini tidak mengapa.
Namun, wanita sekarang umumnya bersolek dan menampakkan sebagian anggota
tubuh serta perhiasan di tempat-tempat umum. Padahal di tempat-tempat umum
banyak terdapat laki-laki non mahram yang akan memperhatikan mereka dan
keindahan yang ditampakkannya. Seperti itulah yang disebut dengan tabarruj
model jahiliyah.

Di zaman sekarang, tabarruj model ini merupakan hal yang sudah dianggap
biasa, padahal Allah dan Rasul-Nya mengharamkan yang demikian.

Allah berfirman:

*"Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu, dan janganlah kalian berhias
dan bertingkah laku seperti model berhias dan bertingkah lakunya orang-orang
jahiliyah dahulu (tabarruj model jahiliyah)." (Qs. Al-Ahzab: 33)*

Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam bersabda, yang artinya: "Ada dua golongan ahli neraka yang tidak
pernah aku lihat sebelumnya; sekelompok orang yang memegang cambuk seperti
ekor sapi yang dipakai untuk mencambuk manusia, dan wanita-wanita yang
berpakaian tapi hakikatnya telanjang, mereka berjalan melenggak-lenggok,
kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga
dan tidak bisa mencium aromanya. Sesungguhnya aroma jannah tercium dari
jarak sekian dan sekian." (HR. Muslim)

Bentuk-bentuk tabarruj model jahiliyah diantaranya:

Menampakkan sebagian anggota tubuhnya di hadapan laki-laki non mahram.

Menampakkan perhiasannya,baik semua atau sebagian.

Berjalan dengan dibuat-buat.

Mendayu-dayu dalam berbicara terhadap laki-laki non mahram.

Menghentak-hentakkan kaki agar diketahui perhiasan yang tersembunyi.

Pernikahan, Mahkota Kaum Wanita

Menikah merupakan sunnah para Nabi dan Rasul serta jalan hidup orang-orang
mukmin. Menikah merupakan perintah Allah kepada hamba-hamba-Nya:

*"Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang
yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba
sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memberi kemampuan
kepada mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi
Maha Mengetahui." (Qs. An-Nuur: 32)*

Pernikahan merupakan sarana untuk menjaga kesucian dan kehormatan baik
laki-laki maupun perempuan. Selain itu, menikah dapat menentramkan hati dan
mencegah diri dari dosa (zina). Hendaknya menikah diniatkan karena mengikuti
sunnah nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan untuk menjaga agama serta
kehormatannya.

Tidak sepantasnya bagi wanita mukminah bercita-cita untuk hidup membujang.
Membujang dapat menyebabkan hati senantiasa gelisah, terjerumus dalam banyak
dosa, dan menyebabkan terjatuh dalam kehinaan.

Kemaslahatan-kemaslahatan pernikahan:

Menjaga keturunan dan kelangsungan hidup manusia.

Menjaga kehormatan dan kesucian diri.

Memberikan ketentraman bagi dua insan. Ada yang dilindungi dan melindungi.
Serta memunculkan kasih sayang bagi keduanya.

Demikianlah beberapa perkara yang harus diperhatikan oleh setiap muslimah
agar dirinya tidak terjerumus ke dalam dosa dan kemaksiatan dan tidak
menjerumuskan orang lain ke dalam dosa dan kemaksiatan. Allahu A'lam.

Referensi:

Menjaga Kehormatan Muslimah, Syaikh Bakar Abu Zaid.

***


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/