Saturday, December 31, 2011

[daarut-tauhiid] 2011 : Tewasnya Usamah Ben Ladin dan Kemenangan Gerakan Islam

Link ke posting ini
Reaksi: 
2011 : Tewasnya Usamah Ben Ladin dan Kemenangan Gerakan Islam

Peristiwa paling spektakuler di tahun 2011, adalah tewasnya pemimpin
al-Qaidah, Usamah bin Laden. Serangan pasukan elite marinir Amerika, Navi
Seal, di Abotabad, Pakistan itu, menewaskan pemimpin terkemuka Al-Qaidah.

Tak kurang seluruh pejabat Gedung Putih, Presiden Barack Obama, Wakil
Presiden Joe Biden, Menlu Hallary Clinton, Direktur CIA Leon Panetta, dan
Menteri Pertahanan Robert Gate, dan sejumlah pejabat di bidang keamanan,
menyaksikan langsung penyerbuan, rumah pemimpin al-Qaidah, Usamah bin Laden.

Usamah bin Laden, dinyatakan tewas oleh Presiden Barack Obama di Gedung
Putih, saat menyampaikan pengumuman di depan wartawan.

Tetapi, sesudah tewasnya Usamah bin Laden, seluruh pasukan elite Amerika
itu, Navi Seal itu semuanya tewas, saat akan menyelamatkan pasukan rangers
Amerika yang terkepung Taliban, di Wardak. Halikopter Chinoks, yang
mengangkut 35 personil pasukan elite itu, berkeping dihantam senjata RPG
Taliban di Wardak.

Kematian Usamah bin Laden, tak menyurutkan perjuangan Taliban, dan justru
Taliban meningkatkan dan mengintesifkan serangan ke ibukota Kabul, termasuk
menyerang kedutaan Amerika dan markas pasukanNato, yang menimbulkan banyak
korban.

Usamah bin Laden perjuangannya terus memberikan inspirasi ke seluruh
gerakan pembebasan yang ingin mengusir penjajah Amerika dari tanah
kelahiran mereka.

Taliban meningkatkan serangan-serangan secara efektif, ke sasaran yang
dipandang strategis, selama tahun 2011 ini, dan ujungnya Menlu Amerika
Serikat Hallary Clinton, mengajak berunding dengan Taliban.

Gerakan jihad terus menjalar dan hidup di seluruh dunia Islam, yang
berjuang melakukan perubahan, menyingkirkan para imperialis Barat, terutama
di dunia Arab, Afrika, Asia Selatan dan Tengah, dan telah membuahkan hasil.

Kematian Usamah ben Laden tidak menghentikan dan melemahkan perjuangan
mereka, dan gerakan jiihad tumbuh dengn subur di berbagai wilayah dunia
Islam. Mereka orang-orang yang hanya mengharapkan balasan dari Rabbul
Alamin.

Peristiwa penting lainnya, selama 2011 ini, perginya para tiran di dunia
Arab dan Afrika Utara, yang merupakan perpanjangan tangan dan kaki tangan
Amerika Serikat. Para tiran itu dijungkirkan oleh rakyatnya dengan gerakan
massa.

Para tiran itu, tak dapat bertahan, menghadapi revolusi rakyat, yang sangat
dahsyat. Revolusi itu dimulai dari Tunisia, yang menjatuhkan Presiden Zine
al Abidin ben Ali. Pedagang buah Bouazizi, yang membakar dirinya itu,
ternyata menyulut revolusi di seantero dunia Arab dan Afrika Utara.

Jatuhnya Presiden Tunisia Ben Ali itu, kemudian merembet ke Mesir, dan
Mubarak yang sudah berkuasa hampir 30 tahun itu, runtuh. Menjalar ke Yaman,
menjatuhkan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh. Tentu, yang lebih
mengenaskan, jatuhnya pemimpin Libya Muammar Gadafi, yang sekarang tidak
diketahui di mana kuburannya.

Maroko pemerintahan Raja Muhammad, harus berkompromi dengan kekuatanIslam,
di Aljazair tak berbeda. Kekukatan Islam menghantam kekuasaan rezim tiran
Bouteflika, yang sudah berkuasa puluhan tahun.

Sekarang rakyat Suriah sedang berjuang menghadapi rezim yang paling biadab,
Bashar al-Assad di Suriah, dan melakukan pembunuhan secara besar-besaran
terhadap rakyatnya.

Sesudah pergantian rezim tiranik di seluruh dunia Arab dan Afrika Utara
itu, lahir partai-partai Islam, yang sangat membuat Barat takut. Amerika
Serikat mengeluarkan dana ratusan juta dollar. Di mana Amerika Serikat
berusaha membendung kekuatan Islam agar tidak memenangkan pemilihan
parlemen.

Seperti di Mesir, di mana Partai Kebebasan dan Keadilan yang didirikan
Jamaah Ikhwanul Muslimin dan Partai al-Nour yang dididirikan kelompok
Salafi memenangkan 70 persen suara dalam pemilihan. Partai-partai Islam di
Mesir mempunyai peluang besar, merubah konstitusi dan mengambil alih
kekuasaan.

Di seluruh dunia Arab dan Afrika Utara kekuatan Gerakan Islam (Harakah
Islamiyah) bangkit, dan menampakkan dirinya menjadi sebuah kekuatan
politik, dan ikut terlibat dalam proses demokrasi.

Apakah dengan kemenangan ini, dan keterlibatan Gerakan Islam ini, kiranya
dapat menyelamatkan mereka, dari kemungkinan terjerumus ke dalam "najis"
demokrasi, dan tidak meninggalkan prinsip-prinsip (mabda') Islam mereka?

Semuanya harus ditunggu. Apakah mereka semua dapat selamat dari ujian
kekuasaan, atau mereka akan tersungkur, akibat ujian demokrasi itu?

Amerika dengan dana ratusan juta dollar gagal menggembosi kekuatanIslam,
dan berusaha menaikkan kelompok sekuler dan liberal. Amerika dan Israel
putus asa, menghadapi perubahan situasi politik, yang sebelumnya tidak
diprediksi itu.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta telah menemui Benyamin
Netanyahu, mengingatkan bahwa nasib Israel hanya tinggal menunggu waktu
kehancuran, karena lingkungan strategis sudah berubah.

Negara Arab dan Afrika yang selama ini menjadi sekutu Israel, kini semua
pemimpinnya yang menjadi sekutu Israel sudah tersingkir.

Peristiwa lainnya, yang paling patut dicatat kemenangan Hamas, di mana
Kopral Gilad Shalid, ditukar 1027 tahanan Palestina. Selama ini
pemerintahan Israel selalu menajiskan terhadap Hamas, dan terpaksa harus
berunding, dan melepaskan tahanan Palestina. Di tengah-tengah Gaza masih
diblokade oleh Israel.

Sekarang Pemimpin Hamas Ismail Haniyiah berkeliling ke negara-negara Arab
dan Afrika, membangun hubungan bilateral. Ini semua fenomena kemenangan
gerakan yang benar-benar bertumpu kepada aqidah dan keyakinan atas
pertolongan Allah Azza Wa Jalla.

Peristiwa lainnya, yang sangat menusuk dan memukul imperialis Amerika
Serikat, pada 17 Sebaliknya, September 2011, beberapa ratus pengunjuk rasa
berdemonstrasi menentang keserakahan orang-orang kaya di Wall Street.
Mereka menentang para eksekutif perusahaan yang mengeruk uang dan menguasai
Wall Street. Slogan mereka 1 persen menguasai 99 persen.

Mereka memberontak dan ingin mengakhiri dominasi yang 1 persen itu. Di
Manhattan Lower dan Taman Zuccotti mereka bertahan ditempat itu, dan
menolak pergi. Gerakan ini menjalar secara nasional dan ke seluruh dunia.
Mereka menghujat akar-akar kapitalisme.

Mereka yang menduduki Wall Street adalah kelompok sayap kiri dari Tea
Party, meluapkan kemarahan mereka, bukan hanya kepada pemerintahan, tetapi
kepada bank-bank besar yang memusnahkan ekonomi dunia dan mengambil ratusan
miliaran dana talangan dari pemerintah AS, dan pemberian bonus yang besar
dan kuat sendiri. Inilah bentuk ketidak adilan yang sangat telanjang.

Kebangkitan Islam di seluruh dunia Arab dan Afrika Utara melawan hegemoni
imperialis Amerika dan Zionis-Israel. Mereka menampakkan kekuatan yang
kokoh, meskipun sesungguhnya sudah menghadapi penghancuran dan pembasmian
oleh para tiran yang menjadi alat Barat dan Zionis-Israel, tetapi mereka
tetap dapat bertahan hidup, dan sekarang mereka menampakkan kearah menuju
perwujudan Islam. Sementara itu, kapitalisme menuju kehancuran total.

Perjuangan ini membahana di seantero jagad. Termasuk di seluruh daratan
Eropa. Di tempat lahirnya imperialisme dan kapitalisme yang paling tua,
seperti Portugal, Spanyol, dan Yunani, terjadi pemberontakan yang massive.
Akhir kapitalisme.

2011 ini secara global menuju perubahan yang mendasar terhadap tatanan
politik dan ekonomi, dan masih akan berlanjut di tahun 2012 nanti.
(al-afghan)


http://www.eramuslim.com/berita/gerakan-dakwah/2011-tewasnya-usamah-ben-ladin-dan-kemenangan-gerakan-islam.htm


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Ikhtiar Bertemu Jodoh

Link ke posting ini
Reaksi: 
Ikhtiar Bertemu Jodoh

By: M. Agus Syafii

Kita memiliki pasangan masing-masing, mula-mula berjauhan, kemudian bergerak saling mendekat, lalu ada yang dipersatukan dalam jarak dan waktu, namun ada yang berhenti dalam jarak yang tak terlalu jauh tapi tak bertemu atau bahkan ada yang makin menjauh. Bahkan jodoh kita sebenarnya sudah ada di depan mata, tapi karena amalan yang buruk sehingga kita tak segera dipersatukan. Allah senantiasa memberi pasangan hidup bagi setiap orang, namun tidak semua orang mudah menemukan belahan jiwanya, ada yang cepat ada yang lambat Bagi yang dilambatkan, ini menjadi latihan kesabaran, jika mampu menghadapinya dan berserah diri kepada Allah maka akan dimudahkan bertemu jodohnya. Di dalam Islam ada tips menjemput jodoh.

1.  Berdoa memohon kepada Allah untuk dimudahkan menjemput jodoh kita. Sebagaimana Firman Allah. "Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadaKu tentang AKU, maka (jawablah), bahwa AKU sangat dekat, AKU mengabulkan permohonan orang yang memohon kepadaKU, …" (Qs. 2:186) "Qadha (ketentuan Allah) takkan tertolak kecuali dengan doa …" (HR Tirmizi)

2.  Beramal shaleh, berbakti kepada orang tua, perbanyak shodaqoh, menolong orang dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan & ketaqwaan menjadi lebih baik agar Allah memberikan pasangan yang memiliki kualitas yang juga sama tingkat kebaikannya. "Dan perempuan baik adalah untuk laki-laki baik dan laki-laki baik adalah untuk perempuan baik pula" (QS. an-Nur : 26).

3. Berharap jodoh yang ideal boleh saja namun sadarilah tidak ada manusia yang sempurna, setiap orang punya kekurangan. Jadikanlah kita sebagai kriteria yang ideal. Jika kita mengharapkan jodoh yang baik maka jadilah orang yang baik, karena hati yang baik akan bertemu dan bersinergi dengan hati yang baik. Hati yang buruk akan berhimpun dengan hati yang buruk pula.

Wassalam,
M. Agus Syafii
---
Sahabatku yang "single" ingin segera menikah. Menangislah & memohon pd Allah, yakinlah Allah menyegerakan jodoh anda. Yuk, ajak teman, saudara untuk hadir di kegiatan "Untukmu Amalia", Ahad, 22 Januari 2012. Jam 9.sd 12 siang di Rumah Amalia. Bila berkenan berpartisipasi Buku Bacaan, Paket sembako, Paket Sekolah, perangkat sholat, konsumsi. Kirimkan ke Rumah Amalia Jl. Subagyo IV blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com, http://www.twitter.com/agussyafii

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Pendaftaran Sehati 13

Link ke posting ini
Reaksi: 
 
Rico Atmaka 08999987000 / 08158018156 / 021-50212373

----- Pesan yang Diteruskan -----
Dari: Keluarga Islami <keluarga.islami@yahoo.com>
Kepada: Kajian Sehati <ukhuwah_sehati@yahoogroups.com>
Dikirim: Jumat, 30 Desember 2011 15:57
Judul: [program_sehati] Pendaftaran Sehati 13

 
"Berilmu Untuk Menjemput Jodoh" - Pendaftaran dan Kajian Program SEHATI

Assalamu'alaikum
wr.wb.
Sahabat,
Alhamdulillah, Program Sehati Majelis Keluarga Islami, berjalan kembali dengan pembukaan
keanggotaan baru yang menggunakan system kajian baru.  Setiap Anggota Sehati yang terdaftar, wajib mengikuti kajian Program
Sehati MKI yang  Insya Allah, akan
diselenggarakan pada :
Ahad,
19 dan 26 Februari 2012
Tema
Utama "BERILMU UNTUK MENJEMPUT JODOH"
Jam :
09.30 – 15.00 (Dua Sesi Kajian per Ahad)

Ahad, 19 Februari 2012
Sesi I : jam 09.30 - 11.30 WIB
Tema : "Menyikapi Cobaan Hidup Dalam Ikhtiar Jemput Jodoh"
 Pemateri : Ust. Ikhsan Hakim

Istirahat dan Sholat Zhuhur : jam 12.00-13.00 WIB

Sesi
II : jam 13.00 – 14.30 WIB
Tema "Fiqih
Nikah"
Pemateri
: Ust. Miftahuddin

Ahad, 26 Februari 2012Sesi  I : jam 09.30 – 11.30 WIB
Tema "Menyikapi
Takdir Yang Tidak Disukai-Kaitannya Dengan Jodoh Tak Kunjung Tiba"
Pemateri
:  Ust. Rahmatullah

Istirahat dan Sholat Zhuhur : jam 12.00-13.00 WIB

Sesi  II : jam 13.00 – 15.00 WIB
Tema "Menikah
Tidak Harus Diawali Dengan Cinta"
Pemateri
: Ust. Harrits

Tempat
Kajian :
Mesjid
Baitussalam, Komp. Paspampres, Jl. Merpati 1 RW6, Kp. Tengah, Kramat Jati,
Jakarta Timur

Pendaftaran
Anggota Sehati Tidak Dipungut Biaya Apapun / GRATIS.
Anggota
Sehati hanya dipersilakan mengisi kotak infaq, yang diedarkan di setiap sesi
kajian, yang disesuaikan dengan seberapa besar rasa syukur, setelah menerima
ilmu.

Pendaftaran Anggota Program Sehati MKI bisa dilakukan dengan :
1. Datang langung, ke Mesjid Al-Bina, Gelora Bung Karno, Jl.
Pintu Satu, Senayan, Jakarta. Setiap Rabu (saat kajian hadits), jam 18.00 – 20.00
WIB. CALON ANGGOTA WAJIB MENGISI FORMULIR KEANGGOTAAN DAN MENYERAHKAN PASFOTO BERWARNA SATU LEMBAR UKURAN 4X6.

2. Ketik SEHATI#Nama Lengkap#Domisili#E-mail kirim SMS ke 083895263539 /
085813387000. Pendaftaran lewat SMS, calon anggota wajib memiliki alamat e-mail yang aktif. 

3. Pendaftaran Program Sehati MKI terbuka bagi siapa saja, baik di wilayah Jakarta atau di luar kota, bahkan di luar negeri. Juga terbuka bagi
yang belum maupun yang sudah menikah dengan niat utama BERILMU. Syarat
dan ketentuan berlaku. Pendaftaran ditutup Rabu, 15 Februari 2012 jam
21.00 WIB.

4. Ingat, Pendaftaran Anggota Program Sehati MKI, TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN.

Tidak ada pendaftaran ANGGOTA SEHATI MKI pada saat kajian berlangsung di Mesjid Baitussalam.

Informasi
hubungi Rico Atmaka – 08999987000 / 085813387000 / 021-50212373
Atau
kunjungi www.mki2009.blogspot.com.
Semoga
bermanfaat.

Wassalamu'alaikum
wr wb
Rico
Atmaka – Koordinator MKI

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Friday, December 30, 2011

[daarut-tauhiid] Derita Menumbuhkan Empati Dan Kasih Sayang

Link ke posting ini
Reaksi: 
Derita Menumbuhkan Empati Dan Kasih Sayang

By: M. Agus Syafii

Setiap derita yang menghempas hidup kita adalah sebuah anugerah Allah yang menumbuhkan empati dan kasih sayang di dalam diri kita. Allah berharap kita juga membantu, meguatkan dan menghibur saudara-sadara kita yang tengah terpuruk dan berputus asa dalam menghadapi kehidupan.  sosok perempuan yang sederhana, selalu tersenyum namun rapuh Sekian tahun lalu dirinya berpisah dengan suaminya, tidak pernah dia membayangkan pernikahan itu hancur begitu saja tanpa disadari. Suami terpikat dengan perempuan lain. Disaat dirinya tersadar, semua terlambat, palu telah diketuk dan dia menjalani hari-harinya dengan luka perih dihati, hanya putri yang masih kecil ikut bersamanya. Harta, rumah, deposito bahkan mobil dibawa oleh sang suami. Derita itu seolah tak ujung, dengan bercucuran air mata dalam kesendirian harus menjaga putrinya yang tengah terbaring lemah di rumah sakit dan ketika putrinya bertanya, 'Ma, ayah mana? Kok nggak nengok putri?' Kata-kata yang keluar
dari bibir mungil tak mampu dijawabnya, hanya isak tangis yang terdengar. Setelah sepekan menunggu di Rumah Sakit, dirinya menyaksikan bagaimana putri yang dicintainya menghembuskan napas terakhir. Didekap dalam pelukan. Tak kuasa untuk bisa menahan derita bagaimana harus menjalani hidup.

Sejak itu, dia selalu mengurung diri dalam kamar. Tak peduli siang, malam. Hari terus berlalu, yang ada hanyalah mengusap air mata dalam kesendirian, diam membisu dalam doa. 'Ya Allah, dimanakah Engkau? Kenapa Engkau timpakan ini semua kepadaku?' Dua bulan berlalu begitu cepat, wajahnya terlihat lebih kurus, tanpa makan dan hanya sedikit minum. Mukena yang dipakainya sudah terlihat usang. Bibirnya mengering sudah tidak lagi teringat berapa kali istighfar diucapkan. Memohon ampun kepada Allah. Ditengah kondisi tubuhnya melemah, seorang ibu datang menyuapi dirinya dengan bubur ayam. Kata-katanya begitu menguatkan hati, tidak mampu berkata apa-apa, hanya terisak tangis pilu. Pada saat itulah dirinya belajar untuk menerima realitas hidup. Kedatangan dirinya bersama seorang sahabat ke Rumah Amalia untuk bershodaqoh dengan berharap Allah menyembuhkan luka dihatinya.

Dirasakan di dalam hatinya terasa ada kehangatan yang mengalir, memberikan kesejukan dan ketenteraman. Dia tahu, bahwa dirinya tidak sendiri, banyak perempuan yang mengalami seperti dirinya. Dia merasakan luka itu perlahan-lahan sembuh. Berulang kali mengucapkan syukur alhamdulillah, seolah dia mengerti maksud Allah, menjadi lebih mengerti kasih sayang Allah kepada dirinya. Yang manis mampu membuatnya tersenyum, kepahitan tidak lagi mampu membuat hatinya terluka. Dirinya tidak lagi terjebak pada masa lalu dan tidak menyesali apa yang telah terjadi. 'Saya yakin Allah, memberikan yang terbaik bagi setiap hambaNya.' tuturnya sore itu di Rumah Amalia. Wajahnya berbinar penuh senyuman. Kebahagiaan itu hadir di dalam hatinya meraih keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

'Barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah sedang dia orang yang berbuat kebaikan maka sesungguhnya ia telah berpegang teguh kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah kesudahan segala urusan.' (QS. Luqman : 22).

Wassalam,
M. Agus Syafii
---
Sahabatku yang "single" ingin segera menikah. Menangislah & memohon pd Allah, yakinlah Allah menyegerakan jodoh anda. Yuk, ajak teman, saudara untuk hadir di kegiatan "Untukmu Amalia", Ahad, 22 Januari 2012. Jam 9.sd 12 siang di Rumah Amalia. Bila berkenan berpartisipasi Buku Bacaan, Paket sembako, Paket Sekolah, perangkat sholat, konsumsi. Kirimkan ke Rumah Amalia Jl. Subagyo IV blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com, http://www.twitter.com/agussyafii

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] RENUNGAN Jum'at di Penghujung TAHUN

Link ke posting ini
Reaksi: 
RENUNGAN Jum'at di Penghujung TAHUN

Kepada pria -pria akhir zaman..jangan kau harapkan sebuah kesempurnaan..kepada wanita yang sudah kau jadikan pasangan..Karena wanita juga punya keterbatasan..

Ingatlah....Wanita yang menjadi pendampingmu sekarang tak setangguh Khadijah...Yang mengorbankan apapun untuk kekasih Allah..ia tak seperti Aisyah,yang luar biasa kecerdasannya..ia juga tak sesolikhah Fatimah Az-Zahra..Karena ia hanya wanita akhir zaman..Yang tentu memiliki banyak kesalahan dan kelemahan..ia hanya ingin mendampingimu dengan kesederhanaan yang dimilikinya..menjadi satu satunya hawa dalam duniamu...menemanimu dalam sisa hidupnya.Bersama mengarungi sisa sisa episode kehidupan dari-Nya....

Kepada pria pria akhir zaman....Sayangilah pendampingmu...Seperti engkau menyayangi dirimu sendiri...Jika engkau menyakitinya...Ingatlah bahwa engkau telah menyakiti dirimu....Karena wanita adalah makhluk indah yg diciptakan dari tulang rusukmu..bagian dari dirimu.....

Kepada wanita wanita akhir zaman...Ingatlah...Pria yang menjadi pendampingmu sekarang tak akan sesempurna Muhammad..Tak akan sekaya sulaeman dengan harta harta duniawi yang dititipkan Nya..ia juga tak setampan Yusuf, karena ia hanya pria pria akhir zaman.
Yang telah menjadi imam diduniamu dan akheratmu...Yang akan mendampingimu disurga-Nya dan menjadi ayah dari para mujahid dan mujahidah dari rahimmu...

Kepada wanita wanita akhir zaman...Sayangilah pendampingmu ...lebih dari engkau menyayangi dirimu sendiri..Karena merekalah yang akan membopongmu ke surgaNya...Berbaktilah pada mereka....karena surgamu terletak pada keridhannya..SubhannAllah :)


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Boleh Tidak Ucapkan Selamat Natal?

Link ke posting ini
Reaksi: 
Berikut pendapat Hj Irena Handono seputar mengucapkan selamat natal. Bagus
untuk kita renungkan.

Salams,
Ramadhan

Boleh Tidak Ucapkan Selamat Natal?
http://www.globalmuslim.web.id/2011/12/boleh-tidak-ucapkan-selamat-natal.html

*Hj Irena Handono, Pakar Kristologi, Pendiri Irena Center*
Di bulan Desember ini seperti tahun-tahun sebelumnya dan sepanjang tahun,
selalu muncul pertanyaan yang ditujukan kepada saya, tentang boleh tidaknya
mengucapkan 'Selamat Natal'. Jawaban saya cukup singkat, TIDAK!

Sebagian memberikan alasan bahwa mereka masih terikat pada pekerjaan yang
dalam posisi sulit mengelak untuk mengucap 'Selamat Natal' pada relasi,
customer, bos, atau atasan. Sebagian yang lain beralasan karena untuk
menjaga hubungan baik, kekerabatan, kekeluargaan dengan saudara, ipar,
orang tua, mertua ataupun tetangga.

Bahkan ada yang berdalih, rekan kerja suaminya, tetangga atau kerabatnya
yang beragama Kristen, selalu hadir saat Idul Fitri, memberikan selamat dan
bahkan ikut meramaikan perayaan Idhul Fitri di rumah. Maka, 'tidak enak'
rasanya kalau harus cuek kala mereka sedang merayakan Natal. Dan seringkali
'toleransi' dijadikan dalih untuk menempatkan Muslim pada posisi sulit
sehingga terjebak untuk berpartisipasi dalam kegiatan Natal.

Dan jawaban saya tetap tidak pernah berubah, cukup singkat, TIDAK BOLEH!.
Apapun alasan, kita tidak boleh mengucapkan 'Selamat Natal' dalam apapun
kondisinya.

Kali ini kita tidak membahas tentang Natal dari sudut sejarah. Karena
insyaAllah kita sudah mengetahui semua, bagaimana sejarah Natal dan
pengaruh budaya pagan Romawi yang kental mewarnai ritual 25 Desember ini.
Namun kita akan membahas Natal dari sisi ibadah dan dampaknya pada aqidah.*

Hakekat Natal*
Natal adalah sebuah peringatan terhadap lahirnya Yesus (Isa as) sebagai
Tuhan. Apakah benar Yesus dilahirkan pada 25 Desember? Tidak juga. Alquran
menginfor-masikan bahwa Isa as lahir saat pohon kurma sedang berbuah lebat
hingga buah-buahnya jatuh berguguran. Dan ini mustahil terjadi pada bulan
Desember.

Namun yang penting ditekankan disini bahwa Natal adalah peringatan terhadap
hari lahirnya/hadirnya Yesus sebagai Tuhan. Yang perlu digarisbawahi adalah
kalimat, 'Yesus sebagai Tuhan'. Sehingga, peringatan Natal ini sesungguhnya
adalah sebuah ibadah. Sebuah ibadah inti dalam agama Kristen. Karena tanpa
peringatan 25 Desember (lahirnya Tuhan) maka eksistensi agama Kristen pun
tidak ada.

Natal adalah ibadah yang masuk dalam wilayah aqidah. Karena di sinilah mula
eksistensi ketuhanan agama lain (Kristen). Natal adalah salah satu inti
iman Kristen.
*
Idul Fitri*
Berbeda dengan Natal. Idhul Fitri adalah sebuah perayaan Muslim setelah
melakukan puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan. Idul Fitri diisi dengan
acara silaturahim, maaf memaafkan antara keluarga, tetangga, kerabat dekat
maupun jauh, relasi di kantor, dsb. Perayaan ini memasuki wilayah
hablu-minannas.*

Konsistensi Menjaga Aqidah*
Ketika seorang Kristen datang pada saat Idul Fitri dan mengucapkan selamat
Idul fitri atau bahan ikutan mengucap 'mohon maaf lahir bathin',
sesungguhnya tidak ada pelanggaran aqidah/iman yang dilakukan oleh orang
Kristen tersebut terhadap agamanya. Mereka sangat menyadari hal ini. Jadi
jangan heran ketika mereka sangat antusias ikut serta dalam perayaan Idhul
Fitri. Karena tidak ada pelanggaran apapun dalam iman mereka. Tapi justru
ini menjadi pintu masuk untuk menunjukkan bahwa mereka sangat toleran
terhadap umat Islam dan secara tidak langsung juga menuntut agar umat
Islampun toleran terhadap mereka dan agar Muslim tidak menolak ketika
mereka mengajak untuk berpartisipasi dalam Natal. Ini tidak fair!.
Tapi coba perhatikan, adakah mereka mau mengucapkan selamat kita Muslim
merayakan Idhul Adha (Idul Qurban)? Tentu tidak pernah dan mereka tidak
akan mau. Karena ketika seorang Kristen mengucapkan Idhul Adha kepada
Muslim, maka ia sudah melanggar iman mereka. Mengapa demikian?
*
Idhul Adha*
Bagi umat Islam, Idhul Adha adalah peringatan yang merefleksikan peristiwa
keikhlasan dan loyalitas Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT dengan
mengikhlaskan putranya Nabi Ismail AS untuk disembelih.

Namun dalam keimanan Kristen, putra tunggal Nabi Ibrahim AS adalah Ishak
AS. Bibel tidak mengakui Nabi Ismail sebagai putra nabi Ibrahim. Iman
Kristen sebagai mana yang tertulis dalam Bibel menyatakan bahwa putra yang
akan disembelih oleh Nabi Ibrahim adalah Ishak, bukan Ismail.

Kejadian 22:2
Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni
Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai
korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

Bahkan lebih jauh, Nabi Ismail AS yang dihormati dalam Islam sebagaimana
nabi-nabi yang lainnya, namun dalam Kristen Nabi Ismail dikatakan sebagai
seorang laki-laki yang perilakunya seperti keledai liar.

Kejadian 16:11-12
Selanjutnya kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Engkau mengandung dan akan
melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN
telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.

Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak
itu; tangannya akan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan
melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang semua saudaranya."

Sehingga, jika seorang Kristen meng-ucapkan selamat Idhul Adha berarti ia
telah mengingkari ayat-ayat dalam kitab suci mereka. Menodai keimanan
mereka terhadap firman Tuhannya.

Jika ucapan Idhul Fitri tidak membawa dampak apa-apa bagi umat Kristen,
tapi justru menguntungkan mereka. Namun ucapan Idhul Adha justru akan
sangat membahayakan iman/aqidah mereka. Dan hingga saat ini mereka sangat
konsisten mempertahankan iman mereka.

Pertanyaannya, mengapa kita sebagai Muslim harus mempertaruhkan atau bahkan
menggadaikan aqidah kita dengan mengucap 'Selamat Natal' atas dalih
toleransi? Ini bukan toleransi, tapi pemerkosaan aqidah.[]


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Mengenal Allah: Meraih Ikhlas dan Ridha Allah

Link ke posting ini
Reaksi: 
Mengenal Allah: Meraih Ikhlas dan Ridha Allah

Materi "Dialog tentang Ketuhanan" di Masjid Baitul Ihsan, Bank
Indonesia; Jumat, 25 November 2011

Pemateri: Dr. Ahmad Rahman, MAg* dan Dr. Zubair Ahmad, M.Ag**

Sesungguhnya ikhlas itu adalah upaya mengarahkan keinginan dan harapan
untuk meraih ridha Allah dalam melakukan sesuatu; keridhaan itu adalah
kerelaan menerima apa yang menjadi ketetapan dan ketentuan Allah yang
berlaku pada diri dan kerelaan melakukan apa saja yang dapat
menyenangkan Allah. Ikhlas dan ridha itu sendiri adalah buah dari cinta
kepada Allah. Hanya hamba yang memiliki cinta yang dapat ikhlas dalam
segala pikiran, ucapan, dan perbuatannya; serta hanya orang yang
memiliki cinta yang siap melakukan apa saja yang dapat menyenangkan Sang
Kekasih dan menerima setiap ketetapan dan ketentuan-Nya.

Ikhlas menurut bahasa berarti membersihkan sesuatu dan mengaturnya,
sedangkan menurut istilah adalah mencabut segala keinginan dan harapan
dari dalam hati kecuali keinginan dan harapan kepada Allah Swt; atau
mengosongkan hati dari ketergantungan kecuali kepada Allah sebagai
satu-satu tuhan maha mengatur dan berhak untuk disembah. Inilah yang
diajarkan di dalam surat al-Ikhlas:

1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."

Iblis telah bersumpah untuk menyesatkan manusia dan memohon diberi
tangguh oleh Allah hingga hari kiamat untuk membuktikan sumpahnya; dan
Allah pun meloloskan permintaannya. Iblis mengakui bahwa kecuali
hamba-hamba Allah yang telah ditanamkan rasa ikhlas di dalam hatinya
yang tidak akan terlena oleh godaannya. Allah berfirman:

Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka
semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlas (orang yang diikhlaskan
Allah) di antara mereka. (QS. Shad, 38:82-83)

Berdasarkan ayat tersebut di atas, keikhlasan sesungguhnya adalah bonus
yang diberikan kepada orang yang telah berusaha mengosongkan hatinya
dari rasa ketergantungan kepada dunia dan hanya semata-mata
menggantungkan diri kepada Allah. Segala kemauan dan kehendaknya
mengikuti kemauan dan kehendak Allah. Orang yang mampu melakukan hal ini
hanyalah orang memiliki cinta kepada Allah. Artinya, keikhlasan adalah
buah dari cinta ilahi itu sendiri. Perhatikan Ilham Sirriyah Maulana
Syekh Muhammad Ali Hanafiah berikut:

Wahai Hamba-Ku: Tanda yang utama bagi si pecinta adalah keluar dari pada
apa-apa yang ia cintai dari kemauan dan kehendaknya sendiri, dan
berjalan jauh dari pada apa-apa yang ia harapkan dari dirinya sendiri.
Karena sesungguhnya pecinta akan selalu meletakkan dirinya kepada
apa-apa yang mendekati kemauan dan kehendak dari pada Aku yang
dicintainya. (Sastra Ilahi: Kalam Sirriyah, Tuangku Syekh Muhammad Ali
Hanafiah No. 46)

Perlu diketahui bahwa keikhlasan itu tidak memandang kecil atau besarnya
sesuatu. Misalnya, menyumbang dengan uang seratus perak dengan
menyumbang sekaligus dalam jumlah besar. Bila keduanya dilakukan
sama-sama ikhlasnya, maka di sisi Allah, nilainya sama saja. Tentu saja,
besar kecilnya sumbangan itu sesuai dengan keterbatasannya masing-masing
yang menyumbang. Shalat yang dilakukan lima kali sehari semalam
merupakan pintu-pintu yang dapat memupuk keikhlasan yang dapat
meningkatkan kualitas ruh kita. Begitu juga dengan ibadah-ibadah yang
telah disyariatkan Allah lainnya.

Ridha adalah kerelaan menerima ketentuan Allah, yaitu kerelaan
melaksanakan apa yang diperintahkan Allah, rela meninggalkan apa yang
dilarang Allah, dan kerelaan apa pun yang menjadi ketetapan yang Allah
berlakukan pada dirinya.

Orang yang rela menerima ketentuan Allah yang akan merasakan ketenangan
dalam jiwanya. Seorang hamba yang telah mendulang cinta ilahi akan
senantiasa menikmati surga di dunia ini berupa ketenangan jiwa, bebas
dari stress, terlepas dari segala bentuk ketakutan, yaitu takut akan
penderitaan, takut akan sakit, takut akan kehilangan, dan takut akan
kematian. Menunut Tuanku Muhammad Ali Hanafiah, kerelaan atau ridha
adalah buah dari cinta itu sendiri. Allah Swt berfirman:

Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mu'min ketika mereka
berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang
ada dalam hati mereka lalu Allah menurunkan ketenangan atas mereka
dengan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat
(waktunya). (QS. Al-Fath/48: 18)

Alangkah indahnya sapaan Allah kepada kekasihnya yang telah mendapatkan
cinta-Nya dan telah berbuah keridhaan atas segala ketentuan dan
ketetapan-Nya.

Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas
lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, dan
masuklah ke dalam surga-Ku. (QS. Al-Fajr/89: 27-30)

Surga adalah gambaran kenikmatan dimana tidak ada lagi sedih, tidak ada
kesulitan, tidak ada penderitaan dan nestapa. Yang ada hanyalah
kebahagian, suka cita, ketenagan batin, dan riang gembira. Inilah surga
yang akan dinikmati oleh hamba-hamba yang telah mendapatkan cinta ilahi
sehingga memiliki keikhlasan dan kerelaan terhadap apa yang datang dan
pergi dari dirinya. Surga yang dapat dinikmati di dunia ini. Siapa yang
tidak menemukan surga di dunia ini jangan berharap mendapatkan surga di
akhirat kelak. Siapa yang tidak pernah memandang Allah di dunia ini maka
dia akan buta di akhirat untuk memandang wajah Allah yang maha indah.
Siapa yang tidak merasakan kerinduan kepada Allah di dunia ini juga
tidak akan mendapatkan pelepas rindu di akhirat kelak.

Ya Allah Terkasih dan Maha Pengasih, berikan pengetahuan tentang diri-Mu
dan berikan cinta-Mu. Jagalah rasa penasaran terhadap keagungan dan
keindahan-Mu. Jagalah harapan kami untuk hanya berharap pada-Mu.

Ya Allah Tersayang dan Maha Penyayang, Engkaulah harapan kami, Engkaulah
tujuan kami.

Ya Allah Maha Dicinta, anugrahi kami keikhlasan dan kerelaan menerima
apa yang menjadi ketentuan-Mu sehingga kami dapat merasakan surga-Mu di
dunia ini.

Ajari kami cara terbaik untuk menyebut nama-Mu, ajari kami cara terindah
membuktikan cinta pada-Mu, dan ajari kami cara yang paling Engkau ridhai
dalam mengabdi dan bersujud pada-Mu.

Amin, ya Rabbal Alamiin.

-------------------------------------------------------

*Ahli Peneliti Utama Balitbang Kemenag RI & Pembimbing TICI. **Dosen
UIN Syarif Hidayatullah.

DISKUSI TENTANG KETUHANAN (MUKHATHABAH ILAHIYAH) adalah kerjasama
Tasawuf Islamic Centre Indonesia (TICI) dengan Manajemen Masjid Baitul
Ihsan, Bank Indonesia (MMBI). Diselenggarakan rutin setiap hari Jumat
mulai pukul 17.00 WIB, dilanjutkan shalat Maghrib s/d Shalat Isya.
Bertempat di Basement Mesjid Baitul Ihsan, Bank Indonesia, Jl. Budi
Kemuliaan No. 23, Jakarta Pusat, Telp. 381 8457.

Tasawuf Islamic Centre Indonesia (TICI). Pusat: Jl. Lurah Disah No.27
Pisangan Ciputat – 15419. Pondok Pesantren Tasawuf Rabbani, Kasiak
Kotosani, Solok Sumatera Barat.

E-mail: dialog.ketuhanan@yahoo.com <mailto:dialog.ketuhanan@yahoo.com>

http://www.sufi-centre.net/ <http://www.sufi-centre.net/>

http://suficenter.wordpress.com <http://suficenter.wordpress.com/>

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] [tanya/izin] re-post tulisan/artikel milis ke blog

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamu 'alaikum

Kepada : admin & para penulis di grup milis daarut-tauhiid

Sekian lama saya mengikuti milis daarut-tauhiid ini, artikel2 yang menurut
saya menarik kadang saya forward emailnya ke teman-teman saya.

Dari situ, timbul pemikiran saya ingin sekali membagikan artikel ini kepada
siapapun tanpa terbatas e-mail address. Saya ingin membagikan
artikel-artikel di milis ini ke Internet melalui blog.

Mohon tanggapannya:

* Bolehkah saya memposting ulang tulisan-tulisan dari milis
daarut-tauhiid ini ke blog?
* Bila boleh, saya akan buatkan sebuah blog yang berisi
tulisan-tulisan (artikel) yang ada di milis ini.
* Insya Allah (bila diijinkan) di blognya nanti :

* Tulisan/artikel full copy paste (sesuai aslinya), link-link aktif
yang ada di artikel masih akan tetap ada dan aktif di blognya nanti.
* Tidak semua artikel dipublish, untuk tulisan2 seperti pengumuman,
pertanyaan, atau tulisan-tulisan pendek beberapa kalimat tidak akan di
publish.
* Akan ada penjelasan bahwa sumber artikel dari milis daarut-tauhiid.
* Blog tersebut akan di optimasi (dengan SEO / Search Engine
Optimation) agar postingan-postingannya muncul di halaman awal mesin pencari
Google sehingga banyak masyarakat pengguna Internet yang membaca artikel di
blog.
* Dll

Demikian, terima kasih atas tanggapannya.

Wallohul muwaffiq ilaa aqwaamit thooriq

Wassalam,

Abu Dafi

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Rahasia Dahsyatnya Kesabaran

Link ke posting ini
Reaksi: 
Rahasia Dahsyatnya Kesabaran

By: M. Agus Syafii

Mengapa Allah mengizinkan kita ditimpa cobaan, ujian dan derita bertubi-tubi, seolah tak berujung? Karena kasih sayang Allah melatih kita agar lebih sabar dalam hidup ini. Itulah rahasia dahsyatnya kesabaran banyak sekali manfaatnya bagi kita dalam kehidupan sehari-hari. Di Rumah Amalia ada pasangan suami istri yang berbagi pengalaman hidup yang sangat berat, mereka adalah pasangan yang optimis dan mampu bersyukur dalam keadaan sesulit apapun. Dalam penuturannya ia menjelaskan, "Allah itu Maha Penyayang Mas..Allah melatih kami menghadapi masalah-masalah besar agar kami kuat dan sabar dalam mengarungi samudra kehidupan." Banyak keberkahan yang Allah limpahkan untuk pasangan suami istri  setelah dihempas badai cobaan bertubi-tubi , kemampuan mereka untuk bisa tetap bersyukur dan bersabar.

Cobaan pertama yang beliau hadapi adalah usaha mengalami jatuh terpuruk, mereka menjual semua, sampai rumah juga dijual untuk membayar hutang. Dulunya naik mobil berubah naik angkot bahkan sampai harus jalan kaki. Tentunya hal itu tidak mudah bagi mereka karena selama ini tidak pernah kekurangan. Belum sempat untuk menarik napas. Suatu malam anaknya jatuh sakit, kemudian menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit, dengan penuh isak tangis menahan kepedihan dan nyeri di dada sambil mengusap wajah mungil dan mencium pipi putra kesayangannya, bertutur lirih. "Dek, ayah sayang ama adik, Ayah ikhlas apapun yang telah menjadi ketetapan Allah." Kekuatan iman dan ketaqwaannya kepada Allah terpancar diwajah mereka dan terasa kesejukan hatinya setiap sharing di Rumah Amalia.  Kekuatan iman dan kesabaran menjalani setiap cobaan demi cobaan. Badai kehidupan yang menghempas dengan cobaan, ujian dan penderitaan melatih kesabaran mereka dan kesabaran itu Allah
melimpahkan berbagai keberkahan dalam kehidupan mereka yang lebih baik.

"Mereka (orang-orang yang bersabar) itulah yang akan dibalas dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya." (QS. al-Furqaan:75).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Sahabatku yang "single" ingin segera menikah. Menangislah & memohon pd Allah, yakinlah Allah menyegerakan jodoh anda. Yuk, ajak teman, saudara untuk hadir di kegiatan "Untukmu Amalia", Ahad, 22 Januari 2012. Jam 9.sd 12 siang di Rumah Amalia. Bila berkenan berpartisipasi Buku Bacaan, Paket sembako, Paket Sekolah, perangkat sholat, konsumsi. Kirimkan ke Rumah Amalia Jl. Subagyo IV blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com, http://www.twitter.com/agussyafii


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Berilah Kesempatan Orang Lain untuk Maju

Link ke posting ini
Reaksi: 
Suatu hari saya pernah terjebak kemacetan yang panjang. Saya yakin tidak sedikit orang yang pernah mengalami hal seperti ini, kendaraan seolah parkir di tengah jalan tak bergerak sedikitpun. Hampir satu jam menunggu, namun keadaan tak berubah. Saya mulai "tak sabar" hanya diam dan menunggu tanpa melakukan apapun. Meski sebetulnya, godaan untuk berbuat "curang" selalu ada, yakni dengan mengikuti cara para supir angkot, menyalip lewat jalur yang berlawanan arah. Namun saya mengurungkan keinginan itu. Saya sendiri yang sering "ngomel" kalau ada supir angkot ambil jalan seenaknya, kok malah sekarang mau mengikuti ulahnya. 

 

Lagi pula, kalaupun saya benar-benar mengikuti cara para supir angkot itu, memang benar saya akan sedikit lebih maju. tapi pada akhirnya justru akan mentok di ujung kemacetan. Alih-alih ingin mendapatkan kelancaran, malah ikut ambil bagian dari penyebab kemacetan bertambah parah.
 

Akhirnya saya turun dari mobil dan berjalan ke arah sumber kemacetan tak kurang dari seratus meter di depan. Ternyata, penyebabnya satu saja, traffict light tak berfungsi sehingga semua kendaraan maju bersamaan tanpa peraturan. Semua mau maju tanpa memberi kesempatan yang lain untuk lebih dulu melintas. Sebenarnya ada yang cukup sabar untuk menahan diri, namun kendaraan di belakangnya terus menerus mengklakson alias memaksanya untuk maju. Akhirnya seperti yang terjadi saat itu, macet total tak bergerak. 
 

Saya lihat sudah ada beberapa orang yang berusaha mengatur jalan dan mencoba melerai kemacetan. Namun rasanya mereka saja masih kurang. Berbekal pengalaman "mantan preman" turunlah si pahlawan kesiangan ini ikut berusaha memecahkan kebuntuan. Sambil sedikit mata mendelik dan gertakan yang sebenarnya tak terlalu keras, akhirnya sedikit demi sedikit terlerailah keruwetan di perempatan jalan itu. 
 

Satu demi satu kendaraan melaju dan terbebas dari kemacetan, tentu bukan karena jasa si pahlawan kesiangan ini, melainkan karena pada akhirnya banyak yang menyadari kepentingan bersama untuk mendapatkan kelancaran jalan. Ada yang akhirnya mau mengalah meski harus digertak dulu, walaupun tetap ada yang merasa lebih berhak lebih dulu maju. Tapi, intinya selama masih ada yang mau menahan diri untuk bersabar, memberi kesempatan kepada pengendara lain untuk maju, maka situasi seperti itu tidak akan terjadi. Pun sudah terjadi, harus ada yang mau berhenti sebentar, turun dari kendaraan, selesaikan masalah bersama hingga akhirnya semua bisa maju. 
 

Sobat,  untuk meraih sukses dan maju kadang kita harus sejenak berhenti untuk memberi kesempatan orang lain maju lebih dulu. Godaan untuk bermain "curang" dalam meraih sukses selalu ada, namun sekali saja kita ambil kesempatan "curang" itu, yang kita temui adalah kebuntuan yang semakin parah. 
 
Gaw, Life-Sharer 
 

  
Bayu Gawtama

LifeSharer
SOL - School of Life

085219068581 - 087878771961

twitter:
@bayugawtama

@schoolof_life

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Thursday, December 29, 2011

[daarut-tauhiid] 10 Kerusakan dalam Perayaan Tahun Baru

Link ke posting ini
Reaksi: 
Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah, Rabb yang memberikan hidayah demi hidayah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman.
Manusia di berbagai negeri sangat antusias menyambut perhelatan yang
hanya setahun sekali ini. Hingga walaupun sampai lembur pun, mereka
dengan rela dan sabar menunggu pergantian tahun. Namun bagaimanakah
pandangan Islam -agama yang hanif- mengenai perayaan tersebut? Apakah
mengikuti dan merayakannya diperbolehkan? Semoga artikel yang singkat
ini bisa menjawabnya.
Sejarah Tahun Baru Masehi
Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM
(sebelum masehi). Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai
kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional
Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain
kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli
astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu
dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan
orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung
sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun
45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga
memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada
bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM,
dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau
Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.[1]
Dari sini kita dapat menyaksikan bahwa perayaan tahun baru dimulai
dari orang-orang kafir dan sama sekali bukan dari Islam. Perayaan tahun
baru ini terjadi pada pergantian tahun kalender Gregorian yang sejak
dulu telah dirayakan oleh orang-orang kafir.
Berikut adalah beberapa kerusakan akibat seorang muslim merayakan tahun baru.
Kerusakan Pertama: Merayakan Tahun Baru Berarti Merayakan 'Ied (Perayaan) yang Haram
Perlu diketahui bahwa perayaan ('ied) kaum muslimin ada dua yaitu 'Idul Fithri dan 'Idul Adha. Anas bin Malik mengatakan,
كَانَ
لِأَهْلِ الْجَاهِلِيَّةِ يَوْمَانِ فِي كُلِّ سَنَةٍ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَلَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
الْمَدِينَةَ قَالَ كَانَ لَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا وَقَدْ
أَبْدَلَكُمْ اللَّهُ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الْأَضْحَى
"Orang-orang Jahiliyah dahulu memiliki dua hari (hari Nairuz dan
Mihrojan) di setiap tahun yang mereka senang-senang ketika itu. Ketika
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau mengatakan,
'Dulu kalian memiliki dua hari untuk senang-senang di dalamnya. Sekarang Allah telah menggantikan bagi kalian dua hari yang lebih baik yaitu
hari Idul Fithri dan Idul Adha.'"[2]
Namun setelah itu muncul berbagai perayaan ('ied) di tengah kaum
muslimin. Ada perayaan yang dimaksudkan untuk ibadah atau sekedar
meniru-niru orang kafir. Di antara perayaan yang kami maksudkan di sini
adalah perayaan tahun baru Masehi. Perayaan semacam ini berarti di luar
perayaan yang Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam maksudkan
sebagai perayaan yang lebih baik yang Allah ganti. Karena perayaan kaum
muslimin hanyalah dua yang dikatakan baik yaitu Idul Fithri dan Idul
Adha.
Perhatikan penjelasan Al Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts 'Ilmiyyah wal Ifta', komisi fatwa di Saudi Arabia berikut ini:
Al Lajnah Ad Da-imah mengatakan, "Yang disebut 'ied atau hari perayaan
secara istilah adalah semua bentuk perkumpulan yang berulang secara
periodik boleh jadi tahunan, bulanan, mingguan atau semisalnya. Jadi
dalam ied terkumpul beberapa hal:
1. Hari yang berulang semisal idul fitri dan hari Jumat.
2. Berkumpulnya banyak orang pada hari tersebut.
3. Berbagai aktivitas yang dilakukan pada hari itu baik berupa ritual ibadah ataupun non ibadah.
Hukum ied (perayaan) terbagi menjadi dua:
1. Ied yang tujuannya adalah beribadah, mendekatkan diri kepada Allah
dan mengagungkan hari tersebut dalam rangka mendapat pahala, atau
2. Ied yang mengandung unsur menyerupai orang-orang jahiliah atau
golongan-golongan orang kafir yang lain maka hukumnya adalah bid'ah yang terlarang karena tercakup dalam sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

"Barang siapa yang mengada-adakan amal dalam agama kami ini padahal bukanlah bagian dari agama maka amal tersebut tertolak." (HR. Bukhari dan Muslim)
Misalnya adalah peringatan maulid nabi, hari ibu dan hari
kemerdekaan. Peringatan maulid nabi itu terlarang karena hal itu
termasuk mengada-adakan ritual yang tidak pernah Allah izinkan di
samping menyerupai orang-orang Nasrani dan golongan orang kafir yang
lain. Sedangkan hari ibu dan hari kemerdekaan terlarang karena
menyerupai orang kafir."[3] -Demikian penjelasan Lajnah-
Begitu pula perayaan tahun baru termasuk perayaan yang terlarang karena menyerupai perayaan orang kafir.
Kerusakan Kedua: Merayakan Tahun Baru Berarti Tasyabbuh (Meniru-niru) Orang Kafir
Merayakan tahun baru termasuk meniru-niru orang kafir. Dan sejak dulu Nabi kita shallallahu 'alaihi wa sallam sudah mewanti-wanti bahwa umat ini memang akan mengikuti jejak orang
Persia, Romawi, Yahudi dan Nashrani. Kaum muslimin mengikuti mereka baik dalam berpakaian atau pun berhari raya.
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
« لاَ
تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَأْخُذَ أُمَّتِى بِأَخْذِ الْقُرُونِ
قَبْلَهَا ، شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ » . فَقِيلَ يَا
رَسُولَ اللَّهِ كَفَارِسَ وَالرُّومِ . فَقَالَ « وَمَنِ النَّاسُ إِلاَّ
أُولَئِكَ »
"Kiamat tidak akan terjadi hingga umatku mengikuti jalan generasi sebelumnya sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta." Lalu ada yang menanyakan pada Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam-, "Apakah mereka itu mengikuti seperti Persia dan Romawi?" Beliau menjawab, "Selain mereka, lantas siapa lagi?"[4]
Dari Abu Sa'id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ
حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ . قُلْنَا يَا
رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ
"Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian
sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika
orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang penuh
lika-liku, pen), pasti kalian pun akan mengikutinya." Kami (para sahabat) berkata, "Wahai Rasulullah, Apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?" Beliau menjawab, "Lantas siapa lagi?" [5]
An Nawawi -rahimahullah- ketika menjelaskan hadits di atas menjelaskan, "Yang dimaksud dengan syibr (sejengkal) dan dziro' (hasta) serta lubang dhob (lubang hewan tanah yang penuh lika-liku), adalah permisalan bahwa
tingkah laku kaum muslimin sangat mirip sekali dengan tingkah Yahudi dan Nashroni. Yaitu kaum muslimin mencocoki mereka dalam kemaksiatan dan
berbagai penyimpangan, bukan dalam hal kekufuran. Perkataan beliau ini
adalah suatu mukjizat bagi beliau karena apa yang beliau katakan telah
terjadi saat-saat ini."[6]
Lihatlah apa yang dikatakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Apa yang beliau katakan memang benar-benar terjadi saat ini. Berbagai
model pakaian orang barat diikuti oleh kaum muslimin, sampai pun yang
setengah telanjang. Begitu pula berbagai perayaan pun diikuti, termasuk
pula perayaan tahun baru ini.
Ingatlah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam secara tegas telah melarang kita meniru-niru orang kafir (tasyabbuh).
Beliau bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka." [7]
Menyerupai orang kafir (tasyabbuh) ini terjadi dalam hal pakaian,
penampilan dan kebiasaan. Tasyabbuh di sini diharamkan berdasarkan dalil Al Qur'an, As Sunnah dan kesepakatan para ulama (ijma').[8]
Kerusakan Ketiga:Merekayasa Amalan yang Tanpa Tuntunan di Malam Tahun Baru
Kita sudah ketahui bahwa perayaan tahun baru ini berasal dari orang
kafir dan merupakan tradisi mereka. Namun sayangnya di antara
orang-orang jahil ada yang mensyari'atkan amalan-amalan tertentu pada
malam pergantian tahun. "Daripada waktu kaum muslimin sia-sia,
mending malam tahun baru kita isi dengan dzikir berjama'ah di masjid.
Itu tentu lebih manfaat daripada menunggu pergantian tahun tanpa ada
manfaatnya", demikian ungkapan sebagian orang. Ini sungguh aneh.
Pensyariatan semacam ini berarti melakukan suatu amalan yang tanpa
tuntunan. Perayaan tahun baru sendiri adalah bukan perayaan atau ritual
kaum muslimin, lantas kenapa harus disyari'atkan amalan tertentu ketika
itu? Apalagi menunggu pergantian tahun pun akan mengakibatkan
meninggalkan berbagai kewajiban sebagaimana nanti akan kami utarakan.
Jika ada yang mengatakan, "Daripada menunggu tahun baru diisi
dengan hal yang tidak bermanfaat, mending diisi dengan dzikir. Yang
penting kan niat kita baik."
Maka cukup kami sanggah niat baik semacam ini dengan perkataan Ibnu
Mas'ud ketika dia melihat orang-orang yang berdzikir, namun tidak sesuai tuntunan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Orang yang melakukan dzikir yang tidak ada tuntunannya ini mengatakan pada Ibnu Mas'ud,
وَاللَّهِ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا أَرَدْنَا إِلاَّ الْخَيْرَ.
"Demi Allah, wahai Abu 'Abdurrahman (Ibnu Mas'ud), kami tidaklah menginginkan selain kebaikan."
Ibnu Mas'ud lantas berkata,
وَكَمْ مِنْ مُرِيدٍ لِلْخَيْرِ لَنْ يُصِيبَهُ
"Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan, namun mereka tidak mendapatkannya." [9]
Jadi dalam melakukan suatu amalan, niat baik semata tidaklah cukup. Kita harus juga mengikuti contoh dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, baru amalan tersebut bisa diterima di sisi Allah.
Kerusakan Keempat: Terjerumus dalam Keharaman dengan Mengucapkan Selamat Tahun Baru
Kita telah ketahui bersama bahwa tahun baru adalah syiar orang kafir
dan bukanlah syiar kaum muslimin. Jadi, tidak pantas seorang muslim
memberi selamat dalam syiar orang kafir seperti ini. Bahkan hal ini
tidak dibolehkan berdasarkan kesepakatan para ulama (ijma').
Ibnul Qoyyim dalam Ahkam Ahli Dzimmah mengatakan, "Adapun memberi
ucapan selamat pada syi'ar-syi'ar kekufuran yang khusus bagi orang-orang kafir (seperti mengucapkan selamat natal, pen) adalah sesuatu yang diharamkan berdasarkan ijma' (kesepakatan) para ulama. Contohnya adalah memberi ucapan selamat pada hari raya dan puasa mereka seperti mengatakan, 'Semoga hari ini adalah hari yang berkah bagimu',
atau dengan ucapan selamat pada hari besar mereka dan semacamnya." Kalau memang orang yang mengucapkan hal ini bisa selamat dari kekafiran,
namun dia tidak akan lolos dari perkara yang diharamkan. Ucapan selamat
hari raya seperti ini pada mereka sama saja dengan kita mengucapkan
selamat atas sujud yang mereka lakukan pada salib, bahkan perbuatan
seperti ini lebih besar dosanya di sisi Allah. Ucapan selamat semacam
ini lebih dibenci oleh Allah dibanding seseorang memberi ucapan selamat
pada orang yang minum minuman keras, membunuh jiwa, berzina, atau ucapan selamat pada maksiat lainnya.
Banyak orang yang kurang paham agama terjatuh dalam hal tersebut.
Orang-orang semacam ini tidak mengetahui kejelekan dari amalan yang
mereka perbuat. Oleh karena itu, barangsiapa memberi ucapan selamat pada seseorang yang berbuat maksiat, bid'ah atau kekufuran, maka dia pantas
mendapatkan kebencian dan murka Allah Ta'ala."[10]
Kerusakan Kelima: Meninggalkan Perkara Wajib yaitu Shalat Lima Waktu
Betapa banyak kita saksikan, karena begadang semalam suntuk untuk
menunggu detik-detik pergantian tahun, bahkan begadang seperti ini
diteruskan lagi hingga jam 1, jam 2 malam atau bahkan hingga pagi hari,
kebanyakan orang yang begadang seperti ini luput dari shalat Shubuh yang kita sudah sepakat tentang wajibnya. Di antara mereka ada yang tidak
mengerjakan shalat Shubuh sama sekali karena sudah kelelahan di pagi
hari. Akhirnya, mereka tidur hingga pertengahan siang dan berlalulah
kewajiban tadi tanpa ditunaikan sama sekali. Na'udzu billahi min dzalik.
Ketahuilah bahwa meninggalkan satu saja dari shalat lima waktu
bukanlah perkara sepele. Bahkan meningalkannya para ulama sepakat bahwa
itu termasuk dosa besar.
Ibnul Qoyyim -rahimahullah- mengatakan, "Kaum muslimin
tidaklah berselisih pendapat (sepakat) bahwa meninggalkan shalat wajib
(shalat lima waktu) dengan sengaja termasuk dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain,
zina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan
mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat."[11]
Adz Dzahabi –rahimahullah- juga mengatakan, "Orang yang
mengakhirkan shalat hingga keluar waktunya termasuk pelaku dosa besar.
Dan yang meninggalkan shalat -yaitu satu shalat saja- dianggap seperti
orang yang berzina dan mencuri. Karena meninggalkan shalat atau luput
darinya termasuk dosa besar. Oleh karena itu, orang yang meninggalkannya sampai berkali-kali termasuk pelaku dosa besar sampai dia bertaubat.
Sesungguhnya orang yang meninggalkan shalat termasuk orang yang merugi,
celaka dan termasuk orang mujrim (yang berbuat dosa)."[12]
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun mengancam dengan
kekafiran bagi orang yang sengaja meninggalkan shalat lima waktu.
Buraidah bin Al Hushoib Al Aslamiy berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ
"Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir."[13] Oleh karenanya, seorang muslim tidak sepantasnya merayakan tahun baru
sehingga membuat dirinya terjerumus dalam dosa besar.
Dengan merayakan tahun baru, seseorang dapat pula terluput dari
amalan yang utama yaitu shalat malam. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
"Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam."[14] Shalat malam adalah sebaik-baik shalat dan shalat yang biasa digemari
oleh orang-orang sholih. Seseorang pun bisa mendapatkan keutamaan karena bertemu dengan waktu yang mustajab untuk berdo'a yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Sungguh sia-sia jika seseorang mendapati malam tersebut namun ia menyia-nyiakannya. Melalaikan shalat malam disebabkan
mengikuti budaya orang barat, sungguh adalah kerugian yang sangat besar.
Kerusakan Keenam: Begadang Tanpa Ada Hajat
Begadang tanpa ada kepentingan yang syar'i dibenci oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Termasuk di sini adalah menunggu detik-detik pergantian tahun yang
tidak ada manfaatnya sama sekali. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau
berkata,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat 'Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya."[15]
Ibnu Baththol menjelaskan, "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat 'Isya karena beliau sangat ingin
melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat
shubuh berjama'ah. 'Umar bin Al Khottob sampai-sampai pernah memukul
orang yang begadang setelah shalat Isya, beliau mengatakan, "Apakah
kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur
lelap?!"[16] Apalagi dengan begadang, ini sampai melalaikan dari sesuatu yang lebih wajib (yaitu shalat Shubuh)?!
Kerusakan Ketujuh: Terjerumus dalam Zina
Jika kita lihat pada tingkah laku muda-mudi saat ini, perayaan tahun baru pada mereka tidaklah lepas dari ikhtilath (campur baur antara pria dan wanita) dan berkholwat (berdua-duan), bahkan
mungkin lebih parah dari itu yaitu sampai terjerumus dalam zina dengan
kemaluan. Inilah yang sering terjadi di malam tersebut dengan menerjang
berbagai larangan Allah dalam bergaul dengan lawan jenis. Inilah yang
terjadi di malam pergantian tahun dan ini riil terjadi di kalangan
muda-mudi. Padahal dengan melakukan seperti pandangan, tangan dan bahkan kemaluan telah berzina. Ini berarti melakukan suatu yang haram.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
كُتِبَ
عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ
فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا
الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا
الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ
"Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini
suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah
dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah
dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina
kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan
berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau
mengingkari yang demikian."[17]
Kerusakan Kedelapan: Mengganggu Kaum Muslimin
Merayakan tahun baru banyak diramaikan dengan suara mercon, petasan,
terompet atau suara bising lainnya. Ketahuilah ini semua adalah suatu
kemungkaran karena mengganggu muslim lainnya, bahkan sangat mengganggu
orang-orang yang butuh istirahat seperti orang yang lagi sakit. Padahal
mengganggu muslim lainnya adalah terlarang sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,
الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
"Seorang muslim adalah seseorang yang lisan dan tangannya tidak mengganggu orang lain."[18]
Ibnu Baththol mengatakan, "Yang dimaksud dengan hadits ini adalah
dorongan agar seorang muslim tidak menyakiti kaum muslimin lainnya
dengan lisan, tangan dan seluruh bentuk menyakiti lainnya. Al Hasan Al
Bashri mengatakan, "Orang yang baik adalah orang yang tidak menyakiti
walaupun itu hanya menyakiti seekor semut"."[19] Perhatikanlah perkataan yang sangat bagus dari Al Hasan Al Basri. Seekor semut yang kecil saja
dilarang disakiti, lantas bagaimana dengan manusia yang punya akal dan
perasaan disakiti dengan suara bising atau mungkin lebih dari itu?!
Kerusakan Kesembilan: Meniru Perbuatan Setan dengan Melakukan Pemborosan
Perayaan malam tahun baru adalah pemborosan besar-besaran hanya dalam waktu satu malam. Jika kita perkirakan setiap orang menghabiskan uang
pada malam tahun baru sebesar Rp.1000 untuk membeli mercon dan segala
hal yang memeriahkan perayaan tersebut, lalu yang merayakan tahun baru
sekitar 10 juta penduduk Indonesia, maka hitunglah berapa jumlah uang
yang dihambur-hamburkan dalam waktu semalam? Itu baru perkiraan setiap
orang menghabiskan Rp. 1000, bagaimana jika lebih dari itu?! Masya Allah sangat banyak sekali jumlah uang yang dibuang sia-sia. Itulah harta
yang dihamburkan sia-sia dalam waktu semalam untuk membeli petasan,
kembang api, mercon, atau untuk menyelenggarakan pentas musik, dsb.
Padahal Allah Ta'ala telah berfirman,
وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
"Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan." (Qs. Al Isro': 26-27)
Ibnu Katsir mengatakan, "Allah ingin membuat manusia menjauh sikap boros dengan mengatakan: "Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan." Dikatakan demikian karena orang yang bersikap boros menyerupai setan dalam hal ini.
Ibnu Mas'ud dan Ibnu 'Abbas mengatakan, "Tabdzir (pemborosan) adalah
menginfakkan sesuatu bukan pada jalan yang benar." Mujahid mengatakan,
"Seandainya seseorang menginfakkan seluruh hartanya dalam jalan yang
benar, itu bukanlah tabdzir (pemborosan). Namun jika seseorang
menginfakkan satu mud saja (ukuran telapak tangan) pada jalan yang
keliru, itulah yang dinamakan tabdzir (pemborosan)." Qotadah mengatakan, "Yang namanya tabdzir (pemborosan) adalah mengeluarkan nafkah dalam
berbuat maksiat pada Allah, pada jalan yang keliru dan pada jalan untuk
berbuat kerusakan."[20]
Kerusakan Kesepuluh: Menyia-nyiakan Waktu yang Begitu Berharga
Merayakan tahun baru termasuk membuang-buang waktu. Padahal waktu
sangatlah kita butuhkan untuk hal yang bermanfaat dan bukan untuk hal
yang sia-sia. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberi nasehat mengenai tanda kebaikan Islam seseorang,
مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ
"Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya." [21]
Ingatlah bahwa membuang-buang waktu itu hampir sama dengan kematian yaitu sama-sama memiliki sesuatu yang hilang. Namun sebenarnya membuang-buang waktu masih lebih jelek dari kematian.
Semoga kita merenungkan perkataan Ibnul Qoyyim, "(Ketahuilah
bahwa) menyia-nyiakan waktu lebih jelek dari kematian. Menyia-nyiakan
waktu akan memutuskanmu (membuatmu lalai) dari Allah dan negeri akhirat. Sedangkan kematian hanyalah memutuskanmu dari dunia dan penghuninya."[22]
Seharusnya seseorang bersyukur kepada Allah dengan nikmat waktu yang
telah Dia berikan. Mensyukuri nikmat waktu bukanlah dengan merayakan
tahun baru. Namun mensyukuri nikmat waktu adalah dengan melakukan
ketaatan dan ibadah kepada Allah. Itulah hakekat syukur yang sebenarnya. Orang-orang yang menyia-nyiakan nikmat waktu seperti inilah yang Allah
cela. Allah Ta'ala berfirman,
أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَاءكُمُ النَّذِيرُ
"Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup
untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang
kepada kamu pemberi peringatan?" (Qs. Fathir: 37). Qotadah
mengatakan, "Beramallah karena umur yang panjang itu akan sebagai dalil
yang bisa menjatuhkanmu. Marilah kita berlindung kepada Allah dari
menyia-nyiakan umur yang panjang untuk hal yang sia-sia."[23]
Inilah di antara beberapa kerusakan dalam perayaan tahun baru.
Sebenarnya masih banyak kerusakan lainnya yang tidak bisa kami sebutkan
satu per satu dalam tulisan ini karena saking banyaknya. Seorang muslim
tentu akan berpikir seribu kali sebelum melangkah karena sia-sianya
merayakan tahun baru. Jika ingin menjadi baik di tahun mendatang
bukanlah dengan merayakannya. Seseorang menjadi baik tentulah dengan
banyak bersyukur atas nikmat waktu yang Allah berikan. Bersyukur yang
sebenarnya adalah dengan melakukan ketaatan kepada Allah, bukan dengan
berbuat maksiat dan bukan dengan membuang-buang waktu dengan sia-sia.
Lalu yang harus kita pikirkan lagi adalah apakah hari ini kita lebih
baik dari hari kemarin? Pikirkanlah apakah hari ini iman kita sudah
semakin meningkat ataukah semakin anjlok! Itulah yang harus direnungkan
seorang muslim setiap kali bergulirnya waktu.
Ya Allah, perbaikilah keadaan umat Islam saat ini. Perbaikilah
keadaan saudara-saudara kami yang jauh dari aqidah Islam. Berilah
petunjuk pada mereka agar mengenal agama Islam ini dengan benar.
"Aku tidak bermaksud kecuali
(mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada
taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah
aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali." (Qs. Hud: 88)
Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush sholihat. Wa
shallallahu 'ala nabiyyina Muhammad wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallam.
Disempurnakan atas nikmat Allah di Pangukan-Sleman, 12 Muharram 1431 H
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel www.muslim.or.id, dipublish ulang oleh Rumaysho.com

________________________________

[1] Sumber bacaan: http://id.wikipedia.org/wiki/Tahun_baru
[2] HR. An Nasa-i no. 1556. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.
[3]Fatawa Al Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts 'Ilmiyyah wal Ifta', 3/88-89, Fatwa no. 9403, Mawqi' Al Ifta'.
[4] HR. Bukhari no. 7319, dari Abu Hurairah.
[5] HR. Muslim no. 2669, dari Abu Sa'id Al Khudri.
[6]Al Minhaj Syarh Shohih Muslim, Abu Zakariya Yahya bin Syarf An Nawawi, 16/220, Dar Ihya' At Turots Al 'Arobiy, cetakan kedua, 1392.
[7] HR. Ahmad dan Abu Daud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho' (1/269) mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Irwa'ul Gholil no. 1269.
[8] Lihat penukilan ijma' (kesepakatan ulama) yang disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Iqtidho' Ash Shirotil Mustaqim, 1/363, Wazarotu Asy Syu-un Al Islamiyah, cetakan ketujuh, tahun 1417 H.
[9] HR. Ad Darimi. Dikatakan oleh Husain Salim Asad bahwa sanad hadits ini jayid (bagus).
[10]Ahkam Ahli Dzimmah, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, 1/441, Dar Ibnu Hazm, cetakan pertama, tahun 1418 H.
[11] Ash Sholah wa Hukmu Tarikiha, hal. 7, Dar Al Imam Ahmad
[12] Al Kaba'ir, hal. 26-27, Darul Kutub Al 'Ilmiyyah.
[13] HR. Ahmad, Tirmidzi, An Nasa'i, Ibnu Majah. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Lihat Misykatul Mashobih no. 574
[14] HR. Muslim no. 1163
[15] HR. Bukhari no. 568
[16] Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 3/278, Asy Syamilah.
[17] HR. Muslim no. 6925
[18] HR. Bukhari no. 10 dan Muslim no. 41
[19] Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 1/38, Asy Syamilah
[20] Lihat Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim, 5/69, pada tafsir surat Al Isro' ayat 26-27
[21] HR. Tirmidzi. Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho'if  Sunan Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini shohih.
[22] Al Fawa'id, hal. 33
[23] Lihat Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim, 6/553, pada tafsir surat Fathir ayat 37.
________________________________


------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] [Tanya] KEGIATAN DAARUT TAUHID BANDUNG

Link ke posting ini
Reaksi: 
Assalamu'alaikum,

kepada pengurus DT Bandung, mohon infonya apakah ada kegiatan pada tgl 31 desember 2011 dimalam tahun baru?

jazakallah


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Luka Yang Besar Adalah Anugerah Yang Besar

Link ke posting ini
Reaksi: 
Luka Yang Besar Adalah Anugerah Yang Besar

By: M. Agus Syafii

Disaat kehidupan kita terhempas badai cobaan dan derita membuat hati terasa perih terluka, sesungguhnya Allah tidak pernah menyia-nyiakan luka kita. Allah melimpahkan anugerah untuk kita agar luka itu berdaya guna bagi sesama. Anugerah yang besar pada diri kita selalu datang dari pengalaman setelah kita melewati badai cobaan dan derita yang kita rasakan. Seperti halnya sahabat kami di Rumah Amalia yang sembuh dari sakit jantung bertutur, "Saya selalu dikuatkan dalam komunitas Rumah Amalia karena melihat perjuangan anak-anak dalam menghadapi masalah kehidupan yang jauh lebih besar daripada saya.."

Sahabat kami dikuatkan melihat keteguhan iman kepada Allah dari anak-anak Amalia yang kehilangan orang tua. Siapakah yang menghibur anak disaat rindu pada ayahnya yang telah tiada? Siapakah  yang dapat menguatkan anak yang memiliki kedua orang tua namun keberadaan orang tuanya tidak ada kabar berita? Siapa yang membantu seorang bapak yang kehilangan putra satu-satunya yang paling dicintainya? Kami selalu mengingatkan kepada anak-anak dan juga teman-teman bahwa luka dan derita yang kita alami adalah wujud anugerah Allah yang diberikan kepada kita. Kami mengajarkan agar berjuang dan bersyukur apapun yang Allah telah berikan pada kita, sebab Allah berharap agar kita juga membantu, menguatkan dan menghibur saudara-saudara kita yang tengah terpuruk dan berputus asa dalam menghadapi kehidupan.

"Janganlah kamu bersikap lemah & jangan pula kamu bersedih hati. Padahal kamulah orang yg paling tinggi derajatnya, jika kamu orang yg beriman." (QS. Ali-Imran : 139).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Sahabatku yang "single" ingin segera menikah. Menangislah & memohon pd Allah, yakinlah Allah menyegerakan jodoh anda. Yuk, ajak teman, saudara untuk hadir di kegiatan "Untukmu Amalia", Ahad, 22 Januari 2012. Jam 9.sd 12 siang di Rumah Amalia. Bila berkenan berpartisipasi Buku Bacaan, Paket sembako, Paket Sekolah, perangkat sholat, konsumsi. Kirimkan ke Rumah Amalia Jl. Subagyo IV blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com, http://www.twitter.com/agussyafii


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Meredam kesalahan

Link ke posting ini
Reaksi: 
Meredam kesalahan

Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Sahabat seiman..,
Lihatlah, Allah menghadirkan kembali nikmatnya pagi, meski tak semua mensyukurinya namun semua dapat merasakan kesegarannya, walau banyak yang meninggalkan perintah-Nya namun Pemberian-Nya tetap menyapa setiap kita.. semoga kita mampu membalas kebaikan pagi ini dengan yang lebih baik lagi..
 
Sahabat seiman..,
Jangan pernah berhenti untuk memotivasi diri, cari terus inspirasi, ayat Al Quran sebaik-baik referensi, simaklah ayat berikut ini, artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema'afan dari saudaranya, hendaklah (yang mema'afkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma'af) membayar (diat) kepada yang memberi ma'af dengan cara yang baik (pula).." (Q.S. Al Baqoroh: 178)
 
Sahabat seiman..,
Diri tak pernah luput dari kesalahan, namun syaitan bisa mencuri kesempatan, kesalahan membunuh bisa berujung pertikaian yang lebih besar. Namun tataplah indahnya Islam, dendam disalurkan tepat sasaran, api permusuhan diredam dengan benih persaudaraan, saling membalas dalam kebaikan..
 
Sahabat seiman..,
Hati-hatilah..!, di sekeliling kita bertaburan kebaikan, janganlah disia-siakan, apalagi disalahgunakan menjadi kejahatan. Di sekitar kita bertebaran kesalahan, jangan sertai syaitan menjadi kawan. sikapilah semua dengan kedewasaan pemahaman Islam, Semoga semua sisi kehidupan dipenuhi kebaikan. Selamat beraktifitas! (SaiBah)

*Ditulis utk Masyarakat Muslim Perkantoran oleh Bid. Pembinaan dan Dakwah Forsimpta*
 

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Empat Tahap Menuju Allah

Link ke posting ini
Reaksi: 
Empat Tahap Menuju Allah

Oleh Tuangku Syaikh Muhammad Ali Hanafiah

(Disampaikan pada Tabligh Akbar pada tanggal 15 November 2011 di
Sukarami, Padang yang dihadiri oleh Syaikh Jibril, salah satu mursyid
Tariqah Naqsyabandiyah Haqqani)

Materi "Dialog tentang Ketuhanan" di Masjid Baitul Ihsan, Bank
Indonesia,

23 Desember 2011 atas kerjasama Manajemen Masjid Baitul Ikhsan

dan Tasawuf Islamic Center Indonesia.

Pembicara: Dr. Ahmad Rahman, MAg (Ahli Peneliti Utama Balitbang Kemenag
RI & Pembimbing TICI)

Moderator: Dr. Nawiruddin Dg Tola, M.Ag (Dosen UIN Syarif Hidayatullah)

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

Asyhadu an laa ilaaha illa Allaah wa Asyhadu anna Muhammadan rasuul
Allah 3X

Segala puji bagi Allah, yang masih saja melimpahkan kasih sayang-Nya
kepada kita, yang tak jemu-jemunya, yang tak bosan-bosannya melihat
perangai kita. Namun, dengan kasih sayang-Nya, Allah kumpulkan kita di
masjid ini. Selawat dan salam atas junjungan kita Rasulullah Muhammad
Saw. Juga mari kita kirimkan surat al-Fatihah kepada orang tua kita dan
orang-orang yang telah mendahului kita, Al-Faatihah (dibacakan Tuangku
dan diikuti oleh seluruh jamaah), serta kepada guru-guru yang kita
cintai, Al-Faatihah (dibacakan Tuangku dan diikuti oleh seluruh jamaah).

Bapak-Ibu yang Allah rahmati…

Dalam dunia tariqah itu, ada empat perjalanan yang umumnya kita lewati.

Yang pertama adalah zikir atau ingat.

Yang kedua adalah rasa

Yang ketiga adalah penyaksian

Yang keempat adalah mahabbah atau cinta

Zikir

Zikir atau ingat. Sebaik-baik zikir adalah zikir yang melahirkan rasa
dekat kepada Allah Swt, bukan zikir yang melahirkan jumlah bilangan.
Sebaik-baik zikir yang kita laksanakan adalah bagaimana zikir itu dapat
melahirkan rasa dekat kepada Allah.

"Wahai hamba-Ku! Sesungguhnya Aku dan kamu tidak ada perantara.
Jikalau ada perantara, perantara itulah Aku." (Ilham Sirriyah, pen.)

Allah dengan manusia tiada perantara. Allah lebih dekat daripada kata
yang keluar dari lidah kita. Allah lebih dekat daripada pikiran yang
keluar dari akal kita. Dia lebih dekat daripada rasa yang keluar dari
hati kita. Mengapa kita tidak bisa merasa dekat dengan Allah? Zikir yang
melahirkan rasa dekat kepada Allah, inilah sebaik-baik zikir.

Rasa

Rasa dekat bukan tujuan kita (menuju Allah, pen.). sering bagi kalangan
sufi atau orang-orang tariqah muncul dalam dirinya rasa dekat kepada
Allah. Namun, rasa dekat kepada Allah bukan tujuan kita (para salik,
pencari Tuhan, pen.). Rasa dekat kepada Allah hanya menjadi batu
loncatan bagi kita untuk menyaksikan dari hati kita bahwasanya Allah
lebih dekat dariapda nurani kita sendiri. Rasa dekat hanya sebagai batu
loncatan. Jangan kita merasa sudah sampai sana (kepada Allah), (jangan
pula merasa inilah puncak segala-galanya!!!) Ingat, Allah bukan di dalam
rasa, tetapi Allah ada di balik rasa, di puncak rasa (yaitu, dimana
tiada lagi rasa yang dirasakan oleh seorang hamba kecuali yang ada
hanyalah Allah, termasuk tidak merasakan keberadaan dirinya sendiri,
pen.).

Rasa dekat apabila sudah sampai kepada kita, harus diiringi dengan hati
yang suci atau bersih. Apakah hati yang suci itu? Hati yang suci itu
bukan saja bebas dari penyakit hati, dan hati yang kotor bukan hati yang
berbintik-bintik. Hati yang kotor adalah hati yang masih bergantung pada
selain kepada Allah. Itulah hati yang kotor. Percuma kita sekarang ini
berzikir, belajar tariqah, merasa dekat, tetapi masih membiarkan hati
kita bergantung kepada selain Allah. Hati yang hanya bergantung kepada
Allah ialah hati yang nol, atau hati yang kosong. Yang kosong itu akan
diisi oleh Allah. Bagaimana kita akan melihat bulan di tengah hari di
saat cahaya matahari masih terik. Bila ingin melihat bulan yang sempurna
maka lihatlah di malam hari (di saat tidak ada cahaya lain selain cahaya
bulan, pen.). Hilangkan segala ketergantungan kita kecuali hanya kepada
Allah. Masalah hati kita akan diisi atau tidak itu urusan Allah. Tugas
kita hanyalah membersihkan hati kita.

Penyaksian

Sesungguhnya, ketika seseorang telah sampai pada maqam pembersihan,
dimana hijabnya sudah terbuka, maka dengan rasa dekat yang dia miliki
akan merasakan betapa nyata Tuhannya, betapa nyata Allah itu, lebih
nyata daripada dirinya sendiri. Allah lebih nyata daripada keberadaan
dirinya sendiri. Pada saat itu, Allah tetap menjadi Allah sebagai Tuhan,
dan kita tetaplah menjadi hamba, dan tidak akan pernah hamba akan
menjadi Tuhan. Ibarat benda dengan bayangannya. Benda dengan bayangannya
mustahil bercerai, tetapi juga mustahil pula benda dengan banyangannya
bersatu. Benda akan tetaplah menjadi benda dan bayangan tetaplah akan
menjadi bayangan. Begitulah kondisi antara kita dengan Allah. Jangan
menjadikan rasa dekat itu menjadi tujuan. Rasa dekat itu kita jadikan
sebagai hewan tunggangan menuju Allah.

Bapak Ibu yang Allah rahmati.

Mari, kita sepenuhnya bergantung hanya kepada Allah. Lepaskan
ketergantungan kita kepada yang lain. Bagaimana caranya? Caranya adalah
timbulkan kebutuhan kita kepada Allah. Sekarang, mari kita tanya diri
kita masing-masing. Apakah hari ini kita butuh kepada Allah? Butuh Allah
hanya di dalam shalat! Butuh Allah ketika di rumah sakit! Butuh Allah
setelah melihat saudara kita meninggal! Sedangkan para pecinta Allah,
kebutuhannya kepada Allah adalah di setiap saat. Tersandung kakinya pun
ia butuh kepada Allah. Dan orang yang bisa memiliki rasa butuh dengan
Allah hanyalah orang-orang yang benar-benar tahu betapa banyak nikmat
Allah kepada dirinya. Dia benar-benar tahu bahwa betapa lemahnya
dirinya. Namun, orang-orang yang merasa dia yang kuat, dia yang
berjalan, dia yang bergerak, tidak akan memunculkan rasa kebutuhannya
kepada Allah. Orang yang nol, orang yang kosong, orang yang benar-benar
menganggap dirinya tidak ada daya upaya, ialah yang akan menimbulkan
rasa butuh kepada Allah, yang selanjutnya akan menimbulkan rasa memiliki
Allah. Saya sering menyampaikan bahwasanya negara kita ini adalah negara
yang beragama, tapi belum bertuhan. Negara kita ini adalah negara
bertuhan, tapi belum memiliki Tuhan. Inilah tariqah dan ajaran kita,
bagaimana kita menggali agar merasa benar-benar beragama bertuhan, dan
memiliki Tuhan.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Tambahan dari penulis:

Cinta

Dalam beberapa majelis Tuangku, sering menyampaikan bahwa buah dari
penyaksian akan melahirkan cinta. Semakin sering berjumpa dengan Allah
maka akan melahirkan kerinduan untuk selalu berjumpa dengan-Nya. Rindu
itu adalah tiang dari cinta. Seorang hamba yang telah memiliki rasa
cinta, maka seluruh hidupnya diabdikan dan dipersembahkan kepada Allah
sebagai pembuktian cinta pada-Nya.

Transkriptor: Zubair

Diambil dari www. youtube.com

DISKUSI TENTANG KETUHANAN (MUKHATHABAH ILAHIYAH) Tasawuf Islamic
Centre Indonesia (TICI) bekerja sama dengan Manajemen Masjid Baitul
Ihsan, Bank Indonesia (MMBI) rutin diselenggarakan setiap hari Jumat
mulai pukul 17.00 WIB, dilanjutkan shalat Maghrib s/d Shalat Isya.
Bertempat di Basement Mesjid Baitul Ihsan, Bank Indonesia, Jl. Budi
Kemuliaan No. 23, Jakarta Pusat,

Informasi lebih lanjut : http://www.sufi-centre.net/
<http://www.sufi-centre.net/>

[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/